
Mungkin hari ini Roma tak akan menjalankan misi terlebih dahulu karena ia akan menyembuhkan tubuhnya.
Meskipun tidak sebenarnya benar-benar sakit, karena tubuhnya sudah sembuh.
Selama istirahat yang cukup mananya juga terkumpul dengan banyak dan ia bisa melakukan aktivitas.
Namun, mungkin beristirahat sambil melihat-lihat adalah hal yang cukup membuatnya tenang.
Saat keluar dari kamarnya itulah beberapa orang menyapanya dan menanyakan bagaimana kabarnya setelah tertidur beberapa hari.
Roma menjawab bahwa ia cukup baik tak ada masalah apapun yang terjadi hal yang sama jika ditanyakan oleh Tere padahal ia sudah melihatnya tadi di kamar.
"Lihat banyak orang yang peduli padamu, Makanya jangan sekali-kali kau pingsan lagi, karena kalau sampai itu terjadi orang-orang di sini akan khawatir termasuk aku karena aku udah menganggapmu seperti anakku sendiri meskipun sama seperti halnya anggota party yang lainnya," ujar Tere kemudian.
Roma yang mendengar hal itu hanya mampu mengulas senyumnya.
"Aku, kau, dan mereka adalah satu keluarga jadi jangan merasa bahwa kamu tidak memiliki keluarga, mungkin orang tuamu sudah tiada, tapi kau masih memiliki kami memiliki kucing yang begitu lucu, meskipun menjadi perebutan meskipun kau dan aku tak Papi lainnya saling bertengkar, tapi itu hanyalah cara bagaimana para saudara menganggap diri mereka keluarga," sambung Roma.
Roma mengerti dengan apa yang dikatakan Tere tadi dengan pedulinya mereka mereka sudah menganggap bahwa Roma adalah keluarga.
Meskipun pertengkaran kecil seringkali terjadi tapi hal itu tidak membuat mereka terlibat dalam masalah yang lebih besar.
Seperti apa yang dikatakan Tere bahwa semua anggota Guild adalah saudara tidak ada yang membedakan mungkin hanya ranking saja.
Hal itu wajar karena setiap anggota Guild memiliki peringkat yang berbeda-beda sebagai apresiasi bahwa mereka telah menjalankan misi dengan baik bukan berarti mereka lebih kuat dari yang lain.
Namun itu adalah cara bagaimana seseorang menghargai kerja keras orang lain.
Semakin banyak misi yang dijalankan maka semakin banyak apresiasi yang didapatkan peringkat akan naik pendapatan juga akan naik.
Hal itu sangat wajar Anggap saja seperti seorang yang sedang bekerja Ia akan mendapatkan upah dan juga kenaikan jabatan.
Roma ingat dulu saat masih menjadi seorang pegawai instansi pemerintahan yang bekerja pada bidang teknologi.
Selama bekerja bertahun-tahun Ia bahkan tidak pernah naik jabatan hanya sebagai seorang ilmuwan saja Bahkan gajinya tidak begitu banyak untuk mencukupi dirinya sendiri.
Padahal ia kuliah cukup mahal dalam produk semester tapi ketika bekerja malah hasil yang didapatkan tidak mencukupi untuk dirinya.
Maka dari itu ia memilih untuk kerja sampingan setiap malam setelah pulang bekerja sebagai seorang ilmuwan.
__ADS_1
Jika tidak begitu orang tuanya juga pasti akan mengomel dengan meminta uang tiap bulannya seolah mereka tidak peduli apa yang terjadi pada Roma dulu.
Bahkan hingga ia mati akibat kecelakaan kereta itu ia juga belum mendapat kenaikan jabatan.
Lalu yang kemudian ia pikirkan adalah Mungkin orang tuanya saat ini tengah bersedih karena Sumber penghasilan mereka tak ada lagi.
Bukan karena kehilangan anak, tetapi lebih kepada Kehilangan uang.
Kehilangan Roma berarti mereka tak lagi mendapat kiriman.
Kemudian mereka harus bekerja kembali berkebun ataupun ke ladang di usia senja mereka.
Sebenarnya sangat memilukan, tetapi bagaimana lagi Roma tak mungkin memberikan mereka uang dari dunia yang berbeda.
Jika pun ia bisa memberi uang dari dunia yang berbeda ia tak akan mau melakukan hal itu, hidupnya terlalu sulit untuk terus memikirkan bagaimana dua orang tua yang kolot dan egois.
Kini ia memiliki hidup baru yang masih banyak masalah konflik di mana-mana hingga ia harus mencari tahu penyebab kematian kedua orang tua angkatnya lalu berusaha membuat dunia menjadi lebih baik.
Seperti apa yang pernah dipikirkan bahwa ia seolah seperti seorang superhero yang menyelamatkan dunia dari ancaman para orang-orang jahat meskipun hal yang terjadi padanya berbeda.
Saat memikirkan hal itu tiba-tiba kakinya dielus oleh Leo yang entah datang dari mana.
Kemudian Roma mengambil Leo menggendongnya dan mengelus atas kepalanya.
Kucing itu merasa keenakan dan bertingkah manja saat itulah anggota party lainnya mendekat dan ikut mengelus setiap anggota tubuh dari Leo.
***
Pada siang harinya Tere menempel papan peringkat yang baru di mana Di situ tertulis bahwa Roma memiliki peringkat S+.
Hal itu cukup luar biasa Mengingat bahwa ia baru berapa bulan di sana belum lama seperti yang lainnya.
Kenaikan yang terjadi pada Roma adalah setelah ia mengalahkan kumpulan para monster yang ingin menyerang kota tempo hari.
Itu juga seperti janji yang dikatakan Tere padanya karena memang misi yang Roma ambil adalah misi dengan tingkat SS.
Jika itu bukan Roma Pasti akan sangat sulit untuk mengalahkan para monster itu dan naik ke peringkat yang lebih tinggi lagi.
Bahkan mungkin mereka juga akan mengalir nasib dan jauh lebih buruk dari apa yang terjadi pada Roma.
__ADS_1
Roma saja sampai kehilangan banyak mana, apalagi mereka yang bisa kehilangan nyawa dan tubuh mereka.
Maka dari itu Tere sebelumnya berpesan bahwa jika memang merasa sudah tak bisa melakukan apapun lebih baik pergi dari sana karena hidup itu lebih berarti daripada mati mengenaskan.
Mati melawan monster itu pun mereka tak akan disebut sebagai seorang pahlawan karena mereka seperti itu bekerja bukan melindungi sebuah negara meskipun sama-sama membunuh monster.
Setelah Roma melihat papan peringkat yang ada di depan gedung guild, ia pun memutuskan kembali masuk ke dalam.
Beberapa orang mengucapkan selamat atas dirinya yang sudah mendapatkan kenaikan peringkat dalam waktu yang singkat.
Beberapa dari mereka ingin sekali menjadi murid Roma supaya bisa melakukan hal yang sama, tetapi Roma hanya tersenyum dan mengatakan bahwa ia tidak bisa melakukan apapun untuk membantu mereka naik peringkat dengan cepat.
Sebenarnya itu hanyalah alasan ia untuk menolak mereka.
Karena Ia memang tak butuh seorang murid pun untuk ia ajarkan Ia hanya ingin menjadi anggota guild seperti pada umumnya.
"Bagus sekali bukan? Peringkatmu bertambah dalam waktu dekat," kata Tere kemudian.
"Ini juga atas bantuan dari Paman, kalau bukan arahan dari Paman, mungkin aku tidak akan mendapatkan peringkat itu dengan cepat. Memilih misi bukan hal yang mudah bagiku karena aku tidak tahu resiko apa yang terjadi," kata Roma.
"Tidak usah dipermasalahkan, karena memang itulah tujuanku agar semua orang bisa memilih misi yang tepat untuk mereka, tidak ada kesalahan nantinya. Daripada mundur lalu membuang tenaga itu adalah hal yang sangat sia-sia."
Benar apa yang dikatakan Tere. Jika mereka salah mengambil misi maka kemungkinannya ada dua mereka akan kembali dengan sia-sia tanpa mendapatkan apapun atau mati konyol di sana.
Maka Jadi itu semua anggota party sebelum memulai misi harus meminta saran terlebih dahulu pada Tere.
Bahkan Tere menekankan bahwa jika mereka mengambil sebuah misi jangan sampai peringkat misi itu di atas peringkat mereka.
Sebab hal itu pasti akan merepotkan mereka nantinya.
Berbeda jika mereka memiliki kekuatan yang begitu hebat seperti halnya Roma pasti mereka tidak akan kerepotan dan bisa menjalankan misi itu sesuai dengan apa yang diharapkan.
"Terima kasih, Paman. Seandainya Paman ikut menjalankan misi mungkin saat ini Paman juga sudah berada pada peringkat di atas SSSSS."
"Aku dulu saat masih menjadi seorang anggota party. Aku memiliki peringkat SS maka dari itu pemilik guild yang lama mempercayakan guild ini untukku. Mungkin suatu saat aku bisa mempercayakan guild ini padamu Jika kau masih bertahan di sini."
"Untuk itu aku tidak yakin Paman, karena aku ini seorang pengelana yang berjalan ke setiap tempat jika memang aku sudah mendapatkan apa yang aku cari Mungkin aku akan berpindah ke satu tempat ke tempat lain. Tapi untuk saat ini aku akan terus berada di sini sampai waktu yang tidak ditentukan."
Tere mengerti hal itu karena sebelumnya memang Roma sudah mengatakan ketika ia baru bergabung pada guild itu. Dan suatu saat ia akan pergi.
__ADS_1