SISTEM DUA BELAS CINCIN

SISTEM DUA BELAS CINCIN
026 - YANG TIDAK DICERITAKAN


__ADS_3

"Setelah anggota guildmu datang ke sini, sekarang kau yang datang. Untuk apa? Aku ataupun anggotaku tidak pernah menculik siapapun, Tere de Marcous."


Hal itu yang dikatakan Ryo de Lamra pada saat Tere datang ke mansion milik penyihir putih. Malam harinya setelah Roma dan Milan datang.


"Lama aku tak datang ke tempat ini ternyata, dan sambutanmu begitu saja. Kau tak rindu dengan saudara seperguruanmu ini?" kata Tere pada Ryo.


"Aku tak merindukanmu sama sekali sejak kau bergabung dengan guild eagle itu. Lagi pula mengapa kau tak mengatakan secara langsung pada mereka bahwa organisasi ini bebas dari semua tuduhan."


"Aku memang sengaja menyuruh mereka ke tempat ini, supaya mereka kenal dengan dirimu dan suatu saat jika membutuhkan bantuanmu mereka datang kemari."


Ryo dan Tere sebenarnya sudah bersahabat sejak lama, ketika sama-sama dulu menjadi bagian dari anggota organisasi penyihir.


Saat itu mereka masih cukup muda, berusia belasan tahun. Keduanya memiliki kemampuan yang hebat sebagai seorang penyihir.


Hingga digelari penyihir muda terhebat. Keduanya digadang-gadang menjadi pengganti ketua organisasi kala itu.


Namun, nyatanya Tere yang lebih banyak unggul dalam hal tentang sihir akhirnya malah keluar dari sana dan bergabung dengan guild eagle.


Saat itu Tere adalah anak dari pasangan  bangsawan berpangkat Marques tingkat satu.


Namun, ia menolak menjadi pengganti ketua organisasi penyihir dan juga menggantikan ayahnya sebagai Marques.


Bergabungnya Tere ke guild eagle adalah karena mengejar seorang perempuan yang kemudian menjadi istrinya.


Perempuan cantik anggota dari guild dan party itu tak sengaja bertemu dengannya saat perempuan itu menjalankan misinya.


Dari pertemuan itu mereka pun jatuh cinta dan menikah, tak lama kemudian mereka memiliki anak.


Sayangnya kebahagiaan itu tak berlangsung lama, karena anak dan istri Tere mati.


Tak lama kemudian Tere diminta menjadi ketua guild eagle dan ia pun menerimanya.


Melepaskan gelar bangsawannya dan juga bukan lagi bagian dari organisasi penyihir.


Kini adik laki-lakinya yang menjadi penerus Marques setelah ayahnya yang juga telah tiada.


Sekitar hampir 25 tahun ia menjadi ketua guild eagle, ternyata ia merasa lelah dan harus mencari pengganti, tetapi belum menemukannya.


"Sekarang apa maumu?" tanya Ryo de Lamra kemudian.

__ADS_1


"Aku ingin pensiun dari mengurus guild eagle, menurutmu siapa yang cocok menggantikannya?"


Ryo de Lamra menatap Tere seolah tanpa mengatakan apapun Tere paham maksud ketidak pahaman itu.


"Aku ingin tenang di usia senjaku, duduk manis sambil menghamburkan uang hasil korupsi," kata Tere sambil menahan senyum.


Ryo de Lamra menarik napas beratnya.


"Kedua anggota guild yang datang tadi mereka  kulihat memiliki kekuatan yang hebat. Meskipun aku yakin kekuatan mereka ditekan tapi aku bisa merasakan aliran mana di tubuh mereka," ujar Ryo.


"Mereka memang hebat, bahkan sekarang mereka sudah masuk peringkat S+ dan menjadi party yang dikenal banyak orang."


"Kenapa kau tidak menjadikan salah satu dari mereka sebagai penerusmu?"


"Aku sudah mengatakan hal itu pada mereka, tetapi mereka tak mau. Yang perempuan mengatakan bahwa ia pasti akan kembali ke tempat asalnya, sedangkan yang satunya akan berkeliling dunia lagi," papar Tere.


Memang sebelumnya ia pernah mengatakan hal itu pada Milan tapi perempuan itu menolak dengan alasan seperti ia dikatakan Tere.


Setelah mengatakan hal itu pada Milan Ia juga mengatakan pada Roma, tetapi Roma juga tidak ingin karena ia harus mencari tahu kebenaran kematian kedua orang tuanya dan membalaskan dendam kepada mereka.


Mendengar penolakan dari kedua anak itu ia tak bisa melakukan apapun, mungkin setelah ini ia harus mencari lagi siapa yang bisa menggantikan dirinya sebagai seorang ketua guild yang terkenal itu.


Karena jika salah memilih pengganti maka bisa menjadi hal buruk nantinya bagi keberlangsungan guild.


"Berarti kau harus mencari yang lain."


"Kau sendiri apa tak ingin pensiun dari sini? Kau sudah lama menjadi ketua organisasi ini, bagilah kepada yang lain. Kau terlalu tamak." Dengan entengnya Tere mengatakan hal itu.


"Jika aku bisa maka aku akan meratakan kepalamu dengan tanah. Seharusnya kau yang ada di sini, bukan malah aku yang kau bebani."


Ucapan itu mengungkapkan pada masa lalu ketika seharusnya Tere yang melanjutkan sebagai ketua dari organisasi Penyihir itu dan bukan malah Ryo.


Sebab meskipun satu tempat organisasi dan belajar di sana, tetapi Tere lebih dulu masuk.


Kekuatan Tere juga ada di atas Ryo hingga saat ini, tetapi Tere malah keluar dari sana bergabung dengan guild eagle.


Ketika ketua organisasi penyihir sebelumnya tiada, Ryo yang akhirnya menggantikan untuk menjadi ketua organisasi.


Ryo awalnya menolak hal itu, tetapi itu permintaan langsung dari para petinggi organisasi yang ada.

__ADS_1


Akhirnya dengan terpaksa Ryo menjadi ketua. Meskipun saat di tangannya organisasi itu menjadi besar dan dikenal banyak orang.


"Aku tahu kau mampu melakukan ini semua, maka dari itu aku sengaja memberikannya padamu. Dan para petinggi organisasi lebih memilihmu, anak kedua dari pasangan duke dan Duchess."


Sepertinya alasan sebenarnya para petinggi organisasi memilihnya bukan karena ia memiliki kekuatan yang hebat, tetapi karena ia anak duke dan Duchess, di mana mereka adalah penguasa wilayah itu.


Ryo mempermasalahkan hal itu awalnya, tetapi kemudian ia tak peduli lagi dan akhirnya memutuskan untuk mengurus organisasi itu.


Semua masalah dan konflik itu sebenarnya sudah berakhir sejak lama dan keduanya juga sudah berdamai namun masih ada sisi yang membuat mereka kadang terlibat satu perdebatan yang biasa terjadi antara saudara.


Ryo menerima bahwa dirinya adalah seorang ketua dari organisasi penyihir begitu juga Tere yang menikmati perannya sebagai ketua dari guild Eagle.


Mereka saling berbicara sampai malam pun semakin larut lalu kemudian Tere memutuskan untuk kembali ke kuil dan beristirahat Tubuh tuanya jika terkena angin malam akan terasa ngilu.


***


Pada pagi harinya perempuan tua yang sebelumnya meminta bantuan pada guild itu untuk mencarikan anaknya, kini datang kembali.


Perempuan tua itu memastikan apakah adanya sudah ditemukan apa belum.


"Anakmu masih dalam pencarian, Nyonya." Begitu ucap Tere mencoba menenangkan perempuan tua itu.


"Kapan akan ditemukan? Aku sudah sangat merindukannya," kata perempuan tua itu.


"Masih kami usahakan, secepatnya pasti akan ditemukan. Nyonya tunggu saja di rumah." Kini Milan yang coba menenangkan perempuan tua itu.


Meskipun mereka yakin ucapan itu tidak akan berpengaruh pada perempuan itu karena ia sudah sangat merindukan anaknya.


Wajar saja sebagai orang tua kehilangan anaknya ada sesuatu yang sangat menyakitkan hati.


Perempuan tua itu berulang kali menghapus air matanya yang terjatuh di pipinya, karena merasa tak tega akhirnya Milan dan Roma memutuskan untuk mengantarkan perempuan tua itu kembali ke rumahnya.


Begitu sampai di sana Milan Roma terus mencoba mengatakan kepada perempuan tua itu untuk bersabar menunggu sampai anaknya ditemukan.


Setelah itu mereka pun memutuskan untuk langsung pergi menjalankan misi selanjutnya yakni pergi ke kota sebelah untuk menemui salah satu sekte yang ada di sana dan menanyakan apakah mereka terlibat dalam penculikan itu.


Milan dan Roma sangat berharap Sesampainya di sana mendapatkan apa yang mereka cari meskipun bukan dari sekte itu, tetapi lebih kepada informasi yang berguna.


Jika mereka tidak mendapatkan informasi lainnya mereka tidak tahu harus mencari kemana lagi keberadaan anak perempuan itu karena setelah ini semua berakhir maka mereka yakin bahwa misi yang mereka lakukan dapat dipastikan gagal.

__ADS_1


Baik Milan maupun Roma tidak mungkin rela jika misi yang mereka lakukan itu gagal karena selama ini saat mereka menjalankan misi semuanya berhasil dan membuahkan sesuatu yang memuaskan.


Sebenarnya jarak dari ibu kota menuju ke kota sebelah tidaklah jauh, maka dari itu mereka memutuskan untuk terbang mungkin jika dengan kecepatan tersebut mereka akan sampai beberapa jam lagi.


__ADS_2