
...Selamat membaca dan menikmati...
.
.
.
Dia yang masih melakukan pembantaian ini sambil mengamati musuh-musuh nya ini merasa kalua seperti ini terus akan banyak memakan waktu. Lalu dia pun meminta Jarvis untuk mengeluarkan senapan serbu nya untuk memaksimalkan segala serangan yang di lakukan theo.
“Jarvis keluar kan senapan serbu ku!”
Lalu keluarlah senapan serbu di tangan kiri nya. Dia pun yang melihat muncul nya senapan serbu itu langsung tersenyum, theo pun langsung merubah gaya bertarung nya dengan yang tadi hanya focus dalam membantai musuh dengan katana nya saja. Kali ini dia dengan katana di tangan kanan dan senapan serbu di tangan kiri nya.
“majuuu sini brengsekk dan mati lah dengan tangan ku hahaha”
teriak theo dengan senang dan tertawa, dia pun benar-benar melanjutkan pembantaian nya ini. Malah semakin brutal dan kejam yang theo lakukan. Bahkan semakin banyak monster-monster itu yang mati dengan mengenaskan, yang tadi nya hanya mati karena tebasan kali ini ada yang kepala nya pecah dan hancur terkena tembakan theo dari dekat
monster-monster tadi yang tersisa lebih dari dua ribu pasukan kini hanya tersisa ratusan saja. Bahkan jumlah yang tersisa tidak lebih dari dua ratus monster, lalu para monster yang tersisa ini melihat bahwa mereka yang tadi nya berjumlah tiga ribuan sekarang hanya tersisa kurang dari dua ratus pun menjadi sangat ketakutan.
Mereka pun berniat untuk melarikan diri karena mereka takut dengan manusia yang terlihat seperti iblis ini. Memang layak theo di sebut iblis dari pada manusia karena kalau sudah berada di pertempuran seperti ini. dia seperti iblis yang tidak puas setelah memanen nyawa-nyawa musuh nya dan selalu haus darah.
Apa yang mereka pikikan tentang theo ini memang tidak salah karena di lihat dari penampilan theo saat ini benar-benar layak. Kondisi theo saat ini adalah seluruh tubuh nya di penuhi oleh darah dari korban-korban pembantaian yang di lakukan namun dia tetap tersenyum gila pertarungan di wajah nya itu
Theo yang melihat para monster-monster yang tersisa itu ingin melarikan diri dari dia pun tidak akan membiarkan mereka lari. Theo langsung melakukan serangan dengan menggunakan kekuatan elemen es, tujuan nya ingin membekukan monster-monster yang tersisa itu.
“Ice Age !!”
__ADS_1
teriak theo sambil menghentak kan kaki nya, lalu es pun menyebar dari kaki theo sampai ke monster-monster itu yang membuat mereka langsung berhenti dan seluruh tubuh nya terbungkus dengan es.
ilustrasi aja ya gaes ya
Theo yang melihat monster-monster yang ingin melarikan diri itu sudah membeku pun tidak menyia-nyia kan lagi kesempatan untuk membunuh mereka semua. Theo pun berjalan santai ke arah monster yang tersisa itu,lalu dia pun memenggal kepala mereka satu persatu dengan sangat santai nya.
Ketika sampai di monster terakhir saat theo selesai menebas kepala nya dan berniat kembali ke dalam gua sebelum nya untuk beristirahat, lalu tiba-tiba terdengan suara raungan penuh amarah dan tanah pun ikut bergetar.
Theo yang mendengar itu pun langsung membalikkan tubuh nya untuk melihat apa yang akan datang ke arah nya itu. Namun pada saat dia membalik kan tubuh nya tiba-tiba dia mendapatkan sebuah serangan yang sangat kuat dan telak ke arah tubuh nya.
KKBBOOOOMMMM
Theo yang mendapatkan serangan dadakan misterius itu pun tidak mengalami luka apapun, bahkan dia tidak bergerak seinci pun karena theo dia memiliki kekuatan infinity yang seperti perisai pada saat ada serangan yang mengenai tubuh nya. Theo juga memang sudah merasakan melalui haki nya akan ada serangan di belakang nya
Dan alasan ke dua dia tidak menghindar karena memang serangan dadakan dari sosok misterius itu sangat lemah menurut nya. Theo yang melihat serangan sosok misterius itu tidak berdampak apapun kepada diri nya karena memang seperti ada perisai transparan yang mengelilingan nya.
Lalu theo melihat ke sosok yang menyerang nya itu dengan tatapan dingin karena dia paling benci di serang dari belakang, sebab dia sudah pernah sekali di serang seperti itu ketika di hutan Hoia Baciu. Sosok yang menyerang nya itu memiliki tubuh yang gemuk dengan tinggi badan setinggi 4 meter.
Sosok itu juga memiliki sebuah pedang besar yang tadi dia gunakan untuk menyerang theo, theo yang melihat sosok ini terlihat seperti ogre pun cukup terkejut karena bagaimana bisa ada monster-monster seperti ini ada di bumi nya.tapi dia ingat ucapan ymir bahwa ini semua karena hewan-hewan di bumi nya makan daging dan minum darah nya.
ilustrasi dari ogre nya
Theo tahu bahwa sosok ogre di depannya ini terlihat sangat marah mungkin karena monster-monster sebelum nya adalah anak buah nya. Theo pun tidak banyak bicara karena dia juga sangat kesal sebab di serang dari belakang. Dia pun langsung mencabut katana nya dengan cepat dia langsung menebas kepala ogre itu dengan sangat mudah.
__ADS_1
Theo tahu bahwa kekuatan ogre itu memang sangat lemah sekali makanya sangat mudah bagi nya untuk menebas kepala nya. Theo juga jadi sadar bahwa kekuatan nya ini memang sudah di luar nalar, mungkin kekuatan theo saat ini bisa di bilang ribuan kali lebih kuat dari ogre itu.
Butuh puluhan ribu ogre seperti itu untuk membuat theo bertarung dengan serius dan menggunakan semua kekuatan yang di miliki. Setelah membunuh ogre itu theo pun langsung berjalan kembali dalam gua tempat dimana dia pingsan sebelum nya.
Namun sebelum dia kembali ke dalam gua itu, dia menggunakan kenbunshoku haki untuk mendeteksi semua area di sekitar nya dengan radius satu kilometre. Setelah mengecek dan memastikan bahwa semua situasi aman terkendali theo pun kembali ke gua itu.
Dia ingin membuat makanan karena dia sangat merasa lapar sekali, sudah tiga hari dia pingsan berarti dia juga sudah tiga hari dia tidak makan. Sesampai di gua itu theo pun langsung mengeluarkan daging beruang yang pada waktu di buru oleh Skoll, Hati dan Grock.
Dia pun langsung memanggang semua daging beruang itu untuk dia makan dan untuk Skoll Hati juga. Setelah selesai masak nya theo pun langsung memisahkan daging untuk di makan oleh Skoll dan Hati serta beberapa batu mulia untuk makan nya Grock
Setelah memisahkan jatah makan Skoll, Hati dan Grock lalu dia pun memakan jatah nya sendiri. Theo tidak mengeluarkan mereka karena dia tahu pasti mereka masih beristirahat karena terlalu cape sebab menjaga dan melindungi theo selama tiga hari.
Namun pada saat dia sedang makan, tibat-tiba dia kepikiran tentang bagaimana mengalah monster ular raksasa itu. Theo tidak ingin mengalah kan monster itu dengan bantuan Jarvis terus, karena dia pikir kalau apa-apa harus dengan bantuan Jarvis maka dia tidak akan kuat dengan mandiri.
Alasan lain dia tidak ingin selalu meminta bantuan Jarvis adalah karena dia tidak tahu Jarvis akan sampai kapan Bersama nya, dia takut nya ketika dia sudah terlalu bergantung dengan Jarvis lalu tiba-tiba Jarvis menghilang maka dia akan kembali lemah dan lalu musuh-musuh nya akan menyerang dia beserta orang-orang yang di sekitarnya.
Di saat dia memikirkan semua itu tanpa dia sadari ternyata jatah makan nya sendiri sudah habis. Setelah melihat jatah makan nya habis dia pun langsung membuat kopi dan merokok untuk melanjutkan sesi ritual pada akhir makan nya.
Theo juga tidak lupa untuk memasukan makanan yang dia sudah pisahkan untuk Skoll, Hati dan Grock ke dalam cincin mereka, jadi nanti kalau saat mereka bangun bisa langsung makan. Setelah dia menyelesai kan ritual sehabis makan nya theo pun langsung bersiap-siap menjelajahi tempat apa ini.
Karena menurut nya ini seperti sarang nya monster dan monster ular raksasa itu adalah penjaga sarang nya. Maka nya dia yakin semakin dalam dia masuk maka akan semakin banyak monster-monster aneh penghuni lembah Nahanni. Dan ada hal lain yang membuat theo penasaran adalah hal-hal misterius apa lagi yang akan di alami, itulah yang selalu dia nantikan.
.
.
.
__ADS_1
Terima kasih karena sudah mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila masih banyak terdapat beberapa kesalah dalam pengetikan nya dan kesalahan dalam pemilihan kosa kata yang kurang pantas atau baik.