Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
85. DIMULAI KEMBALI


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


Theo pun akhirnya terbangun karena sinar matahari menyinari wajahnya, ternyata dia lupa menutup jendela pesawat jet nya ini jadi sinar matahari langsung tepat mengenai wajah Theo.


Theo lalu melihat keadaan sekitarnya, namun dia sangat takjub dengan apa yang dia lihat. karena pemandangan disini sangat luar biasa indah sekali.


terlihat jelas bahwa ada sungai yang cukup besar yang memisahkan dua lembah yang hijau indah, di tambah dengan kabut kabut tipis yang mengelilingi setiap tempat disana.


Theo baru tahu kalau posisi lapangan lepas landas ini berada dalam ketinggian yang cukup tinggi jadi dapat langsung melihat keindahan dari lembah yang di juluki sebagai lembah tanpa kepala ini.



Ilustrasi pemandangan yang Theo lihat


tapi Theo sadar bahwa lembah Nahinni ini akan sangat luas sekali, bahkan tempat yang menjadi pusat dari lembah ini terlihat sangat jauh sekali.


disaat Theo sedang asik menikmati pemandangan yang dia lihat ini, tiba-tiba di sadarkan dengan suara Hana yang membawakan sarapan untuk Theo.


"Selamat Pagi Tuan Muda, permisi sarapan anda sudah siap tuan muda" ucap Hana dengan lembut dan penuh penghormatan kepada Theo.


"ohh iya selamat pagii kembali Hana, hmm aku ingin kita sarapan di luar yu pemandangan di pagi hari ini sangat indah sekali loh" ucap Theo kepada Hana yang memberi usul dan mengajak mereka untuk sarapan bersama di luar sambil menikmati pemandangan indah di pagi hari ini.


"Baik tuan muda sesuai dengan permintaan anda, kami akan menyiapkan tempat untuk anda sarapan" ucap Hana yang tentu saja menyetujui permintaan Theo.


"Hana bukan untuk ku saja, tapi aku ingin kita sarapan bersama oke karena kalian sudah menjadi keluarga ku juga" ucap Theo yang membantah ucapan Hana yang akan menyiapkan untuk dirinya sendiri. Hana pun cukup terkejut dengan ucapan Theo, namun dia langsung bahagia karena Theo sudah menganggap nya dan yang lain sebagai keluarga.


"Terima kasih tuan muda suatu kehormatan bagi saya dan teman-temannya" ucap Hana dengan wajahnya yang menggambarkan bahwa dia sangat bahagia.


"hmm iya Hana Terima kasih kembali yah" ucap Theo membalas ucapan hana dengan senyum lembutnya. lalu hana pun pamit undur diri untuk menyiapkan tempat dan menyampaikan permintaan Theo kepada yang lainnya.


setelah kepergian Hana Theo melihat jam tangannya ternyata saat ini menunjukkan jam 5 pagi lewat, tapi pemandangan dan matahari terbit yang sangat indah membuat Theo tidak sadar dengan jam nya.

__ADS_1


Sambil menunggu Hana dan yang lainnya mempersiapkan sarapan Theo pun turun dari pesawat jet nya dan melihat para wanita-wanita cantik ini sedang mempersiapkan tempat untuk sarapan bersama.


ketika Theo turun dan para wanita itu melihat Theo mereka pun memberi salam ke Theo, termasuk Hana yang kembali memberi salam secara bersama-sama dengan wajah yang bahagia di setiap wajah mereka.


"Selamat pagi Tuan Muda" ucap mereka semua secara serempak dan membungkuk sedikit ke arah Theo


"Selamat pagi kembali nona-nona cantik" ucap Theo dengan lembut menjawab salam mereka. lalu Theo pun berjalan sedikit untuk menikmati indah pemandangan dan udara segara di sini.


dia pun langsung mengeluarkan rokoknya dan menghisap nya. karena bagi Theo pemandangan ini cocok di nikmati dengan rokok, namun karena memang ada yang kurang yaitu kopi dan gorengan bagi Theo tapi Theo tidak mempermasalahkan itu karena dia tidak ingin lebih merepotkan wanita-wanita itu.


Theo yang menikmati rokoknya ini pun sambil berbincang-bincang bersama Jarvis di pikirannya


"indah sekali bukan sobat pemandangan disini?" ucap Theo kepada Jarvis di dalam pikiran nya karena dia sangat takjub dengan apa yang dia lihat di depannya.


[Betul sekali Theo] jawab Jarvis, Theo tahu pasti Jarvis juga melihat apa yang dia lihat saat ini. walaupun Jarvis memang hanya sekedar sistem tapi Theo yakin bahwa dia juga memiliki pikiran dan jiwa nya namun Theo tidak ingin banyak bertanya untuk saat ini.


kenapa demikian? karena bagi Theo saat ini dia menyadari kapasitas dirinya, belum saat nya dia banyak mengetahui hal-hal yang dia tidak mengerti atau hal-hal yang memang bukan berasal dari bumi seperti Jarvis.


tujuan nya saat ini adalah mengambil alih kendali dunia ini dari tangan-tangan manusia kotor dan serakah. semakin banyak informasi yang dia ketahui sebelum waktunya itu akan mengganggu fokus tujuannya saat ini.


walaupun Theo memang harus menyiapkan rencana dari jauh-jauh hari untuk menghadapi segala kemungkinan yang tidak dia ketahui, tapi Theo yakin dengan Jarvis dan teman-temannya di Indonesia bahwa apapun rintangan dan hambatan yang akan muncul di masa depan mereka akan menghadapi itu dengan bersama sampai titik darah penghabisan.


[Terkadang di balik keindahan yang di ciptakan ada sebuah bahaya yang tersimpan di dalamnya. untuk menikmati keindahan tersebut terkadang kita harus lebih dulu menghadapi bahaya di dalamnya]


[ketika saatnya tiba kau mengetahui hal seperti ini, kau akan memahami kenapa yang menciptakan dunia ini menciptakan bahaya juga.]


[Aku akan memberi mu sedikit bocoran yaitu rasa takut akan bahaya yang tidak di ketahui akan menciptakan dunia jauh lebih damai. karena manusia memiliki sifat asli yang tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki nya saat ini]


[Oleh karena itu bahaya di ciptakan untuk menjaga keseimbangan dunia. dengan adanya bahaya, manusia akan terus menjaga bahaya itu karena mereka takut dan akhirnyaa mereka tidak akan melakukan eksploitasi besar-besaran]


[Namun bahaya itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang terpilih memang untuk mengungkap rahasia dan kelicikan orang-orang serakah, seperti dirimu theo] ucap Jarvis panjang lebar menjelaskan kondisi dan situasi yang ada di bumi ini.


theo yang mendengar apa yang di jelaskan Jarvis pun cukup terkejut namun dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. karena dia mendengar ucapan Jarvis bahwa belum saatnya theo mengetahui lebih banyak tentang hal-hal seperti ini ,


namun ada yang theo pikirkan yaitu siapa yang memilih dia, kenapa memilih dia dan tujuannya dari pemilihan ini tuh apa.


theo jelas sadar diri bahwa dia masih memiliki perjalanan yang panjang untuk mengungkapkan hal-hal seperti ini. setidaknya untuk saat ini dia harus menjadi lebih kuat terlebih dahulu agar dapat menanggung tanggung jawab yang diyakini akan jauh lebih besar di masa depan.

__ADS_1


"Terima kasih Kawan" ucap theo yang hanya bisa mengucapkan Terima kasih kepada Jarvis dengan apa yang sudah di berikan selama ini.


[ sama-sama kawan >_< ] jawab Jarvis di dalam pikiran theo dengan menunjukkan emoticon andalan nya.


di saat theo sedang dalam pikiran nya dia pun di sadarkan oleh suara Michelle yang memanggil nya untuk menyampaikan tempat dan sarapan nya sudah siap.


"Permisi Tuan Muda, mohon maaf mengganggu waktu anda. Tempat dan sarapan anda sudah siap" ucap Michelle dengan takut-takut karena melihat theo seperti sedang memikirkan sesuatu di pikirannya.


theo yang tersadar dari lamunan nya pun langsung mengalihkan pandangan nya dan melihat Michelle tepat di belakang nya.


"Terima kasih Michelle sudah memberi tahu, mari kita sarapan bersama-sama dengan yang lainnya" ucap theo dengan lembut karena melihat Michelle seperti takut mengganggu nya ini.


theo pun lalu berjalan ke tempat yang sudah di sediakan di ikuti oleh Michelle di belakang nya. sesampainya di sana theo pun langsung duduk karena tempat yang di sediakan ini lesehan.


Theo melihat wanita-wanita cantik ini hanya berdiri saja tidak mengambil tempat duduk dia pun tersenyum lalu memerintah mereka untuk segera duduk dan memulai sarapannya.


"Kalian ini sudah ku bilang kalau sekarang kalian sudah menjadi keluarga, jadi tak perlu sungkan lagi oke. ya sudah sekarang kalian duduk dan Mari kita mulai sarapannya" ucap theo sambil tersenyum kepada wanita-wanita cantik ini.


mereka pun yang mendengar langsung dari theo bahwa mereka saat ini sudah di anggap keluarga pun sangat bahagia, lalu tanpa berbicara apapun mereka pun langsung mengambil tempat duduk mereka masing-masing


lalu mereka pun akhirnya sarapan bersama, theo banyak berbicara karena untuk mencair kan suasana canggung yang terlihat di antara yang lainnya karena belum terbiasa dengan theo.


namun pada akhirnya sarapan itu pun di penuhi dengan banyaknya perbincangan dan tawa. karena sama seperti yang lainnya yang di summon oleh Jarvis mereka juga memiliki latar belakang dan masa lalu yang berbeda-beda.


Setelah sarapan berakhir theo pun meminta kopi hitam pahit kepada Keiko untuk menyempurnakan sarapan nya kali ini. Keiko pun langsung membuat kan kopi sesuai permintaan theo.


theo pun bangkit dan berdiri di tempat yang sebelumnya sambil menikmati kopi pahit dan rokok nya. kali ini theo rasa perjalanan nya akan lebih panjang dari sebelumnya karena disini ada suatu makhluk atau monster yang benar-benar sudah terkonfirmasi walaupun belum di ketahui bentuk nya.


theo juga merasakan semua kemampuan nya meningkat karena sepanjang pertarungan atau perjalanannya kemarin. tapi dia tidak merasa jauh lebih kuat kalau untuk menghadapi monster-monster raksasa aneh seperti sebelumnya.


theo juga yakin semakin dia berjalan sekarang, maka musuh-musuhnya juga akan jauh lebih beragam dan kuat dari sebelumnya. lalu dia pun melihat ke arah matahari terbit sambil berbicara dengan penuh optimisme.


"Sudah waktunya di mulai kembali!"


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih karena sudah mensuport dengan like comment dan sarannya. mohon maaf apabila masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan kesalahan dalam pemilihan kosakata yang kurang pantas atau cocok.


__ADS_2