
...Selamat membaca dan menikmati...
.
.
.
di keesokan pagi nya setelah Theo terbangun ia pun langsung melakukan rutinitas biasanya yaitu membuat kopi hitam dan merokok untuk sarapan paginya.
setelah sarapan telepon lalu bergegas mandi dan rapi-rapi karena dia akan dijemput oleh pihak maskapai penerbangan Air France sekitar jam 09.00 pagi.
Teo pagi ini menggunakan setelan tuxedo berwarna hitam yang terlihat sangat cocok sekali dengan warna kulit Teo yang berwarna putih halus dan rambut Teo yang berwarna keperakan.
Ilustrasi pakaian Theo hari ini
Theo melihat jam ternyata waktu masih menunjukkan sekitar jam 08.30 atau Teo masih memiliki waktu sekitar 30 menit sebelum jadwal yang sudah ditentukan dari pihak maskapai untuk menjemputnya
Theo menggunakan waktu itu untuk mempersiapkan satu buah tas kecil yang akan diisi oleh beberapa barang pribadi Teo seperti credit card, paspor, kartu identitas, dan handphone.
Teo juga membawa satu buah koper berukuran sedang bertujuan untuk alibi saja karena semua barang-barang penting Teo seperti topeng, senjata dan lain-lain. semuanya sudah disimpan di dalam inventaris sistem.
sambil menunggu waktu Theo mengambil satu botol bir lalu meminumnya sambil merokok, di saat Teo sedang menunggu dia pun mendapatkan telepon yang ternyata telepon itu dari sabas.
" Selamat pagi tuan muda, mohon maaf mengganggu waktunya tuan. Saya ingin melaporkan bahwa perintah dari tuan sudah berhasil dilakukan yaitu perintah untuk mensabotase Jenderal Sigit sudah berhasil."
" dan saat ini Jenderal Sigit atau mantan jenderal sedang diselidiki dan akan dipindahkan ke Nusakambangan untuk penahanannya. Kami akan melakukan apa yang tuan perintahkan selanjutnya dan saya akan mengabari tuan Apabila ada perkembangan lagi" ucap sabar memberikan laporan kepada Teo bahwa perintah Teo untuk mensabotase Sigit sudah dalam proses.
" baik sabas terima kasih atas informasinya silakan kembali bekerja dan jangan lupa untuk mengingat apa yang aku pesankan kepadamu" ucap Teo yang langsung mematikan teleponnya. sebenarnya Teo sudah tidak perduli lagi dengan kehidupan Sigit. mau Sigit hidup, mau Sigit mati mau Sigit hilang, dan mau Sigit gila Teo tidak perduli.
__ADS_1
Karena tiga anak gadisnya sudah berpihak kepada dia, ya walaupun Theo tidak menjamin bahwa ketiga Gadis itu akan tetap bersamanya ketika mereka tahu bahwa yang menjebak orang tuanya adalah Teo.
Tidak lama ketika telepon Teo dan sabas berakhir mobil jemputan telepon sampai di depan rumah nya, lalu keluar lah satu orang yaitu sopir memberi salam kepada Teo dengan ramah dan sopan.
Sopir itu membantu memasukkan koper yang dibawa Teo ke dalam magnesium mobil dan telepon langsung masuk ke dalam mobilnya
selama di perjalanan Teo hanya diam saja memandangi pemandangan di luar jendela namun pikiran Teo tidak ada di sana, Theo sedang memikirkan langkah-langkah selanjutnya yang harus diambil. Teo tidak bisa gegabah dalam memilih langkah karena dia yakin waktu yang sudah ditentukan semakin dekat.
semakin lama dia otomatis musuhnya akan semakin kuat karena mereka diberi waktu untuk mengumpulkan kekuatan yang dapat menghancurkan dunia. oleh karena itu, Teo harus bergegas untuk tidak tertinggal atau salah dalam perhitungannya
sesampainya di bandara internasional Soekarno-Hatta di Daerah banten, ia di sambut oleh dua petugas yang akan membantu theo mengurus semua berkas dan tiketnya keberangkatan nya.
dua petugas ini memang di tugaskan untuk setiap penumpang yang memesan first class, jadi theo hanya tinggal duduk santai dan menunggu jadwal pemberangkatan. dia tidak perlu mengurus berbagai persyaratan dan pemeriksaan yang di butuhkan ketika dia disana.
dua petugas ini terdiri dari satu wanita dan satu pria, tugas mereka membantu dan melayani kebutuhan theo selama di bandara sampai theo naik ke pesawat.
saat theo sampai di sana dia di antar oleh ke dua petugas ini ke salah satu ruang tunggu khusus untuk penumpang first class di Air France. dia disana di beri kan berbagai kebutuhan yang theo inginkan dari sarapan, Spa atau yang lainnya.
theo menunggu disana selama hampir dua jam hingga waktu untuk boarding tiket dan di persilahkan naik ke pesawat, theo naik pesawat yang jadwal keberangkatan nya sekitar jam 1 siang.
akhirnya theo pun bertemu dengan dua pramugari cantik yang akan membantu mengurus kebutuhan dan melayani theo selama di pesawat, dan theo pun berpisah dengan dua orang petugas yang dari setadi membantu theo.
tapi theo tidak lupa berterima kasih kepada mereka, theo pun memberikan sebuah amplop berisikan beberapa dollar untuk mereka bagi bertiga dengan supir yang tadi menjemputnya.
"Terima kasih sudah membantu ku dan melayani ku selama di bandara, ini ada sedikit tip untuk kalian bagi bertiga dengan supir yang tadi menjemput ku. dan bilang Terima kasih karena aku lupa menyampaikan nya" ucap theo kepada dua petugas itu dengan ramah,
ke dua petugas dan dua pramugari itu pun cukup terkejut dengan sikap yang theo tunjukkan, karena biasanya seorang pemuda kaya seperti theo akan selalu bertingkah arogan dan sombong. namun ini berbeda dengan yang di tunjukan oleh theo. dia sangat ramah, sopan, lembut dan menghargai setiap kerjaan yang orang lakukan.
ke dua petugas itu pun sangat berterima kasih terhadap theo karena dan akan menyampaikan amanat dari theo untuk membagi uang tip ini dengan supir yang menjemput nya juga.
Theo sejujurnya merasa bahwa ke dua orang petugas ini adalah pekerja keras dan jujur. itu terlihat dari bagaimana profesional nya mereka melayani theo dan tidak melakukan tindakan penjilat padahal mereka tau theo adalah orang kaya. karena yang mampu membeli tiket first class sudah bisa di pastikan adalah orang kaya raya.
__ADS_1
Ke dua pramugari cantik itu pun semakin semangat untuk melayani pria muda tampan yang sangat baik dan ramah seperti theo, mereka biasanya mendapatkan penumpang first class yang sangat baik dan ramah hanya lah orang-orang paruh baya saja. kebanyakan kalau pria muda penumpang first class pasti sangat arogan dan sombong tapi berbeda dengan theo yang saat ini mereka liat.
lalu akhirnya theo di antar oleh ke dua pramugari itu ke dalam pesawat dan melewati antrian panjang setiap penumpang yang akan melakukan boarding tiket.
koper theo pun di bawakan oleh salah satu pramugari itu, dan satu lagi melakukan tugas untuk mempersiapkan segala kebutuhan theo dari boarding pas dan lainnya. theo menjadi pusat perhatian saat ini, bukan hanya tampilan theo yang terlihat tampan dan elegan dengan menggunakan tuxedo hitam tapi karena juga dia memasuki pesawat tanpa harus mengantri.
sesampainya di pesawat theo pun di arahkan oleh salah satu pramugari yang membantu mengurus boarding pas nya tadi untuk ke tempat duduk yang sudah theo pesan.
theo pun duduk dan langsung menunggu pesawat ini take off, karena tujuan pesawat ini yang pertama adalah Singapore. disana theo akan melakukan transit sebentar hanya untuk pindah pesawat.
theo menunggu selama tiga puluh menit akhirnya pesawat pun take off, selama penerbangan theo menuju Singapore dia pun di berikan sebuah cemilan dan wine untuk menemani penerbangan nya.
Perjalanan selama dua jam kurang di tempuh untuk menuju Singapore, dan ketika theo sampai di Singapore dia pun langsung melakukan transit pesawat yang akan dia gunakan menuju Paris.
Theo pun pindah pesawat dan tidak lama pun pesawat yang ada di Singapore itu take off menuju ke Paris, France. Kali ini waktu yang di tempuh dari Singapore ke Paris memakan waktu sekitar 13 jam 45 menit.
selama perjalanan ini theo gunakan untuk kembali tidur, makan dan melakukan meditasi untuk meningkatkan kekuatan mentalnya. kali ini theo tidak ingin menggoda para pramugari di sini karena dia saat ini sedang tidak dalam mood yang baik untuk berhubungan.
Singkat cerita di perjalanan theo akhirnya sampai di Paris di ke esokan paginya untuk melakukan transit dan mengisi bahan bakar pesawat, banyak penumpang yang turun di Paris. karena tujuan theo bukan Paris dia pun tetap diam di dalam pesawat dan menunggu pesawat ini kembali take off menuju ke ibu kota Rumania yaitu Bukares.
setelah selesai melakukan pengisian bahan bakar dan penurunan penumpang, pesawat pun take off kembali menuju ke Bukares Rumania. kali ini waktu yang di butuhkan untuk sampai disana yaitu sekitar tiga jam lebih. dan saat ini pun
theo pun akhirnya sampai di ibu kota Negara Rumania yaitu bukares sekitar jam 8 pagi. setelah turun dari pesawat Theo pun di arahkan oleh ke dua pramugari yang dari kemarin melayani theo untuk ke suatu ruangan khusus untuk para penumpang first class yang ada di bandara internasional Bukares.
disana theo sarapan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencari hotel terdekat untuk dia tinggali sehari sambil mencari literasi tempat yang akan dia tuju.
setelah sarapan pun theo kembali bertemu ke-dua pramugari itu untuk berterima kasih sambil memberikan mereka juga uang tip, dan ke-dua pramugari itu menerima dengan sangat senang hati. lalu mereka berdua pun menyerah koper, paspor dan kartu identitas Theo.
.
.
__ADS_1
.
Terima kasih Sudah selalu mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan pemilihan kosa kata yang kurang cocok.