Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
77. SALAM OLAHRAGA (PART 4)


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


Theo pun bertanya kepada Jarvis kembali tentang kemampuan transformasi yang di miliki oleh Skoll dan hati yang baru saja di miliki oleh ke-dua serigala nya ini.


'Jarvis dapat bertahan berapa lama Skoll dan Hati dalam mode transformasi nya? ' tanya theo di dalam pikiran nya kepada Jarvis untuk menilai strategi apa yang akan di gunakannya.


[30 detik lalu akan Cooldown selama 5 menit] jawab singkat Jarvis.


theo yang mendengar ini pun mulai merancang strategi nya dengan tepat cepat dan singkat ini karena Theo merasa monster di depannya hanya menunggu gerakan dari Theo maka dia akan menyerangnya.


Theo pun mulai merancang kalau memang Skoll dan Hati memiliki kemampuan transformasi yang belum Theo tau ini transformasi ke bentuk apa selama tiga puluh detik dan Cooldown selama 5 menit maka dia akan bertarung bersama Skoll dan hati hanya dalam waktu 30 detik saja.


lalu dia akan bertahan selama 5 menit dalam pertarungan yang sangat berbahaya ini, namun Theo tidak akan mengambil resiko bertahan saja selama lima menit karena itu akan bunuh diri karena di ingat kalau persentase nya hanya lima persen saja kalau dia bertarung sendirian.


di tambah dia juga hanya memiliki waktu satu menit dalam penggunaan mana nya sebelum dia jatuh pingsan karena kelelahan nantinya. dan itu juga akan menjadi sasaran empuk bagi monster itu kalau dia sampai kehabisan tenaga. lalu Theo pun teringat bahwa dia memiliki Jarvis yang bisa membantunya.


'Jarvis belikan aku granat launcher!' ucap Theo yang meminta langsung di belikan granat launcher dalam pertarungan nya.


lalu tiba-tiba keluar satu senjata granat launcher yang langsung tergantung di tubuh Theo, dia pun yang melihat ada granat launcher di tubuhnya ini semakin percaya diri. walau pun granat launcher ini memiliki kapasitas granat sekitar 6 kali tembakan namun dia memiliki pengalaman untuk mendelay waktu untuk reload nya nanti.



ilustrasi granat launcher yang ada di tergantung si tubuh Theo.


Theo yang melihat granat launcher sudah ada dan peluru yang terlilit di seluruh tubuhnya, dia pun lalu menatap monster itu dengan tersenyum dan berbicara.


"Mari menari" ucap Theo sebagai salam pembukaan dan langsung berlari ke belakang sambil menembaki wajah monster itu.


monster itu yang tiba-tiba di tembaki lagi oleh Theo dengan. jarak yang lebih dekat pun langsung meraung kembali dengan sangat kencang


RRRRRAAAAOORRRRGGGHHHH


Theo yang berlari ke arah tengah pusat lapangan pun berhenti melihat monster itu marah dan mulai berlari ke arah Theo, dia pun yang melihat ini langsung berteriak kencang dengan semangat.


"Hahaha majuu kau bangs*tttttt" teriak Theo dengan tertawa sambil melepas senjata nya dan menganti nya dengan granat launcher yang mengantung di badannya.


Theo pun langsung memasang posisi dan membidik monster itu yang berlari mendekat, hingga jarak Theo dan monster itu sampai di jarak ideal sekitar 15 meter dia pun langsung menembak granat launcher nya.


PLUUPP PLUUPP PLUUPP


DUUARR DUUAAR DDUAARR


Terdengar suara khas milik dari granat launcher ketika di tembakan dan suara ledakan ketika granat yang di tembakan tepat mengenal wajah dan bagian punggung monster itu yang membuat monster itu mundur beberapa langkah.


Theo lalu bergerak cepat ke kanan untuk mengincar tubuh monster itu dan kembali menembak kembali granat launcher nya ke arah badan monster itu.


PLUUPP PLUUPP PLUUPP


DUUARR DUUAAR DDUAARR


kembali terdengar suara tembakan dan ledakan granat yang mengenai tubuh agian kiri monster itu yang membuatnya sedikit terdorong ke arah kanan monster itu. dan monster itu langsung meraung kesakitandengan sangat kencang kembali.

__ADS_1


RRRROOOAAARRGGHHHHHH


Teriak monster itu yang semakin kesal dengan apa yang Theo lakukan, namun Theo yang melihat monster itu tidak terluka sama sekali akibat tembakan nya cukup terkejut karena dia tidak menyangka bahwa rambut dan kulit monster itu sangat kuat sekali.


monster itu yang melihat Theo langsung kembali mengejar Theo, namun Theo pun segera berlari mundur terus menerus yang hanya berputar-putar sambil mereload senjatanya.


ketika dia selesai mereload senjatanya dia pun segara menembaki kembali monster itu namun kali ini Theo tidak mengincar bagian tubuh atau wajah monster itu karena itu tidak memiliki efek apapun, dia mengganti incaran nya dan menembak ke arah kaki monster itu untuk mengganggu ke seimbangan nya.


dan benar saja rencana Theo berhasil karena monster itu langsung kehilangan keseimbangannya, Theo yang melihat rencana berhasil pun langsung menembaki kaki monster itu sampai membuat monster itu jatuh dan meraung marah ke arah Theo


Theo yang melihat lalu mereload kembali senjatanya dengan cepat, karena monster itu langsung berusaha bangkit kembali. dan ketika monster itu bangkit kembali Theo pun menembaki kaki kanan monster tadi dengan tiga tembakan.


monster itu yang kembali mendapatkan tiga tembakan di kaki kanannya pun kembali jatuh karena keseimbangan nya yang sangat buruk. Theo yang melihat monster itu kembali jatuh pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. dia pun berlari mendekati monster itu dan menembak kan tiga peluru tersisa ke arah matanya kiri monster itu.


ketika Theo sudah cukup dekat dengan monster itu dia langsung melepas granat launcher itu tapi tidak jatuh kebawah karena Theo masih menggantung nya


pada saat Theo sudah dekat dan sudah melepas granat launcher, dia pun langsung mencabut katana kembar nya dan melompat ke arah monster itu. Theo melompat mengincar mata kiri monster itu untuk menusukkan ketananya di sana agar itu dapat mengganggu penglihatan nya.


di saat Theo sudah sangat dekat sekali yang dia pikir akan berhasil rencananya untuk membuat mata kiri monster ini terluka namun siapa sangka ternyata reflek monster dan kecerdasan monster ini cukup tinggi.


Theo yang sudah tinggal sedikit lagi berhasil menusuk mata monster itu pun, Tiba-tiba gerakannya berhenti dan tertahan di udara. dan ketika dia melihat apa yang terjadi, dia melihat bahwa lidah monster itu lah yang ternyata melilit tubuh Theo yang membuat badannya tidak dapat bergerak namun tangannya masih dapat bergerak.


Theo yang melihat badannya terlilit lidah monster ini pun tidak panik dia langsung memutar katana nya untuk menebas lidah monster itu.


SLINNGGGGG


Tebasan cepat Theo pun yang berhasil membuat lidah monster itu terpotong dan juga membuat dia terbebas kembali dari monster itu. theo yang ingin kembali menyerang mata monster itu kali ini tiba-tiba dia terpental sangat jauh sekali.


karena pada saat Theo hendak menusuk mata monster itu, tapi monster itu langsung melawan Theo dengan memukulnya dengan sangat keras sekali dalam posisi dia masih terjatuh karena kakinya terluka akibat tembakan granat launcher sebelumnya.


Theo pun yang terkena pukulan keras dari monster itu pun terbang cukup jauh dan berguling-guling di tanah sampai akhirnya dia berhenti menabrak pohon di pinggir pusat hutan itu.


Suara keras tubuh Theo yang terpental sangat jauh sekali dan menabrak pohon yang langsung tumbang karena saking kuat nya benturan itu.


Theo langsung memuntahkan banyak sekali dari dari mulutnya dan terdengar suara beberapa tulang rusuknya Theo yang patah karena kerasnya pukulan monster itu dan benturan yang dia rasakan.


"Sial dia kkuahkk terlalu kuat untuk ku" ucap Theo sulit dengan masih memuntah darah dari mulutnya. lalu Theo melihat monster itu sudah kembali berdiri dan menatap Theo yang saat ini terbaring kesakitan.


monster itu menatap Theo dengan tatapan yang mengejek karena Theo baru kena satu kali pukul namun dia sudah terluka parah. dan Theo yang melihat tatapan monster itu mengejek nya pun tidak terprovokasi melainkan dia juga coba untuk berdiri walaupun seluruh tubuhnya sangat sakit.


"kau mengejek ku? maju sini kau tapir bangs*** !!" teriak Theo yang membalas tatapan ejekan dari monster itu. monster itu yang mendengar ucapan Theo seolah-olah mengerti kalau dirinya di katain oleh Theo.


monster itu pun marah dan segera berlari ke arah Theo walaupun tidak secepat sebelumnya tapi dia saat ini masih jauh lebih cepat dari pada Theo yang benar-benar terluka parah.


Theo yang melihat monster itu mendekati, Theo pun langsung berdiri tegap tanpa memegang katana kembar nya karena saat benturan tadi katananya juga terpental. setelah dia berdiri Theo pun langsung membuka topeng nya dan memperlihatkan wajahnya yang berdarah-darah sambil tersenyum gila pertarungan.



"Majuuuu bangsaa*t!!" teriak Theo yang sambil berlari ke arah monster itu berniat untuk beradu kekuatan namun Theo tentu saja tidak bodoh untuk langsung berkonfrontasi langsung dengan monster yang mempunyai kekuatan tebal itu.


Theo pun langsung mengaktifkan skill aura kematian dan aura raja nya untuk menambah momentum yang dia berikan kepada dirinya sendiri, yang bertujuan untuk melemahkan lawannya.


dan ternyata terbukti dengan prediksi Theo bahwa skill nya ini berguna untuk di saat seperti ini, terlihat dari ekspresi yang diberikan monster itu yang sedikit terkejut karena merasakan momentum yang aura theo tunjukan. namun hanya tekejut sedikit yang di berikan oleh monster itu namun bagi Theo itu sudah cukup untuk meningkatkan momentum nya.


Theo dan monster itu pun berlari namun di saat Theo berlari ke arah monster itu di menciptakan sebuah pedang indah dari kemampuan baru nya. pedang ini terbuat dari es yang sangat kuat dan indah namun terpancar aura dingin dan kematian


"Creation!" ucap Theo yang menciptakan pedang es di tangannya

__ADS_1



Ilustrasi pedang es yang Theo ciptakan di saat ini.


Theo dan monster itu semakin dekat, namun bukannya takut malahan senyum mengejek yang di tampilkan oleh Theo ketika dia menatap monster itu.


monster itu yang melihat Theo mengeluarkan sebuah pedang es yang penuh dengan energi misterius dan ketika monster itu melihat ekpresi yang di tampilkan di wajah Theo, membuat monster itu berpikir bahwa Theo mungkin saja memasang jebakan untuk nya.


dia pun ingin segera berhenti dari lari nya ke Theo namun tentu saja dia sudah terlambat karena jarak antar dia dan Theo sudah berjarak kurang sepuluh meter lagi. Theo yang melihat gestur keraguan di monster itu pun tersenyum karena ini saat nya.


"KELUAR LAH SKOLL HATI, TRANSFORMASI!!" Teriak Theo sangat lantang memberi perintah kepada Skoll dan Hati yang memang dari setadi sudah Theo persiapkan untuk acara puncak.


tiba-tiba langsung muncul dua buah portal besar di kanan dan kiri Theo saat dia sedang berlari, lalu keluar lah dua serigala raksasa yang seukuran dengan monster itu dan dua serigala itu adalah Skoll dan Hati yang dalam skill transformasi mereka.



ilustrasi Penampakan sosok Skoll dan Hati yang dalam tahap transformasi penuh.


Theo yang melihat penampakan dari hasil transformasi Skoll dan Hati pun cukup terkejut dan kagum, namun dia tidak ingin keterkejutan dan kekaguman nya terhadap Skoll dan hati ini mengganggu fokus bertarung nya.


karena dia harus memanfaatkan durasi waktu yang dimiliki oleh Skoll dan hati dalam tahap transformasi nya. serta dia juga hanya memiliki sedikit waktu sebelum dia kehabisan kekuatan akibat menggunakan kekuatan Ymir.


ketika Skoll dan Hati keluar dari dalam portal mereka pun berlari sangat cepat sekali menuju monster itu. dan monster itu yang melihat munculnya dua serigala besar seukuran dengan dia pun langsung benar-benar panik karena monster itu tidak menyangka hal seperti ini dapat terjadi.


namun di saat kepanikan melanda monster itu, dia pun tidak dapat menghindari serangan yang di lancar kan oleh dua serigala itu. Skoll dan Hati pun menyerang monster itu dengan menggigit ke-dua lengan monster hingga putus.


Skoll mengigit tangan kanan dan Hati mengigit tangan kiri monster itu hingga putus. Monster itu yang kedua tangannya di gigit hingga putus oleh Skoll dan Hati pun beraung kesakitan dengan sangat kencang sekali. Theo yakin raungan kesakitan monster ini pasti akan terdengar sampai keluar hutan Hoia Baciu.


Theo yang melihat kesempatan besar bahwa monster itu sedang kesakitan pun tidak menyia-nyiakan lagi, dia langsun melompat tinggi semampu dia dan menggunakan semua kekuatan teknik terakhirnya ini untuk mengakhiri pertempuran.


"Second Move : Dragon Slashing Roar"


teriak Theo dengan sangat kencang yang menggunakan teknik ke-dua nya di campur dengan kekuatan Ymir.



Ilustrasi teknik berpedang kedua yang Theo gunakan di campur dengan kekuatan Ymir


lalu muncul lah satu siluet naga air yang cukup besar di belakang Theo, monster itu yang melihat Theo menggunakan serangan terakhirnya dan melihat sosok naga air di belakang Theo membuat monster itu semakin panik dan takut.


Theo lalu mengangkat pedangnya tinggi-tinggi dan mengayun kan pedangnya kebawah dengan sangat cepat. ketika pedang itu di ayunkan ke bawah, naga air yang berdiri tepat di atas Theo pun langsung turun ke arah monster itu dengan momentum yang sangat luar biasa dan


KKBBBOOOOMMMMMM


Suara keras tabrakan antara teknik naga air Theo dan monster itu terdengar keras sekali serta menimbulkan asal yang cukup besar.


Theo pun langsung mendarat dengan sempurna di tanah, dia berdiri tegap siap menghadapi hal terburuk yang akan terjadi. namun setelah menunggu beberapa detik kemudian tidak ada pergerakan dari tengah-tengah asap, dan Theo pun memastikan menggunakan haki nya bahwa monster itu sudah mati.


Skoll dan Hati yang melihat tuan mereka menang pun langsung melolong kencang sekali mempertandakan bahwa pertarungan telah berakhir.


AAAAAAUUUUUUUUUUU


setelah lolongan itu berakhir, mereka pun berubah dan masuk kembali ke dalam cincin nya Theo. lalu Theo pun berjalan tertatih-tatih ke arah tempat monster tadi terkena serangan terakhir nya sambil menyeret pedangnya di tanah.


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih sudah selalu mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan kesalahan dalam pemilihan kosa kata yang kurang pantas atau cocok.


__ADS_2