Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
93. BERANGKAT LAGI


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


setelah menikmati jackpot yang di dapatkan malam ini dari dakota, Theo pun masuk ke salah satu kamar yang memang sudah di sediakan untuk nya tidur malam ini.


di dalam kamar Theo sedang memikirkan musuh-musuh nya nanti di dalam lembah nahanni itu. karena dia punya firasat musuh-musuh nya kali ini akan jauh lebih merepotkan dari yang di hutan Hoia Baciu.


"Jarvis tolong tampil kan status ku" ucap Theo kepada Jarvis untuk melihat status nya.


[DING!!]


NAMA : THEODOR JACKSON


JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI


HP : 5250


MP : 130


STR : 650


AGL : 595


IQ : 300


EQ : 300


SKILL : Memasak Saiba Joichiro, master bela diri kuno, pengobatan tingkat tinggi, pengemudi semua kendaraan, Pebisnis handal, ahli segala bahasa, Kenbunshoku haki (Tinggi) , aura raja (Menengah), aura kematian (Menengah), Six eyes (Tinggi) , skil Creation elemen


ELEMEM : ES, AIR, UDARA


ASET : Saham GOLDEN SUNS COMPANY 95%, Saham GOOGLE 100%, 1 rumah mewah di puncak, Markas pusat


POIN SISTEM : Unlimited


UANG : Unlimited


INVENTARIS :dokumen golden suns company, Dokumen kepemilikan perusahaan google, beberapa baju, katana kembar, senapan serbu, Sniper dan pistol, kapal pesiar


TIKET LOTRE : -


PEMANGGILAN : Sabas Tian, 1 Unit pasukan elit khusus, Frankenstein


Theo yang melihat panel status nya mengalami sedikit peningkatan pun cukup puas, terutama skill haki dan six eye nya yang sudah mencapai batas dunia ini. dia juga mengalami peningkatan di beberapa status nya.

__ADS_1


Theo sebenarnya bisa saja meminta Jarvis untuk membuat semua status nya menjadi max tapi dia tidak mau. kalau seperti itu dia akan menjadi sombong dan tidak ingin berusaha atau berjuang.


dia ingin merasakan bagaimana sulitnya bertemu lawan yang jauh lebih kuat dari pada dia. yang paling penting bagi Theo dia ingin step by step untuk menguasai dunia ini.


"Jarvis apakah ada saran lain? karena aku punya firasat bahwa musuh-musuh ku kali ini akan jauh lebih berbahaya dari sebelum nya" ucap Theo yang mempertanyakan hal ini kepada Jarvis. karena cuma Jarvis yang dapat membantu Theo itulah yang di pikir kan oleh Theo.


[ya betul sekali firasat mu Theo, di sana banyak musuh-musuh yang jauh lebih dari sebelumnya.]


[untuk saran aku menyarankan kamu untuk Mengupragrade aura raja menjadi haoshoku haki, Mengupragrade aura kematian menjadi Reiatsu, membeli skill busoshoku haki terakhir membeli Teknik pernapasan Air dan Udara]


[Aku yakin kamu dapat melewati hutan ini walaupun akan tetap banyak usaha. tapi setidaknya itu akan cukup menyelamatkan mu dari kematian]


Theo yang mendengar semua ucapan Jarvis pu sangat terkejut bagaimana tidak bahwa banyak sekali yang harus di lakukan hanya untuk menyelesaikan hutan ini saja.


dan itu pun Jarvis juga bilang cukup menyelamatkan nya dari kematian. otomatis kalau dia bodoh tidak bertanya kepada Jarvis sudah di pastikan dia akan mati konyol disana.


dia percaya dengan omongan Jarvis karena tidak mungkin Jarvis menyuruh nya melakukan banyak seperti itu kalau tidak dalam bahaya. Theo sebenarnya punya firasat bahwa ada satu monster yang menjadi pemimpin dari semua monster yang di sebutkan oleh Omina sebelum nya.


"Baik lah Jarvis nanti saja kalau aku sudah tidak di desa ini. aku. takut ketika proses peng upgradean atau pemasangan akan terganggu karena aura ku yang bocor" ucap Theo untuk menahan Jarvis agar tidak memasang semua yang di ucapkan itu.


setelah mendapat kan informasi dan saran dari Jarvis, Theo memutuskan untuk tidur saja. di yakin di lembah itu akan sulit bagi Theo untuk tidur.


di ke esokan paginya theo terbangun cukup siang. dia yang tadinya berniat untuk berangkat pagi-pagi sekali pun gagal karena dia bangunnya cukup siang. theo pun keluar kamar dia melihat keadaan rumah sepi.


tapi ternyata theo lihat masih ada dakota di dapur seperti sedang memasak, theo berpikir apakah lapu masih tidur atau bagaimana? theo pun akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada Dakota.


"Dakota apa kah lapu masih tidur?" tanya theo langsung to the point dan itu mengejutkan Dakota karena dia sedang fokus terhadap masakannya.


"Lapu sudah pergi latihan bersama yang lain pagi tadi" ucap Dakota dengan malu-malu, theo yang mendengar itu pun menganggukkan kepalanya karena memang seharusnya mereka memulai latihan dari pagi hari.


theo yang sadar berarti dia di rumah ini berdua saja pun langsung tersenyum iblisnya, theo pada saat itu langsung menyergap Dakota yang sedang masak. lalu terjadi lah pertemuran berlendir lagi di pagi hari itu antara theo dan dakota di dapur serta ruang makan.


tapi theo tidak lama-lama karena memang dia harus segera berangkat. setelah theo rasa cukup untuk senam pagi bersama dakota dia pun langsung makan sarapan yang di buatkan dakota. namun tentu saja theo tetap tidak ingin melepaskan jackpot begitu saja.


ketika dia sedang makan sarapannya, dakota pun ada di bawah meja makan Otongnya theo juga. sampai akhirnya theo selesai sarapan dan juga mengeluarkan lahar dari otongnya di mulut dakota lalu theo pun memutuskan untuk mandi dan berpakaian.


kali ini theo memakai salah satu pakaian nya saat dia mengikuti medan perang dulu. pakaian ini dulu sering dia gunakan bersama teman-teman nya sebagai seragam perang pertama mereka.


namun theo kali ini dia ingin menggunakan gunakan nya full set milik nya bahkan dia memakai masker milik nya juga. dan dia juga mengeluarkan ke tiga senjata miliknya yaitu sniper, senapan serbu dan pistol nya.



ilustrasi tampilan theo saat ini. hanya saja warna senjata nya yang berbeda harusnya hitam ya gaes


setelah rapih berpakaian dan menyiapkan segala kebutuhan nya theo pun langsung berjalan ke luar kamar nya, dan menemui dakota untuk menitipkan salamnya ke lapu.


dia juga meminta maaf karena tidak akan berpamitan ke pada lapu dan warga lainnya karena itu akan memakan waktu lama lagi. setelah dia berpamitan dan menitip kan salam nya kepada lapu theo pun berjalan menuju rumah Omina


setelah berjalan beberapa saat theo pun sampai di rumah Omina kepala desa di sini. dan ternyata di depan rumah itu dia sudah di tunggu oleh Omina yang memang sedang duduk di depan rumahnya.

__ADS_1


"kau akan pergi nak? dan tidak berpamitan dengan lapu dan yang lainnya?" ucap Omina langsung to the point karena dia melihat theo sudah sangat rapih menggunakan semua peralatan bahkan senjata ada yang di pegang.


"Benar pak kepala desa, aku ingin berterima kasih atas ke ramah tamahan seluruh warga desa ini. aku hanya tidak ingin kepergian ku mengganggu semangat mereka yang sedang latihan" ucap theo menjelaskan alasan nya tidak berpamitan dan tidak lupa juga dia berterima kasih karena sudah sangat di Terima di sini.


"ya sudah nak kalau memang itu yang menjadi pilihan mu maka pergi lah, aku akan berbicara kepada lapu dan yang lainnya tentang hal ini. dan di sana ada perahu yang sudah ku persiapkan untuk mu nak. ohiya nanti kamu akan menemukan rumah kosong di pinggir sungai dan itulah pintu masuk kamu atau pertanda itu tempat aman terakhir yang ada di sana"


ucap Omina yang tidak lagi banyak bertanya atau menahan theo lagi. bahkan dia juga sudah menyiapkan perahu untuk theo jadikan alat transportasi mengarungi lembah ini serta tidak lupa memberi theo sedikit informasi.


"sekali lagi Terima kasih pak kepala desa" ucap theo yang berterima kasih sambil mengulurkan tangannya agar berjabat tangan dengan Omina.


"Kami juga berterima kasih dengan apa yang kau berikan nak, baik-baik di sana dan jangan terlalu memaksakan diri mu" ucap Omina yang menjabat tangan theo dan berterima kasih juga.


lalu setelah itu theo pun berjalan ke pinggir sungai untuk mendorong perahu nya itu, theo meletakkan semua barang bawaannya termasuk senjata nya di atas perahu nya itu.


Omina hanya melihat theo dari depan rumahnya saja, pandangan nya benar-benar fokus sekali ke anak muda itu karena menurut ramalan leluhur nya mungkin ini adalah awal dari segalanya.


theo pun mulai mendayung perahu nya secara perlahan-lahan menjauh dari desa itu. namun theo benar-benar sangat kagum dengan indahnya pemandangan alam di sini. dia benar-benar di suguhkan oleh pemandangan alam yang luar biasa indah.


air nya yang berwarna hijau kebiruan, tebing-tebing tinggi yang di penuh dengan warna hijau segar serta langit yang cerah menambah indahnya lembah ini.



Ilustrasi aja ya


"Tempat seindah ini sangat berbahaya? huh aku benar-benar tidak habis pikir" ucap theo kepada dirinya sendiri sambil menikmati pemandangan yang begitu indah ini.


theo tetap mendayung perahu secar perlahan-lahan karena dia tidak ingin melewatkan indahnya tempat ini. ya mungkin nanti di dalam sana jauh lebih indah atau bahkan lebih menyeramkan jadi siapa yang tahu pikir theo.


dia pun mendayung perahu nya itu sambil merokok dan menyetel musik lagu yang menurut nya sangat cocok untuk saat ini yaitu lagu Dari Nathan Evans - Wellerman.


lagu ini menceritakan tentang bajak laut atau pemburu paus. menurut Theo lagu ini sangat cocok sekali di dengarkan saat dia mendayung perahu nya, dia sambil membayangkan kalau dia nanti bisa pergi ke dunia anime mungkin dunia anime yang menjadi tujuannya adalah One Piece tentu saja.


karena theo selalu menyempatkan waktu nya untuk menonton serial anime itu makanya dia tentu saja ingin ke sana. theo sambil mendengar kan lagu itu dia juga sambil meroko dan mengeluarkan beer nya agar semakin menghayati seluruh nya ini.


Omina yang melihat theo sudah pergi jauh dari desa bahkan sudah tidak terlihat lagi pun hanya bisa berdoa yang terbaik untuk kebaikan dan keselamatan theo di sana. karena apa bila theo memang anak yang di ramal kan pasti dia akan kembali dengan selamat.


namun ketika omina ingin segera masuk dia melihat dia kejauhan bukit lapu dan para warga yang sedang latihan pun turun. mungkin karena dakota menyampaikan bahwa theo sudah berangkat


dan benar saja ketika lapu dan para warga datang ke rumah omina mereka sudah tidak menemukan keberadaan theo. lalu omina menyampaikan alasan kenapa dia tidak berpamitan dengan yang lainnya karena dia tidak ingin menganggu fokus mereka.


lapu dan warga lainnya yang mendengar itu pun semakin terbakar semangat nya untuk membukti kan kepada theo bahwa mereka bisa menjawab kepercayaan. lalu mereka semua pun berjanji pada diri mereka sendiri agar tidak mengecewakan theo dan mereka pun segara kembali ke tempat pelatihan.


theo tentu saja tidak tahu bahkan kalau dia tahu pun, dia tidak akan perduli karena bagi theo tugas dia disana sudah selesai dan disini lah dia memang seharusnya.


theo benar-benar menikmati momen sendiri nya diatas perahu di temeni oleh rokok, beer dan lagu wellerman serta di suguhi dengan pemandangan yang begitu indah ini.


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih karena sudah mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan kesalahan dalam pemilihan kosa kata yang kurang pantas atau kurang cocok


__ADS_2