Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
27. ARTEFAK KUNO


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


.


.


setelah memikirkan konsekuensi yang dia dapat Theo akhirnya memutuskan untuk ikut serta dalam penyerangan malam ini.


"Sabas Siapkan pasukan untuk penyerangan malam ini, dan tunggu aku kembali karena penyerangan malam ini akan aku sendiri yang memimpin." ucap Theo sudah mengambil keputusan.


"Baik siap laksanakan tuan muda" jawab Sabas yang tidak mempertanyakan lebih lanjut dengan keputusan Theo.


setelah Theo mutuskan telfonnya ia kembali ke keluarganya untuk menyampaikan berita ini.


"Ibu ayah kak lia dan abang, Theo seperti nya harus pulang duluan deh karena ada kerjaan yang harus di kerjakan malam ini, tadi salah satu rekan Theo nelfon untuk ngabarin ini" ucap theo kepada semua keluarga nya.


mereka semua yang mendengar ucapan Theo ini mengerti karena di pikiran mereka Theo baru dapat pekerjaan jadi dia tidak ingin membuat masalah.


setelah mengobrol sebentar Theo lalu kembali ke kamarnya untuk siap-siap pulang. Theo lalu menyuruh jarvis untuk mencari pesawat menuju ke Jakarta hari ini.


'Jarvis tolong carikan tiket ke Jakarta di sore hari' ucap Theo kepada Jarvis.


(Tiket berhasil di dapatkan, tiket yang tersisa hanya first class dan saat ini sudah ada di dalam inventaris)


Theo sudah tenang saat ini karena dia sudah dapat tiket pulang, tujuan dia saat ini adalah untuk memulangkan motor namun sebelum itu dia menelfon puti kalau dia ingin mampir kerumah puti.


setelah Theo selesai packing, Theo pamitan dengan keluarga nya kalau dia pulang duluan. lalu theo mengendarai motor sewaan itu kerumah puti.



Tampilan Theo saat ini


disaat dia sampai disana ia sudah di sambut dengan puti yang masih menggunakan daster yang sangat menggoda, Theo merasakan rumahnya masih kosong pun langsung menarik puti ke sofa untuk kembali melakukan olahraga.


dan ternyata puti sepert paham maksud kedatangan Theo makanya dia hanya memakai daster tanpa menggunakan daleman. mereka pun melakukan olahraga selama 2 jam full tanpa istirahat.


"Putt hari ini aku akan pulang ke Jakarta jadi aku ingin berpamitan kepada kamu kali ini" ucap Theo dengan lembut sambil memeluk puti yang saat ini ada di atas Theo dengan sangat kelelahan.


puti yang mendengar ini langsung melihat ke arah Theo dengan tatapan sedih dan enggan. namun ia tetap tersenyum manis.

__ADS_1


"Tenanglah Theo tidak apa-apa kamu pulang saja, kau tau kan aku disini pun sudah memiliki pacar. ya walaupun aku belum pernah melakukan hal seperti ini bersama pacarku tapi kamu adalah yang pertama. jadi kamu akan selalu mendapatkan ruang tersendiri ketika kamu kembali ke Bali dan ingin melakukan hal ini lagi bersama" ucap puti kepada Sabas tidak mempermasalahkan Theo untuk pulang.


puti memang bercerita kepada theo kalau dia memang sudah memiliki pacar dan dia belum melakukan apa-apa dengan pacarnya, namun Theo yang bukan siapa-siapa malahan melakukan ini


mereka melakukan ini karena mereka berdua sama-sama ingin bukan karena paksaan dari yang lainnya. jadi mereka tidak di ikat oleh perasaan satu sama lain. mungkin puti mulai menyukai Theo tapi dia tidak akan memaksa Theo untuk tetap tinggal.


Theo bernafas lega karena puti juga bukan tipe wanita yang merepotkan. iya pun melinat jam ternyata masih jam 10 pagi, dia harus mengembalikan motor sewaan ini jam 12 dan tiket keberangkatan nya jam 2 siang. otomatis dia sampai di jakarta sekitar jam 4an dan masih ada waktu untuk berkumpul dengan pasukannya.


lalu Theo pun kembali berpakaian dan mencium kening puti mengucapkan Terima kasih untuk segalanya, ia pun pergi meninggalkan puti menggunakan motor sewaan itu.


Theo saat ini menuju penyewaan motor dan untuk mengembalikan nya. disaat dia sampai disana ia masih ada waktu untuk makan terlebih dahulu bkarena dia belum makan dari pagi.


Theo pun mampir ke salah satu restoran yang ada disana dia memesan salah satu signature dish yang ada disana. setelah menunggu beberapa menit makanan pun sampai dan ia pun langsung memakannya sedikit karena menurutnya rasa nya kurang enak di lidahnya.


Theo yang sudah memiliki skill memasak dari Saiba Joichiro pun tau tentang rasa ini, tapi karena Theo tipikal yang menghormati kerja keras ia pun tetap memakannya walaupun tidak habis untuk menghormati chef yang membuatnya.


lalu Theo menuliskan note kecil untuk sedikit masukan kepada masakan ini dan uang untuk membayar makanan dan minumannya serta tips untuk pekerja disana.


setelah Theo keluar dari restoran itu, theo mendapatkan telfon dari maskapai penerbangan yang ia pesan. karena Theo memesan first class dia mendapatkan pelayanan lebih yaitu dari antar jemput ke bandara.


Theo mengangkat telfon itu dan memberitahu lokasi dia saat ini untuk di jemput. Theo pun berjalan ke arah pasar lokal di daerah sana untuk melihat beberapa aksesoris yang bagus.


ketika dia sampai di pasar ia melihat beberapa barang yang menarik minatnya tapi dia tidak membeli karena tidak memiliki nilai tertentu yang membuatnya membeli barang itu.


pada satu titik ia menemukan sepasang penjual yang sudah sangat tua sedang menjajakan barangnya ia melihat mereka menjual barang-barang yang terlihat sangat lusuh dan tertutup tanah. Theo pun mendekati pasangan penjual tua ini.


Theo pun kemudian mengambil sebuah kalung yang menurut nya menarik namun karena tertutup beberapa tanah jadi itu terlihat sangat buruk. tapi ketika Theo memegang kalung itu ia mendengar notifikasi dari jarvis


(DING!!)


MENDETEKSI SEBUAH ARTEFAK KUNO,


KALUNG YANG SAAT INI DI PEGANG OLEH THEO ADALAH SEBUAH ARTEFAK KUNO YANG MEMILIKI AURA KEMATIAN YANG KUAT DAN DAPAT DI GUNAKAN UNTUK OLEH THEO DENGAN CARA MENGGABUNGKAN ARTEFAK ITU DENGAN SISTEM.


Theo yang mendengar notifikasi dan penjelasan dari jarvis pun sangat tertarik dengan kalung kotor ini. Theo ingin membeli ini saja yang menurut nya sangat berguna untuk digunakan nanti ketika melawan musuh-musuhnya.


"Permisi kek nek kalung ini berapa ya? saya ingin membelinya" ucap Theo dengan ramah kepada pasangan tua ini.


kakek dan nenek itu yang melihat barang pilihan Theo pun sangat terkejut karena barang yang dia pegang adalah sebuah jimat terkutuk menurut mereka.


"Nak ini adalah jimat terkutuk tidak baik untuk pemuda tampan seperti mu" ucap nenek itu mencoba menasehati Theo untuk tidak membeli ini.


Theo pun tersenyum dan menjawab "tidak apa-apa nek barang ini mungkin terkutuk tapi saya yakin dengan keyakinan saya bahwa barang terkutuk ini akan berguna" ucap Theo dengan lembut


mendengar jawaban yang baik dari Theo pasangan tua ini pun cukup terkejut karena pria muda ini sangat baik dan cukup meyakinkan.

__ADS_1


"baiklah nak kalung ini kami jual sebesar 500rb saja untuk anak muda baik seperti mu" ucap kakek tua itu tersenyum. karena menurut mereka berdua sangat jarang sekali bertemu anak muda tampan yang baik dan sopan.


lalu Theo pun memasukan tangannya ke kantong celana dengan dalih mengambil uang tapi dia menyuruh Jarvis untuk mengeluarkan uang 5 juta.


Theo pun mengeluarkan segepok uang di dalam amplop cokelat dan langsung memberikan kepada kedua pasangan tua itu. ketika pasangan tua itu menerima uang dari Theo merekapun menghitungnya.


ketika mereka menghitung uang lebih dari harga yang mereka sebutkan dan berniat mengembalikan uang tersebut kepada Theo. namun disaat mereka melihat kearah Theo ia pun sudah menghilang tanpa mengucapkan kata-kata lagi.


mereka berdua pun langsung menangis karena hari ini mereka bertemu dengan orang yang sangat baik kepada mereka, karena ada beberapa orang yang melihat barang mereka dan ketika mengetahui harganya mereka hanya akan di hina karena terlalu mahal dan sebagainya.


namun kali ini Theo bukan hanya tidak menghina mereka dan dagangan mereka tapi Theo membayar mereka dengan uang yang menurut mereka sangat banyak.


"YaTuhan semoga anak muda tadi diberikan kemudahan untuk mencapai tujuan dan impiannya. dan kami mohon untuk menjaga anak itu untuk tetap dalam keadaan baik dalam segala kondisi dan situasinya" ucap kakek nenek itu pun menangis bahagia dan mendoakan yang baik kepada theo.


Theo tidak tau apa yang nenek dan kakek itu ucapkan tapi Theo tau mereka berdua pasti akan sedikit terbantu oleh pemberian nya itu.


Theo sengaja langsung meninggalkan mereka karena Theo yakin pasti pasangan tua itu akan menolak bantuannya ini. ketika Theo sedang berjalan ke tempat yang dia sudah janjikan dengan pihak maskapai penerbangan untuk di jemput, ia mendengar notifikasi dari Jarvis


(DING!!)


SELAMAT MENYELESAIKAN QUEST TERSEMBUNYI UNTUK BERBUAT BAIK DENGAN SESAMA SECARA IKHLAS


Hadiah : 100.000 Point sistem, Rp. 100.000.000 juta


Theo pun tersenyum karena dia memang ikhlas untuk membantu mereka tanpa mengharapkan imbalan, karena bagi theo adalah sebuah cita-citanya mensejahterakan rakyat yang kurang mampu dan membantai rakyat yang rakus.


Theo pun berjalan ke arah pantai untuk mencuci artefak kuno yang ia dapat dan ketika selesai di cuci Theo pun melihat Dengan jelas bentuk, motif dan ukurannya yang menurutnya sangat keren namun memiliki aura yang menyeramkan.



ini artefak kuno yang di dapatkan Theo


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terima Kasih sudah selalu mensupport dengan Like, Komen dan sarannya. Mohon maaf apa bila terdapat kesalahan dalam penulisannya dan mohon maaf apa bila ada kesalahan dalam pemilihan kosakata yang kurang cocok


__ADS_2