Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
68. SALAM OLAHRAGA (PART 3)


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


(DING!!!)


BAHAYA!! SISTEM MENDETEKSI ADANYA BAHAYA. WASPADA LAH!!


theo yang tiba-tiba mendengar notifikasi bahaya dari Jarvis pun langsung menjadi serius dan membuang rokoknya.


"Jarvis pasangkan armor tempur ku" ucap theo yang langsung menyuruh Jarvis untuk memasangkan pakaian tempurnya.


lalu theo pun tiba-tiba berubah menggunakan armor tempur nya dengan lengkap. katana kembarnya berada di punggung, ke-dua pistol nya ada di paha kanan kiri nya dan kali ini ada pula senapan serbu nya yang ada di tangan dan kiri nya.


senapan serbu theo ini adalah tipe atau model senjata SMG yang lengkap dengan Reddot, peredam suara, dan laser hijau. theo lalu berjalan perlahan-lahan dan sangat hati-hati.


karena ini adalah pertama kalinya Jarvis memberikan notifikasi yang memperingati nya ada sebuah bahaya, bahkan semalam ketika ada sosok yang di bilang Jarvis iblis dia tidak mengeluarkan notifikasi seperti ini. hanya mengucapkannya kata hati-hati saja.


theo pun berjalan terus dengan sangat perlahan dan hati-hati hingga sampailah dia di sebuah tempat yang benar-benar membuat theo sangat terkejut sekaligus merinding, karena dia kali ini tiba-tiba berada di sebuah kuburan yang terlihat sangat menyeramkan dan misterius.


kalau di pikir-pikir saat ini theo berada di tengah-tengah hutan belantara loh, yang tentu saja tidak akan ada kuburan sebanyak ini. apalagi suasana hutan kali ini benar-benar di selimuti oleh kabut tebal yang padahal theo rasa ini masih siang. dan karena kabut tebal ini pula suasana hutan berubah menjadi sangat mencekam dan gelap.



ilustrasi kuburan yang saat ini theo lihat


theo pun terus berjalan dengan sangat perlahan dan hati-hati yang tinggi karena dia saat ini pun merasakan sesuatu bahaya yang membuat bulu kuduk nya berdiri.


theo berjalan melewati kuburan-kuburan itu dengan kewaspadaan yang tinggi, dan theo tiba-tiba berhenti berjalan dan berdiri di tengah-tengah kuburan-kuburan itu. karena dia mendengar sebuah suara yaitu suara geraman.


"GGRRRRREMMMMM"


suara geraman yang theo dengar ini tidak hanya satu, tapi dia mendengar banyak sekali mungkin ada puluhan geraman. namun geraman ini masih terdengar tenang tapi tentu saja tetap menyeramkan sekali


Theo pun kembali berjalan perlahan-lahan sambil melihat-lihat arah depannya karena sumber suaranya ada di depannya. theo yang sudah menggunakan skill six eyes pun akhirnya dapat melihat jelas segerombolan sosok dari sumber suara geraman tadi yang berjumlah sekitar dua puluh lima.


dan Theo sangat terkejut sekali saat dia melihat dengan sangat jelas bentuk dari sosok yang ada di depannya ini, sosok ini memiliki bentuk tubuh layaknya manusia tapi dia berposisi seperti sedang merangkak, makhluk ini juga memiliki empat kaki namun bukan kaki melainkan berbentuk tangan semua yang setiap tangannya memiliki kuku yang terlihat tajam, makhluk ini juga memiliki empak kepala yang di bagi dua bagian satu kepala di bagian belakang dan menghadap ke atas seperti sedang khayang serta tiga kepala lainnya menghadap ke depan.


yang membuat theo sangat terkejut adalah ketiga kepala di bagian depannya itu, mereka menyatu dan di tengah-tengah di tumbuh gigi yang sangat besar dan menyeramkan sekali.



theo yang melihat ini pun langsung mengencangkan pegangan di senjatanya, karena kali ini yang dia lawan bukan lah manusia biasa melainkan sebuah makhluk yang seperti monster di serial video game Resident Evil. akhirnya Theo tau maksud notifikasi bahaya dari Jarvis adalah monster ini.


dia pun berniat untuk memilih jalan memutar karena dia rasa ini akan sangat berbahaya namun ketika dia hendaklah melangkah kan kakinya, tiba-tiba dia menginjak satu buah ranting yang langsung membuat suara


Krekkkk


theo pun langsung melihat ke bawah dan kembali melihat ke arah para gerombolan monster itu yang juga menatap ke arah Theo.

__ADS_1


"Oh shitt" ucap Theo yang melihat bahwa monster-monster itu melihat nya dan mereka semua langsung mulai meraung dengan sangatt keras.


GGGRROOOAAAARRRRR !!!!!!


lalu para monster-monster itu pun mulai bergerak dengan cepat ke arah Theo dengan sambil merangkak. Theo yang melihat ini pun tidak ada pilihan selain bertarung karena bagi Theo tidak ada selangkah pun mundur di medan perang. mau itu masih dalam nalar manusia atau pun tidak


Theo pun melepas satu senjata SMG yang ada di tangan kanan nya yang langsung tiba-tiba menghilang masuk ke dalam inventaris sistem padahal Theo tidak menyuruh Jarvis, tapi seperti nya Jarvis berinisiatif untuk membantu Theo


dia pun langsung mencabut salah satu katana nya yang berwarna hitam untuk menyerbu ke arah tengah-tengah monster-monster itu


SHHIIIUUTT SHHIIIUUTT SHHIIIUUTT


Suara dari tembakan Theo yang menggunakan peredam, Theo pun terus menembakkan senjatanya sambil berlari ke arah para monster-monster itu dan terlihat beberapa monster-monster itu sudah berjatuhan satu persatu karena terkena tembakan tepat mengenai kepala mereka, namun terlihat juga mereka tetap hidup dan kembali berlari.


Theo yang melihat itu pun terkejut karena dia sudah menembak tiga kepala di depannya namun mereka tetap hidup, namun disaat Theo mencoba menembak kepala yang di belakangnya baru lah mereka langsung jatuh dan tidak bergerak lagi. jadi Theo berasumsi bahwa dia harus menembak atau menebak semua kepala monster-monster itu.


ketika dia siap sebentar lagi akan bentrokan dengan para monster-monster itu pun. Theo langsung mengeratkan pegangan di katana dan senapan agar tidak terlepas, di saat sedikit lagi mereka akan bentrokan


Theo dan monster-monster itu pun langsung sama-sama melompat setinggi-tingginya yang dan bentrokan pun terjadi di udara.


Theo yang melompat pun tidak melompat saja namun dia melompat sambil memutar kan tubuhnya dengan sangat cepat seperti gangsing sambil menembakkan senjata dan menebas kan katana nya.


monster-monster itu pun tidak tinggal diam, mereka juga melompat dengan niat menerkam Theo dengan gigi-giginya dan kuku-kukunya yang terlihat sangat tajam.


SHHIIIUUTT SHHIIIUUTT


SLEEEBB SLLEEBBB


CLLIINKKK CCLIIINKK


lalu terdengar lah suara tembakan yang teredam, suara tebasan pedang yang mengenai tubuh, suara benturan pedang dengan gigi atau kuku para monster-monster itu dan terdengar juga suara tubuh yang berjatuhan.


ketika Theo dan para monster-monster mendarat di tanah, Theo pun membalikkan tubuhnya dan kembali berlari ke arah monster-monster itu namun kali ini dia tidak melompat melainkan meluncur di atas rumput kuburan dengan masih sambil menembak kepala-kepala dari monster-monster itu dan menebas kaki-kaki nya.


namun tiba-tiba senjata Theo pun habis pada saat dia sedang meluncur di rumput, dia pun tidak panik dan langsung melepaskan senjata nya lalu mencabut katana putih satunya lagi.


terlihat bahwa monster-monster itu tersisa sebelas lagi, Theo yang melihat ini pun dia kembali berdiri dan berjalan ke arah monster-monster itu dengan perlahan karena dia merasa kemenangan sudah di depan matanya.


dengan posisi sambil memegang katana di ke-dua tangannya Theo menatap monster-monster itu dengan tatapan dingin di balik topengnya. dan monster-monster itu yang melihat bahwa rekan-rekannya mati pun semakin marah dan berlari ke arah Theo.


Theo yang melihat monster-monster itu marah dan berlari ke arahnya pun tidak gentar atau pun takut, dia tetap berjalan perlahan menanti para monster-monster itu datang.


ketika para monster-monster itu sudah dekat Theo pun langsung berlari juga dan langsung menerima dan membalas serangan dari para monster-monster itu dengan menebas kepala mereka depan belakang dengan sangat cepat dan tepat.


Theo terus menebas monster-monster itu dan berputar, dia seperti sedang menari dengan sangat indah dan elegan sambil mengayunkan katana nya.


namun di saat kemenangan sudah di depan mata tiba-tiba theo haki nya mendeteksi bahwa ada bahaya dibelakangnya yang tepat mengarah ke jantungnya, dia pun langsung merespon dengan sedikit dengan bergerak ke arah samping namun di sedikit terlambat karena pada akhirnya mengenai punggungnya yang membuat theo terpental cukup jauh dan menabrak batu-batu nisan di kuburan itu


Theo pun langsung memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya dan dia merasakan tulang punggung nya seperti retak. Theo pun segera bangkit dan melihat sosok yang menyerang dari belakang.


ketika Theo bangkit lalu melihat sosok apa yang menyerang pun dia kembali di buat terkejut karena dia melihat bahwa sosok yang menyerang kali ini, memiliki bentuk dan ciri-ciri yang sangat menyeramkan sekali.


sosok monster kali ini berbentuk seperti manusia dapat berdiri namun lebih besar dan berotot , di punggungnya terdapat banyak tulang-tulang yang menonjol keluar dengan tajam, memiliki kuku-kuku tangan yang besar dan tajam, memiliki kaki seperti hewan yang hanya memiliki tiga jari dan memiliki wajah yang menyeramkan dengan tulang yang menutupi sebagian wajahnya.

__ADS_1



Ilustrasi monster yang menyerang Theo.


"oh shitt, monster apaan ini bentuknya menyeramkan dan besar seperti hulk." ucap Theo yang benar-benar terkejut melihat sosok monster ini. dia juga bingung muncul dari mana monster ini karena tadi haki nya tidak mendeteksi sama sekali keberadaan dia.


GGRROOOOAAARRRRRR


monster itu pun berteriak sambil memukul-mukul dadanya seperti hulk dan terlihat sangat marah karena melihat anak buahnya telah di bantai.


Theo yang mendengar teriakan monster itu bukannya takut dia malahan tersenyum karena akhirnya dia menemukan lawan yang mungkin akan sebanding dengannya.


Dia pun sempat sempat nya bertanya ke Jarvis untuk mengetahui seberapa kuat monster itu.


"Jarvis seberapa kuat monster itu?" tanya Theo yang Jarvis karena dia tahu Jarvis akan mengidentifikasi monster itu.


(kekuatan monster itu setara dengan kekuatan mu saat ini Theo) jawab Jarvis. Theo yang mendengar itu pun tersenyum lebar di balik topengnya.


"Hahaha hayo maju bangs*tttttttttt" teriak Theo sambil tertawa dan dia sangat terlihat senang seperti jiwa maniak pertarungan pun kembali.


monster besar itu yang mendengar ucapan Theo seolah-olah mengerti, dia pun langsung berlari ke arah theo dengan sangat cepat dan Theo yang melihat monster itu berlari ke arah dia pun malahan ikut berlari ke arah monster itu seakan-akan siap untuk pertempuran hidup dan mati.


Theo sejujurnya merasa sangat bersemangat sekali karena ini merupakan pertama kalinya dia melawan sesuatu yang bukan manusia biasa dan hantu. jadi dia sangat bersemangat sekali, bahkan jika dia mati disini pun dia tidak perduli.


mereka berdua pun berlari dengan sangat kencang, Theo yang melihat musuh nya berlari dengan amarah yang membeludak pun langsung mengubah gaya bertarung nya karena tidak baik untuk nya jika beradu kekuatan dengan monster seperti hulk ini


Theo lalu memposisikan kedua katana di samping pinggangnya lalu ketika mereka sudah dekat dan monster itu membuat gerakan yang akan hendak meninju. Theo lalu kembali meluncur kebawah untuk melewati celah di bawah ke dua kaki monster itu


dan ketika Theo hendak melewati kedua kaki monster itu dia langsung melebarkan ke-dua katananya untuk melukai kaki dari monster itu. dia pun berhasil melukai ke dua kaki monster besar itu


yang membuat keseimbangan monster itu terganggu, dan Theo tidak membuang kesempatan emas ini dia pun langsung berdiri dan kembali melompat ke arah belakang kepala monster itu.


dia pun melompat setinggi-tingginya agar dapat menggapai bagian leher monster itu, ketika dia sudah dekat dengan kepala monster itu Theo lalu membuat gerakan pamungkas nya yaitu membuat gerakan seperti gunting.


Theo memfokuskan kekuatan di kedua tangannya lalu bergerak dengan sangat cepat menebas leher monster itu dengan teknik katana kembarnya


"First Move : Twins Slashes Of The Death"


Teriak Theo sambil menggunakan jurus andalan nya yang mengarah langsung ke leher monster itu.


monster itu yang sedang dalam keadaan tidak seimbang pun tidak dapat merespon atau menghindari serangan Theo, yang pada akhirnya kedua katana dingin Theo pun melesat menebas leher monster itu dengan cepat dan brutal seperti gunting yang memotong kertas.


Theo pun mendarat dengan mulus di tanah dan membelakangi monster itu, lalu dia mengibaskan katana nya untuk membuang darah di katana nya lalu memasukan kembali ke punggung nya dan setelah ketana di masuk kembali ke sarungnya yang ada di punggung theo lalu..


BRUAKKKKK


terdengar suara tubuh dari monster itu, kepalanya pun terlepas dari tubuhnya menggelinding dan berhenti tepat di sebelah Theo.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah selalu mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan kesalahan dalam pemilihan kosa kata yang kurang cocok atau pantas.


__ADS_2