Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
37. UNLIMITED POINT AND MONEY


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


.


sambil menunggu jemputan untuk anak-anak Theo pun berdongeng untuk anak-anak tentang sebuah kisah hidup perjalanan seorang pemuda pengembara.


Theo bercerita seperti itu karena Theo ingin dan bercita-cita ingin menjadi pengembara juga. namun pengembara beda dunia.


ketika Theo bercerita anak-anak pun sangat antusias mendengar cerita Theo. cerita itu terhenti karena jemputan mereka datang.


yang menjemput Theo adalah Annchi dan salah satu bawahan barunya. mereka pun memberi salam kepada Theo.


namun anak-anak yang melihat kecantikan annchi pun menduka kalau annchi adalah pacarnya Theo. Theo pun hanya tertawa ketika anak-anak menggoda annchi yang hanya bisa menahan malu.


anak-anak itu pun berhenti ketika orang tua asuhnya mengomeli mereka, Theo pun hanya tertawa karena melihat annchi yang malu dan anak-anak yang ketakutan di omelin ibu asuhnya.


Theo lalu menyuruh annchi untuk membawa mereka duluan karena Theo akan berkunjung ke lain tempat lagi.


Theo lupa memperkenalkan Frank kepada annchi tapi dia pikir nanti saja sekalian semuanya saja di kenalin biar lebih mudah tidak berkali-kali.


setelah melihat kepergian anak-anak itu Theo dan Frank pun melanjutkan perjalanan mereka menemui beberapa panti asuhan lainnya.


tadinya Theo berniat berkunjung ke panti jompo juga namun dia urungkan karena saat ini dia memfokuskan kepada anak-anak terlebih dahulu. dia sadar panti jompo dan panti asuhan sama-sama membutuhkan pertolongan dia tapi dia juga manusia biasa yang tidak bisa seperti naruto yang membagi bayangannya lalu menyebar.


Theo memang bisa saja menyuruh anak buahnya namun dia tidak ingin selalu mengandalkan anak buahnya selalu. karena mereka semua harus fokus untuk pembasmi dunia bawah di jakarta.


Theo dan Frank pun pada hari itu muter-muter bogor dan berkunjung ke berbagai panti asuhan. Theo menawarkan untuk menanggung biaya mereka di tempat yang baru dan sudah terjamin. sejujurnya Theo belum melihat geduhnya namun dia yakin Jarvis akan membuatkan yang layak untuk anak-anak.


ketika Theo berkunjung ke banyak panti asuhan dia selalu membawa mainan dan makanan untuk anak-anak.


ada beberapa panti asuhan yang menolak untuk ikut dengan Theo, dan Theo pun tidak memaksa karena dia tidak memaksa mereka. Theo hanya akan memberi uang kepada mereka yang tidak mau ikut bersama mereka kerumah panti asuhan yang sudah Theo sediakan.


lalu hari pun sudah mulai gelap ketika Theo melihat sudah jam 9 malam dan ketika dia melihat handphone nya sudah ada banyak telfon dari ibunya. mungkin ibunya bertanya kemana dia. cuma karena Theo sangat fokus dengan tujuannya membantu anak-anak yatim piatu ini sampai dia tidak ingat waktu.


Theo sudah berkunjung lebih dari 98 rumah panti asuhan, ada sekitar 83 rumah panti yang mau ikut bergabung ke rumah panti yang sudah Theo sediakan. berarti sudah lebih dari ribuan anak-anak yang theo tanggung mulai saat ini.

__ADS_1


Theo pun akhirnya merasa cukup untuk hari ini karena dia ingin melihat kondisi rumah panti dia sekarang. dia sudah tidak sabar untuk melihat senyum anak-anak itu.


Theo pun langsung meminta kepada Frank untuk ke rumah panti dia sekarang. sekitar satu jam mereka di perjalanan mereka pun akhirnya sampai di gerbang depan rumah panti, saat sampai di depan gerbang Theo dan Frank di berhentikan. lalu Theo menurunkan kacanya menyapa para penjaga yang merupakan mantan anggota gangster itu.


"Hallo selamat malam paman, aku minta izin untuk melihat anak-anak ya" ucap Theo ramah dan tersenyum meminta izin ke penjaga itu. dan penjaga itu yang melihat tuan muda mereka pun langsung menundukkan kepalanya meminta maaf.


"Tuan muda kami minta maaf atas ketidak sopanan kami memberhentikan jalan tuan muda" ucap dua penjaga itu ketakutan sambil menundukkan kepalanya.


Theo pun turun dari mobil dan berjalan ke arah mereka berdua lalu menepuk-nepuk bahu mereka sambil berbicara ramah.


"Oh hayo lah paman ini bukan salah paman, paman menjalankan tugas paman dengan sangat baik. Terima kasih atas kerja kerasnya paman" ucap Theo dengan ramah sambil menepuk bahu mereka supaya mereka berdua tidak takut.


kedua orang itu pun mendengar omongan Theo sangat terkejut karena Theo saat ini merupakan boss mereka yang paling baik dan ramah tidak menindas bawahannya.


Theo sangat berbeda ketika dia sedang melawan musuh dan ketika menjadi atasan mereka. mereka berdua sangat bersyukur bisa bekerja dengan Theo. karena Theo bukan hanya baik hati, ramah, namun dia juga sangat kaya raya.


mereka berdua hari ini benar-benar melihat kebaikan Theo yaitu dia membeli sebuah gedung besar dan luas ini hanya untuk fasilitas panti asuhan anak-anak yang membutuhkan.


setelah Theo berbicara seperti itu ia langsung masuk kembali ke mobilnya, dan gerbang pun di buka oleh kedua penjaga ini. ketika Theo melewati gerbang dia melihat sebuah gedung yang sangat besar dan luas sekali


dia sampai tidak menyangka kalau ini digunakan untuk anak-anak, karena gedung memiliki tiga lantai dengan bentuk bangunan membuat 1/4 lingkaran. dan di depannya ada taman dan kolam renang kecil untuk anak-anak bermain disana.



Theo yang melihat ini pun sangat kagum dengan Jarvis yang bisa membuat gedung seperti ini dengan sangat cepat. Theo pun merasa dengan gedung seperti ini dia bisa menampung anak-anak yang kurang mampu di luar sana


sejujurnya nya sekuat dan sekejam apapun Theo dia memiliki kelemahan yaitu keluarganya dan anak-anak. karena bagi Theo keluarga dan anak-anak kecil ini sangat berarti.


sebelum Theo sampai disana sebelumnya Theo menghubungi Sabas bahwa dia akan berkunjung ke rumah panti malam ini. dan Sabas pun akhirnya menyampaikan kepada yang lainnya untuk menyambut Theo di rumah panti malam ini.


Dan benar saja ketika Theo dan Frank sampai disana dia melihat sudah banyak bawahan theo yang lainnya sudah berkumpul bersama dengan orang tua asuh dan anak-anak kecil yang Theo selamatkan hari ini.


Theo pun turun dari mobilnya dan di ikuti oleh Frank di turun bersamaan. dan ketika mereka semua melihat Theo turun mereka lalu berbaris dengan rapih walaupun itu hanya bawahan Theo yang rapih karena anak-anak susah di aturnya.


"SELAMAT DATANG KEMBALI TUAN MUDA" Ucap mereka secara serempak dan membungkukkan badannya. di barisan paling depan yaitu Sabas, andrew, ke enam gadis, ica dan juan.


di belakang mereka semua bawahan Theo yang baru saja Theo rekrut dan pasukan khusus miliknya. lalu di belakang mereka barulah orang tua asuh dan anak-anak kecil.


ketika anak-anak kecil itu melihat Theo mereka semua langsung bahagia dan bersorak.


"YAYYY KAKAK PULANGG"

__ADS_1


"KAK THEOOO"


"ASIKKK ADA KAK THEO"


anak-anak kecil itu pun bersorak bahagia lalu mereka berlari ke arah Theo tanpa menghiraukan orang tua asuh dan bawahan Theo.


mereka lari dengan berbondong-bondong ke arah Theo. Theo yang melihat ini pun tersenyum lalu berlutut dan merentang kan tangannya siap di serbu oleh anak-anak ini. lalu Theo pun di pelukk oleh anak-anak ini secara bergantian dan ciumi pipinya.


anak-anak ini hampir rata berumur 3 sampai 8 tahun. karena anak-anak yang berada di bawah 3 tahun saat ini sedang di gendong oleh orang tua asuh mereka.


hampir setengah jam Theo berlutut disana menerima pelukan mereka satu persatu. Theo pun memeluk mereka sambil mencium kening mereka satu persatu.


lalu Theo menyuruh anak-anak masuk ke dalam karena ini sudah malam dan dingin ga baik untuk kesehatan anak-anak. mereka pun langsung menurut saja dengan omongan Theo.


setelah anak-anak itu pergi ke dalam rumah di temanin oleh orang tua asuh mereka, lalu Theo bangun dan melihat ke arah Sabas dan yang lainnya sambil berterima kasih.


"Terima kasih ya kalian semua sudah membantu anak-anak yang malang ini, semoga kebaikan kalian semua di balas dengan berlibat gandang" ucap Theo sangat berterima kasih karena bantuan mereka juga urusan anak-anak ini cepat selesai.


Sabas, ke enam gadis, andrew dan pasukannya pun hanya membalas dengan tersenyum kembali dan membungkuk ke arah Theo. sedang ica, juan dan para anggota yang baru sangat terkejut karena baru kali ini mereka punya atasan yang sangat baik hati dan menghargai dengan tulus atas kerjaan mereka.


mereka semua yang merupakan anggota baru pun sangat tersentuh dengan sikap Theo yang sangat menghargai kerja keras, ramah, lembut dan penuh kasih sayang terhadap orang-orang nya. tapi mereka sadar bahwa Theo sangat kejam sekali kemarin malam karena terhadap musuh-musuh nya.


mereka yang anggota baru Theo pun sangat merasa bersyukur bisa memiliki atasan seperti Theo.


"Tuan muda mari silahkan ke dalam pasti anak-anak sudah menunggu anda untuk pesta pembentukan panti asuhan ini" ucap Sabas mengajak Theo untuk ke dalam.


ketika Theo mulai melangkahkan kakinya dia mendengar suara notifikasi dari Jarvis di kepalanya


(DING!!)


MENYELESAIKAN QUEST TERSEMBUNYI YAITU BERBUAT BAIK KEPADA ANAK-ANAK YATIM PIATU DAN RELA BERKORBAN APAPUN UNTUK ANAK-ANAK YATIM PIATU TANPA PIKIR PANJANG.


SELAMAT THEO MENDAPATKAN HADIAH YAITU UNLIMITED POINT SISTEM DAN UNLIMITED UANG.


(CATATAN : BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA TIDAK PERLU MEMIKIRKAN RESIKONYA, KARENA BERBUAT BAIK PASTI ADA BALASANNYA)


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah selalu mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila terdapat kesalahan dalam penulisan dan mohon maaf apabila ada kosakata yang kurang baik atau kurang cocok.


__ADS_2