Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
29. MALAM MINGGU BERDARAH (PART 2)


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


Theo pun langsung pergi ke kamarnya ingin mandi dan istirahat sebentar sebelum mulai penyerangan malam ini. namun sebelum Theo pergi ke kamar dia memberitahu sabas dan yang lainnya untuk berkumpul kembali jam 9 di ruang rapat.


Theo ingin mendengar kesiapan mereka dalam penyerangan malam ini, karena dia ingin malam ini menjadi malamnya yang berdarah bagi anggota gengster se biadap black mamba ini.


Theo pun sampai dikamar lalu mandi dan setelah mandi Theo langsung duduk bersila di lantai untuk melatih aura raja dan aura kematian yang di miliki. sejujurnya Theo tidak tau apa yang harus dia lakukan karena ketika ia nonton anime one Piece dan Bleach saat itu dia tidak memperhatikan bagian pelatihan mereka.


akhirnya Theo memutuskan untuk mencoba bermeditasi menenangkan pikiran dan jiwa dia, mengontrol emosinya dan mencoba mengeluarkan energi di dalam dirinya. cuma dengan cara ini yang Theo pahami.


setelah satu jam lebih Theo pun akhirnya merasakan bahwa ia dapat mengendalikan ke dua skill barunya ini, dan Theo mencoba satu jam lagi latihan ini. tanpa Theo sadari aura raja dan aura kematian yang dia miliki merembes keluar dan di rasakan oleh semua orang dirumah. Sabas, andrew dan 6 gadis pun langsung menuju ke kamar tuannya untuk memastikan.


dan disaat mereka sampai disana mereka benar-benar merasa sebuah aura yang sangat kuat, agung dan menyeramkan menjadi satu. mereka pun akhirnya memutuskan untuk menunggu Theo di depan pintunya.


Theo yang pada akhirnya dia bisa mengendalikan skill aura raja dan aura kematiannya dengan baik pun tiba-tiba mendengar notifikasi dari Jarvis


(DING!!)


SELAMAT THEO SUDAH NAIK TINGKAT DALAM MENGGUNAKAN AURA RAJA DAN AURA KEMATIAN KE TINGKAT MENENGAH.


KEGUNAAN :


-AURA RAJA AKAN MEMBUAT ORANG LAIN YANG MEMILIKI KEINGINAN KECIL TUNDUK KEPADA ANDA DENGAN SETIA TANPA SYARAT


-AURA KEMATIAN AKAN MEMBUAT ORANG LAIN YANG MEMILIKI KEINGINAN KECIL JATUH PINGSAN.


"wahh lumayan juga nih kegunaan nya, dengan begini aku yakin akan membuat musuh yang memiliki keinginan kecil menjadi anak buahku" ucap Theo yang senang karena dengan begini tidak sulit untuk menaklukkan musuh mereka yang lemah.


Theo pun melihat jam ternyata ini sudah jam setengah 9 dan dia langsung menyelesaikan latihannya dan berganti pakaian.dengan setelah rapih yang di dominasi warna cokelat di bagian blazer, rompi dan celananya.


__ADS_1


tampilan Theo malam ini untuk malam penyerangan


ketika Theo sudah rapih dia pun keluar kamar dan melihat semua bawahan terpercaya nya berkumpul di depan kamarnya. Theo tau apa sebab mereka berkumpul disini pasti karena tadi aura Theo bocor keluar.


"Sudah tidak apa-apa, hayo kita ke bawah aku ingin mendengar laporan kesiapan kalian" ucap theo kepada mereka dan mulai berjalan ke arah ruang rapat.


di saat mereka semua sudah sampai di ruang rapat, telepon bertanya kepada mereka semua tentang persiapan dan kesiapan pasukan untuk melakukan penyerangan malam ini.


" mohon izin untuk laporannya, muda untuk malam ini penyerangan akan dipimpin langsung oleh Tuan Muda, saya, Andrew, Asami, Celina, Dina dan 20 pasukan elit khusus. sisanya pasukan akan menjaga rumah dan keamanan sekitar"


" malam ini kami akan menyerang menggunakan dua mobil Hummer H1 dan mobil Roll Royce Ghost sebanyak dua unit, dan setiap orang dipersenjatai dengan rompi anti peluru, alat komunikasi, night vision dan senjata taktis dengan peredam suara"



senjata yang pasukannya bawa malam ini


" penyerangan ini akan dimulai pada pukul 11.00 malam ketika semua para anggota dari gangster Black Mamba sudah berkumpul semua, kita akan menyerang melalui 4 titik arah mata angin atau dengan kata lain kita mengepung semua titik pelarian mereka. kita akan membagi 20 orang pasukan elit khusus ini menjadi 4 tim yang terdiri 5 orang"


" tim a akan dipimpin oleh Andrew, Tim B akan dipimpin oleh Asami, tim C akan di pimpin oleh Celina, tim D akan dipimpin oleh Dina. Sedangkan untuk tuan muda dan saya kita akan ikut ke dalam tim a yang akan melakukan penyerangan melalui gerbang depan" ucap sabar menjelaskan rencananya kepada tuannya.


Theo yang mendengar penjelasan rencana dari sabas cukup masuk akal dan mudah dipahami oleh semua orang. memang mungkin strategi yang digunakan oleh sabas sangat sederhana namun dia melakukan ini karena dia yakin dengan kemampuan setiap orang di pasukannya.


"lokasi gangster Black Mamba ini berada di kawasan Jakarta Selatan, di Jakarta terdapat 5 Gangs terbesar yang menguasai setiap daerah nya masing-masing."


"Jakarta Selatan dipimpin oleh gangster Black Mamba dengan 5 ribu anggota, Jakarta Utara dipimpin oleh gangster kingkong dengan 6 ribu anggota, Jakarta Timur dipimpin oleh gangster Black Panther 7 ribu anggota, Jakarta Barat dipimpin oleh gangster Black Hawk 8 ribu anggota dan Jakarta Pusat dipimpin oleh gangster Black Dragon 10 ribu anggota."


" menurut hasil dari intelijen kami dapat gangster terkuat yaitu Black Dragon, gangster yang memiliki pertahanan yang kuat yaitu gangster kingkong, gangster yang memiliki penyerangan yang kuat yaitu gangster Black Panther, gangster yang memiliki jaringan informasi yang luas yaitu Blackhawk dan yang terakhir gangster yang paling licik yaitu gangster Black Mamba."


" semua gangster yang ada di Jakarta merupakan gangster yang layak untuk dibasmi, karena mereka semua sering melakukan hal-hal yang sangat tidak bermoral. mereka suka membunuh orang yang tidak bersalah, menculik anak-anak dan wanita, melakukan transaksi narkoba dan penjual senjata api, dan mereka suka menyiksa orang atau musuh mereka dengan sangat kejam dan lalu mempostingnya di Dark web." ucap Sabas yang menjelaskan panjang lebar tentang informasi yang dia dapatkan kepada Theo.


"Terima kasih Sabas untuk laporannya, baik teman-teman saya ingin malam ini kalian membasmi sampah-sampah ini. dan ingat kumpulkan mereka-mereka yang berpotensi bergabung dengan kita" ucap Theo menegaskan ke mereka semua dengan rencana mereka.


"SIAP LAKSANAKAN TUAN MUDA" jawab mereka serempak atas ucapan Theo.


"Baiklah hayo kita berangkat" ucap Theo yang langsung bangkit menuju keluar di ikuti oleh yang lainnya


Theo pun naik ke dalam mobil Rolls-Royce ghost nya bersama Sabas dan Andrew, para gadis mengisi mobil Rolls-Royce yang lainnya. sedangkan pasukan memasuki mobil Hummer H1.

__ADS_1


mereka pun berangkat dari puncak bogor sekitar jam 9 dengan estimasi waktu sampai di jakarta Selatan sekitar jam setengah 11. mereka mempunyai waktu setengah jam untuk mempersiapkan posisi tim mereka masing-masing.


skipp perjalanan mereka.


saat Theo sampai di tempat pertemuan yang gangster black Mamba lakukan yaitu di sebuah hotel yang sudah tidak di pakai. Theo yang melihat situasi ini pun mengisyaratkan mereka semua untuk berhenti pada radius 1 km dari tempat itu agar tidak ada yang curiga dengan kedatangan mereka.


mobil di parkiran di dekat sebuah mall yang sudah tutup, mereka pun keluardari mobil lalu menggunakan penglihatan Night vision, senjata mereka semuanya sudah di tangan masing-masing. Theo yang berjalan di depan tidak menggunakan night vision karena dia punya kenbonshoku haki untuk melihat sekitar dan Theo hanya memegang senjata sebuah pistol wesson M1911 lengkap dengan peredam suara juga.



ilustrasi pistol yang Theo bawa


ketika mereka berjalan sekitar 500 meter Theo kembali menginstruksikan mereka untuk mulai memecah tim. Theo seperti di rencana dia bersama tim a dengan Sabas dan Andrew.


Theo pun mulai mendekat dan berhenti di balik sebuah pohon besar. mereka menunggu tim lain di posisi mereka, sambil menunggu tim Theo pun mulai mengintai gedung itu dan ternyata di depan gedung itu di jaga oleh 25 orang.


tak lama kemudian Theo mendengar laporan dari tim lainnya bahwa mereka sudah sampai di posisi mereka. tim lain juga menginformasikan bahwa di setiap bagian di jaga oleh 25 orang juga. yang otomatis berarti untuk di luar ada 100 orang gangster yang berjaga.


Theo lalu menginstruksikan kesemua tim untuk mengecek apakah ada ranjau atau alarm yang mungkin bisa di gunakan mereka. Theo sebenarnya bisa aja menggunakan skill kenbonshoku haki nya lagi namun ia ingin melihat cara kerja pasukannya


setelah mengecek daerah situ mereka memastikan tidak ada jebakan ranjau ataupun alarm. setelah memastikan itu Theo langsung menyuruh mereka semua untuk memposisikan diri untuk menembak.


Theo lalu menginstruksikan mereka "Senyap habiskan tanpa suara" hanya kata itu yang keluar dari mulu Theo untuk mereka mulai menembak.


SHIIUUUUTT SHIIUUUUTT SHIIUUUUTT


Suara tembakan yang terendam terdengar, setiap peluru yang keluar pasti akan membuat 1 orang mati. Theo sebelumnya juga menginstruksikan one shoot one kill.


hanya butuh 15 detik untuk membunuh mereka semua. Theo cukup puas untuk langkah awal pasukannya ini.


.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah selalu support dengan like, komen dan. sarannya. mohon maaf apa bila masih terdapat banyak kesalahan dalam penulisan kata-kata atau kosakata yang kurang cocok


__ADS_2