
...Selamat membaca dan menikmati...
.
.
.
Widi yang saat ini tidak menggunakan selesai pakaian pun tidak tinggal diam dia langsung berinisiatif membuka celana Theo dan mengeluarkan otongnya Theo.
ketika otongnya Theo keluar Widi melihat sangat panjang dan besar serta menggoda.
Theo yang masih mengisap kedua gunung kembarnya Theo pun langsung berhenti dan menurunkan Widi untuk segera menyuruh Widi menghisap punya otongnya Theo.
Widi pun mengerti dengan apa yang di inginkan Theo akhirnya melakukan apa yang di pinta Theo, diapun menghisap denga manja dan kuat membuat Theo merasa bangga bahwa trnyata Widi pintar memanjakan otongnya
setelah puas di manjakan otongnya dengan mulut Widi, Theo pun langsung memberi kode bahwa menyuruh Widi untuk segera naik dan ke acara puncaknya.
"Tuan muda pelan-pelan ya Widi udah lama enggak gini" ucap Widi dengan suara yang sangat menggoda dan manja.
Theo pun hanya meng nganggukan kepala nya dan Widi pun mulai memasukan otongnya Theo ke dalam apem dengan perlahan tapi pasti.
dan saat itulah pertempuran mereka di mulai dengan bermain berbagai posisi dan gaya yang sangat menarik. Widi pun sangat sangat kewalahan karena dia sudah keluar berkali-kali. main dengan Theo benar-benar nikmat menurutnya karena Theo sangat pintar dan terlatih m*muaskan wanita.
setelah dua jam bertarung mereka, Widi sudah keluar 5 kali Theo pun akhirnya ingin mengeluarkan susu kental manisnya. dia pun langsung mencabur dan memasukan ke mulut Widi. setelah puas Theo bermain dengan Widi, dia pun menyuruh Widi untuk beristirahat dan memanggil kedua temannya karena dia ingin melanjutkan bermain bersama mereka.
sebelum menyuruh Widi menelfon kedua temannya, Theo menghubungi gerald yaitu ketua keamanan di perusahaan ini untuk mengganti kan receptionist terlebih dahulu. tanpa banyak bertanya gerald punlangsung bersiap
lalu Theo menyuruh Widi untuk memanggil ke dua temannya lagi. Theo yang tak sabar pun kembali menghajar Widi yang saat ini lagi menelfon kedua temannya menyuruh ke atas. widi pun bilang terbata-bata sambil mend*s*ag kalau dia di atas sedang bermain dengan Theo dan dia sangat kecapean tak kuat meladeni Theo
ke dua temannya pun langsung menuju ke ruangan Theo, aneh bagi Theo kenapa kedua temannya itu langsung setuju padahal mereka tau bahwa Theo sedang jelas-jelas bermain dengan Widi. namun Theo masa bodo yang jelas dia bisa melampiaskan amarahnya saat tadi dengan om Sigit kepada gadis-gadis ini.
__ADS_1
dan tak lama ke dua gadis itu datang dan mulai bergabung dengan permainan Theo dan Widi yang sangat panas. terjadilah pertempuran antar 1 pria melawan tiga gadis cantik receptionist ini.
mereka bertempur sampai jam 3 sore itu pun Theo masih tidak cukup dan terus menghajar mereka bergantian walaupun mereka sudah diam dan tidak melawan Theo karena meraka sudah kehabisan tenaga.
melihat ke tiga gadis ini sudah tidak bisa melawan dia, Theo pun akhirnya memutuskan untuk sudah saja. dia pun langsung berpakaian dan memberi mereka uang tambahan atau bonus untuk tugas tambahan meraka ini.
Theo pun langsung keluar meninggal mereka yang saat ini masih tidak bisa bergerak karena kecapean. Theo pun turun ke bawah lalu mengambil motorny dan mengendarai motorny dengan kencang ke arah puncak. karena dia masih belum puas untuk melampiaskan emosinya hari ini.
namun di perjalanan Theo menyruh jarvis untuk menelfon sabas untuk menyruh ke enam wanitanya menunggu di kamar dan jangan ada yang menegurnya terlebih dahulu. bilang ke semua penjaga atau anggota lainnya untuk tidak ada disana terlebih dahulu.
sabas yang tiba-tiba mendapatkan telfon dari jarvis pun dan mendengar pesan yang dia dapat dari Theo pun langsung menyampaikan ke yang lainnya.
singkat cerita Theo sampai di pintu gerbang rumahnya yang otomatis langsung terbuka karena dia memiliki jarvis yang mengatur nya. dan di saat dia sampai di rumahnya dia tidak melihat orang lain termasuk sabas dan Frank yang biasanya akan menyambutnya.
namun inilah yang Theo mau, dia pun langsung berjalan ke dalam rumah dan menghiraukan lingkungan sekitar lalu masuk ke kamarnya. ketika dia masuk ke kamarnya dia sudah melihat ke enam wanitanya hanya menggunakan jubah tidur saja.
Theo pun langsung membuka bajunya dengan cepat dan langsung menghajar mereka satu persatu dengan sangat bersemangat.
ketika mereka semua mendengar perintah dari Theo mereka semua bingung tapi berbeda dengan ke enam belas teman-temannya mereka tau apa yang di maksud dari perintah Theo ini.
teman-temannya Theo pun menjelaskan arti perintah dia seperti itu adalah karena Theo pada saat ini sedang dalam emosi yang sangat tinggi atau tidak stabil. mereka juga menjelaskan kepada yang lainnya bahwa biasanya kalau Theo begini dia sedang menahan emosii dan amarah atau karena dia gagal membunuh, dia gagal membunuh bukan karena Theo ga mampu tapi biasanya karena Theo sedang males membunuh orang tersebut.
teman-temannya Theo sudah tahu betul dengan sifat, sikap dan prilaku kaptennya. makanya karena sebab itu juga Theo sampai saat ini masih jomblo karena setiap dia melampiaskan amarahnya seperti ini pasti wanitanya tidak akan sanggup meladeni Theo.
setelah mengetahui arti dari maksud perintah itu meraka semua pun jadi tau sifat Theo yang lainnya. tapi mereka juga sangat marah karena ada yang membuat tuan muda mereka sampai marah seperti ini.
teman-temannya Theo biasanya sudah tahu kalau sudah seperti ini pasti akhirannya mereka berenam belas yang akan membalaskan emosi theo ke orang yang berani membuat theo seperti ini.
namun teman-temannya theo juga bilang kepada yang lain untuk tahan dulu sambil menunggu keputusan theo, karena ada beberapa kasus yang akhirnya theo memutuskan untuk membiarkan saja atau memutuskan untuk membuat yang membuat masalah itu sampai cacat.
ke-enam belas teman-temannya theo ini pada awal kedatangan dia kerumah theo sudah sangat terkejut dan tidak menyangka bahwa dalam satu tahun ternyata kapten mereka sudah berkembang sangat cepat. apalagi ketika mereka bertemu dengan sabas, Frank, ke enam wanita kaptennya, andrew dan pasukan serta pasukan yang baru di rekrut theo.
__ADS_1
namun yang paling membuat mereka benar-benar tidak menyangka lagi adalah ketika mereka melihat markas pusat mereka. melihat ruangan, fasilitas dan peralatan yang ada disana benar-benar sangat memadai untuk membantu tujuan kapten nya ke tujuannya.
teman-temannya theo pun bertanya kepada sabas dan Frank dari mana theo mendapatkan ini semua, sabas dan Frank menjawab bahwa theo memang sudah merancang dan menyembunyikan ini semua sudah dari lama. cuma itu saja yang di ucapkan oleh sabas dan Frank.
teman-temannya theo pun tidak menanyakan lebih lanjut mungkin semua kekayaan theo ini berasal dari 2 tahun dia menyamar menjadi pembunuh bayaran dan hasil rampasan dia saat membunuh para target, klien dan pembunuh bayaran lainnya.
kembali ke MC kita yang saat ini sedang main kuda-kudaan pun akhirnya puas juga dia. setelah membuat ke enam gadis ini tepar dan pingsan. ketika dia melihat jam ternyata sudah jam 10 malam. berarti dia sudah melakukan ini lebih dari 6 jam bersma ke enam wanitanya ini.
theo pun langsung bangun dan membiarkan para wanitanya istirahat dan tertidur, dia pun langsung berjalan ke arah kulkas di kamarnya dan membuka wine lalu meminumnya sambil menyalakan rokok.
lalu theo pun berpakaian kembali dan sambil membawa botol wine dan rokok dia pun berjalan keluar kamarnya. dan sudah dapat terlihat banyak para pelayan dan pembantu rumahnya disana sini.
setiap pelayan dan pembantu yang melihat theo pun dia menyapa theo, dan theo pun menyapa meraka balik dengan ramah. lalu dia meminta kepada salah satu pelayan untuk di buatkan makan malam dan memanggil sabas, Frank, andrew dan teman-temannya di ruang makan.
theo pun lalu berjalan ke arah ruang makan sambil menunggu makanan nya jadi dan yang lainnya pada datang. sesampainya di ruang tamu theo langsung duduk dan memakan buah-buahan yang ada disana sambil menunggu.
tak lama sabas, Frank, andrew dan teman-temannya datang ke ruang makan.
"Selamat malam tuan muda" ucap sabas, Frank dan andrew sambil membungkukkan dirinya.
"yoo kaptennn selamat malam" ucap teman-temannya dengan santai kepada theo, dan mereka langsung mengambil duduk di sana. sedangkan sabas, Frank dan andrew masih berdiri.
"yoo selamat malam semuanya, sabas Frank andrew hayu kalian juga duduk temani aku makan malam dulu ya" ucap theo yang melihat para pelayan sudah membawakan makan malam theo.
.
.
.
Terima kasih sudah selalu mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila terdapat kesalahan dalam pengetikan dan mohon maaf apa bila terdapat kesalahan dalam pemilihan kosakata.
__ADS_1