Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
55. KENDARAAN BARU


__ADS_3

...Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


setelah mendapatkan kembali apa yang menjadi milik theo pun, dia segera meninggalkan bandara dan melihat di maps untuk mencari hotel terdekat. ternyata hotel terdekat dari bandara cukup dekat sekali saking dekatnya Theo pun memutuskan untuk berjalan kaki saja.


Theo pun berjalan kaki menuju hotel bintang tiga ini, bagi Theo dia tidak butuh hotel mewah yang penting nyaman untuk di tiduri itu saja yang terpenting.


sesampainya disana theo di sambut oleh dua bellboy yang berada di pintu masuk hotel, dan di arahkan langsung menuju ke receptionist.


Theo pun memesan satu kamar president suite untuk di tempati dia, karena alasan receptionist nya hanya kamar itu saja yang tersisa. padahal Theo tau bahwa receptionist ini berbohong, tapi tidak mempermasalahkan nya karena ini merupakan sebuah teori yang dahulu pernah dia pelajari saat dia masih berkuliah di bagian Pariwisata Perhotelan.


Theo segera naik ke kamarnya ketika dia sudah menyelesaikan proses check-in. sesampainya di kamar Theo memutuskan untuk mandi terlebih dahulu. karena dia belum mandi dari kemaren sore tapi untungnya Theo tampan dan selalu wangi.


setelah selesai mandi Theo akhirnya membuka handphone nya kembali untuk melihat informasi tentang jarak yang di tempuh untuk ke tempat tujuannya. ketika dia melihat ternyata jaraknya cukup jauh yaitu membutuhkan waktu tempuh enam jam setengah dengan mengendarai mobil dari hotel yang tempati saat ini.


lalu Theo mencari informasi dimana tempat penjualan mobil terdekat yang ada disana, ternyata cukup dekat hanya membutuhkan waktu 17 menitan dari hotel. tempat itu adalah tempat pameran dan perdagangan mobil-mobil mewah atau antik yang ada di Rumania yaitu Romexpo.


kebetulan sekali hari ini adalah hari pameran mobil ini di buka, Theo merasa bahwa hari ini adalah hari keberuntungan dia. Theo mendapatkan hotel yang dekat ke bandara dengan cukup murah dan tempat penjualan mobil yang kebetulan sedang mengadakan pameran.


Hari ini adalah hari sabtu sudah jelas di pastikan bahwa akan ramai dengan para pelancong yang ingin melihat-lihat dan sebagainya.


Theo pun turun ke bawah dan meminta kepada receptionist untuk memesan kan taxi untuk di antar ke Romexpo. tadinya Theo bertanya apakah disini ada fasilitas mobil yang dapat di sewa, ternyata tidak ada makanya Theo minta receptionist menelpon taxi untuk Theo.


setelah taxi datang theo pun segera meninggalkan hotel dan menuju ke tempat pameran itu untuk membeli mobil. dan tak berselang lama Theo pun sampai di tempat yang di tuju, kebetulan tempatnya belum terlalu ramai karena saat ini jam masih menunjukkan jam 11 siang.


Theo pun datang ke tempat pendaftaran untuk mendaftarkan diri nya sebagai pengunjung pameran itu. dia hanya membayar beberapa dolar saja untuk pendaftaran tersebut.

__ADS_1


sebenarnya theo bisa meminta jarvis untuk membelikan mobil di sistem, tapi theo pikir akan terlalu mudah jika apa-apa harus tergantung kepada jarvis. makanya dia selalu berusaha sendiri jika dia mampu.


sesampainya di dalam dia melihat ratusan mobil dari berbagai tahun, asal dan perusahaan otomotif. dia pun melihat-lihat mobil sport yang klasik yang dahulu sangat di impikan


Theo pun berkeliling melihat mobil-mobil sport klasik yang sangat mahal sampai akhirnya dia menemukan sebuah mobi yang sangat dia inginkan dari dulu, sebuah mobil yang pernah di pakai oleh pemeran utama Dom Toretto dalam serial film Fast & Furious 9 yaitu Dodge Charger 500 berwarna hitam



ilustrasi mobil yang ingin Theo beli.


Theo yang melihat keberadaan mobil ini di pameran pun sangat tertarik sekali untuk membelinya, dia sudah bosan dengan mobil-mobil sport modern yang terlihat sangat mewah. dia ingin memiliki satu atau beberapa mobil klasik seperti ini.


akhirnya Theo pun memutuskan untuk mendekati mobil dan bertanya kepada pemilik mobil tersebut yang merupakan peserta pameran. dan Theo berbicara menggunakan bahasa Rumania agar lebih mudah di hargai.


"Permisi apakah ini mobil mu paman?" tanya Theo kepada pria paruh baya yang terlihat seperti pemilik dari dua mobil Dodge charger 500 ini. ya mobil ini ada dua satu berwarna hitam dan yang ke-dua berwarna silver.


pemilik mobil itu yang dari setadi sedang diam saja melihat orang-orang yang datang melihat-lihat mobil yang lain tapi tidak ada yang melihat mobilnya pun cukup sedih, sampai akhirnya dia mendengar suara pemuda yang berbicara menggunakan bahasa Rumania mengejutkan dia.


"akuu sangatt suka sekali paman ini merupakan mobil yang dulu sangat aku impikan. ohiya paman perkenalkan namaku Theo" ucap Theo yang sngat antusias melihat mobil ini dengan mata berbintang, tapi ia tidak lupa memperkenalkan dirinya agar lebih sopan sambil mengulurkan tangannya


"oahaha hari ini merupakan hari keberuntungan mu berarti anak muda, perkenalkan nama ku jim" ucap jim yang menjabat tangan Theo dengan ramah.


"paman apakah ini mobil kau jual juga atau kau hanya memamerkan saja disini?" tanya Theo yang ingin langsung ke intinya saja tanpa banyak basa basi.


"ya aku si ingin menjual apa bila ada yang menawarkan dengan harga yang sesuai dengan harapan ku nak karena aku butuh tambahan modal untuk perkebunan ku" jawab jim yang memang ingin menjual mobilnya untuk menambah modal biaya perkebunan nya.


Theo yang mendengar ternyata mobil ini di jual butuh pun sangat senang dan semangat, dia segera mempertanyakan berapa harga yang di buka oleh paman jim ini untuk satu mobil yang warna hitam.


"Paman berapa harga mobil Dodge yang hitam ini paman?" tanya Theo langsung dengan semangat.


"Hmm aku ingin membuka harga di sekitaran $45.000 dollar nak, tapi aku rasa ini akan terlalu mahal untuk mu" ucap jim yang merasa tidak enak menyebutkan harga kepada Theo, karena dia melihat Theo yang sangat antusias terhadap mobilnya takut dia kecewa ketika mendengar harganya.

__ADS_1


namun apa yang di pikirkan oleh jim ternyata salah, dengan apa yang terjadi di kenyataan nya. Theo malahan langsung menjabat tangan jim dengan cepat lalu mengucapkan satu kata dengan semangat.


"Dealll!!" ucap Theo yang sangat semangat karena harga baginya tidak masalah yang penting dia membawa pulang mobil ini secepatnya.


jim yang tiba-tiba mendapatkan jawaban yang tidak di kira dari Theo pun sempat terkejut seakan-akan dia tidak percaya apakah pemuda tampan di depannya beneran membeli atau hanya sekedar bercanda.


"ohh hei hei nak tenang lah, apakah kau serius untuk membeku mobil ini?" tanya jim dengan serius.


"gini saja paman mana nomer rekening paman, biar langsung ku transfer saja biar kita langsung selesai kan transaksi kita oke" ucap Theo yang paham terhadap keraguan yang di miliki oleh jim.


lalu jim pun menyebutkan nomer rekening bank nya, dan Theo pun langsung mentransfer uang sebesar $100.000 dollar. untuk tambahan bonus agar mobilnya tidak perlu di jual dua-duanya.


"oke paman silahkan cek di m-banking paman, sudah ku transfer uang yang paman minta dan sedikit tambahan" ucap Theo yang memberi tahu bahwa uangnya sudah di transfer.


jim pun segara mengecek saldo yang dia miliki, disaat dia melihat nilai nominal yang ada di saldonya sangat banyak pun dia benar-benar terkejut dan sangat bingung. lalu ia melihat ke arah Theo yang masih melihat-lihat mobilnya.


"hei nak aku bilang hanya $45.000 dollar, kenapa kau kirim sebanyak ini?" tanya jim yang masih benar-benar tidak menyangka ini nyata atau tidak.


"ohiya paman anggap saja itu hadiah untuk mu, karena ini merupakan hari keberuntungan ku maka aku ingin menjadikan hari ini pun menjadi hari keberuntungan mu" ucap Theo dengan santai dan tersenyum karena dia tahu bahwa jim merupakan orang baik, dia dapat merasakan nya melalui Kenbonshoku Haki nya yang unik seperti milik luffy yang dapat merasakan orang baik atau jahat.


jim yang mendengar ucapan dari Theo pun sangat tersentuh hingga menetes air matanya, ia pun segera memeluk Theo dan berterima kasih.


"Terima kasih banyak nak Theo, kau merupakan pria muda yang baik. dengan uang yang kau berikan aku tidak perlu menjual mobil kesayangan ku yang satu lagi. dan mobil yang kau beli itu aku yakin kau pasti akan mengurus nya dengan baik. sekali lagi Terima kasih" ucap jim yang sangat sedih karena bahagia, dengan begini dia dapat pulang lebih cepat dan berbicara kepada istrinya bahwa dia bertemu pria muda yang sangat tampan dan baik.


"hahaa sudah paman tidak perlu Terima kasih seperti itu oke, aku sangat menghargai usaha mu yang rela mengorbankan hal yang kau sayangi untuk hal yang lebih berharga yaitu keluarga" ucap Theo dengan membalas pelukan jim yang sambil menepuk-nepuk punggungnya.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah selalu mensupport dengan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan pemilihan kosa kata yang kurang cocok.


__ADS_2