
...Selamat membaca dan menikmati...
.
.
.
Theo yang saat ini sedang berenang-renang bersama Skoll dan Hati di air terjun itu pun tidak menyadari bahwa ada satu sosok mata yang saat ini sedang memperhatikan mereka bertiga ini.
Theo tentu saja tidak tahu karena dia tidak mengaktifkan Kenbunshoku Haki nya sebab menurut nya di sekitar sini tidak lah ada monster-monster yang berbahaya.
sekalinya ada pun Theo yakini itu tidak akan membahayakan nya sama sekali. karena kekuatan Theo saat ini sudah tiga kali lebih kuat dari monster tapir yang ada di hutan Hoia Baciu.
Sosok yang memperhatikan Theo memiliki mata hijau dengan tubuh yang menyatu dengan lelumutan dan pohon-pohon sekitar nya.
ilustrasi dari sosok yang saat ini sedang memperhatikan Theo dan serigala nya yang sedang berenang-renang
setelah kurang lebih satu jam mereka berenang-renang Theo, skoll dan hati juga menangkap beberapa ikan yang ada di sana untuk di jadikan makan malem nya mereka.
mereka bertiga pun langsung keluar dari air dan Theo langsung mengeringkan badannya lalu mengganti pakaian yang bersih dan hangat. Theo juga tidak lupa mengeluarkan tenda untuk dia tidur bersama dua serigala nya ini.
Theo memang berniat tidak memasukkan skoll dan hati kembali ke dalam cincin. dia ingin malam ini dan seterusnya skoll dan hati ada selalu di samping nya tujuannya untuk menyatukan chemistry meraka bertiga.
theo lalu mendirikan tenda nya untuk tidur mereka bertiga setelah tenda berdiri, Theo lalu mulai mencari kayu-kayu untuk di jadikan api unggun dan memasak ikan yang mereka dapatkan ketika tadi berenang.
Theo juga tidak lupa mengambil kapak nya untuk memotong kayu-kayu yang sudah tumbang di sekitar sana. saat ini bagi Theo memotong kayu-kayu itu seperti memotong kertas, karena kekuatan fisik nya yang memang pada dasarnya sudah di atas rata-rata jadi memotong kaya seperti ini adalah perkara mudah.
ketika Theo kembali ke tenda nya dia melihat Skoll dan hati dalam keadaan siaga, mereka tidak menggonggong tapi hanya menatap ke suatu tempat. Theo dengan santai meletakkan kayu-kayu nya terlebih dahulu, lalu melihat arah yang di lihat oleh Skoll dan hati.
kenapa Theo tidak bersiap siaga? karena Theo tidak perlu melakukan itu di yakin dengan kekuatan nya dan kekuatan ke dua serigala nya. tapi yang membuat Theo santai karena Skoll dan hati juga hanya berdiam diri menatap ke suatu tempat itu.
ketika Theo melihat ke arah tempat yang di lihat Skoll dan hati, baru lah di melihat ternyata ada sepasang mata yang juga sedang menatap ke arah mereka. mata itu hijau cerah, lalu Theo mengaktifkan Kenbunshoku Haki nya untuk merasakan sosok itu
pada saat dia mengaktifkan Kenbunshoku Haki nya dia merasakan bahwa sosok itu tidak lah berbahaya dan tidak memiliki niat buruk kepada mereka.
lalu Theo pun berjalan ke arah sepasang mata itu, dia ingin menjahili sosok itu. padahal dia sudah di marahi oleh Jarvis untuk tidak jahil tapi Theo lupa karena memang itu sudah menjadi kebiasaan nya
sosok itu yang melihat Theo mendekati nya dengan tersenyum pun hanya terdiam saja. karena mungkin ini pertama kalinya bagi sosok itu melihat manusia tidak takut melihat nya malahan mendekat sambil tersenyum.
Theo yang melihat sosok itu hanya diam saja pun makin tersenyum. ketika dia sampai disana dan berdiri di depan sosok itu yang masih bersembunyi di bawah tanah serta lelumutan
Theo pun membuat gerakan ingin mencolok mata sosok itu dengan kedua jari telunjuk nya. Theo yang melihat tidak ada respon apapun dari sosok itu yang masih tetap diam pun langsung benar-benar mencolok mata sosok itu sambil berbicara.
__ADS_1
"Genitt banget lu ya ngintipin orang! rasain nih jurus colokan mauttt!!" teriak Theo sambil tersenyum dan langsung mencolok mata sosok itu.
"GGRROOOOAARRR" teriak sosok itu
"hahaha sukurin lu, lagian ga sopan banget" ucap Theo yang tertawa karena mendengar teriak sosok itu yang seperti nya kesakitan karena matanya di colok oleh Theo.
namun tiba-tiba ketika Theo sedang tertawa sosok itu yang tadi bersembunyi di dalam tanah pun bangkit dari tempat persembunyian, lalu menunjukkan bentuk asli nya kepada Theo
Theo yang melihat bentuk dari sosok itu pun cukup terkejut karena bentuk nya tubuhnya yang terbuat dari bebatuan atau lebih tepatnya mirip sekali dengan salah satu karakter di film fantastic four yaitu ben. namun yang membedakan nya yaitu dia berlumut di badannya.
tapi hal yang di lakukan sosok itu membuat Theo tercengang dan langsung tertawa terbahak-bahak karena apa yang di lakukan sosok itu sangat membuat Theo lucu. sosok itu saat ini bersembunyi di sebuah pohon yang tidak sebanding dengan badannya yang besar.
ilustrasi dari sosok yang Theo colok matanya tadi.
sosok itu bersembunyi di pohon kecil dengan raut wajah yang ketakutan melihat Theo. Theo yang melihat ini pun benar-benar tertawa dengan terbahak-bahak karena sangat lucu sekali terlihat tidak cocok sekali dengan badannya yang besar
"Hahahaha woyy apa-apan lu? badan doang gede astaga hahahaa" teriak Theo yang sambil tertawa karena benar-benar lucu sekali melihat tingkah laku sosok itu.
sosok itu pun masih saja bersembunyi di balik pohon dan ketakutan. Theo terus tertawa sampai akhirnya dia pun cape tertawa dan mulai berbicara kepada sosok itu walaupun dia masih mencoba menahan untuk tidak tertawa lagi
"oke oke aku minta maaf apa yang sudah aku lakukan pada mu tadi ya, perkenalkan aku Theo dan mereka Skoll dan hati" ucap Theo yang sambil meminta maaf dan memperkenalkan diri nya sendiri dan ke dua hewan peliharaan nya.
Skoll dan hati yang mendengar nama nya di panggil oleh Theo pun menggonggong seolah-olah menyapa sosok itu. lalu sosok itu yang mendengar ucapan Theo dan gonggong Skoll hati pun langsung menjawab dengan suara yang sangat serak dan dalam.
namun Theo teringat sesuatu ketika dia mendengar nama Grock, lalu dia teringat Grock itu adalah salah satu nama hero di Mobile legends. Theo pun akhirnya menanyakan sesuatu yang bodoh kepada Grock
"Grock apa kau ada hubungan darah sama Grock yang di ML?" Tanya Theo yang merupakan pertanyaan bodoh kalau orang lain mendengar nya. Grock yang mendengar pertanyaan Theo pun menjawab dengan ekpresi bingung
"I am grockk?" ucap grock yang hanya menjawab seperti sebelumnya nya. mendengar jawaban dari Grock pun Theo jadi paham sesuatu yaitu apakah Grock hanya bisa menjawab itu saja.
"Grock apa kau hanya bisa menjawab I am Grock - I am Grock aja kah?" tanya Theo kepada Grock yang mulai memahami monster aneh ini.
"I am Grock" jawab Grock sambil menganggukkan kepalanya pertanda memang itu saja yang dia bisa.
akhirnya Theo pun mengerti bahwa Grock ini sama dengan Groot di film The Avengers. Theo pun mendekati Grock berniat untuk lebih dekat namun Grock yang di dekati Theo pun menjadi takut kembali.
"tenang Grock aku tidak berniat jahat pada mu oke, aku minta maaf tentang apa yang terjadi sebelum nya" ucap Theo sambil mengangkat ke-dua tangan nya menjelaskan bahwa dia tidak berbahaya dan meminta maaf soal yang sebelum nya dia mencolok mata Grock.
Grock tetap takut namun dia tidak lagi bersembunyi di balik pohon itu, Theo pun terus mendekat dengan mengangkat ke-dua tangan nya untuk membuat Grock percaya. setelah sampai di depan nya Theo mencoba menyentuh kepala Grock.
Grock diam saja walaupun wajahnya masih memiliki ekpresi takut, dia pun menutup matanya karena takut Theo mencolok lagi. namun setelah beberapa saat dia menutup matanya dia tidak merasakan apapun. selain sentuhan hangat tangan Theo tepat di atas kepalanya.
Theo yang menyentuh kepala Grock dengan perlahan-lahan agar tidak membuatnya takut lagi. Grock membuka matanya dan saat dia membuka matanya dia menatap mata Theo langsung. Theo dan Grock bertatapan beberapa saat sampai akhirnya Theo berbicara.
__ADS_1
"Aku ingin kau menjadi teman ku Grock" ucap Theo tiba-tiba kepada Grock yang mengutarakan dia ingin berteman dengan nya.
alasan Theo ingin berteman dengan Grock adalah ketika dia menyentuh kepala Grock dan mengaktifkan Kenbunshoku Haki nya, Theo merasa bahwa Grock adalah monster yang sangat kesepian. dia tidak memiliki teman atau pun hal lain yang membuat nya bahagia.
alasannya tinggal di dekat air terjun yang indah ini dan bersembunyi karena dia ingin melihat mahkluk lain seperti manusia atau hewan yang bermain di air terjun itu. tapi setiap kali manusia atau hewan yang melihat nya pasti akan ketakutan dan lari.
oleh karena itu Grock sangat-sangat kesepian sekali. Theo mengucapkan itu karena dia mengetahui sakit nya dan tersiksa nya ketika dia kesepian karena tidak ada yang mau menemani dan menerima nya.
Grock yang mendengar ucapan Theo itu pun sangat terkejut sekali terlihat di wajahnya yang sangat terkejut. namun ekpresi terkejut nya tidak lama lalu di ganti dengan ekpresi bahagia dan senang.
"I am Grock I am Grock I am Grock" ucap Grock yang terlihat sangat bahagia karena dia akhirnya memiliki seorang teman. saking bahagia dan senang nya dia memeluk tubuh Theo dengan sangat erat, tapi Theo tidak mempermasalahkan itu karena tubuhnya saat ini jauh lebih kuat jadi pelukan Grock tidak berasa apapun.
"hahaha Grock tidak perlu senang dulu, kau bukan hanya memiliki ku sebagai teman tapi kau juga memiliki Skoll dan hati yang juga akan menjadi teman mu" ucap Theo yang tertawa dalam pelukan Grock.
Grock yang mendengar itu pun menjadi makin bahagia, dia tidak melepaskan pelukan Theo dan langsung berlari ke arah Skoll dan hati ingin memeluk mereka juga.
namun Skoll dan hati tidak sekuat Theo tubuhnya, ketika mereka di peluk oleh Grock mereka berdua langsung meringis kesakitan yang membuat Grock langsung melepaskan mereka berdua.
"I am Grock" ucap Grock dengan wajah sedih seolah-olah meminta maaf kepada Skoll dan Hati.
"hahaha Grock kau seharus nya mulai belajar memeluk dengan tidak menggunakan kekuatan mu." ucap Theo yang akhirnya di lepaskan pelukannya juga sama Grock.
tentu saja apa yang Theo ucapkan ini memang baik untuk Grock karena dengan begitu dia akan lebih mudah bergaul dengan yang lainnya nanti. tentu saja Theo bertujuan untuk mengajak Grock ke Indonesia karena dia tidak tega melihat Grock kesepian lagi.
Theo juga merasa beruntung karena dia mendapatkan teman lainnya. yang akan membantu nya di petualangan nya kali ini. dia tahu lembah ini sangat berbahaya seperti yang di bicara kan oleh Jarvis tapi Theo rasa tidak semua penghuni di lembah ini jahat seperti Grock.
"ya sudah sekarang waktunya makan malam, sekarang sudah gelap nih. oh iya Grock kau makan apa?" ucap Theo yang langsung menyudahi acara perkenalkan nya dan mengajak makan malam karena memang sudah malam saat ini.
Theo saja belum membuat api unggun untuk penerangan dan penghangat, ya walaupun Theo tidak membutuhkan itu karena dia memiliki skill six eyes untuk melihat dan dia memiliki daya tahan tubuh yang kuat untuk menahan semua iklim yang ekstrim.
Theo juga bertanya apa yang menjadi makanan Grock karena dia tahu pasti Grock bukan makan yang biasanya manusia atau hewan makan. dan ternyata benar saja setelah Theo menanyai hal itu Grock langsung berjalan ke tempat sebelum nya dia bersembunyi.
dia mengambil sesuatu ketika dia sudah mendapatkan nya dan memperlihatkan benda itu Theo. benda yang di tangan Grock adalah sebuah bongkahan batu ya terlihat batu biasa saja tapi Theo rasa batu itu seperti batu batu yang giok atau batu permata lainnya.
"Grock boleh aku melihat nya?" tanya Theo meminta untuk melihat batu yang di tangan Grock itu. Grock tentu saja memberikan nya ke Theo karena sekarang Theo adalah temannya.
ketika Theo memegang batu itu dan mengecek nya, ternyata benar dugaan Theo batu itu memang seperti batu-batu mulia atau permata seperti giok dan kawan-kawan nya. Theo pun mengembalikan batu itu ke Grock.
lalu Theo memulai membuat api unggun dan memasak untuk makan malam nya, Skoll dan hati. dia juga di temani oleh ke-dua peliharaan nya dan teman baru nya Grock. Theo mengobrol dengan mereka bertiga seperti biasa saja walaupun aneh karena yang satu menjawab dengan menggonggong dan yang satu lagi hanya menjawab I am Grock doang.
tetapi Theo menikmati itu semua sampai akhirnya mereka makan malam bersama seperti sebuah keluarga dan di akhiri dengan Theo yang tidur bersama Skoll dan hati di dalam tenda lalu Grock yang tidur di sebelah tenda dan menyatu dengan tanah seperti sebelum nya.
.
.
__ADS_1
.
Terima kasih karena sudah men-support dengan like komen dan sarannya. mohon maaf apabila masih banyak terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan kesalahan dalam pemilihan kosakata yang kurang pantas atau kurang baik.