Sistem Kekayaan Dunia

Sistem Kekayaan Dunia
22. HAI BERTEMU KEMBALI KITA


__ADS_3

.... Selamat membaca dan menikmati...


.


.


.


.


.


.


.


Setelah Theo di persilahkan lewat oleh tentara penjaga depan Theo pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju kerumah jasmine. dan Theo pun tidak mengabari jasmine atau lily atau rose kalau dia mau kerumahnya tapi Theo punya feeling bahwa mereka ada dirumah karena mereka bilang untuk meminta izin keluar sama papahnya tuh sulit.


Ketika Theo sama di depan rumah jasmine Theo melihat beberapa mobil dinas pemerintah dengan plat merah ada di kediaman jasmine. ketika theo memberhentikan motornya di depan karena dia di hadang oleh para tentara penjaga rumah atau para ajudan di sana.


setelah di periksa Theo si tanyain ada kepentingan apa kesini namun ketika mereka melihat wajah Theo yang tadi masih memakai helm mereka akhir tau, ini adalah pemuda yang waktu itu datang bersama nona muda jasmine mereka.


"Silahkan tuan muda masuk saja kedalam, kebetulan para nona muda sedang ada dirumah" ucap ajudan itu dengan ramah.


"baik terima kasih paman, ohiya paman ada apa ini ko tumben rumahnya ramai seperti ini? apa ada tamu penting?" tanya Theo kepada ajudan itu karena dia sedikit penasaran dengan beberapa mobil dinas pemerintah yang ada disini.


"oh ini tuan muda hari ini pak jendral sedang kedatangan tamu dari staff ke presidenan, mungkin ada hal yang penting. saya juga tidak tau tuan muda" ucap ajudan itu memberi tau siapa yang ada di dalam.


"baik paman Terima kasih ya, saya telfon jasmine aja deh tidak enak ah kalau langsung masuk" ucap Theo kepada ajudan itu.


lalu Theo menelfon jasmine untuk menyuruh turun ke bawah. jasmine yang sedang bersama para saudari dan mamah mereka yang tiba-tiba handphone ny berbunyi ketika di lihat ada telfon dari Theo. dia pun langsung senang bukan main dan menyuruh saudari dan mamahnya diam dan mendengar kan apa yang Theo bicarakan


"Hallo jasmine apa kamu sibuk hari ini? " tanya Theo melalui telfon


"tidak Theo ada apa?" tanya jasmine gugup ketika di tanya theo sibuk atau tidak karena dia sudah berkhayal kalau dia akan di ajak jalan oleh Theo.


"Coba kau tengok ke jendela luar deh" ucap Theo kepada jasmine karena Theo tau jasmine ada di lantai dua kamar depan. bagaimana Theo tau? karena dia menggunakan Kenbonshoku hakinya untuk merasakan keberadaan Jasmine.

__ADS_1


Jasmine dan yang lainnya mendengar ucapan Theo pun langsung bangkit dan melihat keluar jendela. dan ketika mereka melihat ke keluar, mereka melihat Theo sedang menggenggam telfon dan melambaikan tangannya sambil tersenyum.


Jasmine, Lily dan Rose yang melihat kedatangan theo yang tiba-tiba pun langsung semangat dan bahagia. bahkan mamahnya pun tersenyum melihat Theo seperti nya romantis yang suka memberi suprise kepada anak-anak gadisnya.


Jasmine Lily dan rose pun langsung lari turun ke bawah, ia pun melewati papah-nya dan beberapa rekan kerja dengan sambil berlari dan tergesa-gesa. namun terlihat senyum bahagia di wajar mereka.


Pak Sigit dan beberapa rekan kerjanya bingung karena melihat anak-anak gadis itu lari dengan sambil tersenyum dan sangat bersemangat sekali. lalu tak lama mamahnya pun turun, pak Sigit bertanya ke pada istrinya namun istrinya hanya menjawab lihat saja nanti.


Theo yang menunggu di luar rumah pun di kagetkan dengan tiba-tiba datangnya tiga gadis cantik yaitu Jasmine Lily dan rose dengan berlari ke arah Theo.


Dan mereka bertiga pun langsung memeluk Theo dengan sangat erat. Theo pun bingung dan sedikit malu terhadap para ajudan dan penjaga yang ada di luar karena tiba-tiba dia di peluk oleh tiga gadis cantik ini


para ajudan dan penjaga di luar yang melihat Theo di peluk oleh nona-nona muda mereka yang cantik pun hanya bisa diam karena mungkin di luar nona-nona muda mereka terlihat elegan dan anggun tapi ketika bertemu orang yang dia sayang dan dia cintai, mereka akan lupa dengan keadaan luar dan akan terlihat sangat manja sekali.


"heii heiii kalian para gadis cantik bisa lepaskan aku tidak, aku malu di lihat orang lain tau" ucap Theo dengan cengengesan dan menggaruk bagian kepalanya yang tidak gatal.


ketiga gadis itu pun langsung melepaskan pelukan nya dan memasang wajah yang cemberut lucu menggemaskan itu hanya bilang "Masa bodo" secara bersamaan dan memeluk Theo kembali.


Theo yang mendengar ucapan mereka dan melihat kelakuan mereka ini hanya bisa pasrah di peluk oleh mereka bertiga sampai mereka puas.


sekitar 5 menit mereka bertiga memeluk Theo akhirnya mereka pun melepaskan Theo lalu mereka bertiga pun menarik Theo untuk masuk ke dalam. rose menarik tangan kiri Theo, lily menarik tangan kanan theo dan jasmine pun mendorong theo dari belakang.


setelah sampai di dalam mereka pun berhenti menarik Theo. lalu mereka berjalan beriringan menuju ruang tamu keluarga mereka karena disana orang tua nya pasti sedang menunggu.


ketika sampai diruang tamu Theo melihat beberapa orang yang dia kenal dulu. disana terdapat beberapa orang yaitu tante indah, om Sigit, dan 3 orang lainnya yang salah satunya Theo kenal.


setiap orang yang ada disana memiliki ekspresi berbeda-beda yaitu tante indah memiliki ekspresi yang paling seneng karena melihat gadis-gadis nya bahagia, om Sigit sangat frustasi karena kedatangan Theo dan mencari data informasi yang ia dapat sangat bersih sekali dan ketika ia mencari di pemerintahan mereka hanya menganjurkan untuk tidak mencari tahu, dua orang lainnya bingung karena mereka tidak tahu siapa Theo dan yang terakhir memiliki ekspresi ketakutan dan sangat gelisah di wajahnya ketika melihat Theo.


ya orang yang terakhir yang memiliki ekspresi ketakutan itu adalah jafar, dia adalah orang pernah Theo hubungi.


om Sigit dan dua orang lain tentu saja melihat ekspresi ketakutan jafar karena kedatangan Theo. mereka sangat bingung dan tidak menyangka orang yang cukup di segani di staff ke presidenan saat ini sedang ketakutan ketika melihat seorang pemuda.


Theo yang melihat satu persatu orang yang berada di dalam ruangan itu lalu ketika ia menatap orang terakhir yaitu jafar sedang ketakutan dan gelisah ketika melihat dia. Theo hanya tersenyum dan menyapanya.


"Hai bertemu kembali kita" ucap Theo yang menyapa jafar dengan santai dan mengangkat tangan kanannya melambai-lambai serta tersenyum ramah, namun menurut jafar senyum itu adalah senyum iblis yang dulu pernah dia lihat.


semua orang yang berada di dalam ruangan itu pun terdiam terkejut karena melihat Theo dengan santai menyapa jafar yang notabene adalah salah satu orang penting yang ada di pemerintahan. ketiga gadis itu dan tante indah pun akhir melihat ekspresi jafar yang saat ini sangat gugup dan takut ketika di sapa oleh Theo.

__ADS_1


termasuk om Sigit dan dua orang lainnya sangat terkejut ternyata Theo mengenal jafar, di lihat dari cara dia menyapanya. dan jafar yang di sapa oleh Theo dan melihat senyum nya itu pun semakin gugup dan takut dia bingung harus bagaimana. tapi akhirnya dia memutuskan untuk menjawab sapaan Theo.


"Oo oh iy iyaa haii kita bertemu kembali" ucap jafar yang tersenyum canggung dan gugup di wajahnya. suasana ruangan saat ini langsung hening dan canggung.


Theo yang melihat jafar gugup hanya terkekeh dan dia pun langsung menghiraukan jafar. dia pun langsung menyapa tante indah, om Sigit dan dua orang lainnya.


melihat situasi yang canggung di ruang tamu keluarga tante indah, jasmine, lily dan rose berinisiatif mengajak theo ke kamar mereka untuk mengobrol disana. dan meninggalkan mereka semua disana dengan keadaan masih cukup hening.


setelah kepergian Theo dan para gadis itu pun semua orang yang ada di ruangan itu langsung melihat ke arah jafar yang masih terlihat gugup dan gelisah. mereka menatap seakan-akan menanyakan apa yang terjadi dan kenapa kau seperti ini.


om Sigit akhirnya membuka suara karena jafar yang di tatap masih hanya diam saja tanpa bicara apapun setelah melihat Theo.


"Pak Jafar apakah anda mengenal nak Theo ini? dan ada apa dengan ekspresi anda saat melihat nak Theo ini pak?" ucap om Sigit dengan rasa penasaran dan curiga dengan identitas asli Theo.


jafar akhirny sadar dari lamunan dia barusan dan mendengar pertanyaan om Sigit dan melihat semua orang menatap dia seakan menunggu jawaban.


"sebaiknya kalian tidak perlu tahu tentang anak ini, saya yakin ini demi kebaikan kalian dan satu lagi yang bisa aku janjikan bahwa dia adalah orang yang sangat baik terhadap orang-orang nya dan sangat mencintai kedamaian. tapi dia akan sangat kejam terhadap musuhnya dan sesuatu yang mengganggu jalannya dan kedamaian nya" ucap jafar dengan serius untuk memperingati meraka yang ada disana.


Om Sigit dan dua rekannya yang sama-sama berasal bagian militer pun hanya bisa terdiam dan terkejut kembali dengan apa yang di ucapkan oleh jafar.


mereka benar-benar tidak menyangka bahwa orang yang sangat terhormat dari staff kepresidenan ini memperingati mereka tentang seorang pemuda tampan yang menurut mereka biasa-biasa saja tanpa latar belakang dan sejarah yang kuat. tapi itulah yang mereka ketahui


"terkadang ketidak tahuan adalah sebuah berkah untuk keselamatan kalian, jadi kalian bersyukur lah karena beruntung akan itu." lanjut jafar dengan langsung bernafas lega karena dia sudah tidak melihat Theo lagi.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih semuanya karena selalu support saya dengan memberikan like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila terdapat kesalahan dalam penulisan dan mohon maaf apa bila terdapat kata-kata yang kurang pantas atau sebagainya.


__ADS_2