
[DING] 'Upgrade sistem telah selesai '
[DING] 'Versi sistem saat ini V.20 '
'hemm sebaiknya Aku pulang sekarang' gumam Ghali, kemudian Dirinya berlalu pergi menuju mobilnya.
"Tigh Kita pulang sekarang" perintah Ghali sembari masuk kedalam mobilnya, "Baik Tuan" ujar Tigh, kemudian mereka berdua pun pergi dari markas Biro Keamanan Dalam Negeri.
*
Kini Ghali yang baru saja sampai di rumahnya, dikejutkan dengan kedatangan Fylan yang menghampirinya.
Sembari memeluk Ghali "Aku mendengar berita tentang keberhasilanmu menangkap Dominic Fernandez, Selamat atas keberhasilanmu itu" ujar Fylan sembari menepuk bahu Ghali.
"Terima kasih kak, atas ucapannya" ujar Ghali sembari tersenyum.
Kemudian dari dalam rumah terlihat dua orang bidadari yang telah lama menunggunya itu, berlari menuju Dirinya.
Ghali mendapat pelukan dari dua keiindahan itu "Maafkan Aku, baru bisa pulang sekarang" ujar Ghali sembari mengelus pucuk kepala Nancy dan Anisa.
"Hemmm, tidak apa-apa kok Honey, Kami tau Kamu sibuk melakukan pekerjaan" ujar Nancy kepada Ghali.
"Baguslah, ayo Kita masuk" seru Ghali kepada keduanya, mereka kemudian masuk kedalam rumah, Ghali yang baru datang tentunya membereskan barang-barangnya terlebih dahulu.
'Akhirnya selesai ' gumam Ghali sembari menyeka keringatnya, 'Sebaiknya Aku mandi terlebih dahulu.'
Kemudian Dirinya pun mandi hingga sepuluh menit berselang, Dirinya yang saat ini telah memakai pakaian santainya kemudian memanggil sistem.
'Patriot'
[DING] 'Iya Tuan '
'Kok Aku gak dapat hadiah upgrade sistem sih...' gumam Ghali jengkel.
[DING] 'Ada Tuan, Sistem telah menghadiakan sebuah pulau yang berada di selatan pulau Jawa yang berbatasan langsung dengan samudra Hindia '
'Emang ada pulau disitu sistem ?, perasaan disana pada saat sd Aku belajar geografi tidak ada pulau disitu, tempat yang engkau sebut barusan.' gumam Ghali heran.
[DING] 'Jangan membantah sistem Tuan, sistem tak pernah salah '
'Cihhhhh...... Apa-apaan Kamu Patriot '
'Baiklah kalau begitu tampilkan status'
[DING] 'Status'
PATRIOT : V.20
IDENTITAS
Nama : Ghali Martin
Umur : 18 Tahun
Pekerjaan : Pembisnis / Mercenary Leader / Kepala Biro Keamanan Dalam Negeri
Pasangan :
Anisa Syifa Wiharja (100%)
Nancy (100%)
Isel Triastika / Rania Salavenko (100%)
....
STATISTIK
Kekuatan : MAX
Kecerdasan : MAX
Kecepatan : MAX
Intuisi : MAX
Kharisma : MAX
Stamina : MAX
...
KEPEMILIKAN
__ADS_1
Rochdale Island Koordinat : -10.475141,105.663608
[51% PT. JET EXPRESS], [ 70% PT.Fortuna Oil and Gas], [ 100% PT.Olympus Capital], [80% MW Group], [100% PT.NM Beauty], [30% Lockheed Martin.Inc], [Triple Canopy Organization], [80% PT. Joys Mining]
...
KENDARAAN
-Mobil :
.
[Mobil Pajero Sport tipe ultimate 4x4 AT], [Mercedes S-Class Guard 600], [Lamborgini Veneno Roadster], [3x BMW X7], [2x Audi RS Q8], [Tesla Model X], [Rolls-Royce Sweptail], [Porsche 918 Spyder], [2x Chevrolet Suburban], [Bugatti Centodieci], [1x Range Rover Defender]
.
-Motor :
[7x moge BMW R 1200 GS]
.
-Helikopter :
[Euro Copter-175 VIP Class]
.
-Pesawat :
.
...
...POIN SISTEM...
...2.311.000.000.00...
...
Skill : Bela Diri Kuno, Pialang, Atletik, Berkendara, Menembak, Bisnis, Menyelam, Militer, Medis Kuno, Medis Modern, Intelijen, Profiling, Peledak.
Inventory : [2x kalung topaz permata], [1x Skill book Karate], [1x Skill book Peretas], [1x book Judo].
...
◎ Misi Harian : [Lakukan Push up 10000x Lari sejauh 5 Km, Pull up 1000x| Hadiah : 500.000.000 Poin Sistem] Setiap Hari
◎ Misi Utama : -
◎ Misi Terpicu : -
...※selamat mengerjakan misi tuan※...
...
[Hadiah V.25 : New Stat 1000 Max]
[upgrade versi sistem selanjutnya : 100.000.000.000 Poin / 1x kartu Upgrade sistem]
...
...[Shop] [Scanner] [Converter]...
..._________...
Ghali yang saat ini melihat panel status yang ditampilkan sistem, Ghali mengecek koordinat yang diberikan oleh sistem dan ternyata benar ada pulau dilokasi tersebut.
'Hemm.... Sebaiknya Aku mengeceknya besok usai menutup kasus mafia kartel narkoba ' gumam Ghali.
'Baiklah Patriot pasangkan skill yang Aku miliki '
[DING] 'Memasang seluruh skill process.......1% '
ARGGHHHHH !!!
ARGH....... SAKIT SAKIT
ARGH !!!
10%
20%
...
100%
__ADS_1
[DING] 'Selamat Tuan skill Judo telah terpasang '
[DING] 'Selamat Tuan skill Karate telah terpasang '
[DING] 'Selamat Tuan skill Peretas telah terpasang '
Hosh... hosh... hosh... hosh
Napas Ghali nampak tersengal usai menahan sakit disekujur tubuhnya yang sangat luar biasa itu.
Keringat kembali membasahi sekujur tubuhnya, 'Haaaa.... Percuma Aku mandi tadi kalau kembali berkeringat seperti ini.' gumam Ghali.
Kemudian Dirinya kembali melajukan langkahnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lagi.
Kini Ghali kembali dengan suasana yang lebih segar, nampak bentuk fisiknya pun berubah akibat efek dari pemasangan skill barusan.
Kini Dirinya berjalan menuju ruang makan untuk makan malam bersama dengan kedua Istrinya itu.
*Malam sayang, malam Honey.
Cup
Cup*
Ujar Ghali sembari mengecup singkat kening kedua Istrinya itu, "Kalian kenapa gak makan ?" tanya Ghali sembari memasukan makanan kedalam mulutnya.
Anisa dan Nancy pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya "Gak tau akhir-akhir ini aku gak begitu nafsu makan" ujar Anisa, "Aku udah kok tadi pas pulang dari kantor." ujar Nancy.
"Kamu pergi kekantor emangnya gak capek ?" tanya Ghali, Nancy pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya "Enggak kok, gak bakalan kerasa capek kalau banyak yang beli" ujar Nancy sembari tersenyum.
Kemudian Ghali pun melanjutkan makan malamnya hingga selesai.
Kemudian mereka pun kembali kekamarnya untuk beristirahat, sesampainya dikamar Ghali langsung saja merangkul pinggang keduanya dengan bisikan mengundang hasrat "Mari Kita bermain malam ini, Aku sudah lama kangen dengan kalian."
Tanpa menunggu respon keduanya Ghali langsung mengajak mereka keatas ranjang, dilucutinya pakaian mereka satu persatu sembari memberikan kecupan panas dibibir keduanya.
Suara lenguhan kenikmatan pun lolos begitu saja dari keduanya usai mendapatkan penetrasi dari Ghali.
Dengan napas memburu Ghali memacu hentakannya dengan sangat cepat, Nancy yang kini pasrah dibawah rengkulannya semakin menikmati permainan, bahkan kini Dia lebih liar dari pada saat pertama kali mereka melakukannya.
Tak lama kemudian Nancy mengalami pelepasannya, tak cukup disitu saja Ghali kembali menggilir Anisa, dengan gerak cepat Ghali membawa Anisa kedalam rengkulannya.
Anisa yang kini tengah merasakan rudal panas sedang menghantam daerah intimnya itu merasakan kenikmatan kembali setelah beberapa lama tak disentuh dari suaminya itu.
Eunghhhhh
Suara lenguhan lolos begitu saja dari mulut Anisa, Ghali pun semakin memacu hentakannya lebih cepat dan pada akhirnya mereka mencapai pelepasannya bersama, Ghali dan kedua Istrinya itupun kemudian tidur usai melakukan malam panasnya.
*
Pagi hari ini, Ghali baru terbangun dari tidurnya usai melakukan olahraga semalam, 'Eughhhhh.... Dimana mereka ?' guman Ghali sembari menoleh kanan kiri mencari keberadaan Istrinya itu, sembari merematkan badannya Ghali bersiap-siap mandi, sebab Ia akan kembali melakukan rutinitasnya seperti biasa.
Tiga puluh menit berselang, Ghali yang sudah berpakaian rapi menuju ke lantai satu rumahnya untuk sarapan, terlihat Anisa dan Nancy tengah mempersiapkan sarapan untuk suaminya itu.
Derap langkah Ghali mengundang perhatian mereka berdua, "Ehhh, sayang udah bangun ternyata" ujar Anisa menoleh kearah Ghali.
Ghali pun tersenyum kepada keduanya "Iya sebab Aku harus kembali bekerja, masih banyak tugas yang belum Aku selesaikan" ujar Ghali, mereka berdua mendengarnya pun hanya menghela napas.
Hufhhhhhhhh
"Emangnya ngapaiin sih kamu melakukan pekerjaan seperti itu, padahal Dirimu sendiri sudah memiliki banyak uang" ujar Nancy sembari membawa sarapan untuk Ghali.
"Bukan begitu Honey.... Ini kebetulan permintaan bapak Presiden. dan Aku sudah berjanji kepada beliau untuk melaksanakannya" ujar Ghali.
Whattttt !!!
Ujar Anisa nampak terkaget mendengarnya "Aku tidak menyangka Kau berhubungan dengan Presiden", "Itu betul Sayang.... Biro Keamanan Dalam Negeri juga berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Presiden langsung" jawab Ghali sembari memakan sarapannya.
Hufhhhhhh
"Pesanku hati-hati saja dalam melakukan pekerjaanmu Aku tidak mau jadi janda diusia yang masih muda ini" ujar Anisa.
Ughuk...ughuk....ughuk
Ghali tersedak mendengar penuturan Anisa, Dirinya mengambil air minum dihadapannya "Apa-apaan sih..... Jangan mikir yang aneh-aneh coba !!!" saut Ghali dengan nada jengkel.
"Kalian tenang saja tidak akan ku biarkan hal itu terjadi" ujar Ghali kembali, Anisa dan Nancy yang mendengarnya pun hanya terkekeh pelan.
Usai menghabiskan makanannya, Ghali pun kemudian pamit dengan kedua Istrinya itu "Sayang, Honey Aku berangkat kerja dulu yaaaa" ujar Ghali sembari mengecup singkat kening keduanya.
Dirinya kemudian berlalu pergi menuju kendaraannya kali ini Dia menggunakan mobil yang baru didapatnya dari sistem.
Range rover defender, Ghali mengeluarkan mobilnya dari garasi villanya itu dan pergi menuju ke Biro Keamanan Dalam Negeri.
.
.
__ADS_1
Bersambung..