SISTEM PATRIOT

SISTEM PATRIOT
Chapter 43 : Misteri Pulau Rochdale


__ADS_3

Ghali yang saat ini sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya, didalam mobilnya tersebut Ghali tampak tengah melamun memikirkan sesuatu, ntah apa yang tengah dipikirkannya saat ini, bahkan Fylan yang melihatnya pun enggan untuk mengganggunya.


'Bagaimana caranya Aku membangun pulau tersebut, sedangkan kini orang-orang diperusahaan tengah merampungkan proyek smart city ' gumam Ghali sembari memijat pelipisnya.


Setelah beberapa saat dirinya teringat akan sesuatu 'Sial !, kenapa tidak terpikirkan oleh ku, yaa.... Sebaiknya setelah ini Aku suruh Tristan saja mencari orang-orang yang bersedia bekerja disana, toh sebetulnya pulau itu nantinya juga akan menjadi milikku pribadi.' gumam Ghali sembari tersenyum.


"Lagi mikirin apaan sih !" ujar Fylan dengan nada jengkel, suara Fylan sontak saja mengagetkan Ghali "Ishhhhhh.... Bisa gak ngomongnya jangan pake teriak segala" saut Ghali sembari menatap sebal Fylan.


Fylan yang mendengarnya pun hanya terkekeh dibuatnya, tanpa terasa kini mereka telah sampai di kediamannya.


Ghali pun masuk kedalam rumah diikuti dari yang lainnya "Kalian bersiaplah terlebih dahulu, usai makan malam Kita akan membahasnya di ruang tamu" ujar Ghali kemudian bergegas menuju kamarnya.


Pada saat Ghali masuk kedalam kamarnya Ia mendapati kamarnya tidak ada siapa-siapa 'kemana perginya mereka' gumam Ghali sembari mengedarkan pandangannya.


Dirinya kemudian membersihkan diri dan berganti dengan pakaian santai yang kini menampilkan otot-otot kekar lengannya tersebut.


'Patriot tampilkan status'


[DING] 'Status'


PATRIOT : V.20


IDENTITAS


Nama : Ghali Martin


Umur : 18 Tahun


Pekerjaan : Pembisnis / Mercenary Leader / Kepala Biro Keamanan Dalam Negeri


Pasangan :



Anisa Syifa Wiharja (100%)


Nancy (100%)


Isel Triastika / Rania Salavenko (100%)


....



STATISTIK


Kekuatan : MAX


Kecerdasan : MAX


Kecepatan : MAX


Intuisi : MAX


Kharisma : MAX


Stamina : MAX


...


KEPEMILIKAN


Rochdale Island Koordinat : -10.475141,105.663608


[51% PT. JET EXPRESS], [ 70% PT.Fortuna Oil and Gas], [ 100% PT.Olympus Capital], [80% MW Group], [100% PT.NM Beauty], [30% Lockheed Martin.Inc], [Triple Canopy Organization], [80% PT. Joys Mining]


...


KENDARAAN

__ADS_1


-Mobil :


.


[Mobil Pajero Sport tipe ultimate 4x4 AT], [Mercedes S-Class Guard 600], [Lamborgini Veneno Roadster], [3x BMW X7], [2x Audi RS Q8], [Tesla Model X], [Rolls-Royce Sweptail], [Porsche 918 Spyder], [2x Chevrolet Suburban], [Bugatti Centodieci], [1x Range Rover Defender]


.


-Motor :


[7x moge BMW R 1200 GS]


.


-Helikopter :


[Euro Copter-175 VIP Class]


.


-Pesawat :


.


...


...POIN SISTEM...


...2.311.000.000.000...


...


Skill : Bela Diri Kuno, Pialang, Atletik, Berkendara, Menembak, Bisnis, Menyelam, Militer, Medis Kuno, Medis Modern, Intelijen, Profiling, Peledak, Karate, Judo, Peretas.


Inventory : [2x kalung topaz permata].


...


◎ Misi Harian : [Lakukan Push up 10000x Lari sejauh 5 Km, Pull up 1000x| Hadiah : 500.000.000 Poin Sistem] Setiap Hari


◎ Misi Utama : [Bangun Pusat Riset di Rochdale Island ], [Hadiah : 4x kartu upgrade sistem, Private Jet Boeing 767-33A ER VVIP Class, 10.000.000.000.000 Poin Sistem], GAGAL [-], [Waktu : Tidak terbatas]


◎ Misi Terpicu : [Bangun kembali Bandara, jalan dan pelabuhan Rochdale Island ], [Hadiah : 1x kartu upgrade sistem, Private Jet Gulfstream G700 VVIP Class], GAGAL [-], [Waktu : Tidak terbatas]


...※selamat mengerjakan misi tuan※...


...


[Hadiah V.25 : New Stat 1000 Max]


[upgrade versi sistem selanjutnya : 100.000.000.000 Poin / 1x kartu Upgrade sistem]


...


...[Shop] [Scanner] [Converter]...


..._________...


'Hem kalau Aku berhasil mengerjakan misi tersebut berarti Aku bisa melakukan upgrade sistem sampai dengan versi 25' gumam Ghali sembari mengangguk-anggukan kepalanya.


Kemudian Dirinya pergi menuju ruang makan untuk makan malam nampak sudah ada disana Anisa dan Nancy yang sebelumnya Ia cari-cari.


"Kalian darimana aja ?" tanya Ghali kepada mereka berdua, "Kita habis shoping-shoping tadi hehehe" jawab Anisa dengan cengengesan.


Hufffht


"Besok kalau mau kemana-mana minta temani sama Gendhis dan Filia, jangan pergi sendiri" ujar Ghali sembari duduk.


"Iya deh maaf, sensi banget" saut Anisa sembari mengerucutkan bibirnya itu, mereka pun kemudian makan malam bersama.

__ADS_1


Setelah beberapa saat kini mereka telah selesai melakukan makan malam bersama Tigh dan yang lainnya pun berlalu pergi menuju ruang tamu terlebih dahulu.


Kini disana Ghali dan kedua Istrinya tengah berbincang "Sayang, Honey besok Kita kembali pulang ke mansion, sudah lama Kita meninggalkan bandung" ujar Ghali.


"Iya Aku juga udah kangen mamah dan papa" ujar Anisa, "Sama Aku juga udah kangen sama Ibu dan si kembar" timpal Nancy.


"Baiklah sepulang Kita dari sini Kita akan mengundang mereka untuk berkumpul makan malam bersama" ujar Ghali, Anisa dan Nancy pun serentak mengangguk.


"Aku tinggal dulu ya... Aku ada urusan sama mereka" ujar Ghali sembari menunjuk kearah ruang tamu tersebut.


Ghali yang saat ini sudah berada diruang tamu tanpa berlama-lama Ia membagi tugas kepada mereka semua "Kak apakah Kamu punya rekomendasi seseorang untuk memimpin perusahaan riset yang akan kubuat ini" ujar Ghali.


Sejenak Fylan mengingat-ngingat namun kemudian Dirinya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya "Aku tidak tau dik", "Tuan Saya pernah mendengar seseorang profesor bernama Robin Morris yang sebelumnya pernah saya temui dalam forum pengusaha Asia Tenggara, beliau adalah peniliti independen yang saat ini tengah mengembangkan penelitian terhadap energi alternatif.... Namun berdasarkan info yang Saya ketahui akhir-akhir ini, penilitiannya terpaksa Ia hentikan sebab tidak mendapatkan dukungan." ujar Tristan.


"Baiklah Tris, Aku tugaskan Kamu dan Tigh untuk mencari si professor tersebut dan satu lagi, cari para pekerja untuk pembangunan di Rochdale Island" ujar Ghali


"Baik Tuan" saut mereka berdua, "Dan untuk kamu Kak.... Aku minta tolong Kamu yang akan bertanggung jawab memimpin pembangunan dipulau tersebut bersama Clay. Jangan khawatirkan masalah biayanya uang bukan masalah bagiku" ujar Ghali.


Mereka berdua pun ikut menyanggupinya, "Tris menurut perhitunganmu berapa biaya yang kita butuhkan untuk membangun pulau tersebut ?" tanya Ghali.


Tristan pun diam selama beberapa saat sang robot tersebut pun sedang memproses kalkulasi dalam otaknya tersebut "Prediksi saya tidak akan lebih dari 2000 Triliun Rupiah tuan."


Ughuk


Ughuk


Fylan dan Clay tersedak mendengarnya, 'Gila !!!' gumam Clay.


"Okey Deal !, Aku akan menggunakannya dalam bentuk mata uang dollar saja agar lebih memudahkan Kita" ujar Ghali, Fylan dan Clay pun semakin terperangah mendengarnya.


'Patriot konversikan 20.000.000.000 Poin sistem kedalam bentuk dollar dan segera tempatkan kedalam ruang penyimpanan lantai 3 Mansion punyaku'


[DING] 'Memproses permintaan.......10%…20%…30%…50%…70%…100% '


[DING] 'Sukses uang sebesar $ 137.931.034.482,76 USD telah dikirim keruang penyimpanan mansion'


"Baiklah besok Kita akan kembali ke mansion untuk mengambil uangnya" ujar Ghali.


Whatttt !!!


Pekik Fylan "Jadi apakah selama ini Kamu menyimpan uang sebanyak itu didalam mansion mu itu" ujar Fylan dengan ekspresi kagetnya, Ghali hanya mengangguk membenarkan perkataan Fylan.


"Iya itu betul kak Aku menyimpan sebagian uang ku di ruangan lantai 3 yang tidak pernah terbuka itu" ujar Ghali.


'Pantas saja ruang tersebut memiliki pengamanan tingkat tinggi ternyata Dirinya menimbun harta karun didalam rumahnya sungguh anak yang berani' gumam Fylan.


"Baiklah sebaiknya Kita beristirahat untuk kembali besok" ujar Ghali kemudian pergi menuju kamarnya di lantai dua villa tersebut.


Ghali yang saat ini tengah berbaring diantara kedua Istrinya itu sedang berinteraksi dengan sistem.


'Patriot apa tujuanmu memberikan pulau itu sebagai hadiah'


[DING] 'Sistem tidak mempunyai tujuan apa-apa Tuan namun, pulau tersebut akan sangat berguna bagi Tuan dimasa yang akan datang..., keunikan dari pulau tersebut adalah memiliki sumber daya yang tidak bakal habis, sekalipun dieksplorasi dalam skala besar. Tuan tinggal memanfaatkannya sebagai kekuatan Tuan kedepannya '


'Apakah secara tidak langsung Kau menyuruhku menjadikan sumber daya yang Aku miliki sebagai alat tekan terhadap lawan-lawan ku' gumam Ghali.


[DING] 'Itu ada benarnya Tuan, sebab musuh Tuan kedepannya akan jauh lebih berbahaya dari pada Kartel Narkoba El-Nino '


[DING] 'Sebaiknya Tuan bersiap dari sekarang karena, cepat atau lambat musuh-musuh Tuan akan datang menghampiri '


'Siapapun mereka Patriot, Aku tidak akan membiarkan mereka berbuat seenaknya ' gumam Ghali dengan penuh tekad.


Kemudian Dirinya menutup panel sistem dan beristirahat untuk melakukan perjalanan panjang esok hari.


.


.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2