SISTEM PATRIOT

SISTEM PATRIOT
Chapter 42 : Rochdale Island


__ADS_3

Sesmpainya Ghali di Biro Keamanan Dalam Negeri, Dirinya langsung meninjau pengamanan barang bukti yang disita oleh para anggotanya.


"Baiklah rekan-rekan sebentar lagi kita adakan konfrensi pers" ujar Ghali kepada mereka semua, para anggotanya pun sibuk dengan persiapan yang harus mereka lakukan.


"Tigh, Zaid, Flexi Kita briefing sebentar" ujar Ghali, kemudian mereka pun pergi menuju ruangan Ghali.


Kini setiap orang disana terlihat memegang berkasnya masing-masing, "Kita akan menutup kasus ini" ujar Ghali, "Ya, Saya sepakat pimpinan sebab apa yang sudah Kita kerjakan sudah cukup Dominic pun telah kita tangkap dan untuk sisa-sisa anak buahnya masih dalam pengejaran para anggota" timpal Zaid.


"Saat ini juga tim taktis bersama tim intelijen masih melakukan operasi penangkapan bekas anak buah Dominic dan akan terus Kami lakukan sampai benar-benar habis" ujar Flexi.


"Kerja bagus semuanya.... Tigh habis ini Kita akan pergi ke suatu tempat hubungi, Fylan dan kawan-kawan yang lain." ujar Ghali kepada Tigh.


Tigh pun pamit dari hadapan Ghali dan menghubungi rekan-rekannya yang lain, "Dan untuk Kita sudah saatnya Kita pergi" ujar Ghali kemudian pergi keluar ruangannya menuju ruangan humas.


Nampak sudah hadir disana para wartawan yang siap meliput, kedatangan Ghali dan para petinggi biro yang lain mengundang perhatian wartawan yang ada disana.


"Baiklah rekan-rekan sekalian, masyarakat Indonesia, hari ini Saya akan menyampaikan bahwasannya Biro Keamanan Dalam Negeri telah menangkap ketua mafia kartel narkoba El-Nino.


Segala macam upaya yang Kami lakukan selama beberapa hari terakhir dalam menumpas kartel narkoba ini mencapai keberhasilan yang luar biasa.


Bukan hanya itu saja, Kami juga berhasil menyita barang bukti narkoba dan aset-aset yang dimiliki Mereka, terhadap semua aset-aset tersebut akan Kami serahkan untuk kepentingan negara.


Demikianlah yang bisa saya sampaikan atas nama Biro Keamanan Dalam Negeri Kami ucapkan terima kasih"


Pidato singkat Ghali sangat mendapat apresiasi dari orang-orang yang ada disana atas keberhasilan yang Dia lakukan.


Ghali pun kembali keruangannya, terlihat disana Tigh sudah menunggu kedatangannya "Tuan mereka sudah berada di Olympus Tower" ujar Tigh, "Baiklah Tigh ayo kita berangkat" seru Ghali sembari melangkah pergi.


Mereka berdua pun pergi meninggalkan Biro Keamanan Dalam Negeri, dan menuju Olympus Tower disepanjang perjalanan Ghali mengecek setiap portal berita yang saat ini dipenuhi berita terkait kartel narkoba El-Nino.


Dirinya tersenyum puas atas pencapaiannya saat ini, tidak terasa kini mereka telah sampai di pusat MW Group, kehadiran Ghali disambut hangat para pegawai yang ada disana.


Ghali pun segera menuju ke landasan pacu helikopter yang berada di bagian paling atas gedung tersebut.

__ADS_1


Fylan, Clay, Tristan telah menunggu dirinya disana, "Ayo kita berangkat" ujar Ghali sembari memberikan kertas yang berisikan koordinat tujuannya kepada pilot helikopter.


Mereka pun berangkat menuju tujuannya saat ini, selama hampir tiga jam akhirnya mereka pun sampai ke sisi pulau Rochdale Island, sang pilot pun beberapa kali mengitari pulau tersebut untuk menentukan titik pendaratan helikopternya.


Setelah hampir tiga puluh menit berputar di udara akhirnya mereka mendarat di suatu padang rumput yang berada dipulau tersebut.


Usai sang pilot mematikan mesin helinya Ghali dan kawan-kawan turun menginjak pulau tersebut untuk yang pertama kalinya.


'Patriot apakah pulau ini berpenghuni' gumam Ghali.


[DING] 'Pulau ini tidak memiliki penghuni Tuan '


'Lalu kenapa Kamu memberikan pulau ini sebagai Hadiah'


[DING] 'Untuk lebih jelasnya silahkan gunakan fitur scanner Tuan '


Sejenak Ghali tampak aneh dengan saran dari sistem namun karena rasa penasaran akhirnya Dia mengaktifkan fitur scannernya.


Ghali memutar pandangannya ketiap sisi pandangannya, namun betapa terkagetnya Dia ketika mengetahui apa yang ada dibalik tanah pulau tersebut.


Tanpa bisa Ia tutupi Ghali membulatkan mulutnya kaget "I...ini tidak mungkin" ujar Ghali dengan terbata-bata.


Fylan pun mendekati Ghali "Ada apa dik ?" tanya Fylan menatap aneh raut wajah Ghali, "Kak.... Pulau ini adalah pulau harta karun.... Ada banyak sumber daya yang terkandung didalamnya" ujar Ghali dengan nada penuh kegembiraan.


"Apa yang kau maksud, Aku tidak mengerti bahkan diantara Kita tidak ada yang ahli dalam bidang geologi" ujar Fylan sembari mengerutkan keningnya itu.


"Hahahaha, tenang saja kak Aku sangat yakin dengan instingku saat ini" ujar Ghali sembari menepuk pundak Fylan, padahal tanpa Fylan ketahui Ghali telah melihat apa yang ada didalam pulau tersebut lewat fitur matanya itu.


"Lantas apa yang Kamu harapkan dari pulau ini dik" ujar Fylan, "Hemmmm..... Sepertinya Aku akan membangun pulau ini" ujar Ghali dengan entengnya.


Ughuk


Ughuk

__ADS_1


Fylan terbatuk mendengarnya "Kau gila apa !, emangnya Kau kira membangun pulau yang luas ini tidak mrmbutuhkan banyak biaya hahh !!!" ujar Fylan dengan jengkelnya.


Hahahahahahaha


"Sepertinya Kamu telah meragukannku kak, Aku serius dengan ucapanku, bahkan nantinya Aku akan membangun Infrastruktur dipulau ini bandara, jalan, pelabuhan dan pusat riset teknologi MW Group akan aku bangun juga disini" ujar Ghali.


Kini Fylan yang tengah mendengar Ghali semakin tidak habis pikir dibuat adik sepupunya itu, Fylan pun menatap Ghali tak kuasa.


'Makin hari pikirannya makin gila' gumam Fylan, melihat Fylan seperti saat ini, Ghali hanya terkekeh sembari menepuk punggung kakak sepupunya itu.


"Kamu tenang saja kak, kalau masalah uang mau sebnanyak apapun bukanlah masalah bagiku" ujar Ghali, "Terserahlah !!" saut Fylan dengan jengkel.


"Baiklah sepertinya hari sudah mulai gelap, Kita pulang saja sekarang" ujar Ghali berlalu pergi namun baru saja beberapa langkah sistrm mengeluarkan notifikasi.


[DING] 'Misi Terpicu, [Bangun kembali Bandara, jalan dan pelabuhan Rochdale Island ], [Hadiah : 1x kartu upgrade sistem, Private Jet Gulfstream G700 VVIP Class], GAGAL [-], [Waktu : Tidak terbatas] '


[DING] 'Misi Utama Terpicu, [Bangun Pusat Riset di Rochdale Island ], [Hadiah : 4x kartu upgrade sistem, Pesawat Boeing 767-33A ER VVIP Class, 10.000.000.000.000 Poin Sistem], GAGAL [-], [Waktu : Tidak terbatas] '


'Hemmm.... Misi yang berat sesuai dengan hadiahnya' gumam Ghali sembari mengusap dagunya.


Kemudian Ghali pun kembali berjalan menuju helikopternya, "Kita pulang sekarang" ujar Ghali kepada pilot, Helikopter mereka pun kembali mengudara dan kembali pulang menuju Olympus Tower.


3 Jam berselang...


Ghali dan kawan-kawan yang baru saja sampai "Tris, Tigh, Kak, Clay hari ini ada sesuatu yang akan aku bicarakan kepada kalian dirumah, terkait dengan pembangunan di Rochdale Island, Aku berencana akan membuat beberapa tempat di pulau itu" ujar Ghali.


Mereka yang mendengarnya pun nampak pasrah mengiyakan ambisi gila dari Ghali, "Kalian tenang saja Aku tidak pernah main-main dengan ucapanku, sebaiknya Kita pulang kerumah untuk mambahas rencana ini" ujar Ghali kemudian berjalan pergi dari sana.


.


.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2