Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Mereka Yang Tidak Pantas Diselamatkan


__ADS_3

Setelah mengalahkan seluruh Goblin, Noah berhasil meningkatkan level kekuatannya, dan kini dia semakin mendekati level 500,atau tepatnya level 435.


[Kemungkinan besar Tuan belum bisa mencapai level 500 saat kedatangan Minotaur]


“Besok malam kemungkinan mereka, datang, dan waktu setengah malam ini mustahil bagiku bisa mencapai level 500.”


[Kekuatan Tuan sebenarnya sudah mumpuni untuk melawan Minotaur, yang akan segera datang. Akan tetapi, setelah berhasil melewati serangan Minotaur, aku sarankan Tuan untuk semakin bekerja keras meningkatkan level kekuatan]


[Dengan kekuatan Tuan saat ini, jelas Tuan bukan lawan sepadan untuk monster terkuat, yang belum menunjukkan wujudnya]


“Aku akan bekerja keras meningkatkan level kekuatan. Bukan semata karena saran yang kamu berikan, tapi aku ingin semakin kuat supaya bisa melindungi mereka, yang pantas aku lindungi!”


[Apapun alasan Tuan, aku senang karena Tuan bersedia bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan kekuatan, dan sebagai hadiah karena Tuan bersedia bekerja lebih keras untuk meningkatkan level kekuatan, aku menghadiahi Tuan dua buah kupon poin level ganda, yang setiap kupon nya berlaku selama tujuh hari]


[Menggunakan kupon poin level ganda, Tuan bisa mendapatkan poin level dua kali lebih banyak dari biasanya, sehingga Tuan bisa lebih cepat mengumpulkan poin level, yang berguna untuk meningkatkan level kekuatan]


Senyum lebar terlihat di wajah Noah setelah mendengar hadiah yang diberikan sistem padanya, hanya karena dia setuju bekerja lebih keras untuk meningkatkan level kekuatan.


“Sistem, hadiah yang kamu berikan padaku sangatlah berguna untukku, dan apa aku bisa menggunakannya malam ini juga?” tanyanya.


[Tentu saja Tuan bisa menggunakannya malam ini juga]


Mendengar jawaban sistem, Noah segera menyuruh sistem mengaktifkan salah satu kupon poin level ganda, dan meski kecil kemungkinan baginya berhasil meningkatkan level kekuatan sampai level 500, setidaknya dia ingin meningkatkan level kekuatannya sampai dengan level 450.


......................


“Biasanya tempat ini memang sepi, tapi aku merasa malam ini jauh lebih sepi dari malam sebelumnya!”


Kembali Noah berburu monster seorang diri, dan saat ini dia berada di kawasan tepian pantai, tempat yang biasanya bermunculan monster level tinggi.


“Entah kenapa aku tiba-tiba merinding,” gumamnya pelan, dan terus saja dia melanjutkan perjalanan.


Melangkahkan kaki berjalan dengan pasti, akhirnya Noah melihat keberadaan portal, yang lokasinya sedari awal sudah dia ketahui berkat bantuan informasi, yang diberikan sistem padanya.


Memperhatikan portal yang telah terbentuk sempurna, Noah bisa melihat makhluk menyerupai sosok manusia, tapi makhluk itu memiliki sepasang tanduk, kedua mata berwarna merah, serta kulit seluruhnya berwarna hitam.


Jumlah mereka sudah melebihi angka seratus, dan saat Noah mengetahui level kekuatan mereka, dia benar-benar senang karena mereka semua termasuk monster dengan level tinggi, yang pernah muncul di Bumi.


“Level 300 sampai dengan level 320, ditambah jumlah mereka yang diperkirakan oleh sistem akan mencapai angka 200. Berhasil membunuh mereka semua, aku bisa mendapatkan ratusan ribu poin level, dan mungkin aku bisa meningkatkan level kekuatan sebanyak beberapa level!”


Noah ingin langsung menyerang monster yang dia anggap sebagai sosok iblis. Namun, belum juga dia bergerak, sistem sudah lebih dulu memberi peringatan padanya.


[Tuan, mereka semua adalah iblis tingkat 3, dan mereka memiliki keunggulan dalam kecelakaan serta kelincahan]


[Harap Tuan senantiasa waspada dan berhati-hati saat berharap dengan mereka]


Mendengarnya, Noah segera menganggukkan kepala, lalu dia bicara, “Aku akan senantiasa berhati-hati, dikarenakan aku masih belum ingin mati!”


Masih banyak hal yang ingin dilakukan Noah, termasuk menikahi kedelapan kekasihnya. Oleh karena itu dia tidak ingin mati diwaktu dekat.


“Sistem, identifikasi kelemahan yang dimiliki musuh, dan segera beritahu aku apa yang menjadi kelemahannya!”


[Membutuhkan waktu lima detik untuk mengidentifikasi kelemahan musuh]


[Berhasil mengidentifikasi kelemahan musuh. Musuh merupakan sosok iblis, dan kelemahan mereka berada di bagian jantung]


[Menusuk jantung iblis bisa langsung membunuhnya, sementara jika menyerang bagian lain, dalam waktu singkat bagian yang terluka akan sembuh seperti sedia kala]


“Sistem, kamu memang sangat luar biasa, dan informasi yang baru kamu berikan padaku sangatlah berguna, disaat sebentar lagi aku akan menghadapi mereka!” ungkap Su Tianjin, lalu dia tersenyum senang karena mengetahui kelemahan musuhnya.

__ADS_1


......................


“Ternyata tidak mudah menusuk tepat di arah jantung mereka! Hampir lima menit bertarung melawan mereka, aku baru bisa membunuh lima dari mereka!”


Noah saat ini terlibat pertarungan dengan puluhan iblis yang menyerangnya secara bersamaan. Dia sedikit mengalami kesulitan karena banyak iblis yang sudah dia buat luka, tapi hanya dalam hitungan lima detik, seluruh luka iblis itu sembuh, dan kembali iblis itu menyerangnya.


Door... Door...


Kesulitan menusuk jantung iblis menggunakan belati, pada akhirnya berusaha melakukan semua itu dengan menggunakan pistol. Tembakan pertamanya meleset, tapi tembakan selanjutnya semua tepat sasaran.


Mengganti belati menggunakan sepasang pistol, Noah lebih cepat membunuh puluhan iblis yang menjadi lawannya, dan suara pemberitahuan dari sistem terus saja terdengar, menandakan jika saat ini dia sedang panen poin level.


Poin level miliknya terus meningkat, seiring banyaknya iblis yang mati di tangannya, dan baru saja dia berhasil meningkatkan level kekuatan.


Tidak hanya sekali, tapi Noah berhasil mendapatkan dua kali peningkatan kekuatan.


Tanpa berkedip, Noah terus saja membunuh iblis yang menjadi lawannya.


Semakin banyak iblis yang mati, semakin banyak poin level yang dapat dipanen oleh Noah.


Banyaknya poin level yang didapatkan, membuat Noah semakin bersemangat, dan dia meningkatkan kecepatan penggunaan pistol, sehingga semakin banyak iblis yang mati si tangannya.


Lebih dari seratus iblis telah mati di tangan Noah, dan dia baru saja kembali berhasilkah meningkatkan level kekuatannya.


“Tinggal sedikit lagi aku bisa meningkatkan kekuatan ke level 450,” ucapnya bersemangat.


Melihat jumlah musuh semakin sedikit dan mereka yang mulai bisa menghindari tembakannya, Noah memutuskan kembali menggunakan belati kembar, dan menyimpan pistol miliknya.


Belati bertemu dengan kuku-kuku tajam milik para iblis, membuat kuku-kuku iblis patah, terpotong rapi oleh kedua belati Noah.


Dengan ketajaman dan kekuatan belati kembar miliknya, Noah tidak kesulitan memotong kuku-kuku tajam iblis yang digunakan untuk menahan pergerakannya. Namun, usaha para iblis gagal, dikarenakan pergerakan Noah benar-benar tidak bisa ditahan.


Dengan kedua tangan terus mengayunkan kedua belati di tangannya, Noah terus bergerak menyerang, melukai, dan membunuh musuh-musuhnya.


“Setelah terbiasa dengan gerakan mereka, nyatanya tidak benar-benar sulit mengalahkan mereka semua!”


Noah terus saja menyerang, dan akhirnya dia berhasil mengalahkan dua iblis terakhir yang masih bertahan hidup, lalu setelahnya dia menghancurkan portal tempat keluarnya ratusan iblis.


Banyak sekali poin level yang dia dapat, dan dengan dikalikan dua, semakin banyak poin level yang dia dapat, membuatnya berhasil meningkatkan level kekuatan sebanyak lima kali.


Insting berburu Noah semakin hari semakin terasah, dan tanpa meminta informasi dari sistem, dia tahu jika tidak jauh dari lokasinya saat ini akan muncul portal selanjutnya, dan dia berharap akan muncul iblis lainnya, dengan kekuatan setara atau bahkan lebih kuat dari yang baru saja dia kalahkan.


Sementara itu, dengan memanfaatkan kekacauan yang sedang terjadi akibat munculnya portal dan monster, puluh orang berhasil masuk secara paksa ke kantor sebuah Bank.


Mereka yang sudah begitu ahli melakukan penyusupan ke tempat-tempat penting, ditambah adanya kekacauan di luar sana, mereka semakin mudah memasuki bagian dalam kantor Bank, setelah sebelumnya lebih dulu membunuh lima petugas keamanan.


Dalam sekejap mata mereka berhasil membobol tempat penyimpanan, yang menyimpan tumpukan uang bahkan di tempat itu juga ada ratusan atau bahkan ribuan emas batangan, yang masingm seberat satu kilogram.


Mereka segera saja mengambil seluruh benda berharga, bahkan mereka bermaksud mengambil semuanya tanpa menyisakan benda apapun, sekalipun itu hanya satu lembar uang receh.


Jelas pihak Bank akan mengalami kerugian yang begitu besar, dan semua itu merupakan ulah dari mereka, orang-orang yang mengambil kesempatan didalam kesempitan.


Setelah memastikan ruang penyimpanan kosong, mereka secara bergantian membawa puluhan tas berukuran besar, membawanya ke mobil box yang sudah terparkir di jalanan, tepat di belakang Bank.


Bank yang mereka kuras isinya berada di pinggir pantai, dan kini nasib buruk mencintai mereka, saat puluhan monster keluar dari portal, yang muncul tidak begitu jauh dari tempat mobil box terparkir, bahkan beberapa monster sudah menatap lapar keberadaan mereka.


Monster yang muncul adalah monster Beruang Hitam, dan di dunia asalnya mereka terkenal sangat brutal, dan merupakan pemakan daging yang sangat rakus. Bahkan jika dalam keadaan lapar, satu ekor dari mereka bisa memakan ratusan kilo daging.


“Siapa mereka? Kenapa keberadaannya begitu mencurigakan?”

__ADS_1


[Tuan, mereka bisa dikatakan sekumpulan pencuri, yang sedang menguras habis harta berharga, yang tersimpan di dalam Bank. Mereka hampir menyelesaikan aksinya, tapi sepertinya mereka tidak akan pernah bisa menikmati hasil curian, dikarenakan di sekeliling mereka sudah dikepung puluhan monster, dan itu adalah monster Beruang Hitam]


“Apa monster Beruang Hitam itu sangat berbahaya?”


[Bagi mereka, monster tinggi besar dan memiliki pergerakan cukup cepat, tentu monster itu sangat berbahaya. Namun, monster itu tidak akan cukup untuk membahayakan Tuan]


Mendengar semua itu Noah hanya menganggukkan kepala, dan meski ada sekelompok orang berada dalam bahaya, dia sama sekali tidak memiliki keinginan mengulurkan tangan, memberi bantuan pada mereka.


Meski terbilang kejam, menurutnya orang-orang seperti mereka yang memanfaatkan situasi genting seperti saat ini untuk melakukan kejahatan, mereka semua pantas mati.


“Sistem, apa aku terlalu kejam jika membiarkan mereka semua mati di tangan monster, padahal aku memiliki kekuatan berlebih yang bisa aku gunakan untuk menyelamatkan mereka?” tanyanya.


[Tuan, itu sama sekali tidak kejam karena aku merasa orang-orang seperti mereka memang seharusnya mysnah dari dunia ini]


[Membiarkan orang-orang seperti mereka hidup lebih lama, itu tidak menjamin mereka tidak akan mengulangi, apa yang malam ini mereka lakukan, apalagi setelah mereka merasakan nikmatnya memiliki uang tanpa harus bekerja keras]


Noah hanya mengangguk mendengar semua itu, dan tidak lama kemudian dia mendengar suara tembakan, dan suara tembakan itu berasal dari komplotan pembobol Bank, yang sedang menembaki puluhan monster Beruang Hitam.


Peluru mereka tidak cukup untuk membunuh monster Beruang Hitam, yang ada justru satu-persatu dari mereka mati, dan menjadi santapan monster Beruang Hitam.


......................


Setelah membiarkan komplotan pembobol Bank menjadi makanan monster Beruang Hitam, Noah muncul di tengah-tengah kerumunan monster Beruang Hitam, dan dengan katana di masing-masing tangannya, kini saatnya dia membunuh monster Beruang Hitam, dan mendapatkan banyak poin level.


Level kekuatan monster Beruang Hitam, setara dengan level kekuatan iblis yang sebelumnya sudah berhasil dikalahkan oleh Noah.


Namun sayangnya jumlah mereka jauh lebih sedikit dari jumlah yang dimiliki oleh iblis, yang sebelumnya membuat Noah mendapatkan beberapa kali peningkatan level kekuatan.


“Tiga jam pagi pagi datang, kalau aku lebih cepat membunuh monster yang bermunculan, ada kemungkinan aku berhasil menaikkan level kekuatanku mendekati level 500, setidaknya menyentuh level 470,” gumam Noah, sambil terus mengayunkan kedua katana nya menyerang monster Beruang Hitam.


Satu demi satu monster Beruang Hitam tumbang dengan tubuh tanpa nyawa yang artinya dia sudah mati.


‘Gara-gara portal dan monster yang terus saja bermunculan, aku semakin lupa yang namanya tidur malam,’ batin Noah yang mulai rindu tidur saat malam hari, selayaknya manusia yang selama ini masih bisa tidur nyenyak saat malam datang, sekalipun monster-monster berkeliaran di sekitaran rumahnya.


Slash... Slash... Slash...


Terus saja Noah membunuh monster Beruang Hitam, sambil mengabaikan suara pemberitahuan sistem, yang memberitahu seberapa banyak poin level yang didapat, setelah membunuh beberapa monster Beruang Hitam.


“Ini yang ke seratus delapan puluh, dan sepertinya mereka semua sudah berhasil aku kalahkan!” kata Noah sambil melihat sekeliling, dan dia tidak menemukan keberadaan monster Beruang Hitam yang masih hidup.


Semua monster Beruang Hitam telah berubah menjadi mayat, dan sekarang perhatiannya segera tertuju pada portal, yang ingin segera dia hancurkan.


“Sistem, sebenarnya ini sudah membuatku penasaran sejak lama. Kira-kira apa yang akan terjadi padaku, jika aku masuk kedalam portal itu?” ucap Noah sambil menunjuk portal yang belum dia hancurkan.


[Tidak ada hal baik jika Tuan masuk ke dalam portal itu, yang ada Tuan akan terlempar ke dunia asal para monster, dan tidak lama di tempat itu Tuan pasti sudah mati di tangan jutaan monster, yang menghuni dunia itu]


“Itu benar-benar sangat buruk, dan aku bukanlah orang bodoh yang ingin mencoba masuk ke dalam portal menuju dunia para monster!” ucapnya, dan segera saja dia menghancurkan portal, supaya tidak lagi ada monster yang muncul dari portal yang sama.


Sebelum pergi melanjutkan perjalanan, Noah menyempatkan diri menghubungi satu-persatu kekasihnya, menanyakan keadaan mereka saat ini yang sedang melakukan perburuan di tempat lain.


Setelah memastikan mereka semua dalam keadaan baik-baik saja, Noah memutuskan melanjutkan perjalanan, meninggalkan sebuah mobil box yang didalamnya terdapat puluhan tas berisikan benda berharga.


“Aku sedang tidak kekurangan harta berharga, jadi untuk apa juga aku peduli dengan uang serta emas di dalam sana?” kata Noah acuh dengan semua barang berharga di dalam mobil box.


Noah memilih pergi melanjutkan perjalanan, membunuh sebanyak-banyaknya monster, dan terus berusaha meningkatkan level kekuatannya sampai mentok.


......................


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2