
Siang ini Noah sudah berada di bandara untuk menjemput kedua saudari dan kedua saudaranya. Dia tidak pergi seorang diri, melainkan dia pergi bersama Ellena, yang mana Ellena hari ini sama sekali tidak memiliki kegiatan, berbeda dengan yang lainnya.
Sebenarnya Noah dan Ellena ingin mengajak Nancy, tapi wanita itu memilih tinggal di rumah menjaga Jihan, yang hari ini tidak pergi ke tempat kerja bersama ibunya. Agnes hari ini hanya akan bekerja setengah hari, dan karena ada Nancy yang menjaga Jihan bersama dengan babysitter, akhirnya dia pergi tanpa membawa Jihan.
Hestia, Laura, Zico dan Deco, nama empat orang yang hari ini dijemput Noah di bandara. Tidak lama menunggu begitu sampai di bandara, lima menit kemudian Noah dan Ellena melihat empat orang yang sedang mereka tunggu kedatangannya. Mereka berempat sepertinya telah mengetahui keberadaan Noah dan Ellena, dan segera saja para wanita menghampiri Ellena, sedangkan para pria menghampiri Noah.
Perkenalan singkat terjadi diantara mereka, dan pujian dilayangkan pada Noah dan Ellena, yang mana mereka memuji jika Noah dan Ellena jauh lebih sempurna saat dilihat secara langsung daripada saat dilihat dalam foto.
Segera saja mereka semua masuk kedalam mobil yang telah dipersiapkan. Ada dua mobil yang menjemput mereka, dan untuk pengawalan, setidaknya ada lebih dari dua puluh pengawal, dan mereka berada di dalam tujuh mobil berbeda.
Sungguh pengawalan yang begitu ketat, dan setelah semua orang masuk ke dalam mobil, segera seluruh mobil pergi meninggalkan area bandara, dan tujuan mereka saat ini adalah Mansion keluarga Ludwing. Dari bandara dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk sampai di Mansion keluarga Ludwing, dan mereka yang baru melakukan perjalanan jauh, mereka menghabiskan waktu diperjalanan dengan tidur.
Satu jam berlalu, akhirnya mereka semua telah sampai di Mansion keluarga Ludwing, dan saat baru sampai, Noah serta Ellena dibuat terkejut dikarenakan Nancy dan empat wanita lainnya ditambah Jihan, mereka telah berada di Mansion keluarga Ludwing.
Beberapa waktu yang lalu mereka telah sampai di Mansion keluarga Ludwing, tapi untuk malam ini mereka tidak akan bermalam di Mansion keluarga Ludwing, melainkan bermalam di Mansion keluarga Milito, yang berada tepat di sebelah Mansion keluarga Ludwing. Malam ini Mansion keluarga Ludwing dipastikan bakalan ramai, oleh karena itu mereka lebih nyaman tinggal di Mansion keluarga Milito.
Ke-empat saudara Noah, mereka memutuskan melanjutkan istirahat di kamar yang telah dipersiapkan untuk mereka, sedangkan Noah memilih pergi bersama para kekasihnya, ke taman bermain anak-anak, yang berada di bagian halaman samping Mansion keluarga Ludwing. Setelah pertemuannya dengan Jihan, Richard segera saja membuat taman bermain, supaya Jihan ada tempat bermain sast berkunjung ke Mansion nya.
Membiarkan Jihan bermain dengan babysitter nya, saat ini Noah duduk di tengah-tengah enam wanita yang merupakan kekasihnya. Melihat satu-persatu keberadaan mereka, Noah merasa tidak salah mencintai wanita sesempurna mereka, dan dia sungguh tidak sadar memiliki mereka seutuhnya.
Meski diantara mereka ada sosok Agnes yang bukan lagi seorang gadis, Noah sama sekali tidak berpikir memberi perlakuan beda padanya, disaat nanti melakukan malam pertama. Dia sangat yakin sesuatu yang dimiliki Agnes akan terasa selayaknya milik seorang gadis, saat ditembus juniornya yang berukuran jumbo.
__ADS_1
Dia justru khawatir jika ukuran juniornya terlalu besar untuk para wanitanya, dan mereka pasti keasikan saat juniornya menembus mereka.
Satu hal yang baru Noah sadari saat menatap bergantian ke-enam kekasihnya. Dia baru sadar jika lekuk tubuh mereka hampir sama, dan jelas terlihat mereka sama-sama memiliki ukuran bukit kembar yang jauh dari kata rata. Itu sangat besar, dan rasanya dia sangat ingin menyentuhnya.
Di masa lalu dia pernah menyentuh milik Nancy dari luar maupun dalam, bahkan di waktu yang sama Nancy juga memainkan juniornya menggunakan tangannya yang hangat. Saat itu mereka hampir saja melewati batas, sampai akhirnya mereka hanya memuaskan diri dengan permainan tangan. Meski hanya sekali melakukannya, keduanya sampai saat ini masih mengingat semua itu, dan Nancy sendiri hanya melakukan semua itu dengan Noah, dikarenakan selama berhubungan dengan Edgar, mereka tidak pernah melakukan apa-apa, selain berpegangan tangan.
Sebenarnya berkali-kali Edgar meminta sesuatu yang lebih dari Nancy, seperti peluk, cium, bahkan hubungan badan, tapi Nancy tegas menolak semua keinginan pria itu, dan dia baru bersedia melakukan semua itu setelah resmi menikah.
Namun, pernikahan diantara keduanya urung terjadi setelah apa yang terjadi pada Edgar, dan keputusan Nancy pergi meninggalkan rumah, serta memutuskan hubungan dengan seluruh anggota keluarganya.
‘Sepertinya aku harus segera menikahi mereka, supaya aku tidak melakukan sesuatu yang melewati batas, saat belum memiliki hubungan resmi dengan mereka,’ batin Noah, dan setelahnya dia terlibat pembicaraan santai dengan ke-enam kekasihnya.
......................
Akan tetapi keduanya siang tadi telah pergi, setelah berkali-kali meraih puncak kenikmatan bersama ibu angkat Nancy. Meski sudah tidak lagi muda, wanita itu masih cantik, dan tubuhnya masih segar serta kencang, bahkan bagian bawahnya masih rapat, meski sudah serint menerima tamu, yang menginginkan kenikmatan.
“Sayang, sedikit lagi, Aaaahh...” Suara penuh kepuasan terdengar dari mulut ayah Edgar, saat dia membanjiri bagian bawah ibu angkat Nancy dengan cairan panas, yang keluar saat dia mencapai puncak kenikmatan.
Diwaktu yang sama tubuh ibu angkat Nancy bergetar, dan dengan mata terpejam dia kenikmatan saat-saat meraih puncak kenikmatan, dan mungkin ini adalah puncak kenikmatan ke dua puluh, yang seharian ini dia dapatkan. Tubuhnya benar-benar lemas, dan dia memilih memejamkan mata saat ayah Edgar memisahkan diri darinya. Pria itu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, sedangkan ibu angkat Nancy masih memejamkan mata di atas tempat tidur, dalam keadaan polos tanpa pakaian.
Tidak lama ayah Edgar keluar dari kamar mandi hanya dengan bagian pinggang ke bawah tertutup handuk, sedangkan bagian atas masih polosan. Dia menghampiri ibu angkat Nancy yang memejamkan mata, tapi dia tahu pasti jika wanita itu hanya sekedar memejamkan mata, tidak benar-benar tertidur. Meremas salah satu bukit kembar wanita itu, dia berhasil membuat wanita itu membuka kedua matanya.
__ADS_1
“Sayang, jika kamu menginginkannya lagi, beri aku waktu 30 menit beristirahat, baru setelah itu aku yang akan memberikan kenikmatan itu padamu!” kata ibu angkat Nancy dengan suara lirih, dikarenakan saat ini dia benar-benar merasa lelah.
“Baiklah, tiga puluh menit lagi beti aku kepuasan itu, tapi untuk sekarang aku ingin menanyakan padamu kabar Nancy! Bagaimana, apa kamu sudah menemukan keberadaan wanita itu?” tanya ayah Edgar, dan dia berharap keberadaan Nancy sudah ditemukan. Akan tetapi, harapannya belum terwujud saat ibu angkat Nancy menggelengkan kepalanya, yang menandakan jika Nancy belum diketemukan.
Ibu angkat Nancy menjelaskan jika Nancy seolah-olah menghilang, dan tidak ada sedikitpun jejak yang ditinggalkan. Namun, dia yakin jika menghilangnya Nancy berhubungan dengan mantan kekasihnya, dan rencananya besok dia akan membuat laporan pada polisi tentang kasus penculikan.
Mendengar semua itu ayah Edgar hanya menganggukkan kepala, dan dia berharap supaya Nancy segera ditemukan, supaya Edgar segera sembuh. Alasannya memang demi Edgar, tapi sejujurnya dia ingin Nancy segera ditemukan, supaya dirinya bisa menikmati kehangatan tubuhnya.
......................
Sementara itu, di waktu yang sama, di Mansion keluarga Ludwing.
Persiapan pesta yang akan berlangsung esok malam telah mencapai akhir, dan tinggal melakukan penyempurnaan. Semua persiapan dilakukan oleh orang-orang kepercayaan keluarga Ludwing, jadi tidak perlengkapan pesta yang bisa membahayakan keberadaan anggota keluarga Ludwing.
Di saat orang-orang di Mansion keluarga Ludwing sedang mempersiapkan acara pesta keluarga Ludwing, di Mansion keluarga Milito, Noah saat ini sedang berduaan dengan Ellena di kamar wanita itu, sedangkan yang lainnya sedsng beristirahat di kamar sebelah, setelah sebelumnya puas bermain dengan Jihan.
Noah yang lelah saat ini sedang tidur, sedangkan Ellena, sambil menyunggingkan senyuman di wajahnya, dia terus saja menatap wajah Noah yang begitu tenang saat tertidur.
Wajah tenang Noah saat tidur, membuatnya ingin segera menerkam nya, dan menyerahkan semua miliknya padanya, tapi dia menahan diri, dan baru akan melakukannya setelah hubungan mereka terikat dalam sebuah pernikahan.
‘Aku tahu selama ini kamu terus menahan diri, dan asal kamu tahu, aku dan yang lainnya juga terus menahan diri untuk tidak langsung menerkammu,’ batin Ellena, lalu dia memberi kecupan di kening Noah, sebelum tiduran di sebelahnya.
__ADS_1
......................
Bersambung.