
Noah masih terus membunuh monster yang bermunculan, dan tujuan mereka adalah desa iblis, yang kini berada di belakangnya. Sudah ribuan monster mati, tapi belum ada tanda-tanda kalau jumlah monster akan segera habis.
Di sisi lain, seluruh kekasih Noah dan juga Lamia, mereka hanya menjadi penonton, dan tak terlihat adanya tanda-tanda Noah membutuhkan bantuan mereka. Jelas mereka melihat Noah sangat menyukai pertarungannya, dan dia semakin senang dengan banyaknya monster yang datang menjadi lawannya.
Mereka baru akan membantu jika benar-benar dibutuhkan, tapi dengan kekuatan monster yang terus berdatangan, bantuan mereka sama sekali tidak dibutuhkan oleh Noah, dikarenakan musuh terlalu lemah untuk membuat Noah kesalahan, dan membutuhkan bantuan mereka semua.
Saat mereka mengira monster hanya datang dari satu arah, ternyata monster juga datang dari arah lain, dan banyak iblis penjaga desa segera pergi ke arah datangnya monster, hangat kali ini datang dari arah belakang Desa. Bukan hanya datang dari arah belakang, monster juga datang dari samping kanan dan kiri desa, membuat desa terkepung monster dari berbagai arah.
Lamia yang mendengar serangan monster dari berbagai arah, dia bergegas pergi membantu para iblis melindungi desanya.
Seluruh kekasih Noah tak tinggal diam saat kekuatan mereka dibutuhkan oleh desa iblis. Segera mereka membentuk tiga kelompok, dan pergi ke tiga arah yang berbeda.
Anggun, Nancy, Vika dan Suzy, mereka pergi ke bagian kiri desa. di bagian kanan ada Sasa, Amel, Victoria juga Prilly. Sisi belakang desa yang ramai didatangi monster, ada Agnes, Yuna, Joy, Flora, Ellena, serta Jane, yang akan membantu mengamankan bagian belakang desa.
Di bagian depan yang terdapat banyak monster, semua orang mempercayakannya pada Noah. Dengan kekuatan yang dimilikinya, sebanyak apapun monster yang datang, Noah pasti dapat mengalahkannya.
“Sistem, dengan banyaknya musuh yang datang, sepertinya aku tidak bisa menyentuh mereka malam ini, atau besok, dan lagi aku juga belum melakukan pendekatan dengan wanita itu, bahkan namanya saja aku belum tau,” kata Noah.
“Apa tidak masalah jika aku melakukannya beberapa hari lagi?” lanjutnya, bertanya pada sistem.
[Tidak ada batas waktu untuk menyelesaikan misi Tuan, jadi Tuan bebas kapan saja menyelesaikan misi itu]
“Baguslah kalau begitu, jadi aku bisa lebih dulu mengenal wanita itu lebih dekat, sebelum melakukan yang pertama kali dengannya,” kata Noah, dan dia lanjut menyerang monster yang terus saja berdatangan.
Di tempat lain, tak begitu jauh dari desa.
“Tuan, puluhan ribu monster sudah saya kirim menyetang desa itu, dan kita tinggal menunggu kabar baik saat desa itu hancur.”
“Apa kamu yakin monster yang kami kirim cukup untuk menghancurkan desa itu?”
“Tuan, kekuatan iblis di desa itu sangatlah lemah, apalagi sebagian besar dari mereka adalah wanita. Saya yakin monster-monster itu cukup untuk menghancurkan desa itu!”
__ADS_1
“Apa kamu yakin kalau di desa itu hanya ada iblis, yang menolak tunduk pada Penguasa?”
“Tuan, saya sudah berkali-kali memastikan, dan memang hanya iblis dengan kekuatan lemah, yang menghuni tempat itu.”
Sosok yang dipanggil Tuan mengangguk pelan, lalu dia menatap tajam sosok di depannya yang merupakan iblis, selayaknya Lamia, dan kebetulan dia juga merupakan wanita.
“Lumia, apa kau tidak ingin melihat kembaranmu sebelum para monster membunuh dan memakannya?”
“Tuan, saya tidak memiliki kembaran, kalaupun ada, saya sudah sejak sangat lama menganggapnya mati.”
“Kalau begitu, bawa wanita itu ke hadapanku sekarang juga, karena aku ingin mencicipi tubuhnya, sebelum memberikannya pada para monster!”
“Sesuai keinginan Tuan, saya akan membawa wanita itu kehadapan Tuan.”
Wanita yang dipanggil Lumia segera pergi meninggalkan Tuannya, untuk menyelesaikan tugas yang diberikan padanya.
“Aku bukan hanya akan mencicipi tubuh adiknya, tapi juga tubuhnya. Keduanya adalah iblis tercantik yang pernah aku lihat, dan mereka akan menjadi milikku.”
......................
Lumia yang melihat keadaan desa yang diserang oleh ribuan monster, dia terkejut melihat keadaan desa masih baik-baik saja, sementara banyak monster yang telah mati.
Setelah dia memperhatikan secara cermat apa yang sebenarnya terjadi, dia baru saja melihat jika bukan hanya iblis yang melawan monster. Ada Elf, Vampir, dan yang paling membuatnya terkejut, ada keberadaan sosok manusia, yang membantu melindungi desa iblis.
Bahkan di bagian depan desa, dia melihat seorang pria yang merupakan manusia, hanya seorang diri dia dengan sangat mudah membunuh banyak monster, yang jumlahnya sudah mencapai ribuan.
“Bagaimana mungkin manusia di Dunia ini masih ada? Bukannya keberadaan mereka telah musnah sejak beberapa tahun lalu? Bukan hanya masih ada, tapi manusia yang aku lihat kali ini sangatlah kuat, jauh lebih kuat dari kekuatan manusia di masa lalu,” gumam Lumia.
Tanpa disadari olehnya, Lumia terus saja menatap sosok pria, yang tak lain adalah Noah. Dia merasa Noah sangatlah sempurna untuk sosok seorang pria, dan dia merasa sesuatu di bawah sana basah.
“Pria itu, aku ingin memilikinya!” gumam Lumia, dan ini adalah kali pertama dia tertarik pada seorang pria, lalu dia segera teringat sesuatu.
__ADS_1
“Sial! Bukannya Lamia juga akan tertarik dengan pria itu? Bagaimanapun juga, iblis yang terlahir kembar akan tertarik pada pria yang sama,” katanya.
Semakin besar niat Lumia untuk mengakhiri hidup Lamia, yang tak ingin tunduk pada sosok Tuan yang sama dengannya, padahal Tuannya adalah sosok yang menyelamatkan hidup mereka di masa lalu, setelah ada sosok yang membunuh orangtua mereka.
“Aku akan mengampuninya dan membiarkan dia memiliki pria yang sama denganku, selama dia berlutut di hadapan Tuan, tapi jika dia masih menolak dan terus menuduh Tuan sebagai pembunuh Ayah dan Ibu, aku tak akan segan membunuhnya!”
Bergerak cepat menerobos pertarungan yang sedang terjadi, Lumia berhasil memasuki desa, tapi saat dia ingin bergerak lebih jauh, seseorang memukulnya dari arah belakang, membuatnya kehilangan kesadaran.
“Wanita yang salah paham, dan justru menjadi pengikut dari orang yang telah membunuh kedua orangtuanya,” gumam seseorang yang telah membuat Lumia pingsan.
Sosok itu adalah Noah, yang telah mendengar keseluruhan kisah hidup Lamia dan Lumia dari sistem, termasuk siapa Tuan Lumia, dan apa penyebab kematian orangtua mereka. Noah bahkan mendapatkan rekaman dari sistem, tentang kejadian yang menimpa orangtua Lumia dan Lamia di masa lalu.
“Beruntung aku lebih dulu menghentikanmu, sebelum kamu melakukan sesuatu yang ke depannya akan membuatmu menyesal,” kata Noah.
Noah lalu menempatkan Lumia di tempat yang aman, tentu berada di jangkauan penglihatannya, lalu dia kembali melawan monster yang tinggal tersisa ratusan.
Noah begitu cepat membunuh monster, hingga akhirnya seluruh monster mati di tangannya, dan dia tak lagi melihat adanya monster yang datang mendekat.
Namun, saat akan pergi menghampiri Lumia, Noah tersenyum tipis, setelah melihat sangat jelas, keberadaan sosok yang bersembunyi di balik lebatnya hutan dan gelapnya malam.
“Sistem, apa sosok itu yang merupakan Tuan Lumia, dan juga sosok yang telah membunuh orangtua mereka?” tanyanya pada sistem.
[Tuan benar, sosok itu adalah sosok yang telah membunuh kedua orangtua Nona Lumia dan Nona Lamia, dan juga sosok yang dianggap penyelamat oleh Nona Lumia, sampai dia menganggap sosok itu sebagai Tuannya]
“Dia tidak terlalu kuat, dan aku bisa membunuhnya saat ini juga. Naming, aku ingin sosok itu dibunuh langsung oleh mereka berdua, yang aku yakin pasti ingin membalaskan dendam orangtuanya pada sosok itu,” kata Noah, lalu dia melanjutkan berjalan ke arah Lumia, mengabaikan sosok yang melihatnya dari kejauhan.
Sementara itu, di balik rimbunnya hutan dan kegelapan malam, sosok yang merupakan Tuan dari Lumia, dia mengeram marah, dan mengepalkan erat tangannya.
“Dia gagal, bahkan tertangkap oleh sosok yang aku yakini dia adalah manusia. Akan tetapi, manusia benar-benar telah musnah, dan mereka lemah, jauh berbeda dengan pria itu. Jangan-jangan dia manusia dari dunia lain, yang diceritakan oleh Yang Mulia!” katanya, dan dia buru-buru pergi meninggalkan tempatnya, karena tak ingin ditangkap oleh musuh.
“Dia tidak akan bisa pergi jauh,” gumam Noah dari kejauhan, yang mana dia merasakan jika sosok yang keberadaannya telah diketahui, sosok itu pergi menjauh, tapi dia masih jelas melihat keberadaannya, dan tau kalau sosok itu bersembunyi di dalam gua, berjarak dua kilometer dari desa iblis.
__ADS_1