Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Pertarungan Sesama Monster


__ADS_3

Berada tak begitu jauh dari ribuan monster yang akan memperebutkan Kristal Darah, Noah dan seluruh kekasihnya tak buru-buru menyerang monster yang terlihat.


“Untuk saat ini kita awasi merek dulu, sambil menunggu sebanyak apa monster yang terkumpul di tempat ini,” kata Noah pada seluruh kekasihnya.


Menganggukkan kepalanya mengerti, seluruh kekasih Noah tetap diam di tempat, sesuai apa yang menjadi keinginan Noah.


Sementara itu, dari apa yang mereka semua lihat, seiring waktu yang terus saja berjalan, jumlah monster semakin bertambah. Dari kejauhan mereka terus berdatangan, dan terasa jelas aura permusuhan sesama monster, dikarenakan mereka sama-sama menginginkan Kristal Darah.


Dari ribuan, jumlah monster telah mencapai puluhan ribu, dan mungkin tak lama lagi jumlah mereka akan mencapai ratusan ribu, dengan kekuatan berada diantara level 400 sampai dengan level 700.


Level mereka memang tidak ada yang menyentuh angkat 800 ke atas, tapi dengan jumlah mereka yang begitu banyak, Noah yakin mereka dapat memberinya banyak poin level, untuk meningkatkan kekuatannya.


“Sistem, apa kamu bisa memperkirakan berapa banyak poin level yang bisa aku dapatkan dengan membunuh mereka semua? Apa poin level yang aku dapat bisa meningkatkan kekuatanku sampai ke tingkat Master level 5 atau bahkan level 6?” tanya Noah pada sistem.


[Sistem hanya bisa memperkirakan jika Tuan setidaknya akan mendapatkan dua sampai empat kali kenaikan level. Sedangkan untuk seluruh kekasih Tuan, mereka akan mengalami peningkatan kekuatan, menyesuaikan dengan peningkatan kekuatan Tuan]


Noah mengangguk mengerti mendengar semua itu, dan kembali dia fokus pada keberadaan monster.


“Jumlah mereka sangatlah banyak, dan mereka datang bukan hanya untuk saling pamer jumlah dan kekuatan, sepertinya tak lama lagi akan terjadi pertarungan diantara mereka,” kata Amel, dengan kedua mata masih saja tertuju pada puluhan ribu monster di depannya.


“Mereka akan bertarung untuk memperebutkan Kristal Darah, dan mereka baru akan mulai bertarung, setelah seluruh monster yang ada di wilayah ini berkumpul di tempat ini,” jelas Noah.


“Lalu, waktu seperti apa yang akan kita pergunakan untuk menyerang mereka? Apa kita akan menyerang saat pertarungan mereka dimulai, atau menyerang saat pertarungan mereka selesai?” tanya Suzy, sambil menoleh melihat ke arah Noah.


“Kita ingin mengumpulkan banyak poin level dengan membunuh mereka, jadi kita akan menyerang saat mereka mulai melakukan pertarungan,” kata Noah, menjawab pertanyaan Suzy.


Tak lama setelah Noah menjaw pertanyaan Suzy, rombongan monster dalam jumlah yang sangat banyak datang, dan kini setidaknya ada tiga ratusan ribu monster yang telah berkumpul di tempat yang sama.


“Pertarungan mereka akan segera dimulai,” kata Noah.


“Jumlah mereka benar-benar banyak, dan itu lebih terlihat seperti lautan monster, daripada sekelompok monster yang siap melakukan pertarungan. Melihat jumlah mereka, aku sampai bingung mau menyerang dari sisi sebelah mana,” ungkap Sasa.


“Sisi belakang mereka lengah, jadi kita manfaatkan itu dengan melakukan serangan dari sisi belakang mereka, dan kita akan menyerang dari arah yang sama,” kata Noah.


Seluruh wanita mengangguk mendengarnya, dan setelahnya mereka sangat jelas mendengar suara raungan ratusan ribu monster, yang sepertinya sedang menyamakan suara untuk memulai pertarungan.


“Rooaaar... Rooaaar...” Terdengar suara yang cukup untuk membuat bulu-bulu halus di tubuh Noah dan seluruh kekasihnya berdiri, tapi mereka sama sekali tidak takut dengan sosok monster yang jumlahnya mencapai ratusan ribu.


Setelah suara-suara raungan monster tak lagi terdengar, Noah dan seluruh kekasihnya disuguhi oleh pertarungan sesama monster di depan mereka.


Pertarungan sesama monster sangatlah brutal, dikarenakan mereka bertarung menggunakan cakar, taring, dan juga racun. Namun, dikarenakan ketahanan fisik yang dimiliki oleh para monster, mereka tak mudah mati.


“Tunggu sebentar lagi, dan kita akan menyerag mereka!” kata Noah pada seluruh kekasihnya.


“Baik,” jawab seluruh wanita, dan mereka mulai mengeluarkan senjata, yang akan digunakan dalam pertarungan.


Nancy, Jane, Ellena, Anggun, dan Prilly, mereka menggunakan senapan serbu dengan peluru emas. Sementara wanita lainnya, kini mereka menggunakan cambuk yang jangkauan serangannya lebih jauh dari katana maupun pedang.


Noah sendiri, dia belum mempersenjatai diri, tapi sewaktu-waktu saat dibutuhkan, dia dengan mudah bisa mengeluarkan senjatanya.

__ADS_1


Dengan sorot mata tajam, Noah melihat jalannya pertarungan sesama monster, dan saat melihat banyak monster yang terluka sampai sekarat, dia merasa sudah waktunya melakukan serangan.


“Mari kita serang bagian belakang mereka yang lemah!” kata Noah, mengajak seluruh kekasihnya menyerang sisi belakang musuh.


Noah langsung saja maju menyerang monster, setelah sebelumnya dia mengeluarkan dua katana dari ruang penyimpanan.


Menyusul di belakangnya sebelas wanita, yang masing-masing dari mereka telah mempersenjatai diri menggunakan cambuk.


Sedangkan untuk lima wanita yang mempersenjatai diri mereka menggunakan senapan serbu, mereka naik ke atas ketinggian pohon, dan akan melakukan serangan dari ketinggian.


“Slash... Slash...” Tebasan dua katana di tangan Noah dengan cepat membunuh monster yang menjadi lawannya, dikarenakan tebasan katana Noah tepat memenggal kepala monster-monster yang menjadi lawannya.


Dalam waktu sangat singkat puluhan monster mati di tangan Noah. Di sisi lain, ratusan monster telah mati di tangan lima wanita, yang menggunakan senapan serbu, dan ratusan monster lainnya mati di tangan enam belas wanita, yang mempersenjatai diri dengan cambuk.


Dengan kekuatan yang mereka miliki, seluruh monster yang ada jelaslah bukan lawan sepadan untuk mereka, dan tinggal menunggu waktu sampai seluruh monster mati di tangan mereka.


“Bunuh mereka semua, jangan sampai ada yang tersisa meski itu monster yang terluka parah!” perintah Noah, yang dengan senang jari dilakukan oleh seluruh kekasihnya.


“Ctas... Ctas... Ctas...” Cambuk terus diayunkan oleh para wanita, dan setiap cambuk di tangan mereka diayunkan, puluhan monster dipastikan mati di tangan mereka.


Hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, Noah dan seluruh kekasihnya telah berhasil membunuh ribuan monster, tapi keberadaan mereka sama sekali tidak membuat pertarungan sesama monster terhenti, dan para monster fokus pada mereka.


Pertarungan sesama monster masih terus terjadi, dan mereka sama-sama bersikeras untuk keluar sebagai pemenang, supaya bisa memiliki Kristal Darah untuk meningkatkan kekuatan.


Namun, pertarungan monster belum sampai menimbulkan korban jiwa, melainkan monster yang mati, seluruhnya merupakan ulah Noah dan seluruh kekasihnya.


Disaat pertarungan sesama monster terus berlangsung, saat itu juga berlangsung pembantaian monster yang dilakukan oleh Noah dan seluruh kekasihnya. Tak ada monster yang mereka biarkan hidup, seluruhnya harus mati, sekalipun monster-monster itu sebelumnya sudah dalam keadaan sekarat akibat pertarungan.


Dia tak menghitung berapa banyak monster yang mati di tangannya, tapi dia yakin setidaknya sudah lebih dari dua ribu monster mati di tangannya, sejak dimulainya serangan.


Menggerakan kedua tangannya lebih cepat, semakin banyak monster yang mati di tangan Noah. Ditambah keberadaan lima wanita yang terus menembaki musuh, jumlah monster yang mati menjadi semakin banyak.


Para monster yang terlalu fokus pada pertarungan sesama monster, mereka benar-benar mengabaikan Noah dan seluruh kekasihnya, membuat Noah dan seluruh kekasihnya semakin mudah membantai monster, dan mendapatkan sebanyak-banyaknya poin level untuk meningkatkan kekuatan.


“Ini terlalu mudah, bahkan mereka semua mati sebelum melakukan perlawanan,” gumam Noah pelan.


Di tengah pembantaian yang mereka lakukan, Noah dan seluruh kekasihnya melihat dengan jelas ertarungan sesama monster yang semakin luar dan brutal.


[Tuan, sebentar lagi Kristal Darah akan muncul. Sebaiknya Tuan mendapatkan Kristal itu, sebelum orang lain berhasil menyentuhnya. Kristal Darah hanya akan bermanfaat bagi siapapun yang pertama kali menyentuhnya, setelah kemunculannya. Jadi, Tuan harus menyentuh Kristal Darah lebih dulu, sebelum kristal itu tak berguna karena orang lain menyentuhnya lebih dulu]


Mendengar informasi sistem, Noah hanya menganggukkan kepalanya, menunjukkan jika dia mengerti.


“Sistem, arahkan aku ke tempat, yang akan menjadi lokasi kemunculan Kristal Darah!” perintahnya pada sistem.


[Tuan cukup bergerak lurus sejauh dua ratus meter, dan di tempat itulah Kristal Darah akan keluar dari dalam tanah, dan terbang melayang-layang untuk diperebutkan]


“Aku akan pergi ke tempat itu, dan tolong sampaikan pada seluruh kekasihku supaya mereka tetap di tempatnya saat ini, biarkan aku melakukan semuanya seorang diri!” kata Noah, dan kembali dia memberi perintah pada sistem.


[Baik Tuan, aku akan segerakan menyampaikan semua pada seluruh Nona]

__ADS_1


Mendengarnya Noah hanya mengangguk, lalu dia bergegas pergi ke tempat, yang akan menjadi lokasi kemunculan Kristal Darah, yang berasal dari kumpulan kekuatan murni Dunia Monster, dan selama ini keberadaan Kristal Darah senantiasa tersembunyi di dalam tanah.


Kristal Darah yang telah sempurna terbentuk dengan sendirinya akan keluar dari dalam tanah, tapi sebelum keluar, para monster yang memiliki penciuman tajam, mereka akan mencium keberadaan Kristal Darah, dan pertarungan sesama monster senantiasa terjadi di lokasi munculnya Kristal Darah.


“Sebaiknya kalian minggir karena aku juga menginginkan Kristal Darah!” kata Noah sambil terus membunuh monster yang menghalangi jalannya.


Ratusan, bahkan ribuan monster telah mati di tangannya, hanya untuk membuatnya sampai di lokasi kemunculan Kristal Darah.


Sebenarnya dia bisa saja melompat di atas kepala para monster, tapi menurutnya itu tidak menantang. Oleh karena itu dia tetap melewati jalur darat, meski harus membunuh ribuan monster.


Terus saja bergerak sambil membunuh sebanyak-banyaknya minster, akhirnya Noah sampai juga di lokasi kemunculan Kristal Darah, dan baru juga sampai, dia melihat sebuah benda bersinar terang berwarna merah melesat dari tanah menuju ke ketinggian langit.


[Tuan, itu adalah Kristal Darah, dan Tuan harus mendapatkannya sekarang juga]


Mendengar itu, Noah langsung saja melesat cepat mengejar kilatan cahaya, yang saat ini juga sedang dikejar-kejar oleh para monster, tapi belum juga ada yang berhasil mendapatkannya.


Dengan keterampilan langkah cahaya yang membuatnya dapat bergerak sangat cepat, hanya dalam satu kali tarikan napas Noah berhasil mendapatkan Kristal Darah, yang langsung saja dia simpan ke ruang penyimpanan sistem.


Para monster yang tidak bisa melihat saat Noah mengambil Kristal Darah, mereka masih bergerak kesana-kemari mencari keberadaan Kristal Darah.


Keberadaan Noah diantara para monster masih diabaikan, tapi setelah Noah kembali melakukan serangan pada para monster, mereka yang tak lagi terfokus pada Kristal Darah, sekarang mereka mengalihkan perhatiannya kepada Noah.


Noah yang tau jika banyak monster yang mulai sadar akan keberadaannya, bukannya pergi menjaga jarak, dia justru semakin bersemangat menghadapi mereka semua, tapi karena jumlah mereka yang cukup banyak, Noah mengeluarkan banyak granat dari ruang penyimpanan berbagai jenis senjata, dan melemparkan granat ke tengah-tengah gerombolan monster.


Granat yang dilempar Noah tak lagi terpasang pengaman, dan tak membutuhkan waktu lama untuk granat granat itu meledak.


“Boom... Boom... Boom... Boom...” Puluhan granat terus saja meledak, membuat banyak monster mati dalam waktu singkat.


Noah melemparkan granat jauh dari posisi seluruh kekasihnya, jadi tak ada satupun dari mereka yang terluka akibat ledakan granat.


Mereka masih terus bertarung dengan monster, yang sedikit demi sedikit jumlahnya mulai berkurang.


Setidaknya jumlah monster tak lagi mencapai tiga ratusan ribu, melainkan tersisa setengahnya, tapi sebenarnya jumlah itu masih cukup banyak.


“Boom... Boom... Boom...” Noah terus saja melemparkan granat, dan setiap ledakan granat setidaknya ada tiga sampai tujuh monster yang mati akibat ledakan granat.


“Dengan begini aku bisa lebih cepat membunuh mereka semua,” kata Noah, dan terus saja dia melemparkan granat ke tempat musuhnya berada.


Dengan jumlah granat miliknya yang tak terbatas, Noah tak perlu berpikir seberapa banyak yang dia butuhkan untuk membunuh seluruh monster, yang dia perlu pikirkan adalah secepat apa dia bisa menggunakan granat untuk membunuh seluruh monster.


Hingga akhirnya setelah melemparkan lebih dari sepuluh ribu granat, Noah berhasil membunuh ratusam ribu monster, dan kini hanya menyisakan puluhan ribu monster, yang sebagian besar dari mereka dalam keadaan terluka parah.


“Sudah saatnya aku kembali menggunakan katanaku!” kata Noah, dan tak lagi mengeluarkan granat, dia mengeluarkan dua katana nya, lalu menggunakannya untuk membunuh monster.


Di sisi lain, seluruh kekasih Noah terus saja membunuh monster lawan mereka, dan tanpa terasa jumpa monster tinggal ribuan, dari yang sebelumnya berjumlah ratusan ribu.


Saat waktu menunjukkan hampir masuk waktu malam, Noah dan seluruh kekasihnya akhirnya bisa membunuh seluruh monster, dan dengan kekuatan besar yang dimiliki oleh Noah, dia sama sekali tak kesulitan saat harus membakar ratudan ribu mayat monster, yang sebagian besar tak bisa untuk dikonsumsi.


Selesai membakar seluruh monster yang berjumlah ratudan ribu, Noah dan seluruh kekasihnya memutuskan untuk beristirahat sejenak, sebelum mereka nantinya kembali ke Desa Iblis.

__ADS_1


Noah mengatakan pada mereka jika dia berhasil mendapatkan Kristal Darah, tapi untuk saat ini dia masih belum bisa menunjukkan pada mereka, seperti apa wujud Kristal Darah.


Dia baru akan menunjukkan bentuk Kristal Darah, setelah mereka semua kembali ke Desa Iblis, dan tak ada satu orang pun dari mereka yang keberatan dengan keputusan Noah.


__ADS_2