
Keesokan harinya, dua hari sebelum Noah diperkenalkan secara resmi sebagai anggota keluarga Ludwing.
Sinar cahaya matahari masuk di kamar Noah melalui celah jendela kaca, yang terdapat di kamar itu. Terangnya cahaya matahari membangunkan Noah dari tidurnya. Pagi ini terlihat jika pria itu enggan bangun dari tidurnya, dan pada akhirnya dia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
Tiga puluh menit kemudian saat matahari semakin tinggi di langit, merasa sudah cukup dengan waktu yang dihabiskan untuk tidur, perlahan Noah membuka kedua matanya, dan setelahnya dia duduk di atas tempat tidurnya yang begitu nyaman.
Setelah meregangkan tubuhnya dalam keadaan terduduk di atas tempat tidur, Noah melihat sekelilingnya, dan dia tidak menemukan keberadaan dua wanita yang semalam menemaninya tidur, hanya menemani tanpa terjadi kejadian yang tidak-tidak.
Noah yang penasaran dengan kemana perginya dua wanita yang semalam tidur bersamanya, dia menggunakan keterampilan mata tembus pandang, dan tidak sulit baginya menemukan keberadaan mereka, yang saat ini sedang berkumpul dengan wanita lainnya. Kedua wanita yang dicarinya adalah kakak beradik Sasa dan Jane.
Setelah memastikan keberadaan para wanita yang saat ini sedang bahu membahu menyiapkan makanan pagi, Noah segera bangkit dari tempat tidurnya, dan segera dia pergi ke kamar mandi untuk mandi. Selesai mandi dan berganti pakaian, dia memutuskan pergi ke ruang makan untuk makan bersama dengan para wanitanya, dan kali ini ditambah keberadaan Nancy.
Saat sampai di ruang makan, terlihat semua wanita sudah menunggu kedatangannya. Mereka menyambut kedatangannya dengan senyuman, termasuk Nancy yang sudah mulai terbiasa dengan keberadaan para wanita, yang merupakan para kekasih Noah. Namun, dia masih belum terlalu percaya diri berhadapan dengan Noah karena teringat apa yang telah dilakukannya di masa lalu.
Segera saja dia teringat kenapa dimasa lalu, dia begitu saja pergi meninggalkan Noah. Selain paksaan keluarganya, dia juga terpaksa melakukan semua itu karena ancaman dari Edgar, yang mana pria itu mengancam akan memasukkan Noah kedalam penjara, jika dirinya tidak sesegera mungkin meninggalkan Noah.
Noah yang berada di tempat duduknya sambil menikmati makan pagi, jelas dia bisa mendengar apa yang sedang dipikirkan Nancy. Kini dia tahu alasan utama kenapa Nancy waktu itu terlihat begitu terburu-buru memutuskan hubungan dengannya, ternyata semua itu tidak lepas dari ancaman Edgar, dan apa yang dilakukan Nancy ternyata demi kebaikannya.
‘Mungkin jika waktu itu Nancy bersikeras mempertahankan hubungannya denganku, saat ini aku tidak akan memiliki sistem, dan bisa saja aku mendekam di dalam penjara. Bisa dipastikan hidupku saat ini tidak akan dipenuhi hak baik, kecuali kakek tepat waktu menemukan keberadaanku,’ batin Noah.
“Apa hari ini diantara kalian ada yang ingin melakukan sesuatu?” tanya Noah, dan dia menatap bergantian seluruh wanita yang ada di ruang makan bersamanya.
Hari ini Sasa akan pergi ke Cafe, Agnes pergi sebentar untuk mengecek keadaan perusahaannya. Joy pergi mengajar sampai siang hari, lalu Jane pergi ke sekolah dan akan pulang lebih cepat dari biasanya. Terakhir, Ellena mengatakan jika hari ini dia ingin pulang ke Mansion keluarga Milito, memenuhi panggilan ibunya.
__ADS_1
Mengetahui kesibukan para wanitanya, Noah telah menyiapkan dua bodyguard untuk menjaga mereka. Sekalipun dia tahu mereka bisa melindungi dirinya sendiri, tetap saja dia merasa mereka akan lebih aman jika ada bodyguard yang menjaga. Khusus Ellena, Noah mempercayakan keamanannya pada empat bodyguard yang selama beberapa hari ini senantiasa menjaga Ellena.
“Apa hari ini kamu tidak memiliki kegiatan? Jika kamu tidak memilikinya, bagaimana jika kamu pergi bersamaku berkunjung ke perusahaan Farel dan Liam?” tanya Noah, saat dia tahu hanya Nancy yang hari ini tidak ada kegiatan apapun.
Wanita lainnya telah pamit pergi dan hanya menyisakan Nancy dan Noah di ruang makan. Mendengar pertanyaan yang jelas ditujukan padanya, dikarenakan tidak ada orang lain selain dirinya dan Noah, segera Nancy memberi jawaban, “Kalau memang aku boleh pergi denganmu, aku dengan senang hati akan pergi denganmu.”
“Kalau begitu kamu segera bersiap karena tiga puluh menit lagi kita berangkat!” kata Noah. Mendengar itu Nancy segera pamit pergi ke kamarnya untuk bersiap.
Nancy sangat senang dengan ajakan Noah, dan dia tidak menyangka jika Noah akan mengajaknya pergi. ‘Apa dia sudah memaafkanku, sedangkan aku belum menjelaskan semua yang terjadi di masa lalu?’ batinnya bertanya-tanya.
Meyakinkan dirinya untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi sampai waktu itu dia tiba-tiba pergi meninggalkan Noah, bahkan terkesan tidak mempedulikannya, Nancy akan menceritakan semua padanya saat memiliki kesempatan berdua dengan Noah. Sebenarnya dia sudah menceritakan semua pada semua kekasih Noah, tapi dia melarang mereka menceritakan semua itu, dikarenakan dia ingin menceritakan semua langsung pada Noah.
“Semoga hari ini aku bisa memiliki waktu berdua dengannya, sehingga aku bisa menceritakan semua kejadian waktu itu padanya,” gumam Nancy dan dia segera saja memakai pakaian yang layak untuk menemani Noah pergi ke perusahaan Liam dan Farel.
Sambil menunggu Nancy bersiap, Noah mengirim pesan pada kedua sahabatnya itu kalau hari ini dia akan berkunjung ke perusahaan mereka. Dia akan menjadi perwakilan kakeknya untuk mengawasi kerjasama dengan perusahaan kedua sahabatnya.
Kedua sahabatnya senang menyambut kedatangannya, dan daripada pergi berpindah-pindah, Liam mengatakan kalau dia akan pergi ke perusahaan Farel, sekalian dia juga akan menyelesaikan sedikit urusan dengan perusahaan yang dipimpin Farel.
......................
Pada saat ini Noah dan Nancy sudah dalam mobil. Kali ini Noah tidak mengemudikan sendiri mobilnya, melainkan ada Jacob yang sangat senang karena hari ini ditunjuk menjadi supir dadakan untuknya.
Semakin mendekati hari dimana Noah akan dikenalkan secara resmi sebagai anggota keluarga Ludwing, penjagaan untukmu semakin diperketat. Saat ini ada tigaa mobil yang mengawal mobil Noah, satu di bagian depan sementara dua mobil di bagian belakang. Masing-masing mobil berisikan lima orang, jadi setidaknya ada lima belas orang yang menjaga Noah.
__ADS_1
Jika ditambah Jacob dan satu orang lainnya yang duduk di sebelah Jacob, ada tujuh belas orang yang mengawal Noah secara terang-terangan, tapi secara sembunyi-sembunyi ada keberadaan pengawal bayangan yang memberi pengawalan dari balik bayang-bayang.
Noah tentu saja tahu jika ada keberadaan pengawal bayangan yang mengawalnya dari balik bayang-bayang. Nancy yang juga telah mengkonsumsi dan mendapatkan manfaat pil kekuatan super, dia juga tahu keberadaan pengawal tersembunyi.
Awal-awal mengetahui keberadaan mereka, dia merasa takut dan menganggap mereka sebagai ancaman, tapi setelah mendengar penjelasan Noah tentang keberadaan pengawal bayangan, Nancy benar-benar merasa keamanan nya terjamin saat dia berada di dekat Noah.
Saat hampir sampai di perusahaan Farel, berjarak lima mobil di depan mobil yang mengawal Noah terjadi kecelakaan, yang melibatkan beberapa mobil.
Itu bukanlah kecelakaan yang tidak disengaja, melainkan sebuah kecelakaan yang disengaja. Saat Mobil pengawal dan mobil Noah berhenti, dari kanan dan kiri jalan belasan orang menembaki mobil Noah dan mobil para pengawalnya. Mereka menggunakan senapan serbu, dan seketika mobil Noah serta mobil para pengawalnya dihujani peluru.
“Kamu tenang saja, peluru-peluru itu tidak akan melukai kita!” kata Noah tenang sambil mengusap lembut kepala Nancy.
Nancy hanya mengangguk, dan dia yang semula ketakutan, seketika merasa tenang saat merasakan usapan lembut Noah.
Tidak lama tembakan terhenti dan Noah bisa melihat jika pengawal bayangan melakukan tugasnya dengan sangat baik. Namun, saat merasa keadaan sudah semakin kondusif, Noah jelas melihat ada seseorang yang sedang mengarahkan rudal penghancur tank ke arah mobilnya.
Jika itu ditembakkan ke arah mobilnya, bisa dipastikan hanya dirinya yang bakal selamat dari serangan, sedangkan yang lainnya mungkin akan terluka parah bahkan mungkin akan bertemu dengan kematian.
Segera Noah bergerak sangat cepat, menghampiri seseorang yang bersiap menghancurkan mobilnya. Gerakannya sangatlah cepat, bahkan tidak ada yang sadar akan pergerakannya selain Jacob dan Nancy. Bergerak cepat dan sampai di tempat seseorang yang ingin menghancurkan mobilnya, Noah langsung saja merebut senjata yang ada di tangan orang itu.
Noah tersenyum melihat orang di hadapannya yang terkejut karena sosoknya tiba-tiba muncul di hadapannya, dan dengan tenang dia berkata, “Maaf saja aku masih belum ingin mati, jadi aku akan kembalikan apa yang ingin kamu gunakan untuk membunuhku!”
......................
__ADS_1
Bersambung.