
Dengan menggunakan keterampilan pengunci jiwa, Noah bisa leluasa melakukan apapun pada jiwa iblis, termasuk membuatnya tidak bisa bergerak.
“Lepaskan aku, atau aku akan meledakkan jiwaku, dan membuat kakakmu musnah bersamaku!” teriak Jiwa Iblis.
“Apa kau yakin bisa melakukan itu?” tanya Noah santai.
“Tentu saja aku bisa melakukannya, dan aku akan melakukannya sekarang juga!” katanya dengan suara lantang.
Meski tidak ingin musnah, daripada musnah sendirian di tangan lawan, dia akan membawa serta Richard musnah bersama dengan dirinya.
Jiwa iblis mencoba menghancurkan inti jiwanya, yang bisa membuatnya meledak dan memusnahkan apapun yang berada di jangkauan ledakannya, sekalipun itu hanyalah sebuah jiwa.
“Eh, kenapa aku tidak bisa melakukan apapun pada inti jiwaku? Bukannya seharusnya hanya aku yang bisa mengendalikan inti jiwaku, tapi ini kenapa aku tiba-tiba tidak bisa mengendalikannya, seolah ada kekuatan lain yang bisa melakukannya?” ujar jiwa iblis kebingungan.
Dia lalu mengarahkan pandangan ke arah Noah, yang saat ini hanya diam di tempat, sambil menyunggingkan senyuman di wajahnya, seolah-olah dia telah mengetahui apa yang tidak bisa dilakukan olehnya.
“Bagaimana, apa sekarang kau sudah tau kalau kau tidak bisa melakukan apa-apa pada inti jiwamu sendiri?” tanya Noah, yang sejak awal telah tau kalau jiwa iblis tak bisa melakukan apa-apa pada inti jiwanya sendiri.
“Kau, sebenarnya apa yang telah kau lakukan padaku? Kenapa aku merasa jiwaku bukan lagi menjadi milikku?” teriak jiwa iblis.
“Aku tidak melakukan apa-apa padamu. Aku hanya mengikat jiwamu dan membuatmu tidak bisa melakukan apa-apa pada jiwamu sendiri, termasuk kau tidak bisa meledakkan jiwa, untuk memusnahkan apa yang ada di sekitarmu,” jawab Noah.
Mendengarnya, bukan hanya frustasi, tapi jiwa iblis mulai pasrah dengan apa yang akan terjadi pada dirinya, termasuk apa yang akan terjadi pada pasukan monster dan mereka semua yang selama ini memiliki kesetiaan yang luar biasa dengannya.
Tertutup sudah harapannya pergi melarikan diri, ataupun harapan memenangkan pertempuran, yang kini telah didominasi oleh kekuatan yang menjadi lawannya.
Dengan kedua matanya dia melihat pasukan monster dimusnahkan, dan dia juga melihat kedua Raja dan para Jenderal Perang, yang tak berdaya di hadapan orang-orang yang menjadi lawan mereka, apalagi lawan mereka adalah wanita yang sebelumnya sempat ingin dia miliki.
“Apa kau menyukai jalannya pertarungan mereka semua? Jujur saja aku sangat menyukainya. Pertarungan mereka sangat indah dipandang, apalagi dengan semakin banyaknya monster, Vampir, dan Drakula yang mati. Sungguh pemandangan yang sangat indah dipandang,” ungkap Noah, tak peduli pada apa yang saat ini dirasakan oleh jiwa iblis yang tiba-tiba saja diam membisu.
__ADS_1
“Apa kau ingin melihat pertarungan mereka sampai akhir, atau menyusul mereka yang sudah lebih dulu mati? Katakan keinginanmu, dan aku dengan senang hati akan mengabulkannya untukmu,” kata Noah.
“Kau bisa membiarkan aku pergi dari tempat ini, kalau kau benar-benar ingin mengabulkan apa yang menjadi keinginanku,” kata jiwa iblis.
“Kau memang akan aku biarkan pergi dari tempat ini, tapi tujuanmu setelah pergi hanyalah satu tempat, dan tempat itu aku rasa sangat cocok untukmu. Tentunya tempat itu adalah tempat berkumpulnya semua makhluk yang telah mati,” kata Noah.
“Eh, tapi aku ragu apa kamu bisa sampi di tempat itu, sedangkan saat ini yang tersisa darimu hanyalah sebuah jiwa, dan saat jiwa itu musnah, apa lagi yang bisa dikirim ke tempat berkumpulnya orang yang sudah mati?” ujarnya.
“Aish, sepertinya kau tidak akan pernah bisa pergi ke tempat itu, atau pergi dari tempat ini karena kau akan musnah di tempat ini,” katanya sambil menyeringai kejam.
“Kalau begitu, apa lagi yang saat ini sedang kau tunggu? Bukannya kau ingin memusnahkan aku, maka segera musnahkan aku!” kata jiwa iblis yang tak lagi kuat melihat dan mendengar teriakan dan jeritan pasukannya yang terluka di tangan lawan mereka, sebelum akhirnya mati di tengah-tengah medan pertempuran.
Meski mendengar sendiri jika jiwa iblis ingin segera di musnahkan, Noah tidak terburu-buru memusnahkan nya.
“Aku memang ingin memusnahkan sosok sepertimu, tapi aku berpikir untuk memusnahkanmu, setelah seluruh pasukanmu musnah. Bukannya aku baik karena menunjukkan padamu bagaikan mereka semua musnah?” ujar Noah, lalu dia terkekeh pelan.
Sedangkan jiwa iblis, dia sama sekali tidak menganggap semua perkataan yang keluar dari mulut Noah.
“Mereka juga bukan wanita lemah, dan aku baru sadar jika mereka semua memiliki kekuatan di tingkat Penguasa Level 2, dan mereka sebenarnya sangatlah pantas menjadi pendampingku, berkuasa di Dunia ini,” gumam pelan jiwa iblis.
Dia masih saja berharap mereka menjadi miliknya, sedangkan saat ini tak lagi ada harapan untuknya terbebas dari lawan, yang kapan saja bisa memusnahkannya.
Sementara itu, para wanita yang telah mengalahkan lawan-lawan merek, segera saja mereka semua menghampiri Noah, yang tak kunjung membunuh sosok yang menjadi lawannya.
Dengan senyuman yang menghiasi wajah mereka masing, mereka menghampiri Noah, dan senyuman mereka dibalas senyuman hangat oleh pria yang sangat mereka sayangi juga sangat mereka cintai.
Enam belas wanita kemudian memecah menjadi dua kelompok, satu kelompok berjajar di sisi kiri Noah dan satu kelompok lainnya berada di sisi kanan.
Noah senang mereka semua baik-baik saja, setelah melakukan pertarungan yang jelas tak akan membuat mereka kerepotan menyelesaikan pertarungan.
__ADS_1
“Sayang, kenapa kamu tidak segera memusnahkan jiwa iblis yang mengendalikan tubuh kakak ipar?” tanya Amel.
“Sayang, sebaiknya segera musnahkan jiwa iblis itu, dan bebaskan kakak ipar darinya!" ungkap Suzy.
Noah tersenyum mendengarnya, lalu dia berkata, “Tunggu Rafael, Paman Jacob dan Paman Hans menyelesaikan pertarungan mereka, baru aku akan memusnahkannya!” katanya tegas.
Para wanita yang mendengarnya mengangguk pelan, lalu mereka mengarahkan tatapan sinis ke arah jiwa iblis, yang saat ini mengendalikan tubuh Richard, yang mereka ketahui dari cerita sistem, jika Richard adalah kakak Noah di kehidupan yang lalu, yang artinya Richard adalah kakak ipar mereka meski baru calon.
“Kenapa wajah kakak ipar terlihat jelek, apa itu karena jiwa iblis yang bersemayam di tubuhnya?” tanya Nancy, setelah melihat wajah Richard.
“Tentu saja itu karena jiwa iblis jelek, yang bersemayam di tubuh kakak ipar. Coba saja jiwa iblis itu telah musnah, aku yakin kakak ipar akan terlihat lebih tampan, meski tak setampan kesayangan kita,” kata Jane sambil menoleh, melihat ke arah Noah.
Noah tersenyum mendengarnya, sedangkan wanita lainnya, mereka sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Jane.
“Boom... Boom... Boom...” Suara ledakan berkali-kali terdengar, dan semua itu berasal dari tempat pertarungan Rafael, Jacob, dan juga Hans.
Ledakan yang baru saja terjadi menandakan jika pertarungan mereka baru saja usai, dengan kemenangan telak yang menjadi milik mereka.
Tak berlama-lama, setelah memenangkan pertempuran, mereka bertiga segera menemui Noah, tapi sebelum pergi mereka memberi perintah pada pasukan Vampir dan pada seluruh prajurit super untuk membakar seluruh mayat musuh, sebelum mayat mereka menjadi penyebab munculnya wajah mematikan.
“Tap... Tap... Tap...” Rafael, Jacob dan Hans telah sampai di tempat Noah, dan sekarang mereka ikut memandang sosok Richard yang tubuhnya sedang dikendalikan jiwa iblis, yang bersemayam dalam tubuhnya.
Melihat mereka sudah berkumpul, Noah merasa ini sudah saatnya dia memusnahkan keberadaan jiwa iblis, yang berada dalam tubuh kakaknya.
Dengan keterampilan pelahap jiwa, mudah baginya melenyapkan keberadaan jiwa iblis, bahkan dia bisa mendapatkan manfaat dari musnahnya jiwa iblis, yaitu berupa poin level, yang sepertinya akan cukup untuk membuatnya meningkatkan kekuatan sampai tingkat Penguasa Level 6.
“Kalian tetap di sini, aku ada urusan yang harus diselesaikan dengan jiwa iblis!” kata Noah pada semua orang, lalu dia berjalan mendekati Richard, yang tak bisa bergerak.
Mengulurkan tangannya begitu berada di dekat Richard, selanjutnya dia menyentuh kening pria itu menggunakan jari telapak tangannya, lalu dia mulai menggunakan keterampilan pelahap jiwa.
__ADS_1
“Aaaargh...” Jiwa iblis berteriak kesakitan, saat Noah mulai melahap jiwanya sedikit demi sedikit, dan setelah seluruhnya berhasil dilahap keterampilan pelahap jiwa, Noah akan langsung menghancurkan jiwa iblis, merubahnya menjadi poin level.