Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Ajakan Makan Malam


__ADS_3

Menghampiri dua wanita yang belum dikenalinya, Noah terlebih dahulu memastikan keadaan mereka, dan setelah memastikan mereka dalam keadaan baik-baik saja, barulah dia menanyakan identitas mereka. Dia hanya sekedar menanyakan nama, dan untuk yang lain, dia bukan seseorang yang terlalu penasaran dengan identitas orang lain, jadi dia tidak perlu menanyakan semua tentang mereka, cukup nama dan keadaan mereka yang ditanyakannya.


“Aapa kalian baik-baik saja?” tanya Noah sekedar berbasa-basi, padahal nyatanya dia sudah sangat tahu jika kedau wanita yang dia selamatkan dalam keadaan baik-baik saja, dan mungkin saja mereka sebelumnya bisa menang menghadapi para pria yang menyerang.


Sekilas Noah sebelumnya dapat melihat jika mereka masih menahan diri, tidak langsung mengerahkan semua yang mereka miliki untuk menyerang musuh. Ada kemungkinan sepuluh pria yang melawan mereka hanya bakal dijadikan mainan, jika sedari awal mereka serius menghadapinya. ‘Sepertinya ada alasan tertentu kenapa mereka tidak serius menghadapi orang-orang itu!’ batin Noah.


Sementara itu, dua wanita yang tidak lain adalah Vita dan Prilly, mereka berdua benar-benar tidak menyangka jika kembali dipertemukan dengan Noah, dan pria itu datang menyelamatkan mereka, meski sebelumnya mereka hanya pura-pura lemah di hadapan orang-orang yang melakukan penyerangan.


“Ah itu, kami baik-baik saja dan terimakasih atas pertolongannya!” kata Prilly tulus berterimakasih, dan saat berikutnya dia baru sadar jika seluruh mayat orang-orang yang telah menyerangnya, mereka semua telah menghilang, bahkan tidak ada sisa darah bekas perkelahian.


Noah menganggukkan kepalanya setelah mendengar semua itu. Sebenarnya dia saat ini juga bermaksud pergi meninggalkan mereka yang memang dalam keadaan baik-baik saja, tapi dia masih diam di tempatnya karena salah satu wanita bicara padanya.


“Apa kami boleh mentraktir Tuan makan malam sebagai ungkapan terimakasih?” kata Vita, dan entah dapat keberanian dari mana dia sampai berani mengatakan semua itu, padahal selama ini dia terkesan cuek pada semua pria.


Noah sejenak diam, tidak lama kemudian dia berbicara, tapi bukan jawaban atas ajakan Vita yang dia bicarakan, melainkan dia memberi pertanyaan balik pada keduanya, “Sebelum mengajak seseorang, apa kalian tidak ingin lebih dulu memperkenalkan diri padaku?” Mendengarnya Vita dan Prilly sadar jika mereka belum memperkenalkan diri.


“Ah iya, maafkan kamu yang tidak lebih dulu memperkenalkan diri pada Tuan! Perkenalkan aku Vita, dan dia sahabat baikku, Prilly!” Prilly tersenyum saat Vita membantunya memperkenalkan diri, dikarenakan sedari dulu dia memang sedikit kesusahan saat harus memperkenalkan diri pada orang yang belum mengenalnya.


“Kalian bisa memanggilku Noah, tanpa embel-embel Tuan! Panggilan Tuan rasanya terlalu tua digunakan untukku!” kata Noah berbalas memperkenalkan diri pada mereka yang sudah mengenali siapa dirinya.

__ADS_1


“Oh iya, untuk ajakan makan malam kalian, aku menyetujui makan malam bers kalian, asalkan kalian mengizinkan aku membawa keenam kekasihku!” kembali Noah berbicara, dan apa yang dibicarakannya, dia jelas tidak ingin menyembunyikan statusnya yang merupakan pria dengan enam kekasih, yang tidak lama lagi akan menjadi kekasihnya.


Vita dan Prilly yang memang susah tahu menahu tentang ke-enam kekasih Noah, mereka tidak terkejut saat Noah mengatakan tentang ke-enam kekasihnya. Ekspresi yang mereka tunjukkan tidak lepas dari perhatian Noah, dan saat melihat ekspresi tenang mereka, Noah tersenyum tanpa sepengetahuan orang lain.


‘Sedari awal melihatku, sepertinya mereka sudah mengenaliku, dan mereka yang tidak terkejut saat tahu aku memiliki enam kekasih, itu menunjukkan jika mereka tahu cukup banyak tentangku! Namun karena mereka tidak memiliki niatan buruk padaku ataupun pada kekasihku, aku tidak mungkin berperilaku buruk pada mereka,’ batin Noah cukup panjang.


Vita dan Prilly setuju makan malam dengan Noah beserta ke-enam kekasihnya. Rencananya besok mereka akan makan malam di salah satu restoran terbaik di ibukota, yang mana restoran itu juga merupakan milik Noah, selain restoran yang nantinya akan dikelola Nancy. Rencananya restoran itu juga akan dipercayakan pada Nancy, setelah dia belajar banyak dari restoran pertamanya.


Setelah sepakat melakukan makan malam, Noah berpisah dengan Vita dan Prilly. Dia memilih kembali ke salon kecantikan keluarga Milito, untuk melihat ke-enam kekasihnya. Sementara Vita dan Prilly, mereka segera pergi ke mobil yang telah menanti mereka, dan begitu keduanya masuk ke dalam mobil, segera mobil melaju dengan kecepatan sedang.


......................


Pria itu tidak lain adalah Eden, dan dua mantan sahabat yang ingin dia bunuh tentunya mereka adalah Vita dan Prilly. Namun, pagi ini bukanya kabar baik yang dia dengar, melainkan kabar buruk, atau bahkan sangat buruk. Bukan hanya gagal membunuh dua orang yang ingin dia bunuh, dia justru kehilangan cukup banyak anak buah.


Seperti belum habis kabar buruk yang mendatanginya, kini kabar buruk lainnya datang, meski tidak seburuk kabar sebelumnya. Orang-orang nya masih saja gagal menemukan keseluruhan informasi tentang wanita yang akhir-akhir ini senantiasa muncul dalam pikirannya.


Siapa lagi wanita itu jika bukan Joy? Wanita yang selama beberapa waktu terakhir ini terus saja muncul dalam pikirannya, tapi belum juga dia mendapatkan informasi yang diinginkan tentangnya. Informasi tentang wanita itu sangat tertutup rapat, bahkan sudah banyak ahli IT yang menyerah untuk menembus sistem keamanan, yang melindungi informasi tentang Joy.


“Sepertinya aku harus datang langsung ke negara itu jika ingin membunuh Vita dan Prilly, dan merebut semua milik mereka! Selain itu, di negara yang sama aku juga bisa bertemu dengan wanita yang dari pertama melihat, aku sudah bisa merasakan apa itu cinta!” ungkapnya, dan segera saja dia menyuruh asistennya untuk menyiapkan pesawat jet pribadi, dikarenakan dia harus secepatnya pergi ke negara tempat Vita dan Prilly.

__ADS_1


Asisten pribadi yang merupakan orang paling dipercayai Eden, dia segera saja menjalankan perintah Eden. Namun, sebuah kesalahan bagi Eden yang terlalu percaya pada asistennya. Nyatanya, sambil melakukan apa yang diperintahkan Eden, dia memberitahu seseorang tentang Eden yang tidak lama lagi akan datang. ‘Maaf saja, kepercayaanku padamu telah lama hilang setelah aku tahu apa yang telah kau perbuat pada kedua adikku!’ batin asisten Eden.


Eden yang sangat bodoh tanpa keberadaan asistennya, dia tidak akan pernah menyangka jika asistennya telah berkhianat padanya. Bahkan asistennya telah membocorkan semua kelebihan dan kekurangan Eden pada dua orang yang saat ini menjadi rekannya. Menjadi rekan sesama wanita jauh lebih baik daripada terus berada di sisi Eden dengan pura-pura tidak tahu dan tidak mendengarkan seluruh kejahatannya.


Sementara itu, di apartemen Vita dan kini dia tempati bersama Prilly, kedua wanita yang sedang asik menikmati adegan film panas, keduanya dikejutkan dengan suara bunyi ponsel berbeda di waktu hampir bersamaan. Memperhatikan ponsel masing-masing, keduanya bisa melihat ada satu pesan untuk mereka.


Bersama-sama membuka dan membaca isi pesan, keduanya tersenyum lebar begitu tahu siapa pengirim pesan, dan apa pesan yang dikirim untuk mereka. Selesai membaca langsung saja mereka menghapus pesan itu, lalu mereka saling beradu pandang selama beberapa saat, sebelum akhirnya mereka tertawa bersamas. Tawa mereka sangat keras, tapi tetangga tidak akan ada yang terganggu sebab kamar mereka terdapat peredam suara.


“Akhirnya dia memutuskan datang, dan sepertinya dia datang bukan hanya untuk berurusan dengan kita!” kata Vita.


“Sepertinya dia mengincar Joy, tapi dia kali ini akan berurusan dengan sosok mengerikan jika diusik, tapi dia akan terlihat bagaikan malaikat jika sedang baik,” ungkap Prilly, dan sosok yang dia maksud adalah Noah.


“Dengan adanya mata-mata kita yang justru merupakan orang kepercayaannya, kita sudah memegang kendali hidupnya! Meski sebenarnya aku belum terlalu percaya pada wanita itu, setidaknya selama ini semua informasi yang dia berikan pada kita merupakan kebenaran, termasuk seluruh bukti tentang kejahatan Eden, yang bisa membuat dia menjadi buronan polisi internasional!” kata Vita.


Prilly hanya mengangguk mendengarnya, dia dia kembali fokus pada filam yang sedang menampilkan adegan ranjang, yang begitu panas. Melihat semua itu, baik Prilly maupun Vita, keduanya membayangkan melakukan semua itu bersama Noah. Hanya membayangkan saja, sudah membuat bagian bawah mereka basah, dan setelahnya mereka buru-buru mematikan TV, dan pergi ke kamar mandi di kamar masing-masing.


Malam ini tangan-tangan cantik mereka yang memberi kepuasan, tapi mereka yakin di masa depan nanti, milik pria yang mereka bayangkan, pasti bisa memberi kepuasan pada mereka.


......................

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2