
“Ini tidak akan berakhir dengan cepat!”
Melihat musuh yang terus bermunculan dari portal, Noah yakin pertarungan tidak akan segera selesai.
“Rasanya jumlah mereka bukannya berkurang, tapi justru bertambah, dan lagi bukan hanya Drakula dan Vampir, melainkan ada monster lain yang ikut keluar dari portal!”
Selain Drakula dan Vampir, ada juga Minotaur dan Goblin yang ikut keluar dari portal, yang sebelumnya merupakan portal tempat keluarnya Drakula dan Vampir.
“Jika kalian lelah, kalian bisa sejenak beristirahat, biar prajurit super yang menggantikan posisi kalian untuk sementara waktu!” Noah berbicara pada ke-enam kekasihnya.
“Aku tidak lelah dan masih sangat bersemangat!” balas Sasa.
“Begitu juga denganku!” ujar Joy yang tak kalah semangat dibandingkan Sasa, dan nampak jelas di wajahnya jika dia masih segar, belum ada tanda-tanda kelelahan.
Agnes, Prilly, Vita, bahkan Anggun, mereka masih bersemangat, dan sama sekali belum terlihat tanda-tanda kelelahan, sama halnya seperti Sasa dan Joy.
“Sekarang kalian tidak lelah, tapi jika nanti kalian lelah, segera mundur!” Noah masih saja mengkhawatirkan keadaan mereka, saat berada di tengah-tengah pertarungan.
Dia tidak ingin ada diantara mereka yang terluka, dan apapun akan dilakukannya untuk mencegah sesuatu yang buruk terjadi pada mereka.
Selama dirinya masih sanggup bergerak melawan musuh, dia akan berusaha melindungi orang-orang yang sudah seharusnya dia lindungi.
Ke-enam wanita menganggukkan kepala mengerti, dan mereka senantiasa menuruti apa yang menjadi keinginan Noah, dikarenakan mereka tahu semua itu dilakukan Noah, demi kebaikan mereka semua.
Tubuh Noah dan ke-enam kekasihnya bergerak lincah, melawan musuh yang terus berdatangan tanpa henti.
Ketika Noah baru saja mengalahkan Drakula yang level kekuatannya hampir setara dengannya, dia dikejutkan dengan munculnya sosok kalajengking raksasa, yang langsung menyerangnya.
Booomm...
Noah menghalangi serangan kalajengking raksasa dengan menyilangkan kedua katana di depan tubuhnya.
Meski berhasil menahan serangan yang bisa berakibat fatal untuknya, tubuh Noah terpental mundur puluhan meter, akibat kuatnya serangan kalajengking raksasa.
“Sangat kuat!”
Noah tidak terluka, tapi dia merasa kedua tangannya sempat mati rasa, akibat menahan kuatnya serangan kalajengking raksasa.
Mengukur seberapa besar monster yang harus dihadapinya, Noah menggelengkan kepala melihat sebesar apa ukuran monster itu.
“Tinggi lebih dari empat meter, dan panjangnya mencapai belasan meter jika diukur sampai ujung ekornya!” Noah mendeskripsikan ukuran monster kalajengking raksasa.
“Hah, bukan pekerjaan mudah jika aku ingin mengalahkannya!” gumamnya, dan dia bersiap menghadapi kalajengking raksasa, yang berlari kencang ke arahnya.
“Monster, ukuranmu memang besar, tapi aku tidak akan kalah darimu!”
Dengan menggenggam erat katana di masing-masing tangannya, Noah segera merubah tenaga dalamnya menjadi energi panas, lalu setelahnya dia berlari kencang, maju menyambut serangan kalajengking raksasa.
__ADS_1
“Jika aku tidak bisa mengalahkannya, bagaimana aku bisa melindungi mereka semua!”
Noah menyemangati dirinya, dan dia membulatkan tekad untuk mengalahkannya monster kalajengking raksasa, yang menjadi lawannya.
Bergerak sangat cepat, jauh lebih cepat dari lawannya, Noah mengayunkan kedua katana nya, mencoba memotong kaki kalajengking raksasa.
Slash... Slash... Slash... Slash...
Empat tebasan yang sangat cepat dilakukan Noah, dan akhirnya dia berhasil memotong salah satu kaki kalajengking raksasa.
Meski berhasil melukai lawannya, Noah tetap waspada karena luka yang dibuatnya, tidak begitu mempengaruhi kondisi lawannya.
“Aku harus segera menemukan titik lemahnya, sebelum aku kelelahan karena harus terus-terusan mengerahkan seluruh kekuatanku!”
Level kekuatan kalajengking raksasa berada di atas level kekuatan Noah, oleh karena itu dia harus mengerahkan semua untuk mengalahkan lawannya saat ini.
Dia hanya memiliki waktu maksimal 15 menit lagi, sebelum dia kelelahan karena terus menerus menggunakan tenaga dalam.
[Tuan, kelemahan monster kalajengking raksasa ada di bagian bawah tubuhnya yang jauh lebih lunak dari bagian tubuh lainnya]
Sistem memberinya informasi, dan itu informasi itu sangat membantu saat dia ingin segera mengalahkan lawannya.
“Terimakasih atas informasinya!” Tulus Noah berterimakasih pada sistem.
Tidak menunggu balasan dari sistem, Noah langsung saja bergerak dua kali lebih cepat dari sebelumnya, dan tujuannya adalah bagian bawah tubuh kalajengking raksasa.
Merasa berada di titik yang pas, Noah cepat menusukkan katana nya, lalu dia mulai membelah perut kalajengking raksasa.
Darah berwarna hijau kehitaman menyembur keluar, membuat seluruh bagian tubuh Noah terkena semburan darah kalajengking raksasa.
Seketika kalajengking raksasa roboh, dan beruntung Noah cepat pergi menjauh, jadi dia terhindar dari tertimpa tubuh besar kalajengking raksasa.
“Sial! Aku jadi mandi darah monster, gara-gara membunuh monster jelek!”
Noah merasa jijik dengan penampilannya sendiri, dan dia benar-benar ingin cepat pulang dan mandi.
“Mereka semua harus cepat mati supaya aku bisa segera pulang dan membersihkan darah menjijikkan ini dari tubuhku!”
Noah lebih dulu mengayunkan katana di masing-masing tangannya, membersihkan sisa darah kalajengking raksasa, baru setelahnya dia kembali ke tengah-tengah lautan musuh.
Meski sudah merasa sedikit lelah, Noah tetap berusaha secepatnya membunuh monster yang telah keluar dari dalam portal.
“Jika pemadam kebakaran datang memadamkan api, aku datang untuk memusnahkan kalian!” Cepat, lincah, tepat sasaran, Noah saat ini terlihat selayaknya Dewa Kematian untuk para monster.
......................
“Hah... Hah... Hah...”
__ADS_1
Noah mengatur napasnya yang terengah-engah, begitu dia berhasil membunuh lawan terakhirnya, dan dipastikan malam ini serangan monster telah berakhir.
Merasa lelah, Noah langsung terduduk di pinggir jalan, tidak jauh dari lokasi pertarungan yang baru saja berakhir.
“Level 622, sama sekali tidak buruk!”
Noah tersenyum senang setelah melihat level kekuatannya saat ini. Tidak hanya berhasil meningkatkan kekuatan sampai level 600, pada kenyataannya dia justru telah jauh melampaui kekuatan level 600.
Melihat jumlah poin level nya, dia melihat jika tinggal sedikit lagi untuknya kembali bisa meningkatkan level kekuatan.
Namun, portal maupun monster sudah tidak lagi bisa dijumpai untuk malam ini, jadi dia harus menunda kebaikan level sampai kemunculan monster selanjutnya, di hari yang berbeda.
Saat Noah sudah tidak lagi merasa sangat kelelahan, dia bangkit berdiri, dan terlihat dikejauhan enam wanita sedang berjalan ke arahnya. Mereka sepertinya juga mengalami kelelahan, dan baru datang menghampiri Noah begitu sejenak beristirahat.
Noah tersenyum, lalu dia berjalan menghampiri mereka, yang jelas sedang berjalan ke arahnya.
“Apa kalian baik-baik saja?” tanya Noah.
“Kami baik-baik saja, hanya saja sebelumnya kami merasa sangat lelah karena terlalu memaksakan diri!” balas Agnes, mewakili yang lainnya.
Mendengarnya, sebenarnya Noah ingin marah, tapi setelah melihat ke-enam kekasihnya masih nampak begitu kelelahan, dia tidak tega memarahi mereka, dan pada akhirnya dia pulang bersama mereka berenam.
......................
Mansion keluarga Ludwing.
Usai membersihkan diri dan mengganti pakaiannya, sebenarnya Noah ingin menuntaskan keinginannya, setelah tadi dia benar-benar tersiksa, disaat melawan Vampir wanita tanpa busana.
Namun, dia harus menahan semua keinginannya, disaat menemukan seluruh kekasihnya sudah tertidur lelap, dikarenakan kelelahan setelah pertarungan yang sebelumnya terjadi.
Sebenarnya dia bisa memaksakan keinginannya pada mereka, tapi dia bukan pria sejahat itu yang hanya mementingkan keinginannya sendiri, tanpa melihat keadaan kekasihnya.
“Sepertinya aku harus lanjut bersabar setidaknya sampai hari esok!” gumamnya pelan, lalu dia kembali ke kamarnya untuk istirahat. Bagaimanapun juga dia juga butuh istirahat yang cukup, untuk memulihkan staminanya.
Disaat sebagian besar penghuni Mansion keluarga Ludwing bisa beristirahat dengan tenang, kini giliran personil polisi dan tentara yang bergerak melakukan pembersihan.
Mereka tidak ada yang keberatan saat harus melakukan pekerjaan pembersihan, dikarenakan mereka tahu jika monster yang akhir-akhir ini keluar, jauh lebih kuat dari mereka semua.
Setiap harinya mereka menghabiskan waktu lebih dari empat jam untuk melakukan pembersihan, dan untuk mayat-mayat monster, biasanya akan langsung dibakar, atau jika ada yang bermanfaat, mereka akan mengambil apapun itu yang bermanfaat, lalu sisanya akan dibakar.
Memulai kegiatan bersih-bersih di tengah malam, personil polisi dan tentara baru menyelesaikan tugas mereka saat matahari mulai terbit.
Selesai dengan apa yang menjadi tugas mereka, seluruh personil polisi dan tentara kembali ke markas mereka, dan siap bergerak kapanpun itu jika diperlukan.
......................
Bersambung.
__ADS_1