
.
.
Setelah makan malam selesai, Randy, Sam dan Luna kembali ke apartemen mereka untuk mandi dan lain-lain, Sky juga ikut dengan mereka karena disana ada kamar kosong.
Felly juga sedang mandi, tapi Lino meminta Felly untuk menemuinya setelah selesai.
Sedangkan Lino menunggunya di ruang tengah sambil membawa belati, dia agak bimbang dengan apa yang akan ia lakukan. Banyak pertanyaan yang terbersit dalam pikirannya seperti bagaimana orangtuanya menemukan Felly?
Atau... jangan-jangan orangtuanya yang menculik Felly dari – tidak, pekerjaan orangtuanya tidak berhubungan dengan negara sama sekali, itu seingat Lino. Tapi apapun bisa terjadi sih, kan Lino juga masih kecil waktu itu.
Tapi jika Felly saja bukan anak mereka, bisa jadi Lino juga bukan anak mereka kan?
Sial sekali semua hal ini terungkap saat orangtua serta kakek neneknya telah tiada, jadi tidak ada yang dapat Lino tanyai.
“Sistem, kau tidak tau sesuatu tentangku?”
Layar sistem kembali muncul di depannya.
[Tidak]
Lino mengehela nafas lelah “Iya sih, kau pasti tidak tau, meski tau kau tidak akan begitu saja memberitahuku”
[Tapi bisa saja buku rahasia mengetahuinya]
“Apalagi itu buku rahasia?”
[Itu buku yang sedang anda coba buka segelnya, buku yang menyimpan suatu rahasia]
[Bisa dibilang buku rahasia]
[Coba anda menanyakan semua padanya, mungkin dia tau]
Wajah Lino kembali ceria, kini masih ada harapan baru untuk mengetahui kebenaran dari Felly dan keluarganya.
Tapi sebelum itu, tentu saja cerita tentang para kristal lebih utama.
Felly keluar dari kamarnya bersama Hanna, dengan memakai kaos warna pink dan celana pendek, rambutnya masih agak basah... mungkin baru saja dikeringkan.
Hanna mendorong Felly agar cepat duduk di sebelah Lino, lalu dia sendiri duduk di sebelah Felly.
“Ada apa sih? Kayaknya kalian berdua aneh banget, jangan bilang kalian cuma mau ngomong Hanna udah hamil” tuduh Felly.
“Bukan Fel! Lagian baru aja sepuluh hari nikah masa udah hamil aja, kecepetan tauk” protes Lino.
“Enggak master, sepuluh hari bisa aja udah terbentuk calon bayinya, nanti keluar – ah, kapan-kapan aja aku jelasin, yang pasti peri bunga sepertiku tidak hamil seperti manusia biasa”
Lino sudah membuka sarung belatinya “Apa kau akan bertelur begitu?”
“Nanti aja aku jelasin, cepetan master, aku udah gak sabar pengen tau” kata Hanna sambil memegangi Felly agar tidak berontak.
“Eh? Apa ini? Aku mau diapain?! Kenapa bang Lino megang pisau???!!” Felly pun panik melihat belati di tangan Lino, namun setelah Lino menggores jarinya sendiri dia jadi sedikit lebih tenang, tapi masih bingung.
Lino segera mengulurkan jarinya yang berdarah lalu menempelkannya pada dahi Felly. Setelah itu keluar cahaya menyilaukan dari tubuh Felly hingga Lino dan Hanna harus memejamkan mata mereka.
__ADS_1
Karena merasa ada yang aneh di ruang tengah, Darko yang baru mandi keluar dari kamarnya, begitupun dengan Alpha dan Xia baru selesai cuci piring. Mereka cuci piring lama karena Alpha harus menjelaskan semuanya pada Xia hingga putri rubah itu dapat mencuci piring dengan benar.
Setelah akhirnya cahaya itu hilang dari tubuh Felly, semuanya terkesiap dengan perubahan pada Felly.
[kristal jingga berhasil dijinakkan]
[Segel kristal jingga berhasil terlepas]
Felly yang mendadak berubah kini masih pingsan.
Lino mengulurkan tangannya untuk menyentuh rambut panjang Felly, tidak lagi coklat gelap seperti biasa, namun telah berubah menjadi pirang keemasan. Tidak ingin menunggu sampai Felly terbangun, Lino segera mengambil sedikit rambut pirang Felly.
Tapi karena kemudian dia terbangun, jadi Lino menyimpan rambut itu dulu.
“Bang Lino.. apa yang terjadi?” tanya Felly, perlahan dia membuka kedua matanya.
Mereka harus terkejut lagi karena mata Felly juga berubah, mata kiri masih tetap berwarna coklat, tapi mata kanannya berubah menjadi warna emas.
“Aku akan menjawabnya nanti – apa kau merasakan sesuatu yang aneh?” tanya Lino
Felly mengangguk “Aku merasa pusing, mataku terasa berat dan yang ini rasanya panas” Felly memegangi mata kanannya yang berwarna kuning keemasan.
[Lebih baik kristal jingga ditidurkan dengan ramuan khusus]
[Ramuan pemulih sihir : 550 koin]
[beli] [abaikan]
Tentu saja Lino membelinya, setelah itu memberinya pada Felly “Pulihkan dirimu dulu, kita akan bicara dengan yang lain besok” kata Lino
“Aku akan membawanya ke dalam kamar” kata Hanna
“Baik master” setelah itu Hanna membantu
Felly kembali ke kamarnya, Alpha juga ikut membantu Felly.
“Master! Apa yang terjadi?” tanya Xia, dia mendekati Lino lalu duduk di sebelahnya.
Lino mengusak kepala Xia dengan lembut “Aku juga belum tau, tapi aku akan mencari tau – bajumu basah semua, cepat mandi dan ganti dengan piyama yang kering, oke?”
Xia mengangguk-angguk lucu lalu pergi mengerjakan perintah Lino.
“Apa Felly juga akan masuk menjadi anggota kita?” tanya Darko, dia duduk di depan Lino sambil masih mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil.
Lino tersenyum kecil “Sepertinya begitu, kau lihat sendiri tadi kan? dia dibangkitkan”
“Mana ada dibangkitkan seperti itu?” Darko
Lino terkekeh mendengarnya “Benar juga, tapi anggap saja dia dibangkitkan, agar tidak menimbulkan kecurigaan – aku akan mencari tau apa yang terjadi, dan besok kita akan membicarakannya dengan yang lain juga” Lino bangkit berdiri lalu menepuk bahu Darko.
“Aku akan pergi ke kantor saja, untuk mencari tau” kata Lino lagi
“Kenapa tidak mencari tau disini?”Darko
“Aku membutuhkan tempat yang tenang –
__ADS_1
jaga yang lain selama aku pergi ya”
Darko hanya mengangguk dan menatapi Lino yang mulai pergi berteleportasi ke kantor.
***
Jantung Lino berdebar-debar, dia terlalu senang dan bersemangat untuk mengatahui apa yang akan buku rahasia katakan tentang kristal. Terutama setelah buku itu bersinar sebentar karena rambut pirang Felly berhasil membuat lambang kristal matahari bersinar seperti yang lain.
Semua kristal di sampul buku telah bersinar.
Buku pun terbuka dengan sendirinya.
‘Buku telah berhasil dibuka, apa anda ingin mengetahui semua cerita tentang lima kristal tersebut?’
“Tentu, aku ingin mengetahui semuanya”
‘Akhirnya ada orang tepat yang menemukanku, aku akan menceritakan semuanya, ini semua adalah cerita asli, anda harus mempercayainya’
Ceritapun dimulai.
...--*--...
Cerita ini berasal dari dunia lain yang penuh dengan sihir dan berbagai makhluk, ada manusia, ada bangsa iblis, ada makhluk mistis. Dewa yang mengawasi dunia itu hanya menyukai manusia dan makhluk mistis.
Makhluk mistis disini adalah monster, seperti elf, peri, goblin, naga dan lain-lain.
Dewa selalu memberkahi seseorang atau
beberapa orang terpilih dari bangsa manusia untuk menjadi pahlawan yang nantinya akan menghancurkan Raja Iblis.
Alasan Dewa itu tidak menyukai Raja Iblis adalah karena Raja iblis memiliki kekuatan yang sangat besar, jauh lebih besar dari yang seharusnya dapat ia miliki. Karena takut hal tersebut akan mengancam Dewa untuk ke depannya, maka Dewa selalu memberkahi bayi terpilih untuk menjadi pahlawan.
Suatu saat, pahlawan yang terpilih adalah putri bungsu dari salah satu kerajaan terbesar dan paling makmur disana. Putri tersebut sangat cantik, sangat anggun, namun memiliki kekuatan yang sangat besar.
Keahlian putri tersebut adalah sihir, dan dia memiliki empat eleman sihir yang semuanya sama kuatnya, yaitu api, air, angin, dan es.
Dewa memiliki harapan besar agar putri tersebut dapat mengalahkan Raja iblis secepatnya. Hingga putri telah menginjak usia enam belas tahun, tiba saatnya untuk dia pergi menuju wilayah kerajaan Iblis.
Tempat yang mengerikan, gersang, dan gelap.
Itu yang selalu orang katakan tentang wilayah iblis.
Akan tetapi, setelah putri pergi kesana, ternyata wilayah itu hanya sedikit gelap saja, tidak semengerikan itu dan tidak gersang juga. Semua tanaman dan bunga yang ada disana memang berbeda dan unik.
Bukan hanya itu, dia malah disambut dengan baik oleh bangsa iblis disana, semua iblis terlihat ramah, hanya saja mereka memang memiliki aura gelap. Wajah jika orang biasa takut dengan mereka, akan tetapi putri tidak seperti itu.
Putri tersebut tidak bisa menghancurkan wilayah iblis, terutama karena dia telah jatuh hati pada Raja Iblis. Mereka saling jatuh cinta dan menikah.
Namun, tentu saja hal tersebut menimbulkan kemarahan Dewa, apalagi bangsa manusia mulai dapat menerima bangsa iblis dan menjadi rukun satu sama lain setelah pernikahan Raja Iblis dengan putri.
Dewa yang marah kemudian mengambil ke lima kristal, calon bayi dari Raja Iblis dan putri, kemudian ke lima kristal tersebut dibuang ke dunia lain, dunia dimana para manusia berkuasa atas makhluk lain, yaitu bumi.
.
.
__ADS_1
.
sabar ya 😅