
Hujan merupakan sebuah proses penguapan yang terjadi di permukaan bumi dari wilayah perairan, tumbuhan, atau daratan. Proses terjadinya hujan berhubungan dengan siklus air atau siklus hidrologi. Siklus tersebut akan menyebabkan air turun dari atmosfer ke permukaan bumi.
sebutkan siklus terjadinya hujan :
Jawaban Fariz Anfal : air laut menguap....
komentar guru : karena ngantuk ?.
Balas Fariz Anfal : karena kepanasan. Bapak ini .... saya lagi serius, jangan bercanda !.
Jawab Guru : maaf, lanjutkan.
Lanjut Fariz Anfal : setelah ngantuk .... maaf, setelah menguap, embun naik ke atas langit membentuk gumpalan awan, tertiup angin, bertemu awan-awan lain, saling berkumpul, bermesraan.... hingga suatu ketika, awan wanita melihat awan pria bersama awan wanita lain, dia cemburu, marah, ngamuk, murka. maka terjadilah pertengkaran rumah tangga dengan ditandai kilat dan petir. saat hubungan mereka berakhir, titik-titik air mata dari awan wanita perlahan turun, membasahi bumi dengan kenangan yang dia miliki.... selesai.
********
Hal ini terjadi lagi, tapi saat ini aku berada di sebuah situasi di mana aku harus berteduh karena hujan deras di sore ini, di sebuah halte bus dengan seorang gadis yang tiba tiba saja mendekat tepat satu meter dari tempatku duduk, dari sekian panjang bangku di halte bus ini dia memilih untuk mendekat ke arahku,
Sedikit menoleh dia terlihat seperti malu untuk melihat kearahku, wajahnya memerah dan mata yang bingung karena aku melihatnya, aku sendiri sadar, suasana hujan sore yang di selimuti senja dan dua sejoli yang berdiam diri di halte bus ini seperti cerita di dalam novel romantis, dimana sebuah perkenalan yang akan menjadi kisah cinta, tentu angin terus berhembus dengan cipratan air membasahi sekelilingku, aku canggung dengan situasi seperti ini karena memang ini adalah pertama kalinya, aku duduk berduaan dengan seorang gadis,
'Setidaknya gua harus mengatakan sesuatu di situasi seperti ini '.Begitu dalam pikiranku dan sedikit meliriknya,
'Tidak, tidak, tidak, gua canggung banget dan matanya itu mulai terlihat serius '. Kebingungan menghadapi situasi seperti ini hingga masuk kalam hati melihatnya seperti menungguku untuk memulai percakapan,
'Baiklah, gua akan menunjukan senjata pamungkas gua '.Sedikit berfikir mencari sesuatu untuk menjadi bahan obrolan di situasi seperti ini,
'Gua mulai nih.'
__ADS_1
Aku berdiri dengan tangan terangkat terbasahi oleh hujan, "Hujan ini seperti tangisan untukku ."
Ini dia perkataan pamungkasku dan melihat dia tersenyum saat membalikan wajah ketika aku melihat kearahnya.
'Ini dia, perkataan pamungkas gua '.
"Tapi, ingin aku ubah menjadi senyuman jika aku mampu ." Katanya dengan menatap serius ke arah langit,
'Gila bener dah, dia menanggapi perkataan gua '. Kata aku dalam hati, melihat wajahnya seperti menungguku lagi untuk membalasnya,
"Karena ......hujan ini membuatku kedinginan ." Balas aku, tapi tidak ini seperti perkataan biasa,
'Tunggu, tunggu sebentar, gua salah, maaf, tunggu, tunggu '.Sedikit aku berpikir memilih perkataan yang tepat untuk menjawabnya,
"Hujan ini tidak mampu berhenti, tanpa cinta di hatiku ."Dengan wajah datar, aku mengatakan balasannya, walau dalam hatiku begitu senang karena percakapan tidak jelas ini,
"Bolehkah aku, untuk hadir sebagai cinta untukmu " Balas kembali dia menatapku serius, tapi sungguh ini membuatku malu,
Sedikit lama aku menunggu woro datang dan dia datang dengan berjalan di derasnya hujan, berhenti di depanku, menatapku serius,
"Apa ini hanya sebatas hujan yang membasahi tubuhku, ataukah ini adalah air mata." Kata woro dengan menatapku sendu tapi dia langsung pergi meninggalkanku,
'Sungguh tepat sekali loe woro, tapi napa loe langsung pergi, nasib gua gimana nih sekarang'.Teriak aku senang dalam hati saat melihat woro datang membantuku tapi langsung kecewa karena woro langsung pergi,
"Jika pun ini air mata, sebentar lagi , tunggu sebentar saja maka aku akan menyinarinya dengan hangatnya cinta ." Balas gadis itu dengan mengekspresikan perkataannya lewat nada suara yang dia katakan,
'Sungguh luar biasa, tapi gua sudah tidak kuat untuk terus menanggapi loe '.Kata aku dalam hati dan aku mengirimkan pesan pula kepada Sano,
__ADS_1
Sano yang datang dengan sebuah payung, sedikit berlari dan berhenti di depanku,
"Oi Riz, lihat ada diskon pakaian di Sana, ayo " teriaknya dengan wajah seriusnya,
'Oi baca situasinya dong'.Maki aku dalam hati dan gadis itu langsung melemparkan tasnya dan berlari mengejar Sano, tangannya siap memukul dengan payungnya itu,
Saat gadis itu pergi aku melihat ada sebuah buku dengan judul 'ada cinta di bawah hujan ', aku membacanya, itu adalah sebuah novel di mana situasinya seperti yang aku alami sekarang, sedikit membaca lebih lama dan saat gadis itu kembali dia begitu terkejut saat mendapati aku sedang membaca buku memalukan yang dia tulis sendiri,
"Jangan di baca ." Teriak nya mencoba mengambil buku dari tanganku,
"Oh jadi loe menjadikan gua tokoh utama, gua mengerti, gua mengerti, "Kata aku sedikit menjahilinya,
Melihatnya sedikit murung aku memberikan bukunya kembali,
"Maafkan gua, karena mengatakan hal yang tidak perlu " kata gadis itu dengan wajah sedikit murung,
"Ah tidak apa, gua pun sedikit menikmatinya ." jawab aku dan melihat wajahnya kembali bersemangat,
"kalau begitu, ayo kita lanjutkan lagi ." Teriaknya dengan penuh semangat,
"Ah tidak, gua malu untuk mengatakan hal itu lagi ." walau aku menolaknya,
"Apa salahnya ayolah ." Dia bersikeras dengan terus menggoyang tubuhku dengan kasarnya,
'Suro aku butuh pertolonganmu' .Kata aku dalam hati dan sungguh ajaibnya, Suro sedang berlari dan berhenti tepat di depan halte bus ini,
"Apa kau meminta pertolonganku, " teriak suro,
__ADS_1
"Ya, ayo kita balapan lari ." kata aku mencari alasan,
"Baiklah akalu begitu, " Dan pada akhirnya aku meninggalkan gadis itu dengan berlari walau dengan hujan yang masih deras, tapi ini lebih baik jika harus mengatakan hal memalukan seperti itu,