STUPID CLASS

STUPID CLASS
Sembelit


__ADS_3

Lebih dari 5 tahun kehidupanku di kota Jakarta ini berjalan seperti roda, terus berputar karena ada alasan yang menggerakannya, alasan itu adalah kebutuhan .berawal dari kebutuhan untuk bertahan hidup di kota Jakarta dan terus berlanjut hingga tanpa sadar kita terperangkap di dalam siklus kebutuhan dan pekerjaan,


Tidak salah dengan hal itu, karena jika pekerjaan ini menjadi sebuah penyesalan berarti tak pernah aku bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, padahal di dunia ini masih ada yang lebih sengsara .


Hanya saja, di saat aku terjebak di dalam siklus kebutuhan dan pekerjaan ini, secara perlahan aku melupakan alasan untuk apa aku berjuang keras, menghabiskan dua belas tahun untuk duduk di bangku kayu tua penuh coretan dan mendengarkan ceramah panjang lebar di depan papan tulis hingga mengantuk .


Pada akhirnya semua itu seperti terbuang sia-sia.


Hari Senin adalah hari yang paling di benci oleh para pegawai kantor, entah kenapa hal itu pun berlaku kepadaku, karena di hari Senin, kemacetan lalulintas terkadang lebih lama dan kacau, terkadang aku harus terjepit di diantara tumpukan ikan asin dan bapak-bapak kuli bangunan, walau hal itu sudah biasa terjadi namun tetap saja membuatku merasa mual.


Pt.Aeon iron japan, perusahan perakitan dan perdagangan alat berat, salah satu anak perusahaan dan Japan contractor , menjadi tempat untuk berkerja, dalam kelasnya PT.AIJ adalah salah satu perusahaan ternama di Indonesia, yang memberikan para karyawannya kelayakan hidup di atas rata-rata pekerja di tempat lain, semua itu meliputi semua kebutuhan hidup selama mereka berkerja, bisa di bilang aku menjadi orang yang beruntung berkerja di tempat ini,

__ADS_1


Awal hidup di kota Jakarta, sebagai seorang perantau awam, tanpa tahu di mana arah timur atau pun selatan, membuatku harus bergelut di dalam kehidupan kota Jakarta untuk berkerja serabutan, dari mulai kuli angkut, supir angkot, tukang cuci mobil, bahkan selesman piring anti pecah .


Di perusahaan ini memberikan nilai kehidupan yang baik, sebagai seorang pegawai kantor untuk urusan penjualan, mungkin masih terasa seperti seorang selesman, hanya saja di tempat ini tidak perlu lagi merayu pelanggan hingga merendahkan harga diri dan tak perlu mempraktikkan adegan di mana harus menggigit piring agar pelanggan percaya dengan kualitas produk,


Aku hanya memberikan gambaran tentang keunggulan barang yang akan kami jual kepada para konsumen dan aku menjadi yang terbaik untuk urusan jual menjual, bahkan aku pernah di nobatkan sebagai karyawan terbaik di mana penjualan yang ada di tanganku selalu melebihi target perusahaan .


Dalam hal jual menjual, harus bisa memanipulasi psikologi seseorang, sebagai seorang yang lebih banyak menyendiri, aku lebih banyak waktu memperhatikan setiap tingkah laku setiap orang yang ada di sekitar, memperhatikan bagaimana kebiasaannya, apa saja yang di benci, apa yang disukai bahkan setiap gerakan seseorang bisa mencerminkan kepribadian seseorang .


Misal saat ini aku duduk di sebuah ruang dengan tiga kursi lain di sekitarku, di samping jendela, di depan ku, di belakang dan di sampingku, ada empat orang dengan sifat berbeda yang mengisinya, dari caranya memilih kursi pun aku bisa menebak seperti apa kepribadian mereka .


Orang yang duduk di depanku adalah orang yang selalu ingin di lihat dan menjadi unggul, memiliki kepribadian menyusahkan dimana dia akan selalu membawa setiap orang menjadi apa yang dia inginkan.

__ADS_1


Untuk orang yang di samping jendela adalah orang yang bebas, karena kepribadian itu orang ini selalu seenaknya sendiri, susah di atur dan jika di tempatkan di posisi sulit dia lebih memilih untuk melupakannya .


Di belakangku adalah orang yang tidak ingin menjadi perhatian, karena membuat sebuah kesempatan untuk tidur dan menghindari kegiatan yang merugikan .


Di sampingku adalah orang yang selalu ingin bersama, bahkan jika ingin ke toilet pun akan mengajak temannya, akan lebih menakutkan jika takut masuk ke toilet sendirian .


Dan untukku yang duduk di tengah adalah orang biasa saja dengan kepribadian orang yang sangat biasa, bahkan orang pun akan malas jika harus berkenalan denganku .


Karena kebiasaan ini aku selalu tahu barbagai sifat orang dan bisa beradaptasi dengan siapa pun sesuai keadaan sekitar .


Dari meja kerja, aku bisa melihat beberapa ekspresi setiap pegawai kantor yang sesekali melirik ke arah pintu ruang manager, sebagian dari mereka memiliki wajah gugup dengan wajah murung.

__ADS_1


Mereka adalah orang yang di tugaskan oleh manager bagian marketing untuk membuat proposal penjualan kepada klien dan manager melakukan pengecekan terhadap tugas itu, jika tidak ada masalah maka semua akan berjalan lancar dan mendapatkan nilai di mata manager, tapi jika sebaliknya, mereka akan benar-benar terkena sembelit selama satu Minggu .


__ADS_2