STUPID CLASS

STUPID CLASS
kehidupan


__ADS_3

Waktu selalu saja menjadi misteri bagi semua kehidupan di dunia ini, tanpa ada satu pun pengecualian, dalam setiap detik yang berlalu akan mengubah alur kehidupan ke arah yang tidak terduga seperti ...satu jam yang lalu seseorang masih melamun memikirkan nasib krisis ekonomi negara yang menjatuhkan harga rupiah hingga mengakibatkan kenaikan harga BBM dan membuatnya harus jalan kaki untuk kuliah ... Tapi satu jam kemudian dia jatuh cinta dengan SPG penjual kopi yang tersenyum ke arahnya hingga membuatnya lupa tentang persoalan kerisis ekonomi negara.


Itulah keajaiban waktu yang bisa mengubah hal menyedihkan menjadi sebuah kebahagiaan, tapi berlaku juga dengan kebalikannya, karena tidak ada kesedihan yang abadi atau pun kebahagiaan yang abadi semua itu akan berubah seiring berjalannya waktu .


Hingga kita sadar bahwa sudah berapa lama kita melewatkan waktu berharga dan membuang semua hal yang harusnya indah, menjadi kenangan tanpa bisa memutar kembali waktu yang terlewatkan itu .

__ADS_1


Seperti saat ini, 4 tahun aku hidup di dalam kontrakan pengap dan sempit hingga aku lupa wajah setiap tetangga baru yang selalu pergi dan masuk ke kontrakan, tapi aku merasa aneh ketika tetangga sekitar tampak asing di saat aku keluar rumah, bahkan anak kecil yang tadinya menangis keras karena tidak di belikan mobil-mobilan dengan mendadak terdiam saat memandangiku,


"Ibu, ibu, kakak itu kok ada di kontrakan sebelah ." Kata anak kecil itu dengan polosnya .


Aku hanya berpikir ."Apa benar aku tinggal di kontrakan ini selama 4 tahun, bahkan anak kecil sekali pun tidak mengenaliku ."

__ADS_1


Tapi saat ini aku bukan bermaksud untuk mencari makanan, hanya sekedar berjalan tanpa tahu kemana aku akan pergi, aku tidak memiliki kendaraan pribadi, bahkan dengan tabungan di dalam rekeningku saja aku sudah bisa membeli satu mobil keluaran terbaru tanpa perlu kredit, tapi aku tidak pernah terpikir untuk menghabiskan uangku untuk hal menyusahkan seperti itu, dengan kondisi lingkungan serba sempit, bahkan untuk menaruh motor sekali pun sudah terjepit oleh barang prabotan tetangga yang berserakan di depan rumah, tapi yang lebih menyusahkan adalah saat aku terlihat sedikit kaya, maka hidupku tidak tenang, dari mulai sumbangan sampah entah sampah organik atau pun sampah masyarakat, sumbangan gotong royong walau tidak ada yang berniat untuk saling menggotong, sumbangan tujuh belasan yang bahkan masih bulan mei dan sumbangan apa pun yang terlintas di dalam otak mayarakat saat melihat dompet tebal para pegawai saat jalan dengan bersiul sesudah gajian, maka dari itu aku tidak pernah berpikir untuk terlihat kaya karena bisa lima kali pintu kontrakan di ketuk dan di berikan surat edar untuk menarik sumbangan .


Untuk hari ini aku berjalan keluar selain hari kerja, jalanan masih sibuk dengan kemacetan para pengendara motor yang saling menghujat di tengah sempitnya jalan, melihat bagaimana manusia berinteraksi satu sama lain dengan kelaksonnya, itu adalah cara para pemotor berdialog atau pun para pedagang asongan yang berteriak saat menawarkan jualan mereka, sebuah rutinitas yang selalu menjadi pemandangan ibu kota walau hari ini adalah hari libur, tentu aku sudah terbiasa melihat kejadian semacam ini, bahkan saat aku melihat dua pengendara yang saling adu pukul karena motor mereka tidak sengaja bersenggolan, itu seperti hiburan olehku, sebagian orang hanya melihat, beberapa tidak perduli dan sisanya memasang taruhan untuk yang menang, bahkan polisi lalu lintas pun ikut memberi dukungan untuk jagoannya.


Sedangkan aku hanya sedikit tersenyum dan berharap kalau semua itu segera selesai secepatnya karena sudah ratusan meter kendaraan macet menunggu pertarungan mereka selesai, jika tidak bukan hanya mereka berdua yang akan berkelahi di jalanan tapi semua orang pun akan ikut dalam pertarungan mereka berdua .

__ADS_1


Disaat semua orang sedang memperdulikan kehidupan rumit mereka, di dalam lamunanku aku seperti di tarik kembali untuk melihat masa lalu, jauh sebelum aku perduli dengan permasalahan krisis ekonomi negara, hanya tahu tentang kehidupan menarik bersama semua temanku, ya geng menyedihkan, MADESU, tidak tahu diri dan setia kawan.


"aku bertanya-tanya bagaimana kabar mereka sekarang."


__ADS_2