
Karya wisata merupakan sebuah metode dalam bentuk pembelajaran yang pelaksanaan proses belajar mengajar dengan menggunakan lingkungan yang memiliki hubungan langsung dengan materi pembelajaran. Dengan itu anak akan dapat melihat langsung materi yang disampaikan dalam proses pembelajaran. Metode belajar ini juga bisa disebut dengan istilah fieldtrip.
pertanyaan dari Fariz Anfal : Jadi pak apa perbedaannya dengan jalan-jalan biasa.
Jawaban guru : sebenarnya tidak ada bedanya, lagian jika dibilang belajar dengan berwisata, pak guru yakin sebagian besar dari kalian lebih sibuk berwisata dari pada belajar.
Pertanyaan dari Sano Setio aji Pangestu : selama karya wisata apa yang sebaiknya kita lakukan.
jawaban guru : bapak berharap kalian tidak membuat masalah, itu saja sudah cukup.
pertanyaan Cayo Alata : masalah seperti apa yang bapak maksud ?.
Jawaban guru : sudahlah kalian banyak tanya.
******
Di dalam sejarah seorang siswa sekolah dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi sekali pun karya wisata adalah hal bersejarah yang akan terkenang di dalam kehidupan seorang siswa, tapi tidak pernah terpikir kalau para wajah manusia yang begitu penuh ketegangan, sangan terlihat dan sangat jelas untuk di gambarkan,
Termasuk Sano yang melihat tanpa mengedipkan matanya, melihat kearah guru wali kelas yang membawa selembar kertas tentang angket karya wisata, tentu aku sendiri sedikit menantikan perjalanan ini, karena karya wisata masa SMK hanya ada satu kali seumur hidup, terkecuali kalau kita tidak naik kelas,
"Kenapa loe No, seperti nungguin hasil pemilu, waktu pemilu aja loe gak gini amat ."
"Loe tahu karena kejadian bersejarah ini mungkin bisa mendatangkan jodoh untuk gua ."
'Jadi itu yang bikin loe tegang '.Sungguh pemikiran biasanya Sano,
"Gua jadi tegang ."
__ADS_1
'Gua bisa lihat itu '.
Tentu bukan hanya Sano yang menantikan perjalanan ini, setidaknya Woro dan Suro pun tampak aneh ketika aku melihat mereka, Woro yang menadahkan tangan ke atas, seperti berdoa mengharapkan sesuatu akan terjadi dan mungkin itu bisa aku tebak,
'Semoga gua bisa satu kelompok dengan cewek '.Tebak aku membaca pikirannya
"Semoga gua sekelompok dengan cewek, " kata Woro yang terdengar jelas di telingaku,
Itu sudah terlihat jelas saat aku mendengar permohonananya, tapi di kelas ini hanya ada satu cewek dan satu yang mirip dengan cewek, tentu perbandingannya sangatlah jauh, jika memang terjadi maka aku merasa kasihan dengan cewek itu,
Sedangkan jika aku melihat Suro, dia sudah berkeringat karena aura semangatnya membara, membuat aku pun kepanasan melihatnya,
"Nah suro, loe itu terlalu bersemangat ."
"Apa yang kau katakan Riz, satu kelas ini sedang bersemangat, lihatlah ."
Melihat semuanya sedang menatap tajam ke arahku dan aku bisa merasakan aura semangat jiwa muda yang membara di sini,
Tentu bukan berarti aku tidak menantikan hal ini, hanya saja aku sedikit berfikir jika aku satu kelompok dengan para manusia menyusahkan di sekitarku, aku merasa kebahagiaan karya wisata sebagai perjalanan bersejarah seorang siswa akan menjadi percuma,
'Gua harap gua tidak satu kelompok dengan mereka'.
Ibu wali kelas membawa selembar kertas berisi daftar nama kelompok yang sudah di tentukan oleh wali kelas ini, dengan menuliskan ke papan tulis setiap nama dengan kelompok yang ada,
Seperti mengerti, setiap manusia memiliki keberuntungannya, saat ini aku hanya terdiam melihat setiap nama yang tercantum bersama dengan namaku,
"Sial, "
__ADS_1
Tentu dengan kesalnya melihat setiap orang yang mulai bergabung di mejaku, Ref, sano, junaidi, naru dan Aku, sebagai kelompok 2,
"Kenapa gua harus bergabung sama loe loe pada ."
"Jangan banyak bicara jun, "
Aku mengerti kenapa jun kesal, karena aku sendiri tidak mengharapkan satu kelompok dengan mereka, tapi melihat Refa yang wajahnya memerah seperti bahagia mendapatkan kelompok seperti ini,
"Jadi apa yang harus di lakukan setelah ini ."
"Untung saja loe bertanya Naru, "Jawab aku,
"Aku tidak merasa kalau aku ini untung ."
"lupakan saja, "
Aku melihat ke seluruh anggota kelompok 2 ini, tentu melihat tingkah Sano yang hanya berfikir untuk mendapatkan pacar saja sudah membuatku pusing, apa lagi harus berurusan dengan Jun yang begitu sombong dari luar padahal di dalam hatinya dia begitu menanti hal ini, Kepolosan naru yang masih kebingungan dengan keadaan ini,
"Apa yang kalian pikirkan, jangan lemas begitu dong ."Kata Refa yang bersemangat, walau pun begitu aku masih saja lemas, saat menerima kenyataan kalau kelompokku seperti ini,
"Apa loe tertular semangat dari Suro ." Kata aku melirik ke arah Refa yang masih tersenyum bahagia,
"Apa yang loe pikirkan, gua hanya ingin karya wisata ini menjadi kenangan yang indah untuk kita semua ."
"Menurut loe begitu, dengan kelompok seperti ini gua tidak yakin itu ." Jawab aku lemas,
"Ya mungkin juga seperti itu, tapi tetap saja kalian itu terlalu lemas, seperti tidak memiliki semangat muda ."
__ADS_1
"Gua gak bisa membantah itu ."
Ini tidak lebih dari sebatas bagaimana cara kita menikmati sebuah kehidupan, entah sepahit apa pun itu pasti ada hal yang manis di dalamnya,