Suami Aku Kaya Harta

Suami Aku Kaya Harta
Ke Ruang Makan Buat Sarapan


__ADS_3

Setelah kedua kakinya Arabela di gunakan untuk melangkah kini Arabela sampai di depan meja riasnya membuat Arabela langsung menjatuhkan bokongnya di kursi yang terletak di depan cermin riasnya lalu setelah Arabela mencari posisi duduk yang nyaman kini tangannya Arabela terulur untuk mengambil bedak yang ada di atas meja riasnya setelah bedak ada di genggaman tangannya Arabela membuat Arabela langsung membuka bedak tersebut lalu Arabela langsung menaburkan bedak di wajahnya


"Gue harus tampil cantik di depan gebetan gue jadi gue harus menaburkan bedak yang sangat banyak di wajahnya gue supaya kecantikan gue semakin bertambah banyak walaupun tanpa memakai bedak wajahnya gue sudah cantik dari sebelum lahir gue tetap harus memakai bedak untuk memikat gebetan gue yaitu sahabatnya kak Crist" batin Arabela sambil tetap melaksanakan misinya yaitu mengoleskan bedak ke wajahnya


Setelah Arabela menaburkan beberapa ratus juta lapis bedak menempel sempurna di wajahnya Arabela dengan segera Arabela meletakkan bedak ke tempat semula yaitu di atas meja riasnya bukan di kolong meja setelah itu Arabela langsung mengambil lipstik dengan warna merah bata yang tergeletak di atas meja riasnya setelah lipstik itu ada di tangannya tanpa ragu Arabela mengoleskan bedak ke kedua pipinya nanti mirip badut dong lebih tepatnya Arabela mengoleskan bedak ke bibirnya dengan telaten setelah beberapa menit Arabela selesai memoles lipstik di bibirnya kini Arabela menghempaskan lipstik merah bata tersebut ke meja riasnya lalu Arabela mengambil blush on setelah blush on ada di tangannya tanpa komando Arabela langsung mengaplikasikan blush on ke kedua pipinya secara bergantian setelah kedua pipinya Arabela selesai di taburi blush on kini Arabela meletakkan blush on tersebut ke tempat semula lalu Arabela mengambil eye shadow yang terdapat di atas meja riasnya lalu tanpa di perintah Arabela mengambil eye shadow tersebut setelah eye shadow ada di tangannya membuat Arabela memberikan dan menaburkan eye shadow di kedua atas matanya setelah eye shadow melekat sempurna di atas kedua matanya kini Arabela meletakkan eye shadow ke meja riasnya lalu Arabela mengambil pensil alis yang tergeletak di atas meja riasnya lalu Arabela mengambil pensil alis tersebut karena Arabela memang tidak memakai tato di alisnya dirinya lebih suka membuat alis dengan pensil alis karena bisa berganti ganti model setiap hari dan setiap saat setelah Arabela mengaplikasikan pensil alis di kedua alisnya secara bergiliran dan Arabela sudah puas menggambar alis yang sesuai dengan keinginannya kini Arabela meletakkan pensil alis tersebut ke atas meja lalu Arabela mengambil sisir yang terdampar di atas meja riasnya setelah sisir di ambil kini Arabela menyisir rambutnya dengan telaten sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya


"Gue pengin banget menikah sama gebetan gue apa gue bilang sama kak Crist kalau gue cinta sama sahabatnya dia dan gue minta kak Crist comblangin gue sama sahabatnya tapi takutnya malah kak Crist ngga setuju kalau gue cinta sama dia secara dia kan belum menikah lagian ngapain kek Crist belum menikah padahal banyak banget yang daftar menjadi pacarnya tapi kenapa kak Crist ngga mau apa kak Crist suka sama sesama jenis ? atau yang lebih parahnya lagi kak Crist cinta sama hewan ? harusnya kak Crist sadar diri dong dia kan manusia masa suka sama hewan kalau suka cuma sekedar suka doang dan ngga suka sebagai istri ngga masalah tapi takutnya kak Crist cinta sama hewan sebagai istri ngapain gue mikirin kak Crist lebih baik gue fokus sama rambutnya gue hari ini mau di apakan apa mau di pakaikan jepit atau mau di pakaikan bando atau di kuncir atau di kelabang supaya gebetan gue jatuh cinta ke gue" gumam Arabela sambil tetap menyisir rambutnya

__ADS_1


Saat Rembulan akan menuju ke kamarnya Pintar sang adik dirinya berpapasan dengan Cantik membuat langkahnya terhenti lalu kedua matanya Rembulan menatap ke arah belakang Cantik yang ternyata tidak ada manusia lagi sementara Cantik mengulum senyum pasti Rembulan akan ke kamarnya Pintar karena mengira Pintar masih tidur


"Ibu memangnya Pintar masih tidur ?" tanya Rembulan sambil menatap ke Cantik sementara Cantik menggeleng gelengkan kepalanya


"Rembulan Pintar sudah terbangun bahkan saat ibu masuk ke kamarnya dia juga sudah siap berangkat ke kampus" jelas Cantik sambil menaburkan senyuman lebar di wajahnya sedangkan Rembulan menganggukkan kepalanya mantap


"Rembulan tadi Pintar sedang bersiap siap memasukkan tugas tugas mata kuliahnya ke tas makanya dia menyuruh ibu buat ke ruang makan terlebih dahulu dia akan menyusul nanti memangnya kamu sudah selesai memasak koq kamu ada di sini ?" tanya Cantik sambil mendekat ke arah Rembulan lalu mengusap pucuk kepala Rembulan sedangkan Rembulan menganggukkan kepalanya satu kali sembari tersenyum lebar

__ADS_1


"Ayo bu kita berdua ke ruang makan sekarang pasti nanti Pintar bakalan menyusul kita berdua ke ruang makan kenapa Pintar ngga menyiapkan tugas tugas mata kuliahnya dari semalam kenapa dadakan di pagi hari kayak gini iya bu aku sudah selesai memasak jadi lebih baik kita berdua ke ruang makan buat sarapan" jelas Rembulan sambil bergelayut manja di lengannya Cantik sedangkan Cantik mengangguk anggukkan kepalanya samar


"Ayo Rembulan ke ruang makan sekarang nanti Pintar pasti menyusul ke ruang makan mungkin Pintar semalam habis mengerjakan tugas tugas kuliah langsung tidur karena mengantuk makanya dia menyiapkan tugas tugas mata kuliah dadakan pagi ini cepat banget kamu selesai memasaknya ibu jadi ngga sabar pengin mencicipi masakan kamu yang enak ayo berangkat ke ruang makan sekarang" ajak Cantik sambil menatap ke arah Rembulan sementara Rembulan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban


"Ayo bu" jawab Rembulan singkat lalu meraih tangan Cantik lalu menggandeng tangannya Cantik menuju ke ruang makan


Pintar yang sudah tidak melihat Cantik dari pandangannya membuat Pintar melanjutkan tugasnya yang belum kelar yaitu memasukkan semua tugas tugas mata kuliah ke dalam tas entah mengapa Pintar mengeluarkan senyum lebar yang dia punya entah apa yang ada di otaknya hanya Pintar yang tahu

__ADS_1


"Aku sangat senang kalau kak Rembulan bekerja di rumahnya pak Ciko dan bu Cintya aku jamin kak Rembulan juga bakalan betah bekerja di sana karena pak Ciko dan bu Cintya terkenal baik hati dan tidak sombong ke orang miskin tapi resikonya aku harus berjauhan sama kak Rembulan karena katanya selama bekerja di rumahnya pak Ciko dan bu Cintya kak Rembulan bakalan tinggal di rumah mereka berdua tapi kak Rembulan memang kakak yang terbaik buat aku karena dia ingin aku melanjutkan kuliah sementara dia tidak melanjutkan kuliah malah berkerja banting tulang buat membiayai kuliahnya aku padahal kak Rembulan juga di tawarin beasiswa di salah satu kampus tapi kenapa kak Rembulan menolak malah memilih bekerja di rumah makan tapi semoga kamu Rembulan selalu bahagia walaupun dia tidak melanjutkan kuliah" batin Pintar sambil meletakkan semua tugas tugasnya ke dalam tas yang akan dia bawa ke kampus


__ADS_2