Suami Aku Kaya Harta

Suami Aku Kaya Harta
Aku Gunakan Kesempatan Yang Ada


__ADS_3

Ciko menatap ke arah Arabela yang berdiri mematung di tempat entah kenapa Arabela mendadak menjadi patung padahal Arabela tidak di kutuk oleh Ciko untuk jadi patung dan Cintya mamanya Arabela juga tidak mengutuk Arabela menjadi patung



Ciko tiba tiba menerbitkan senyuman lebar di wajahnya entah apa yang ada di otaknya dan kepalanya sehingga Ciko mengeluarkan senyum lebar dengan pandangan menatap ke arah Arabela


"Sepertinya keberuntungan sedang ada di pihak aku berhubung Arabela sedang sibuk melamun dan menjadi patung dadakan lebih baik aku gunakan kesempatan yang ada untuk membalaskan dendam aku yang sempat tertunda sepertinya aku akan lancar melaksanakan balas dendam melihat kondisi Arabela yang sedang sibuk melamun entah melamun apa pokoknya aku harus secepatnya mengunakan kesempatan yang ada untuk ajang balas dendam ke Arabela" batin Ciko sambil mengeluarkan senyum licik di wajahnya


Ciko mendekat ke arah Arabela sambil melangkahkan kakinya menuju ke arah Arabela setelah Ciko berada di sebelah Arabela kini waktunya Ciko mengeluarkan aksinya yaitu Ciko berteriak dengan sangat keras di telinganya Arabela membuat Arabela terlonjak kaget gara gara mendengar teriakkan Arabela

__ADS_1


"Arabela jangan melamun buruan kita berdua siap siap mencari mama" teriak Ciko dengan sangat keras dan sangat kencang membuat Arabela yang mendapat serangan mendadak hampir mengeluarkan jurus kagetnya yaitu mendorong tubuhnya Ciko namun Ciko dengan gesit menghindar dari tangannya Arabela yang akan mendorong tubuhnya


Ciko mengeluarkan senyum licik seakan sedang mengejek Arabela karena tidak bisa mendorong tubuhnya sampai jatuh tersungkur ke lantai sementara Arabela menatap nyalang ke arah Ciko karena emosi yang di derita gara gara perbuatan Ciko yang mengagetkan Arabela


"Aaaawww papa ngapain teriak di telinganya aku" teriak Arabela dengan sangat keras dan sangat kencang tanpa bantuan toa sedangkan Ciko tersenyum menyeringai setelah mendengar teriakan Arabela


Walaupun waktu baru pertama kali mendengar teriakan Arabela, Ciko sangat kaget bahkan terkejut mendengar teriakan Arabela sampai Ciko hampir saja tersungkur ke lantai apabila Ciko tidak bisa menahan berat badannya


"Soalnya papa yang teriak di telinganya aku makanya aku nanya ke papa karena hanya papa yang tahu jawabannya masa aku nanya ke semut yang lewat memangnya semut yang lewat yang teriak di telinganya aku ?" teriak Arabela dengan sangat keras dan sangat kencang sambil melototkan kedua matanya ke arah Ciko

__ADS_1


Kalau ada semut yang sedang lewat di atas kursi atau di atas meja mendadak itu semut langsung terkena serangan jantung mendadak menyebabkan semut itu jatuh dari kursi atau dari meja sedangkan Ciko menatap tajam ke arah Arabela


"Arabela papa teriak di telinganya kamu karena kamu bikin emosi tiba tiba jadi patung bukannya kamu bantu mencari mama malah kamu sibuk dan asyik melamun kamu jangan gila semut ngga akan bisa teriak di telinganya kamu soalnya semut ngga bisa bersuara seperti hewan lainnya" teriak Ciko dengan sangat keras dan sangat lantang sambil melototkan kedua matanya ke arah Arabela sedangkan Arabela mendelik ke arah Ciko


"Pah aku ngga bikin emosi soalnya aku ngga tahu bumbunya bikin emosi bikin bumbu makanan saja aku belum bisa apalagi bikin bumbu emosi masa aku berubah jadi patung pah ? tapi aku tetap cantik kan walaupun berubah jadi patung ? oh gitu pah aku kira malah suara semut mirip sama suara papa" celoteh Arabela dengan tatapan mengejek ke arah Ciko sementara Ciko menatap nyalang ke Arabela ingin sekali Ciko memasukkan Arabela ke dalam rahim Cintya lagi namun pasti Arabela tidak akan muat di rahim Cintya


Ciko sangat marah dan sangat emosi karena kelakuan Arabela yang sangat luar biasa mampu membuat emosi sungguh Ciko harus menyiapkan mental baja kalau menghadapi Arabela


"Arabela papa sedang serius ngga becanda emosi yang papa maksud itu marah bukan emosi makanan dasar otaknya kamu penuh dengan makanan sehingga hanya makanan yang di tampung oleh otaknya kamu makanya kalau belajar sama mama kamu cara membuat bumbu masakan jangan kerjaaannya cuma berdandan doang emosi ngga ada bumbu iya kamu berubah menjadi patung dadakan tadi papa saja syok melihat kamu yang menjadi patung dadakan kamu tetap jelek sebelum jadi patung atau sesudah jadi patung suara semut ngga mirip sama suara papa karena suara papa sangat merdu makanya mama kamu cinta ke papa dan mama kamu mau menikah sama papa, semut ngga punya suara soalnya papa juga dari sebelum lahir ngga pernah dengar semut" jelas Ciko panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sementara Arabela membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga

__ADS_1


"Papa aku juga serius ngga sedang becanda aku kira maksud papa emosi itu nama makanan oh emosi marah bukan emosi nama makanan makanya kalau menjelaskan itu sekalian pah jangan setengah setengah supaya ngga bingung apaan sih pah ngaco banget otaknya aku itu ngga cuma berisi makanan doang otaknya aku itu di suruh menghafal nama makanan, di suruh menghafal nama papa, nama kakaknya aku, nama mama aku, menghafal semua nama hewan, dan masih banyak lagi terserah aku dong pah mama saja ngga keberatan kalau aku kerjaaannya cuman berdandan doang kenapa papa yang ribet dan cerewet, aku belajar membuat bumbu masakan kalau aku sudah menikah pah bukan sekarang kirain emosi ada bumbunya juga oh jadi aku berubah jadi patung dadakan ? apaan sih pah iri banget sama aku padahal banyak yang bilang kalau aku itu cantik baru papa yang bilang aku jelek perlu di tanyakan apakah matanya papa ngga bermasalah atau matanya papa bermasalah tapi aku yakin matanya papa yang bermasalah karena semua pada bilang kalau aku cantik cuma papa yang bilang aku jelek aku yakin kalau semut bisa bersuara aku jamin suaranya semut akan lebih merdu dari suaranya papa, aku yakin sebenarnya pasti mama ngga cinta ke papa pasti papa memaksa mama buat cinta sama papa dan menikah sama papa aku yakin kalau semut bisa bersuara pasti suaranya semut akan lebih merdu dari suaranya papa" tegas Arabela sambil mengeluarkan senyum lebar di wajah cantiknya sedangkan Ciko membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga


"Arabela lebih baik kamu masuk ke kamarnya kamu sebelum papa semakin emosi gara gara ulah kamu" teriak Ciko dengan sangat keras dan sangat kencang sementara Arabela yang sedang mengeluarkan senyum lebar mendadak melunturkan senyuman lebar di wajahnya lalu berganti ekspresi dengan menatap tajam ke arah Ciko


__ADS_2