Suami Aku Kaya Harta

Suami Aku Kaya Harta
Aku Mengeluarkan Jurus Kaget


__ADS_3

Ciko dan Crist kompak sedang berada di depan kamarnya Crist sambil melamun, namun lamunan keduanya buyar dan mendadak sirna begitu mendengar suara langkah kaki mendekat, lebih tepatnya Crist dan Ciko mendengar suara ada orang yang berlari.


Karena penasaran membuat keduanya menoleh ke arah sumber suara, kini Crist dan Ciko serentak melihat ke arah Arabela yang sedang berlari mendekat ke arah mereka berdua, dalam hati Crist dan Ciko berpikir ngapain Arabela berlarian seperti itu, apakah Arabela di kejar kejar maling, atau Arabela sedang di kejar kejar semut.


Arabela telah sampai di depan Ciko dan Crist, sehingga Arabela langsung menghentikan larinya, kini Arabela sedang mengatur nafasnya yang ngos ngosan akibat berlarian, Crist dan Ciko sejenak saling pandang lalu sedetik kemudian Ciko dan Crist menatap ke arah Arabela secara bersamaan.


"Arabela kamu ngapain lari lari kayak gitu, kayak habis di kejar kejar maling saja" celetuk Crist sambil menatap ke arah Arabela dengan tatapan mengejek, sedangkan Arabela yang masih ngos ngosan hanya diam saja, namun hatinya Arabela sangat kesal dengan ocehan yang di keluarkan Crist, sementara Ciko tertawa kecil lalu berkata.


"Haha Arabela kamu itu ngga usah lari lari kayak lagi lomba catur saja ada lari, maksudnya papa itu kamu kayak lomba maraton, yang di paksa mau ngga mau harus ikutan lari" jelas Ciko sambil tertawa kecil melihat Arabela yang tadi lari, sedangkan Crist menahan tawanya, sementara Arabela masih mencari nafasnya lebih tepatnya Arabela masih ngos ngosan karena berlari dari dapur.


Arabela yang habis berlari dan merasa kehausan, tiba tiba Arabela mengeluarkan senyum lebar di wajahnya, entah apa yang ada di otak dan pikirannya, kini Arabela menatap ke arah minuman yang ada di tangannya.


Ciko masih sibuk tertawa karena ulah Arabela yang tadi berlari, sedangkan Crist mencoba menelan kembali tawa yang hampir di keluarkan, sementara Arabela menatap ke arah Ciko yang asyik dan sibuk dengan dunianya, yaitu Ciko sibuk tertawa terbahak bahak.


Arabela yang kehausan langsung membuka tutup botol minuman yang ada di tangannya, begitu botol minuman terbuka, tanpa di komando dan tanpa ragu Arabela meminum minuman tersebut.

__ADS_1


Arabela yang kehausan sampai meminum minuman tersebut sampai tandas, lalu Arabela yang sudah menghabiskan minuman tersebut lalu menutup botol minuman yang ada di tangannya kembali, setelah botol minuman tertutup rapat Arabela berkata.


"Kak Crist aku lari larian kayak tadi bukan karena di kejar kejar maling, tapi karena mama, papa apa apaan sih jangan becanda aku ngga suka lari maraton, aku lebih suka dandan biar wajah aku semakin cantik, walaupun tanpa dandan juga wajah aku sudah cantik" jelas Arabela sambil menatap tajam ke arah Crist dan Ciko, sedangkan Ciko yang sedang tertawa terbahak bahak segera melenyapkan tawanya, begitu mendengar kata Arabela lari gara gara mama berarti Arabela lari gara gara istrinya, sehingga kini Ciko dan Crist kompak menatap ke arah Arabela.


"Arabela maksudnya kamu apa ?" tanya Ciko dan Crist secara bersamaan, sementara Arabela langsung menaikkan satu alisnya begitu mendengar suara Ciko dan Crist secara bersamaan dengan nada dan intonasi yang sama, seperti paduan suara karena pertanyaan yang di keluarkan oleh Crist dan Ciko itu sama.


"Papa sama kak Crist kompak amat, sampai kalian berdua mengeluarkan kata kata yang sama" cibir Arabela lalu terkekeh, sementara Ciko dan Crist saling pandang lalu sedetik kemudian tatapan Crist dan Ciko kompak mengarah ke Arabela.


"Arabela kita berdua ngga kompak" lagi dan lagi perkataan itu di keluarkan oleh Ciko dan Crist secara bersamaan, membuat Ciko dan Crist sedetik kemudian saling pandang dengan tatapan yang tidak bisa di artikan, sementara Arabela tak bisa menahan tawanya.


"Haha haha papa sama kak Crist lucu banget deh, kenapa ngomongnya selalu sama dan kompak, aku jadi ngga bisa menahan tawa gara gara ulah papa sama kak Crist" sahut Arabela sambil tertawa terbahak bahak, sedangkan Ciko dan Crist serentak menatap ke arah Arabela dengan tatapan nyalang, namun sepertinya Arabela tidak sadar dengan tatapan nyalang yang di keluarkan oleh Crist dan Ciko karena Arabela masih sibuk tertawa terbahak bahak.


"Diam Arabela" bentak Ciko dan Crist secara bersamaan, kalau di pikir pikir perkataan Crist dan Ciko seperti paduan suara karena berkata dengan intonasi dan nada yang sama.


Arabela yang sibuk tertawa, namun masih mendengar suara bentakan dari Ciko dan Crist secara bersamaan, bukannya Arabela melunturkan dan menghentikan tawanya, malah Arabela menambahkan volume tawanya menjadi semakin keras.

__ADS_1


"Haha haha papa sama kak Crist kompak banget, aku jadi ngga bisa berhenti tertawa gara gara ulah kalian berdua, aku ngakak banget ini" jawab Arabela sambil tertawa terbahak bahak sampai memegang perutnya, bukan karena Arabela sakit perut, tapi Arabela memegang perutnya karena Arabela yang tertawa terbahak bahak alias terpingkal pingkal, sementara Crist dan Ciko kompak melototkan kedua matanya ke arah Arabela.


Karena Ciko yang kesal dan tersulut emosi di tertawakan oleh Arabela, membuat kesabaran Ciko yang setipis tisu habis, lalu Ciko berjalan dengan langkah cepat ke arah Arabela.


Setelah beberapa menit Ciko melangkah, kini Ciko telah berada di samping Arabela, lalu Ciko tanpa aba aba langsung menarik telinga Arabela dengan tangannya, istilah lainnya adalah Ciko menjewer telinga Arabela.


Arabela yang sedang asyik dan sibuk tertawa terbahak bahak, mendapat serangan mendadak seperti itu dari Ciko langsung menghentikan tawanya mendadak, bukan hanya itu saja bahkan Arabela mengeluarkan jurus kagetnya.


Jurus kaget yang di keluarkan Arabela adalah menyikut perut Ciko, sehingga membuat Ciko melepaskan tangannya dari telinga Arabela, lalu Ciko langsung memegang perutnya yang habis mendapat serangan mendadak dari Arabela.


Crist langsung tertawa kecil melihat drama dan akting di depannya, entah mengapa Crist tidak bisa menahan tawanya, sementara Arabela langsung memegang telinganya yang habis di jewer oleh Ciko, lalu Arabela menatap ke arah orang yang menjewer telinganya.


"Arabela kenapa kamu menyikut perutnya papa" bentak Ciko sambil mendelik ke Arabela, sedangkan Arabela terkekeh kecil sembari masih memegang telinganya.


"Papa itu menjewer telinga aku, makanya aku mengeluarkan jurus kaget, seandainya apa ngga menjewer telinga aku, pasti aku ngga akan memyikut perut papa" jelas Arabela sambil menetap ke arah Ciko dengan tatapan meledek, sementara Ciko melototkan kedua matanya ke arah Arabela, sedangkan Crist masih sibuk tertawa.

__ADS_1


__ADS_2