
Ciko pikir Crist menghentikan tawanya karena bersiap mencari Cintya sang istri sehingga Ciko menerbitkan senyuman lebar di wajahnya sementara Crist tersenyum licik entah apa yang ada di otaknya hanya dia yang tahu karena semut dan kecoa yang lewat juga tidak tahu isi hatinya
"Papa keluar dari kamarnya aku sekarang juga" ucap Crist sambil menatap ke Ciko dengan tatapan serius sementara Ciko langsung membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga
"Crist apa apaan sih koq kamu menyuruh papa keluar" ketus Ciko sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya sedangkan Crist mengeluarkan senyuman licik di wajahnya yang tampan
"Aku menyuruh papa keluar dari kamarnya aku karena papa masuk ke kamarnya aku tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu" sahut Crist tak kalah ketus dengan Ciko sementara kedua matanya Ciko langsung membola
__ADS_1
"Crist kamu gila masa cuma gara gara papa masuk ke kamarnya kamu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu kamu menyuruh papa keluar dari kamarnya kamu sebenarnya papa sudah mengetuk pintu berkali kali tapi kamu ngga dengar bahwa papa mengetuk pintu karena berkali kali papa mengetuk pintu kamu ngga jawab makanya papa langsung masuk ke kamarnya kamu" jelas Ciko dengan tatapan nyalang ke Crist sedangkan Crist mendelik ke Ciko
"Kalau aku gila berarti papa juga gila karena papa itu yang menanam benih ke mama iya pah habisnya papa ngga sopan banget main nyelonong masuk ke kamarnya aku lain kali kalau papa sudah mengetuk pintu berkali kali tapi aku ngga dengar lebih baik papa ngga usah masuk ke kamarnya aku bisa besok lagi memangnya papa masuk ke kamarnya aku pakai apa ?" cerca Crist sambil menatap ke arah Ciko dengan tatapan penuh tanda tanya yang banyak di kepalanya sedangkan Ciko menatap nyalang ke Crist
Dalam hatinya Crist dirinya bertanya bagaimana cara Ciko masuk ke dalam kamarnya Crist apa mungkin Ciko bisa terbang sehingga Ciko bisa masuk ke kamarnya Crist atau Ciko bisa menghilang sehingga Ciko mendadak bisa berada di kamarnya Crist
"Crist apa apaan sih kamu kenapa jadi menuduh papa gila iya memang papa yang menanam benih ke rahimnya mama soalnya papa suaminya mama kalau kamu sudah menikah kamu juga bakalan menanam benih di rahimnya istri kamu papa itu mau bicara penting ke kamu makanya walaupun kamu ngga dengar dan ngga bukain pintu saat papa ketuk pintunya tetap papa masuk ke dalam kamarnya kamu terserah kamu mau ngatain papa ngga sopan atau apapun yang penting ini keadaan darurat mamanya kamu di culik kalau papa menunggu besok masuk ke kamarnya kamu di jamin kedua tangannya mama kamu sudah di ikat oleh penculik dan mulutnya mama sudah di lakban papa masuk ke kamarnya kamu pakai kunci ini" jelas Ciko panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sambil mengambil kotak hadiah maksudnya sambil mengambil kunci yang tadi bisa menyebabkan bisa masuk ke kamarnya Crist sementara itu Crist tercengang melihat kunci yang ada di tangannya Ciko
__ADS_1
Sungguh Crist tidak habis pikir bahwa Ciko masuk ke dalam kamarnya dengan kunci malah tadi Crist menduga kalau kamarnya Crist karena Crist mengira dirinya belum menutup pintu kamarnya dan mengunci pintu kamarnya malah jawabannya karena Ciko masuk ke dalam kamarnya Crist dengan kunci yang ada di tangannya Ciko
"Sini kuncinya pah" imbuh Crist sambil menatap ke arah Ciko sementara Ciko menatap tajam ke arah Crist
"Crist ini kunci papa jadi kamu ngga boleh minta kuncinya papa soalnya papa juga beli ini kunci pakai uangnya papa sendiri bukan uangnya kamu jadi secara hak ini kunci haknya papa" tegas Ciko di sertai delikan kepada Crist membuat Crist tersenyum licik sambil menatap Ciko
"Papa siniin kuncinya atau aku bakalan adukan ke mama kalau papa masuk ke kamarnya aku pakai kunci aku juga tahu kalau papa beli kunci itu pakai uangnya papa sendiri bukan uangnya semut atau uangnya kecoa soalnya semut dan kecoa ngga punya uang kunci haknya aku atau aku bakalan adukan perbuatan papa ke mama supaya papa ngga dapat jatah dari mama" ancam Crist sambil menaik turunkan alisnya menatap ke arah Ciko sementara Ciko tersenyum devil
__ADS_1
"Crist ini kuncinya papa jadi sampai kapanpun ngga bakalan papa berikan kunci ini ke kamu ih jadi kamu sedang mengancam papa ? silahkan kalau kamu mau adukan perbuatan papa yang masuk ke kamarnya kamu pakai kunci ini lagian papa yakin mama ngga ada di rumah soalnya sudah papa cari dan otomatis mama kamu di culik jadi ngga bakalan dengar semua omongan kamu kirain kamu menuduh papa beli kunci ini pakai uangnya serangga semut dan kecoa juga punya uang kalau di letakkan uangnya oleh manusia di depan semut dan kecoa beneran mama di culik dan mama ngga ada di rumah ?" tanya Crist menatap ke arah Ciko dengan raut wajahnya yang di penuhi tanda tanya sedangkan Ciko langsung menganggukkan kepalanya mantap sebagai jawaban pertanyaan Crist
Crist antara percaya dan tidak percaya tapi anggukan kepala dari Ciko membuat Crist percaya kalau Cintya di culik membuat Crist sibuk memutar otaknya untuk berpikir bagaimana caranya menemukan Cintya