Suami Aku Kaya Harta

Suami Aku Kaya Harta
Aku Dan Anak Hantu Itu Bersaudara


__ADS_3

Arabella masih setia menatap dengan tatapan tajam ke arah Ciko, sungguh Arabella tak terima mendengar tuduhan yang di keluarkan oleh Ciko berupa tuduhan bahwa matanya Arabella minus.



Ciko juga menatap Arabella dengan tatapan yang tak kalah tajam, jujur Ciko marah dan emosi kepada Arabella karena Arabella memotong pembicaraan Ciko.



Crist dan Cintya kompak masih betah memijat pelipis masing masing, sungguh Crist dan Cintya heran dan pusing mendengar drama pertengkaran antara Arabella dan Ciko.


"Arabella papa ngga mau berdebat sama kamu karena di sini ada hantu, kalau seandainya di sini tidak ada hantu pasti papa ngga takut berdebat sama kamu, papa cuma takut saja kalau hantu itu menertawakan pertengkaran papa sama kamu" bentak Ciko sambil menatap tajam ke arah Arabella.


Arabella yang tadi menatap Ciko dengan tatapan tajam, kini langsung nyalinya menciut setelah mendengar perkataan Ciko yang bicara hantu.



Tiba tiba bulu kuduk Arabella merinding, sehingga Arabella kini memegang punggungnya untuk menghilangkan rasa takut yang tiba tiba melanda hatinya.



Dalam hatinya Arabella berpikir tentang perkataan Ciko yang membicarakan tentang hantu, ingin sekali Arabella mengelak bahwa di sekitarnya tak ada hantu, namun bukan cuma Ciko yang bilang ada hantu namun Crist juga berkata kalau ada hantu.



Arabella kini yakin kalau di sekitarnya ada hantu, sehingga kini Arabella mencoba menoleh ke arah sekitar lagi, Arabella celingak celinguk mencari sosok hantu yang di bicarakan oleh Crist dan Ciko, namun tetap saja hasilnya Arabella tak melihat ada sosok hantu di sekitarnya.

__ADS_1



Crist yang melihat Arabella sedang celingak celinguk seperti akan mengejar maling, maksudnya seperti akan menjadi maling, membuat Crist mengerutkan keningnya heran, lalu Crist bertanya kepada Arabella.


"Arabella kamu sedang mencari siapa ?" tanya Crist dengan suara bariton miliknya Crist, sementara Arabella yang masih mencari sosok hantu tersebut begitu mendengar suara Crist membuat Arabella terlonjak kaget dan menghentikan acaranya mencari sosok hantu tersebut.


Ciko dan Cintya kompak menatap ke arah Arabella saat mendengar Crist bertanya kepada Arabella, sementara Arabella kini menatap tajam ke arah Crist setelah dirinya menetralkan detak jantungnya yang berdetak lebih cepat gara gara kaget mendengar suara Crist.


"Kak Crist jangan berisik dong, dan kakak juga jangan ganggu aku soalnya aku lagi mencari sosok hantu yang di bicarakan oleh kak Crist dan papa" jelas Arabella dengan nada setengah berbisik, mungkin Arabella takut kalau hantu tersebut akan mendengar suaranya.


Namun walaupun suara Arabella bisik bisik tapi tetap saja bisa di dengar oleh Ciko, Crist, dan Cintya, membuat ketiga orang tersebut langsung di landa ketakutan dengan masing masing pemikiran yang ada di kepala masing masing.



Ciko dan Crist saling pandang dengan wajah yang sudah ketakutan, dalam hatinya Crist dan Ciko apakah Arabella tak dapat melihat sosok Cintya di sekitar mereka, karena Ciko dan Crist itu menganggap Cintya sudah menjadi hantu.



"Arabella apakah kamu sudah melihat sosok hantu tersebut ?" bukannya menjawab Crist malah langsung melempar pertanyaan ke Arabella.


Arabella yang tak melihat sosok hantu tersebut membuat Arabella dengan cepat menggelengkan kepalanya mantap, sementara Ciko dan Crist kompak membelalakkan kedua matanya sangat lebar dengan mulut menganga.



Cintya juga melihat gelengan kepala dari Arabella, dalam hatinya Cintya dia sangat gembira karena bukan hanya Cintya yang tak melihat sosok hantu tersebut, namun Arabella juga tak melihat sosok hantu tersebut.

__ADS_1


"Aku ngga melihat sosok hantu tersebut kak Crist, makanya aku penasaran sama wujud hantu tersebut, apakah hantu tersebut cantik ? tapi aku yakin lebih cantik aku di banding hantu tersebut ? atau hantu itu tampan tapi aku juga yakin masih lebih tampan gebetan aku yang suatu saat akan menjadi calon suami aku" jelas Arabella panjang kali lebar kali luas, sementara Crist tersenyum lebar lalu menjawab.


"Arabella kalau kamu ngga melihat sosok hantu tersebut berarti mata kamu bermasalah, soalnya aku dan papa melihat sosok hantu tersebut malah hantu itu semakin mendekat ke arah kamu, hantu itu sangat cantik melebihi cantiknya kamu Arabella, dan asal kamu tahu kalau papa sampai jatuh cinta dan tergila gila sama hantu itu, lebih tampan aku di banding gebetan kamu Arabella" jelas Crist tak kalah lebar kali luas dari penjelasan Arabella.


Arabella yang mendengar penjelasan Crist buru buru menatap ke arah Ciko, sementara Cintya langsung menghentikan langkah kakinya begitu mendengar bahwa hantu itu mendekat ke arah Arabella, sehingga niat awal Cintya yang ingin mendekat ke arah Arabella buru buru di urungkan oleh Cintya.



Tak hanya kata itu yang tertangkap oleh Cintya, dapat di dengar dengan jelas oleh telinga Cintya, bahwa Crist mengatakan kalau Ciko jatuh cinta dan tergila gila dengan sosok hantu tersebut karena hantu itu berwajah cantik.



Cintya langsung menatap tajam ke arah Ciko, sementara Ciko menatap ke arah Arabella dan Cintya secara bergantian.


"Apa benar kalau papa itu jatuh cinta dan tergila gila sama hantu itu karena hantu itu berwajah cantik ?" tanya Arabella sambil menatap intens ke arah Ciko, sementara Ciko yang tak bisa berbohong buru buru menganggukkan kepalanya dengan mantap sebagai jawaban.


Melihat anggukkan kepala dari Ciko membuat Cintya menatap Ciko dengan tatapan yang semakin tajam, Ciko yang sadar bahwa Cintya menatap dirinya dengan tatapan membunuh dan tatapan menguliti Ciko, membuat Ciko langsung menggeleng gelengkan kepalanya.


"Arabella kamu jangan menuduh papa jatuh cinta dan tergila gila sama hantu, karena" Ciko menggantung kalimatnya, sungguh Ciko bingung untuk meneruskan kalimat yang akan di katakan.


"Karena papa sudah punya sepasang anak pria dan wanita dari hantu itu, apalagi anak papa dan hantu itu umurnya sudah besar" Crist menyahut dengan santainya tanpa rasa dosa sama sekali.


Arabella dan Cintya serentak syok mendengar jawaban yang di keluarkan oleh Crist, sungguh Arabella dan Cintya tak menyangka kalau Ciko mempunyai anak dari sosok hantu tersebut.


"Itu artinya apa aku dan anak dari hantu itu saudara ? soalnya aku anak papa dan anak hantu itu anak papa juga jadi bisa di bilang aku dan anak hantu itu bersaudara" cerocos Arabella sambil memandang ke arah Crist, sementara Crist dan Ciko kompak hampir saja mengeluarkan tawanya yang hampir meledak gara gara pertanyaan yang keluar dari Arabella.

__ADS_1


Lain hal dengan Cintya karena kini Cintya melototkan kedua matanya ke arah Ciko, Cintya berpikir kalau Ciko mempunyai anak lain dari wanita lain.


__ADS_2