Suami Aku Kaya Harta

Suami Aku Kaya Harta
Gue Cakep Dan Tampan


__ADS_3

Ciko menerbitkan senyuman lebar di wajahnya karena telah menemukan alasan yang tepat supaya Arabela mau mengambilkan minuman untuknya, sedangkan Arabela yang melihat Ciko mengeluarkan senyum lebar di wajahnya mengerutkan keningnya heran.


"Arabela papa sebenarnya bisa mengambil minum sendiri" perkataan Ciko belum selesai sudah di potong oleh Arabela.


"Kalau papa bisa mengambil minum sendiri kenapa menyuruh aku mengambilkan minuman buat papa" jawab Arabela dengan nada ketus sedangkan Ciko mendelik ke arah Arabela, sungguh Ciko kesal dan emosi dengan kelakuan Arabela yang sudah memotong pembicaraannya.


"Arabela dengarkan penjelasan papa dulu dong, ngga usah memotong pembicaraan papa, memang papa bisa mengambil minuman sendiri tapi papa ngga bisa lakukan itu, karena papa sedang menunggu Crist papa kamu yang sedang ganti baju, karena papa dan Crist sudah janji mau mencari mama kamu yang di culik oleh penculik, kalau papa mengambil air sendiri takutnya papa di tinggal oleh Crist kakaknya kamu" jelas Ciko sambil menatap ke arah Arabela, sementara Arabela yang tadi melihat raut wajah Ciko yang marah memang sengaja tidak memotong perkataan Ciko, kini Arabela tercengang setelah mendengar omongan Ciko.


"Papa serius mama di culik, siapa yang menculik mama, harusnya papa ngga izinkan penculik itu menculik mama dong, nanti kalau mama di sekap gimana, ih papa keterlaluan istri sendiri di culik di biarkan saja, aku nanti ikutan cari mama ya papa soalnya" perkataan Ciko belum selesai sudah di potong oleh Arabela.


"Arabela papa serius memang mama di culik, mana papa tahu siapa yang menculik mama, makanya papa minta bantuan Crist kakaknya kamu supaya ikut membantu mencari mama kamu, kalau papa tahu mama di culik dan papa tahu siapa penculiknya pasti papa bakalan hajar tuh penculik sampai babak belur, kamu ngga usah ikutan mencari mama, mending kamu ambilkan minum buat papa, jadi kalau papa mencari penculik mama kamu sudah ngga kehausan lagi karena sudah minum di ambilkan minum oleh kamu" jelas Ciko sambil menatap ke arah Arabela sedangkan Arabela menganggukkan kepalanya mantap

__ADS_1


"Oke papa" jawab Arabela singkat lalu langsung menuju ke dapur untuk mengambil air minum buat Ciko, sedangkan Ciko mengumbar senyum lebar karena rencananya yang ingin menghentikan Arabela tertawa terbahak bahak ternyata berhasil.


Crist yang mendengar suara gaduh dari luar kamarnya, suara itu berasal dari Ciko dan Arabela tetap dengan pendiriannya yaitu ganti baju, sehingga kini kedua kakinya Crist berjalan ke arah almari tempat pakaian Crist.



Setelah Crist berjalan selama beberapa menit kini Crist telah sampai di depan almari pakaian miliknya, sehingga tanpa aba aba Crist langsung membuka pintu almari pakaian miliknya, setelah pintu almari pakaian terbuka lebar, kedua matanya Crist langsung berselancar mencari pakaian yang akan di pakai oleh Crist.



"Lebih baik gue pakai pakaian yang ini saja, lagian pakaian ini sangat sesuai dengan selera gue, dari mulai warna pakaian, model pakaian, dan motif pakaian semua favoritnya gue, lebih baik gue ganti baju sekarang biar gue sama papa bisa secepatnya mencari mama dan menemukan mama, tapi gue heran sama papa ngapain juga papa menyuruh Arabela mengambilkan minum, kalau pengin minum harusnya papa ambil sendiri dong, pakai alasan papa ngga mau ambil minum takut di tinggalin sama gue" batin Crist sambil membuka pakaian yang dia pakai lalu Crist memakai pakaian yang tadi di pilih oleh dirinya sendiri.

__ADS_1


Ciko menatap punggung Arabela yang berjalan menjauh darinya, tak hanya itu Ciko juga tak henti hentinya mengeluarkan senyum lebar yang ada di wajahnya, karena Ciko sangat bahagia bisa berhasil membuat Arabela menghentikan tawanya yang tertawa terbahak bahak.


"Aku ngga nyangka Arabela mau mengambilkan minuman buat aku, ternyata cara menghentikan Arabela yang tertawa terbahak bahak caranya gampang banget, kalau gitu harusnya aku lakukan cara itu dari tadi supaya Arabela berhenti tertawa terbahak bahak sejak tadi, tapi ada gunanya juga Crist izin ganti pakaian, sehingga aku bisa ada waktu untuk mendekati Arabela supaya Arabela mau mengambilkan minuman buat aku" batin Ciko sambil tak henti hentinya dan tak bosan bosannya menerbitkan senyuman lebar di wajahnya.


Arabela melangkahkan kedua kakinya menuju ke arah dapur untuk mengambilkan minuman buat Ciko, sebenarnya Arabela masih heran mendengar perkataan dari Ciko, yang mengatakan bahwa mamanya Arabela di culik, ingin sekali Arabela ikutan mencari mamanya, namun Arabela sangat yakin bahwa Ciko dan Crist akan melarang Arabela ikut mencari mamanya Arabela.


"Masa mama gue di culik, memangnya siapa yang berani menculik mamanya gue, heran gue sama orang yang menculik mama gue ngga takut kalau harus membelikan mama gue makanan, dasar penculik bodoh banget deh, repot repot nyulik orang tapi pasti penculik itu yang bakal memberikan makanan kepada orang yang di culik, kenapa gue mikirin penculik lebih baik gue mikirin kak Daniel, kira kira kak Daniel itu suka wanita yang seperti apa, biar gue bisa menjadi wanita yang kak Daniel inginkan, apa gue tanya saja ke kak Crist kriteria wanita yang menjadi selera kak Daniel itu seperti apa, pasti kak Crist tahu soalnya dia kan sahabatnya kak Daniel, lebih baik gue ambilkan minum buat papa gue secepatnya, supaya gue bisa melanjutkan dandan gue karena takutnya kak Daniel bentar lagi datang ke sini" batin Arabela sambil tetap melangkah menuju ke dapur.


Setelah Crist memakai pakaian yang di pilih dan Crist melempar pakaian kotor ke wadah tempat pakaian kotor, kini Crist berjalan menuju keluar dari kamar, tapi sebelum keluar Crist menyisir rambutnya dengan telaten.


__ADS_1


Setelah rambut Crist tertata rapi, kini Crist langsung menyemprotkan parfum ke seluruh tubuhnya, setelah parfum di letakkan kembali ke tempat semula baru Crist melangkah menuju keluar dari kamarnya.


"Walaupun gue mencari mama gue yang di culik oleh penculik, tapi badannya gue tetap harus wangi dan rambut gue juga harus rapi, soalnya gue itu seorang ceo dan pasti gue di kenal oleh banyak orang, sehingga gue harus menjaga penampilan gue supaya tetap cakep dan tampan, walaupun tanpa gue menyisir rambut dan memakai parfum ke tubuh gue tetap gue cakep dan tampan karena sudah dari sebelum lahir gue itu punya wajah cakep dan tampan" batin Crist sambil melangkahkan kakinya menuju ke pintu kamarnya.


__ADS_2