
Crist dan Ciko kompak saling melempar tatapan dan hanya diam saja seakan mereka berdua berkomunikasi lewat hati kalau mereka berdua menyuruh untuk berbicara duluan kepada satu sama lain namun sepertinya Crist dan Ciko tidak tahu arti dari tatapan masing masing.
Crist dan Ciko serentak hanya diam setelah menunggu selama beberapa puluh tahun kelamaan dong maksudnya setelah Crist dan Ciko menunggu selama beberapa puluh menit Crist dan Ciko kompak berpikir bahwa Crist dan Ciko tidak akan bicara satu sama lain.
"Papa aku mau ngomong sesuatu penting sama papa" ucap Crist mengatakan apa yang memang akan di katakan sedangkan Ciko pada saat yang bersamaan juga lebih tepatnya lagi di saat jam yang sama, menit yang sama dan detik yang sama Ciko juga berkata sesuatu
"Crist papa mau bicara sesuatu sama kamu ini sangat penting" kata Ciko sambil menatap ke arah Crist sementara Crist langsung membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga
Sungguh Crist ingin sekali menonjok wajahnya Ciko sampai babak belur karena dia sangat emosi dengan Ciko tadi Crist sudah memberikan kesempatan malah Ciko tidak menggunakan kesempatan dengan baik.
__ADS_1
Ciko juga ingin sekali menghajar wajahnya Crist sampai babak belur karena Ciko juga tersulut emosi kenapa dari tadi saat mau bicara malah Crist tidak menggunakan kesempatan untuk bicara giliran Ciko bicara meraka semua hanya diam di tempat dan mematung di tempat lebih tepatnya semua orang tidak ada di sana yang ada di sekitar Ciko cuma Crist dan Arabela kini malah Arabela masih sibuk tertawa terbahak bahak belum berhenti sejak tadi entah kenapa yang membuat Arabela tertawa terbahak bahak dari tadi belum berhenti hanya Arabela yang tahu jawabannya soalnya semut dan kecoa juga tidak ada yang tahu
"Ngeselin banget papa gue pakai teriak teriak segala bukannya gue tadi sudah berbicara dengan sangat baik bahkan sudah gue persilahkan papa gue buat bicara duluan ke gue tapi kenapa, papa gue saat gue bicara papa gue ikutan bicara bikin emosi gue banget papa gue" batin Crist sambil menatap nyalang ke Ciko sedangkan cocok juga membalas perlakuan Ciko
"Crist apa apaan sih tadi saat aku beri kesempatan buat bertanya malah Crist hanya mematung di tempat tanpa suara bicara di saat aku buka suara malah dia ikutan bicara walaupun hanya sedetik tapi tetap akan aku coba supaya aku menjadi lebih baik ll dari sebelumnya, kenapa sepi banget pada kemana ini bikin emosi aku tahu terus apa memang ini sepi banget bikin emosi, mending aku sama mama aku ikutan tebaran saja atau aku sama mama aku pergi ke supermarket di tempat lain
Crist dan Ciko saling menatap nyalang satu sama lain sungguh Crist dan Ciko saling emosi dan ingin saling menghajar sampai babak belur satu sama lain karena tersulut emosi namun Ciko dan Crist urungkan karena mereka berdua saling membutuhkan satu sama lain.
"Papa diam dong aku mau ngomong duluan sangat penting" teriak Crist sangat emosi sambil menatap nyalang ke arah Ciko sedangkan Ciko saat Crist berkata seperti itu Ciko juga ikutan bersuara seperti Crist di waktu yang bersamaan di jam yang sama, menit yang sama, dan detik yang sama
"Crist aku itu papa kamu sehingga kamu harus mengizinkan aku buat berbicara terbih dahulu baru setelah aku bersuara seperti itu baru kamu bersuara" kata Ciko dengan suara sangat lantang dan dengan sangat keras bahjan Ciko juga menatap nyalang ke Crist sedangkan Crist langsung melototkan kedua matanya ke arah Ciko sungguh Crist sangat emosi dan sangat kesal dengan kelakuan dari Ciko yang bikin emosi duluan
__ADS_1
Setelah Crist dan Ciko kompak saling berkata satu sama lain di waktu yang bersamaan, di jam yang bersamaan, di menit yang bersamaan, di detik yang bersamaan kini Crist dan Ciko saling menatap nyalang satu sama lain.
"Crist kamu keterlaluan banget aku itu papanya kamu harusnya kamu membiarkan aku bicara terlebih dahulu baru setelah aku selesai bicara atau selesai rapat Crist bicara sama aku bukan malah setiap kali aku mau bicara Crist ikutan mau bicara kapan selesainya" batin Ciko sambil berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang walaupun tanpa toa sambil kedua matanya Ciko menatap nyalang ke arah Crist sedangkan Crist juga ikutan membalas tatapan Ciko dengan cara melototkan kedua matanya ke arah Ciko
"Papa kebangetan banget harusnya papa mengalah sama aku karena aku anaknya bukan malah papa aku bersaing sama aku rebutan bersuara kayak gitu bikin emosi gue saja papa ini harusnya papa mengalah sama gue kebangetan banget kalau papa malah masih rebutan sama gue sudah tua bukannya mengalah malah masih saja heboh pengin rebutan melulu" batin Crist sambil menatap ke arah Ciko dengan tatapan tajamnya namun Ciko juga bisa membalas perlakuan Crist dengan cara melototkan kedua matanya ke arah Crist
Sungguh Crist ingin sekali menghajar Ciko saat ini juga dan Crist ingin sekali berkali kali melayangkan tinjunya ke badannya Ciko namun sepertinya Ciko dan Crist hanya menelan semua keinginannya karena mereka semua masih sibuk dan asyik bergelut dengan selimut yang ada di atas ranjang lebih tepatnya Crist dan Ciko tidak akan bisa saling menghajar karena mereka berdua sama ssms saling membutuhkan yaitu gimana caranya menyadarkan Devia yang masih sibuk tertawa terbahak bahak sampai saat ini.
Arabela masih mengeluarkan tawanya yang terbahak bahak entah apa yang ada di otaknya sehingga membuat Arabela sibuk dan asyik tertawa terbahak bahak sampai sekarang apakah Crist dan Ciko sudah di izinkan untuk bertarung secara sehat yaitu makan kerupuk sejak kapan makan kerupuk di cap bertarung secara sehat ? mungkin bisa di bilang bertarung secara sehat makan yang kerupuk karena tangannya di ikat dalam posisi mencari kerupuk untuk di makan
"Gue ketawa tertawa terbahak bahak gara gara tangan gue ajaib banget karena bisa membuat tubuhnya papa gue dan kak Crist jatuh tersungkur ke lantai sehingga papa gue dan kak Crist mencium wanginya langsung yang sangat harum dan wangi" batin Arabela sambil masih tertawa terbahak bahak karena perbuatan tangannya Arabela yang membuat Ciko dan Crist jatuh ke lantai
__ADS_1