
Setelah Ciko berjalan selama beberapa menit kini Ciko telah sampai di depan pintu kamarnya Crist membuat Crist langsung menerbitkan senyuman lebar di wajah tampannya
Setelah Ciko sampai di depan pintu kamarnya Crist kini Ciko membuka gagang pintu kamarnya Crist membuat kamarnya Crist terbuka lalu Ciko keluar dari kamarnya Crist tanpa menutup pintu membuat Crist mengeluarkan suaranya yang sangat keras melebihi kerasnya batu maksudnya melebihi kerasnya toa
"Papa pintu kamarnya aku di tutup jangan di buka" teriak Crist dari dalam kamar sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya sementara Ciko membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga
"Crist ngapain nyuruh pintu kamarnya kamu di tutup nanti juga papa masuk ke kamarnya kamu" jawab Ciko sambil menatap nyalang ke arah Crist sedangkan Crist mengeluarkan senyuman liciknya
"Kan ceritanya papa mau masuk ke kamarnya aku saat aku baru terbangun dari tidur jadi papa tutup pintunya masa di buka kayak lagi pesta saja" ledek Crist sambil menjatuhkan bokongnya ke ranjang empuk miliknya sementara Ciko melototkan kedua matanya ke arah Crist
__ADS_1
Ciko ingin sekali melemparkan batu ke kepalanya Crist tapi di sebelahnya tidak ada batu walaupun batu kecil juga tidak ada Ciko juga ingin sekali melemparkan wajan ke jidatnya Crist yang seenak jidat menyuruh dirinya padahal statusnya adalah Crist anaknya Ciko namun di dekatnya Ciko juga tidak ada wajan
"Crist kamu banyak drama banget dari tadi pakai alasan kamu baru terbangun dari tidur padahal kamu sudah terbangun dari tidur sejak tadi papa siap kalau kamu pengin gelar pesta pernikahan yang meriah" ketus Ciko sambil menatap tajam ke arah Crist sedangkan Crist juga menatap Ciko dengan tatapan tak tajam
"Pah aku bukan banyak drama tapi aku banyak uang kan ini mengulang saat papa masuk ke kamarnya aku buruan pah ngga usah bawel kalau sayang mama soalnya katanya mau mencari mama kalau papa tanya jawab maksudnya terus nyerocos terus kapan cari mamanya kenapa jadi bahas pernikahan buat aku yang akan di gelar meriah secara tidak langsung papa mengejek aku karena aku belum menikah tenang pah aku bakalan menikah koq jadi ngga usah menghina aku" jawab Crist dengan nada tak kalah ketus sementara Ciko menatap nyalang ke Crist
"Crist kamu bukan cuma banyak uang doang tapi banyak drama ngapain di suruh mengulang saat papa masuk ke kamarnya kamu saat kamu baru terbangun dari tidur di kira lagi shooting buat reka ulang kejadian dasar kamu ngeselin oke papa tutup pintunya sekarang sekalian papa kunci dari luar soalnya tadi saat papa masuk papa buka pintunya sendiri pakai kunci miliknya papa memang benar papa sama mama sudah merencanakan pesta pernikahan yang mewah dan meriah buat pernikahan kamu kalau suatu saat nanti kamu menikah papa ngga mengejek kamu tapi papa bicara fakta bahwa kamu belum menikah buruan kamu menikah papa sama mama sudah ngga sabar pengin menimang cucu dari rahim istrinya kamu papa ngga menghina tapi bicara fakta" jelas Ciko panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sementara Crist mendelik ke Ciko yang tersenyum lebar
Setelah pintu kamarnya Crist tertutup Crist langsung merebahkan tubuhnya ke ranjang empuk miliknya sementara Ciko langsung mengambil kunci kamarnya Crist dari saku celananya
__ADS_1
Setelah Ciko menemukan kunci kamarnya Crist yang terletak di kantong celananya kini Ciko tanpa ragu mengunci pintu kamarnya Crist setelah kunci kamarnya Crist terkunci dengan cepat Ciko mengembalikan kunci kamarnya Crist ke tempat semula yaitu ke kantong celananya lagi
"Crist kamu memang curang dan licik pakai mengancam papa dengan membahas mama kamu sudah jelas dan terbukti papa sayang dan cinta sama mama kamu pakai mengancam kayak gitu sudah tahu itu adalah kelemahan papa pakai mengancam tentang mama kamu kalau tadi kamu ngga mengancam tentang mama kamu yang di sekap oleh penculik yang menculik mama kamu papa jamin saat ini papa masih adu jotos sama kamu maksudnya adu mulut sama kamu" gumam Ciko sangat lirih dari depan pintu kamarnya Crist sementara Crist yang sedang rebahan di atas ranjang empuk miliknya mendengar semua umpatan dan perkataan dari Ciko
"Papa aku dengar semua omongan papa dari tadi buruan pah mulai masuk ke kamarnya aku kasihan kalau mama sampai di sekap oleh penculik yang menculik mama" teriak Crist dari dalam kamar dengan suara keras dan suara lantang dalam posisi yang masih sama yaitu rebahan di atas ranjang empuk miliknya sementara Ciko membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga dirinya tak menyangka kalau Crist mendengar semua omongan yang tadi di ucapkan oleh mulutnya entah karena gumaman Ciko yang terlalu keras atau Crist yang mempunyai telinga yang setajam cangkul atau Crist di beri laporan oleh semut dan kecoa yang lewat bahwa Ciko sedang sibuk mengumpat tentang Crist
Ciko masih tidak habis pikir kenapa Crist bisa mendengar umpatan yang di keluarkan oleh dirinya padahal Ciko sudah mengumpat dengan nada sangat lirih sampai semut dan kecoa yang lewat juga tidak mendengar umpatan Ciko buktinya mereka hanya lewat tanpa menegur Ciko artinya semut dan kecoa tidak mendengar semua umpatan Ciko buat Crist
"Aku heran kenapa Crist bisa mendengar suara umpatan aku padahal aku tadi bicaranya juga sangat lirih tapi kenapa Crist masih mendengar apa jangan jangan Crist sedang berdiri di depan pintu makanya mendengar semua umpatan aku ke Crist pantesan Crist dengar kalau dia berdiri di belakang pintu kamarnya soalnya kan jaraknya dekat cuma di batasi oleh pintu doang aku yakin pasti Crist saat ini masih ada di belakang pintu lebih baik aku kalau mau berteriak teriak mengumpat kejelekan Crist di dalam hati saja supaya Crist tidak mendengar umpatan dari aku" batin Ciko sambil tersenyum licik sementara Crist menatap ke arah pintu kamarnya yang masih diam di tempat maksudnya Crist belum melihat tanda tanda bahwa Ciko akan masuk ke kamarnya Crist
"Papa buruan masuk ke kamarnya aku jangan mengumpat di dalam hati terus dong" teriak Crist tersulut emosi karena dari tadi Ciko belum masuk juga sementara kedua matanya Ciko terbelalak lebar mendengar teriakan Crist dari mana Crist tahu kalau dari tadi Ciko sibuk mengumpat di dalam hati
__ADS_1