
Ciko yang masih berdiri di depan pintu kamarnya Crist kini tengah heran kenapa Crist bisa tahu isi hatinya yang mengumpat ke Crist sementara Crist memejamkan kedua matanya sambil rebahan di atas ranjang empuk miliknya sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya sebenarnya Crist tidak tahu isi hati manusia cuma dirinya menduga kalau Ciko belum masuk ke kamarnya Crist pasti karena Ciko sedang sibuk mengumpat Crist di belakang Crist
Ciko yang sudah menormalkan hatinya sekarang bersiap untuk membuka pintu kamarnya Crist tapi tetap harus mengetuk pintu terlebih dahulu karena sudah menjadi tradisi dan kebiasaan yang di terapkan oleh kakeknya Crist setiap yang akan masuk ke kamar siapapun harus mengetuk pintu kamar
TOK TOK
Ciko mengetuk pintu kamarnya Crist dengan tangannya bukan dengan kakinya membuat Crist langsung menoleh ke arah pintu kamarnya lalu dirinya mengeluarkan senyuman licik di wajahnya
"Masuk" ucap Crist tegas sambil berusaha menahan tawanya yang hampir meledak sementara Ciko membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga dalam hatinya Ciko bingung masuk gimana pintunya masih di tutup namun perkataan itu langsung di telan kembali ke tenggorokannya lagi
"Crist ini papa masuk sekarang ?" tanya Ciko sambil menempelkan kedua tangannya ke pintu kamarnya Crist maksudnya menempelkan telinganya ke pintu kamarnya Crist sementara Crist memutar bola matanya malas ingin sekali Crist menjambak rambutnya Ciko namun kondisinya saat ini Ciko jauh dari Crist membuat Crist menelan keinginannya
__ADS_1
"Iya papa masuk saja sekarang dong pah masa sepuluh tahun lagi keburu aku sudah menikah dan ngga tinggal di sini" ketus Crist sambil masih dalam posisi semula yaitu rebahan santai sedangkan Ciko tersenyum masam mendengar omongan Crist
Setelah mendapat perintah dari Crist membuat tangannya Ciko terulur lalu dengan gerakan pelan tangannya Crist memutar gagang pintu kamarnya Crist namun Ciko heran kenapa belum bisa terbuka pintu kamarnya Crist namun sedetik kemudian Ciko baru sadar bahwa ternyata pintu kamarnya Crist di kunci
Ciko yang tersadar bahwa pintu kamarnya Crist di kunci apalagi tadi pintu kamarnya Crist di kunci oleh tangannya Ciko sendiri langsung menjauhkan tangannya dari gagang pintu kamarnya Crist lalu Ciko berkata
"Terus pah" jawab singkat Crist sambil tersenyum devil sedangkan Ciko membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga dalam hatinya Ciko banyak banget perkataan yang ingin di loncatkan ke Crist namun dirinya urungkan soalnya tugasnya sekarang adalah mencari Cintya sang istri yang hilang entah kemana
"Crist kamu bukain pintunya papa mau masuk kenapa jawab terus" jelas Ciko mengutarakan maksud yang ingin di sampaikan dari hatinya sementara Crist mengeluarkan senyum licik di wajahnya
"Papa buka pintunya sendiri dong masa buka pintu doang ngga bisa pakai menyuruh aku segala" ketus Crist sambil menatap tajam ke arah depan seakan Ciko sekarang ada di depannya secara langsung sementara kedua matanya Ciko terbelalak lebar dengan mulut menganga sungguh Ciko ingin sekali mengembalikan Crist ke kandungan sang istri lagi kalau kelakuan Crist membikin emosi Ciko
__ADS_1
"Crist kenapa kamu malah menyuruh papa harusnya kamu yang bukain pintu soalnya papa tamu dan kamu pemilik kamarnya papa bisa membuka pintu masalahnya adalah papa tamu dan papa raja" tegas Ciko dengan suara lantang dan keras sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya sedangkan Crist tertawa kecil namun tidak dapat di dengar oleh Ciko karena Crist tertawa sambil menutup mulutnya supaya tawanya Crist tidak terlalu menggelegar di telinga setelah Crist menghentikan tawanya dan kini Crist sudah tidak tertawa Crist berkata
"Pah aku menyuruh papa bukain pintu kamarnya aku karena papa yang mengunci pintu kamarnya aku tadi jadi papa yang harus bertanggung jawab membuka pintu kamarnya aku pakai tangannya papa soalnya aku lagi tidur ngga bisa di ganggu gugat walaupun papa tamu tapi papa yang bikin kamarnya aku terkunci jadi papa yang bukain pintunya sendiri papa bukan raja tapi papa pria terjelek di dunia ini" jelas Crist panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sementara dengan suara sangat keras hampir berteriak membuat Ciko membulatkan kedua matanya bingung dengan jalan pemikiran Crist
Ciko merasa di bodohi oleh Crist karena Ciko yang mau masuk ke kamarnya Crist harusnya Crist yang membukakan pintu buat Ciko kenapa malah Ciko yang di suruh membuka pintu kamarnya Crist
Ingin sekali rasanya Ciko menghajar Crist sampai babak belur dan Ciko memberikan bogeman mentah ke Crist sampai babak belur namun Ciko takut di marahin oleh Cintya sang istri berhubung sekarang Cintya tidak ada di rumah membuat Ciko ingin sekali mencari Cintya sehingga dirinya mengurungkan niatnya untuk menghajar Crist dan memberikan bogeman mentah kepada Crist sampai babak belur
"Crist papa mengunci kamarnya kamu tadi karena sebelum papa masuk memang pintu kamarnya kamu di kunci makanya papa buka pintu kamarnya kamu pakai kunci yang papa punya terus tadi kamu menyuruh papa buat keluar dari kamarnya kamu makanya papa keluar berhubung papa waktu masuk ke kamarnya kamu pintunya di kunci makanya papa kunci lagi pintu kamarnya kamu kalau kamu lagi tidur kamu ngga bakalan jawab omongan papa soalnya sibuk menyelami mimpi yang bikin kamarnya kamu terkunci tangannya kamu bukan tangannya papa jadi yang harus bertanggung jawab membuka pintu kamarnya kamu adalah kamu bukan papa papa itu orang terganteng dan tertampan di dunia makanya kegantengan dan ketampanan kamu menular dari wajahnya papa ingat papa itu punya otak yang cerdas dan pintar sehingga papa ngga bisa di bodohi oleh kamu sekarang kamu buka pintu kamarnya kamu sekarang juga soalnya kamu yang harusnya bukain pintu bukan papa" sahut Ciko tak kalah ketus dengan Crist sementara Crist mengumbar senyum lebar di wajah tampannya entah apa yang ada di otaknya Crist hanya Crist yang tahu soalnya semut dan kecoa yang lewat juga ngga tahu apa yang ada di pikirannya Crist
"Papa buka pintu kamarnya aku sekarang atau aku ngga bakalan izinkan papa masuk ke kamarnya aku sekarang" ancam Crist dengan suara sangat lantang sementara Ciko membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sejak kapan Crist jago mengancam itulah yang ada di otaknya Ciko sekarang soalnya Ciko dan Cintya tidak pernah mengajarkan anak anaknya supaya mengancam orang untuk menuruti keinginan anak anaknya namun kini Crist bisa mengancam belajar dari siapa apa Crist belajar mengancam dari kecoa dan semut
__ADS_1