
Ciko dan Crist kompak geram melihat Arabela yang masih tertawa terbahak bahak bahkan Arabela tidak mendengarkan teriakan dari Ciko dan Crist malah Arabela masih sibuk dan asyik tertawa terbahak bahak
Sampai sekarang juga Arabela tanpa dosa masih sibuk dan asyik tertawa terbahak bahak membuat Ciko dan Crist serentak ingin menceburkan Arabela ke tempat ikan hiu supaya jadi santapan ikan hiu tapi masalahnya Ciko dan Crist tidak akan berani melakukan itu bukan karena takut tapi Ciko dan Crist tidak mau repot repot membopong tubuh Arabela buat di bawa ke tempat ikan hiu
"Arabela diam kamu ngga usah tertawa, kamu keterlaluan mendorong papa sampai papa jatuh ke lantai" teriak Ciko dengan sangat keras dan sangat kencang melebihi kencangnya pesawat jet sedangkan Arabela yang fokus dan sibuk tertawa terbahak bahak membuat tidak mendengar teriakan Ciko sementara Crist menatap nyalang ke Ciko yang ada di hadapannya masih dengan posisi yang sama yaitu Ciko duduk santai di atas lantai
"Papa kalau mau ngomong ngga usah teriak teriak bisa kan ? lagian aku ngga budeg dan ngga tuli jadi dengar semua omongan papa" teriak Crist dengan sangat keras dan sangat kencang melebihi suaranya Ciko tadi sedangkan Ciko melototkan kedua matanya ke arah Crist sementara Arabela masih sibuk dengan dunianya sendiri yaitu sibuk tertawa terbahak bahak
"Crist papa bisa ngomong ngga sambil teriak teriak tapi menurut papa lebih baik berteriak supaya dengar semua orang walaupun kamu ngga tuli dan ngga budeg tapi papa sedang mengimbangi Arabela yang sejak tadi ketawa terus terbahak bahak pasti kalau papa ngomong dengan nada ngga berteriak papa jamin Arabela ngga akan mendengar karena papa teriak kayak gini saja ngga di dengar oleh Arabela apalagi kalau papa ngga berteriak cuma bicara ngobrol biasa di sini di jamin Arabela ngga akan mendengar suara papa" teriak Ciko tak kalah keras dan tak kalah lantang dari Crist dengan kedua matanya yang melotot ke arah Crist sedangkan Crist menatap tajam ke Ciko sedangkan Arabela masih melanjutkan tawanya yang terbahak bahak yang belum selesai
__ADS_1
"Kalau papa bisa ngomong sambil ngga berteriak lebih baik ngga usah berteriak iya papa benar juga lebih baik kita berdua ngomong berteriak supaya Arabela dengar dari pada Arabela ngga dengar omongan kita berdua tapi sebaiknya gimana caranya supaya Arabela mendengar suara kita berdua tanpa kita berdua berteriak" teriak Crist dengan sangat kencang dan sangat keras melebihi kerasnya suara Ciko tadi
Ciko manggut manggut sambil menyuruh otaknya untuk bekerja bagaimana caranya supaya Arabela diam dan menghentikan tawanya yang sangat keras dan kencang sementara Arabela jangan di tanya lagi dirinya masih sibuk tertawa terbahak bahak
Setelah Ciko beberapa detik diam tiba tiba Ciko ketularan ikut mengeluarkan tawa terbahak bahak seperti Arabela sedangkan Arabela juga masih semangat tertawa terbahak bahak sementara Crist langsung menatap nyalang ke Ciko yang masih asyik dan sibuk tertawa di depannya dengan posisi Ciko dan Crist yang sedang duduk manis di lantai
"Papa kenapa malah ketawa gimana caranya bikin Arabela menghentikan tawanya supaya teriakkan kita berdua di dengar oleh Arabela malah papa ikutan tertawa seperti Arabela jangan bilang tawanya Arabela bisa menular ke orang supaya orang tersebut menjadi gila" teriak Crist dengan sangat keras dan sangat kencang sambil melototkan kedua matanya ke arah Ciko sedangkan Ciko masih sibuk tertawa terbahak bahak sementara Arabela juga belum selesai tertawa terbahak bahak
__ADS_1
Crist mendelik ke Ciko yang masih sibuk dan asyik dengan tawanya membuat Crist tersulut emosi kepada Ciko sementara Arabela juga masih mengeluarkan tawanya dari bibirnya Arabela kini Crist memutar otaknya supaya bisa menghentikan tawanya Ciko dan Arabela secara bersamaan
"Gue heran sama papa gue kenapa malah papa gue jadi ketularan ketawa terbahak bahak seperti Arabela memangnya ada yang lucu ? perasaan dari tadi ngga ada yang melawak yang bikin orang tertawa terbahak bahak gue harus mengajak otak gue untuk bekerja sama supaya mau bantuin gue bikin papa gue sekaligus Arabela sekalian jangan tertawa terbahak bahak melulu dan jangan bikin malu" batin Crist sambil menatap tajam ke arah Ciko yang masih sibuk dengan tawanya yang keluar dari bibirnya
Ciko masih tertawa terbahak bahak dengan sangat keras dan sangat kencang kini Ciko tak memperhatikan area sekitar ada dimana dan kini juga Ciko belum ingat dengan tujuan awalnya yaitu mencari Cintya sang istri yang menurut Ciko sedang di culik
"Haha haha aku sepertinya sudah bisa menemukan cara supaya Arabela tidak tertawa terbahak bahak aku jamin cara aku bakalan ampuh menghentikan tawa yang keluar dari bibirnya Arabela, lagian ngapain Arabela pakai tertawa terbahak bahak padahal ngga ada badut yang lewat tapi gue yakin cara aku bakalan sangat ampuh menghentikan tawanya Arabela yang sangat menggangu telinganya aku" batin Ciko sambil mengeluarkan tawanya secara langsung bahkan tawanya Ciko masih bisa di dengar oleh Ciko
Crist yang sejak tadi memutar otaknya untuk di ajak bekerja sama langsung menerbitkan senyuman lebar di wajahnya, begitu ada cara yang di keluarkan oleh kepala dan otaknya Crist untuk membuat Ciko menghentikan tawanya yang sejak tadi di keluarkan
"Gue sudah menemukan ide briliant supaya papa gue ngga ketawa terbahak bahak terus sampai sekarang ternyata otaknya gue cerdas juga dan otaknya gue pintar juga sampai ada kepikiran cara menghentikan tawanya papa gue soalnya gue heran apa yang membuat papa gue tertawa terbahak bahak padahal ngga ada yang lucu atau gara gara gue yang punya wajah ganteng dan tampan membuat semua orang tertawa terbahak bahak termasuk Arabela yang sejak tadi tertawa apa karena wajahnya gue yang lucu jadi membuat semua orang tertawa terbahak bahak"batin Crist menduga bahwa Ciko dan Arabela tertawa terbahak bahak gara gara melihat wajahnya Crist yang lucu
__ADS_1
Arabela masih sibuk tertawa terbahak bahak gara gara kedua tangannya yang mendorong tubuhnya Ciko dan tubuhnya Crist mendadak Ciko dan Crist tidak bisa bergerak dan langsung terdampar ke lantai itu penyebab Arabela tak mau menghentikan tawanya yang tercipta sejak tadi
"Haha haha gue senang banget karena rencana gue membuat papa gue dan kak Crist sadar dari lamunannya ternyata di kabulkan kak Crist dan papa gue sudah tersadar dari lamunannya tapi yang gue heran kenapa tangannya gue gampang banget membuat papa gue dan kak Crist jatuh ke lantai apa mungkin tangannya gue punya kekuatan super ajaib sehingga bisa bikin papa gue dan kakak gue langsung tersungkur ke lantai hanya dengan sekali dorongan dari tangannya gue" batin Arabela masih sambil tertawa terbahak bahak