Suami Aku Kaya Harta

Suami Aku Kaya Harta
Mubazir Dong Suaranya Gue


__ADS_3

Ciko menatap ke arah Crist dengan tatapan heran kalau mau bicara tentang Arabela kenapa harus izin terlebih dahulu, apalagi di antara mereka berdua juga masih ada Arabela yang masih sibuk dan asyik tertawa terbahak bahak.



Ciko menatap ke arah Arabela yang masih setia sibuk dan asyik tertawa terbahak bahak, lalu setelah itu Ciko menoleh ke arah Crist yang sedang menatap ke arahnya, sehingga tatapan Ciko dan Crist saling bertabrakan dan bertubrukan.


"Papa sebaiknya kita berdua bahas masalah Arabela sekarang" ucap Crist sambil menatap ke arah Ciko dengan tatapan serius, sedangkan Ciko tak bergeming sedikitpun karena Ciko sedang memikirkan kenapa Crist akan membahas Arabela, apakah yang terjadi dengan Arabela, bukankah Arabela terlihat baik baik saja, itu semua yang ada di otak dan kepalanya Ciko.


Setelah Crist menunggu selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Crist menunggu selama beberapa puluh menit namun Crist tak mendengar jawaban dari Ciko membuat Crist geram sekali ingin menjambak rambutnya Ciko, namun Crist urungkan niatnya memang anak wanita yang kalau marah marahan, biasanya suka menjambak rambut.


__ADS_1


Crist menatap ke arah Ciko dengan di penuhi dan di isi oleh banyaknya tanda tanya yang menyerang otaknya dan menyerbu otaknya, kenapa Ciko diam saja tanpa menjawab omongan Crist apakah Ciko sudah mulai terserang penyakit yang membahayakan bagi Ciko karena Ciko tidak mendengar omongan Crist yang sangat merdu dan sangat mahal.


"Papa aku kenapa diam saat aku ajak bicara, apa jangan jangan papa aku terserang penyakit budeg dan tuli dadakan, gimana dong ini aku harus berbuat apa, bikin pusing banget deh Arabela kayak orang kesurupan tertawa terbahak bahak ngga berhenti henti, mama di culik sama orang, sekarang papa aku malah terserang penyakit berbahaya budeg dan tuli dadakan, aku harus gimana dong, kenapa jadi seperti ini, lebih baik aku tadi lanjutkan tidur lagi kalau bakal kayak gini kejadiannya mama aku di culik malah papa aku budeg dan tuli, Arabela kayak orang kesurupan, bingung deh memikirkan nasib mereka bertiga" batin Crist sambil menatap ke arah Ciko yang diam mematung dengan tatapan kosong lalu beralih menatap ke Arabela yang masih sibuk dan asyik tertawa terbahak bahak sampai saat ini.


Sungguh Crist sangat bingung dengan keadaan yang sekarang sehingga Crist hanya bisa tersenyum masam menatap ke arah Ciko dan Arabela secara bergantian, entah mengapa Crist sangat pusing ratusan milyar karena ketiga orang yang di sayangi sibuk dengan kesibukan masing masing.




Crist memutar otaknya supaya berpikir bagaimana cara menyadarkan Ciko supaya nyambung di ajak komunikasi karena sekarang Ciko tidak mendengar omongan Crist membuat Crist ingin sekali melempar wajan ke mukanya Ciko, namun niatnya di urungkan bukan karena takut tapi Ciko ngga mau mengambil resiko lantainya kotor dan banyak hitam hitamnya kalau Crist melemparkan wajan yang habis buat menggoreng.

__ADS_1


"Aku heran sama papa aku, suara merdunya aku dan suara mahalnya aku malah di anggurin dan ngga di dengerin, keterlaluan banget deh papa, tapi aku penasaran sama papa aku sebenarnya papa aku ngga mendengar suara merdunya aku itu karena melamun atau karena terserang penyakit budeg dan tuli dadakan, kalau melamun tinggal teriak di telinga pasti bakalan dengar dan kaget, tapi kalau papa aku terserang penyakit dadakan seperti tuli dan budeg memangnya kalau aku berteriak di telinganya papa aku bakalan dengar papa aku suara teriakan papa aku" batin Crist sambil menatap ke arah Ciko yang masih menatap ke arah depan dengan tatapan kosong.


Setelah Crist memutar otaknya selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Crist memutar otaknya selama beberapa puluh menit, Crist belum menemukan cara untuk menyadarkan orang yang terkena penyakit tuli dan budeg dadakan seperti Ciko.


"Gue heran kenapa gue belum menemukan cara supaya bisa menyadarkan papanya gue kalau papanya gue terserang penyakit membahayakan yaitu budeg dan tuli, gimana dong ini kalau cara menyadarkan orang yang melamun gampang cuma dengan berteriak terus kalau cara menyadarkan orang budeg dan tuli gimana dong, kalau gue teriak di telinganya papa tapi papa gue ngga dengar teriakannya gue, mubazir dong suaranya gue yang merdu dan mahal ini, gue harus cari akal lagi supaya gue bisa menyadarkan papa gue yang mulai terserang budeg dan tuli dadakan pokoknya gue harus paksa otaknya gue supaya menemukan cara agar papa gue mendengar suara merdunya gue" batin Crist sambil memutar dan memaksa otaknya untuk berpikir keras melebihi kerasnya baja.


Setelah Crist berpikir selama beberapa menit kini Crist telah menemukan ide untuk menyadarkan Ciko kalau seandainya Ciko terkena penyakit budeg dan tuli dadakan, Crist yang telah mendapatkan ide seperti itu membuat Crist menerbitkan senyuman lebar di wajahnya, kini Crist menatap ke arah Ciko dengan tatapan sinis.


"Ngga sia sia gue berpikir sejak tadi cara menyadarkan orang budeg dan tuli lebih tepatnya cara supaya orang budeg dan tuli mendengar omongan gue, karena gue sudah menemukan cara yang muncul dari otaknya gue, ngga nyangka ternyata otaknya gue cerdas dan pintar juga patut di acungi ratusan milyar jempol buat otaknya gue, lebih baik gue jalankan misi yang keluar dari otaknya gue soalnya gue yakin dengan cara ini walaupun papa gue terkena penyakit budeg dan tuli pasti papa gue bakalan mendengar omongan gue" batin Crist tanpa melunturkan senyuman lebar yang terpancar di wajah tampannya.


Ciko yang menatap ke arah Crist yang sedang tersenyum lebar membuat Ciko heran apa yang menyebabkan Crist tersenyum lebar, karena Ciko yang di hinggapi dan di selimuti rasa takut membuat Ciko mengalihkan pandangannya ke sembarang arah lebih tepatnya Ciko tidak menatap ke arah Crist.

__ADS_1


"Crist kenapa tersenyum lebar kayak gitu apa dia ngga gila kan, heran aku sama anak anaknya aku, Crist mengeluarkan senyum lebar di wajahnya sedangkan Arabela anak perempuan aku malah tertawa terbahak bahak dari tadi, aku harus apa dong, apalagi istri aku di culik entah sama siapa, lebih baik aku cari akal supaya Crist ngga tersenyum lebar lagi supaya mau di ajak dari istri aku" batin Ciko sambil manggut manggut


__ADS_2