Suami Dingin Tapi Perhatian

Suami Dingin Tapi Perhatian
Bab 6 Bosan di Rumah


__ADS_3

Kepulangan Yara dan Yila dari Pulau Bali, mengundang decak harap di dalam benak masing-masing keluarga, baik keluarga Yila maupun keluarga Yara. Harapan mereka tentu saja kehamilan Yila. Mereka berharap, kehamilan akan menambah dekatnya hubungan cinta dua insan yang dijodohkan supaya lebih kuat.


Dua hari kepulangan mereka dari Pulau Bali, Yara masih menghabiskan masa cutinya di rumah. Tinggal sehari lagi masa cutinya habis, karena Senin Yara harus sudah kembali bekerja seperti biasa.


Yara merupakan seorang Manager di sebuah perusahaan properti terbesar di Indonesia di bagian Marketing. Kariernya lumayan bagus. Namun karier yang bagus tidak menjamin kehidupan percintaan Yara mulus. Yara merupakan duda tanpa anak yang terpaksa menyudahi pernikahannya dengan Nita mantan istrinya sepuluh tahun yang lalu. Yara yang kecewa karena melihat Nita sering jalan berdua dan mesra dengan sahabatnya Darno, tersulut emosi dan cemburu. Sehingga saat mereka berdua kepergok makan siang bersama, Yara mendatangi keduanya di sebuah rumah makan.


Saat itu Nita menyangkal bahwa mereka berdua ada hubungan khusus selain persahabatan dengan Darno. Namun, Yara tidak percaya bahwa hubungan mereka sekedar persahabatan. Sebab, Yara sudah sering mendapati Nita jalan berdua dengan Darno sahabatnya sejak SMP.

__ADS_1


"Kami bersahabat, Mas. Lagipula kami satu kantor dan sering terlibat diskusi bersama masalah pekerjaan," sangkal Nita saat itu seraya menghalangi tubuh Darno karena Nita takut Yara melakukan kekerasan pada Darno.


"Bersahabat dengan seorang laki-laki setelah kamu menikah, boleh-boleh saja asal tahu batasannya. Tidak seperti ini, kalian justru sering ketemuan juga diluar jam kantor. Dan semua perilaku kalian mendapat sorotan dari orang-orang sekitar, dan menilai bahwa antara kalian telah terjadi perselingkuhan," debat Yara sepuluh tahun yang lalu.


Karena rasa kecewa dan cemburu, akhirnya Yara mengambil keputusan tegas bahwa hari itu juga Yara memberi talak pada Nita. Seketika Nita tersentak dan awalnya menolak ditalak Yara. Namun, karena bukti kedekatan keduanya terpampang nyata, akhirnya keputusan cerai disepakati berdua dengan tidak ada pembagian harta gono gini. Yara menghela nafas dalam saat mengenang kisah pilu pernikahannya bersama mantan istrinya yang harus gagal, sepuluh tahun yang lalu.


Sejak perceraian itu, Yara memang sedikit menutup diri dari perempuan. Sering kedua orang tuanya menjodoh-jodohkan Yara. Namun, Yara memilih menghindar dan langsung menolak keinginan kedua orang tuanya yang ingin menjodoh-jodohkannya.

__ADS_1


Yara bangkit dari kursi malasnya. Rasanya hari ini begitu membosankan. Lantas dia meraih jaket kulitnya yang tergantung di dalam lemari, lalu memakainya dan keluar kamar.


Saat sudah mencapai pintu ruang tengah, tiba-tiba Yila yang telah selesai masak untuk makan siang memanggilnya.


"Mas Yara, mau kemana? Makan siangnya sudah siap," ujar Yila menatap lembut ke arah Yara dengan tatapan penuh harap.


"Aku mau keluar dulu, bosan di rumah." Yara menjawab seraya berlalu tanpa mempedulikan lagi Yila yang masih ingin bicara.

__ADS_1


"Mas, bukankah Mas Yara tadi pesan sambal cumi dan sayur asem untuk makan siang?" Suara Yila sedikit kencang dan berteriak walau tidak melengking, tapi masih didengar Yara. Yara menghentikan langkahnya sejenak, tapi tidak menoleh. Lalu berjalan kembali tanpa menghiraukan Yila.


"Mas, nanti pulangnya jangan malam!" teriak Yila berharap. Dan teriakannya masih didengar Yara. Yara terhenyak, dia merasa bersalah karena telah mengabaikan Yila.


__ADS_2