Suamiku Bocah SMA

Suamiku Bocah SMA
Episode 21


__ADS_3

Dalam genggaman Asoka terdapat sebuah handphone yang kemarin berhasil ia rebut dari si gadis masker, Sera. Di buka olehnya berbagai rekaman yang berhasil Sera rekam sewaktu di pesta pernikahan.


Lalu tangannya menggeser video lain yang berada di list, jarinya menyentuh tombol play. Muncul seorang wanita yang mana adalah Sera sedang bernyanyi dengan suara sumbang nya.


...🎶I just wanna be the one...


...But to you we're already done...


...Tell me, why'd you have to hit and run me?...


...Now I'm all alone, cryin' ugly...


...You broke my heart just for fun...


...Took my love and just left me numb...


...Now it's eight in the morning...


...Hate in the morning (All because of you)🎶...


"Buahaha. Haduh ni cewek gokil juga, suara sumbang kayak keledai ketawa aja sok-sokan pake acara nyanyi."


Berikutnya Sera menangis tersedu-sedu dan berusaha melanjutkan nyanyian nya, lagu tersebut ternyata milik Rose yang berjudul 'Gone'


...🎶Another story that's sad and true...


...I can feel the pain, can you?...


...You had to be the one to let me down, to color me blue...


...Hate to see you with someone new...


...I’ll put a curse on her and you...


...Ain’t no looking back, now you're dead and gone...


...My love is gone too 🎶...

__ADS_1


Berikutnya suara Sera menjadi-jadi, ia semakin berteriak sambil tersedu-sedu melanjutkan nyanyiannya.


...🎶All my love is gone (Go-o-o-o-o-o-one)...


...All my love is gone, gone, gone, gone (Go-o-o-o-o-o-one)🎶...


"Hahaha, becanda ni orang! Suaranya makin kesini kayak keledai yang lagi di cekik!" Tawa Asoka semakin nyaring seiring suara Sera yang masih berlanjut menyanyikan lagu tersebut.


Lalu Asoka mematikan player tersebut. "Duh! Gak kuat gue mau ngelanjutin. Bisa sakit jantung kalau kebanyakan ketawa gara-gara ngeliat dia nyanyi."


"Lo kenapa sih ngomong sendiri? Dah gila ya?" Beni sang manajer tiba-tiba datang berada di belakangnya.


"Asem! Kaget gue!" Teriak Asoka karena kaget. "Kapan dateng?" Tanyanya.


"Udah dari 5 menit yang lalu, lo liat apa sih? Kok kayak seru banget? Gue juga mau liat dong!"


Tangan Asoka dengan cepat menyembunyikan handphone nya.


"Idih, kalau gak boleh ya biasa aja kali! Gak usah kayak anak kecil yang gak boleh dipinjam mainannya?" Jawab Beni sambil berlalu ke dapur. Saat ini mereka sedang berada di apartemen milik Asoka.


Bener juga ya? Kok gue kayak anak kecil gini sih? Apa karena kelamaan jauh dari keluarga bikin gue jadi kekanakan?


Fokus Asoka menjadi beralih ke Beni. "Gak punya."


Beni beralih ke kulkas dua pintu milik Asoka. "Apaan nih? Punya kulkas se-gede gaban gini, kenapa malah kosong melompong gak di isi?"


"Gak sempet beli! Gak butuh juga." Jawab Asoka sekenanya. Sebenarnya ia hanya malas saja untuk sekedar belanja kebutuhan dan mengisi penuh kulkasnya.


"Makanya! Buruan nikah sono! Umur udah tua kenapa ditunda-tunda? Biar ada yang ngurus tuh kebutuhan!"


"Sejak kapan kalau kita nikah kebutuhan jadi bakal terurus?" Tanya Asoka.


"Lah? Kan kalau kita nikah, bakal ada istri yang masakin, nyiapin makanan, nyuciin, banyak deh yang bakal terurus."


"Istri tuh bukan babu, Ben!"


"Kan emang udah kewajibannya kayak gitu?"

__ADS_1


"Siapa yang bilang? Lu mending jangan ngelakuin itu ke bini lo deh. Kasian!"


"Kenapa emangnya? Selama ini dia diem aja tuh gak protes?"


"Yakin gak protes? Emang udah lo tanyain? Saran gue sih gitu, Ben. Kalau lo emang mau pernikahan lo awet sih, jangan mau menang sendiri. Nikah itu kan hubungan antara dua orang, masak cuma mau enaknya sendiri?"


Beni terhenyak mendengar kalimat Asoka yang kini sudah meninggalkannya menuju ke kamar. Bila dipikir, apa yang diucapkan oleh Asoka memang ada benarnya padahal Asoka sendiri belum pernah merasakan pahit-manisnya pernikahan.


***


Sedang di sisi lain, Ala yang terbangun dari tidurnya kini sudah beranjak dari kasur karena mendengar suara musik dari arah kamar mandi. Sebenarnya matanya ingin terpejam kembali mengingat tubuh penatnya yang masih dirasanya, tapi suara musik tersebut tak berhenti hingga mengusik rasa penasarannya.


"Apa sih yang dilakuin Felix sebenarnya kalau di kamar mandi? Udah kayak perawan aja, lama banget mandinya." Gumam Ala.


Sewaktu malam, mereka tertidur tanpa ada percakapan ataupun hal yang lain karena kepenatan dan lelah yang dirasa badan mereka setelah pesta pernikahan kemarin.


Felix yang bangun duluan memilih untuk beranjak ke kamar mandi karena junior yang berada di balik celananya selalu tegak saat di pagi hari. Satu-satunya cara untuk kembali menciutkan nya adalah mengguyur badannya dengan air.


Jujur saja, belum ada keberanian dalam Felix untuk menyentuh Ala. Ketika berpacaran saja Felix hanya berani memegang tangan atau berpelukan, tak lebih dari itu.


Tangan Ala mengetuk pintu kamar mandi dan berteriak. "Fel! Kamu lagi ngapain sih?"


Tak ada jawaban dari Felix, membuat Ala sedikit khawatir karena hanya ada suara musik yang di play berulang-ulang.


"Jangan-jangan dia pingsan?" Gumamnya.


Ala memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak dikunci oleh Felix. Saat membuka pintu dan baru selangkah kakinya masuk, betapa terkejutnya Ala melihat sosok Felix yang sedang menari tanpa memakai baju yang menampilkan roti sobeknya tak lupa lilitan handuk yang menutupi bagian bawahnya.


Masih dengan lagu korea yang berjudul love scenario milik 'Ikon', Felix tengah asyik berlatih menari dengan lagu tersebut. Namun saat ia menari dengan gerakan tubuhnya yang memutar, matanya langsung menangkap Ala yang tengah menatap dirinya dengan mata terbelalak dan mulut yang sedikit terbuka.


Felix menghentikan aktifitasnya dan menyapa Ala dengan kikuk. "Hai. Udah bangun?"


Fokus Ala masih tertuju pada roti sobeknya, matanya menatap dengan tatapan lapar membuat Felix salah tingkah dan segera menutupi bagian dada dan perutnya.


Kesadaran Ala kembali. "Eh, maaf tadi aku kira kamu kenapa-kenapa. Jadi.. Aku.."


"Iya kok gak apa-apa."

__ADS_1


"Yaudah aku keluar dulu, silahkan di lanjutin jogetnya."


Ala keluar dan menutup pintu kamar mandi. Sesaat pipinya memerah dengan jantung yang berdegup kencang. Gila!! Seksi banget!


__ADS_2