Suamiku Bocah SMA

Suamiku Bocah SMA
Episode 27


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 3 malam, namun mata Felix masih terjaga enggan terlelap. Ia masih duduk di bangku yang menghadap jendela besar menampakkan pemandangan Jeju dengan jelasnya, fokus dan tangannya sibuk menjelajahi media sosial dari gawai nya.


Segelas mocha latte hangat tersaji di meja menemani malam nya yang kini sudah damai, matanya beralih melirik ke ranjang menatap istrinya yang sudah terlelap 3 jam yang lalu.


Rasa kesal dan lelah tentu hinggap di hatinya, bagaimana tidak? Meski usia Ala terpaut jauh di atasnya bukan berarti ia bisa bertindak sesuka hati tanpa meminta izinnya. Memang negara Korea tindak kriminalnya minim, tapi bukan berarti Ala bisa menjelajah bebas tanpa seseorang yang berada di sampingnya.


"Haah!" Felix mendesah berat, matanya beralih menatap ke jendela kaca. Diusianya yang belum genap 20 tahun, ia harus mengemban amanat dan tanggung jawab besar yaitu menjadi kepala keluarga.


Tapi sedetik kemudian ia melepas tawa jika mengingat kembali tingkah Ala saat mabuk, memang alkohol bisa memberi efek yang besar bagi seseorang tak terkecuali Ala.


Beberapa jam sebelum Ala tidur, setelah dengan santainya mengecup bibir Felix. Dia menari tanpa iringan musik seperti cacing yang tengah kepanasan dan menyanyi riang tentu dengan nada yang sumbang, susah payah Felix membuat mulutnya agar membungkam namun gagal.


Akhirnya Felix pasrah, dan memilih membiarkan Ala meneruskan aksi gilanya. Bahkan sesekali Ala terlihat menaiki ranjang dan melompat-lompat seperti anak kecil.


Jadi? Siapa disini yang terlihat seperti bocah, Hah?!


Wajah kesal dan cemberut yang ditampakkan oleh Felix rupanya tak membuat aksi Ala berhenti, ia menjadi lebih gila lagi dengan membuka outer yang dikenakannya.

__ADS_1


"Aduh!! Panas!!" Ala membuka outer yang dikenakan lalu tangannya lanjut hendak melepas celana jins nya, namun Felix dengan sigap menahan tangan Ala. "Wait! Wait! Kamu jangan gila, La!" Teriak Felix.


Tangan Ala berusaha melepas tangan Felix, "Apaan sih! Lepas!"


Felix tak begitu saja menyerah, ia tak mau jika harus melihat badan Ala dalam keadaannya yang masih mabuk.


Keduanya tak mau menyerah hingga akhirnya tubuh mereka menabrak tepi ranjang dan ambruk dengan posisi Felix berada di bawah.


Dari bawah, Felix dapat melihat dengan jelas wajah Ala yang masih terlihat cantik meski dengan rambut acak-acakan dan mata yang sayu. Bibir yang memerah karena polesan lipstik masih tertera jelas hingga membuat Felix begitu tergoda ingin mencicipinya.


Ada yang berdiri tegak namun bukan suatu keadilan, sesuatu yang sesak berada di balik celananya. Lalu Ala tertawa memunculkan bau alkohol yang menguar dari mulutnya.


Ala beranjak dari tubuh Felix dan kembali melanjutkan aktivitasnya membuka celana jins. Setelah celana jins berhasil lolos, berikutnya giliran t-shirt yang berhasil lepas.


Felix menatap Ala dengan terbelalak dan mulut yang melongo, kini Ala hanya mengenakan bra dan ****** ******** yang berwarna hitam.


Pemandangan yang tersaji membuat gairah Felix begitu memuncak, hawa dingin yang semula ada tiba-tiba berganti menjadi panas dan gerah yang ia rasa.

__ADS_1


Lalu Ala berjalan mendekati Felix meninggalkan baju dan celananya yang berserakan di lantai. Degup jantung Felix menjadi begitu cepat saat Ala hampir mendekati tubuhnya.


Brukk. Tubuh Ala ambruk di samping Felix, ternyata ia hanya ingin tidur di ranjang terlihat dari wajahnya yang sudah terlelap.


"Aaakkk!!!"


Lamunan Felix langsung buyar ketika mendengar jeritan dari ranjang.


"Kenapa, La? Ada apa?" Felix menghampiri Ala yang memasang wajah panik dan sedang menutupi bagian tubuh depannya dengan selimut.


"Fel! Kok aku gak pake baju? K-kenapa aku cuma pake bra sama ****** *****?" Tanya Ala dengan paniknya.


"Hah?! Kamu gak inget semalem kalau kamu mabuk?"


Seketika Ala memutar otaknya untuk mengingat kembali rentetan peristiwa sebelum dirinya terbangun, dan untungnya dia mengingat semua aksi gilanya itu.


"Gimana? Udah inget?" Felix menebak dari wajah Ala yang mulai memucat.

__ADS_1


Tanpa menjawab pertanyaan dari Felix, Ala segera beranjak dari ranjang dan hendak berjalan menuju ke kamar mandi meski kepalanya sedikit pusing.


__ADS_2