Suamiku Bocah SMA

Suamiku Bocah SMA
Episode 39


__ADS_3

Felix sampai di rumahnya ketika hari sudah menjelang sore, setelah memarkirkan motor ke dalam garasi.


Dia segera menemui Ala, tiba-tiba rasa rindu membuncah di hatinya. Padahal baru beberapa jam saja mereka tidak bertemu.


Apakah Felix sudah jatuh cinta kepada istrinya?


Felix mencari sosok yang dirindukannya, melewati ruang tengah lalu menaiki anak tangga berharap ia berada di kamar.


Saat membuka pintu, sama sekali tak ditemukan istri mungilnya. Lalu sesaat kemudian dia mendengar suara air yang berada di kamar mandi.


Senyum pun terbit di wajah Felix. Dia pun meletakkan waist bag nya asal-asalan dan merebahkan diri di kasur.


Sesaat kemudian, muncul Ala dengan mengenakan kaos oblong dan celana hotpants.


"Kapan dateng?" Tanya Ala ketika melihat Felix terbaring di kasur tanpa melepas kaos kakinya.


"Baru aja."


Mata Felix mengikuti Ala yang sedang mengambil waist bag nya yang tergeletak sembarang di lantai dan menaruhnya di tempat seharusnya.


Muncul suara siulan dari mulut Felix ketika melihat paha mulus yang ditampakkan dari istrinya.


"Kenapa?" Tanya Ala.

__ADS_1


"Itu paha 'hot' kayak celananya."


"Mesum!"


Felix terkekeh geli jika melihat rona merah yang ditampilkan Ala ketika menggodanya. Dia menghampiri istrinya dan memeluknya dari belakang.


"Ih, habis pulang mandi dulu!" Protes Ala.


"Hehe, mandinya nanti habis olahraga."


Kedua alis Ala saling bertautan. "Maksudnya?"


Olahraga panas pun kembali terjadi, Felix selalu tak ingin berbasa-basi lebih lama dan langsung melakukan foreplay.


***


Netizen lebih senang membahas berita yang lebih terbaru dan panas. Seperti berita tentang pemeran Nino di sinetron 'Surat Cinta' yang tak lain adalah Asoka.


Berita mengenai dirinya yang tengah tertangkap kamera bersama seorang wanita muda seperti sedang saling berciuman mesra membuatnya diburu banyak media.


Bahkan banyak yang mengaitkan dengan kasus adiknya, Ala. Netizen terus berkomentar dan membahas kasus kakak beradik itu.


Disisi lain, fans Asoka tak terima dan mulai mencari sosok wanita yang seolah merebut Asoka dari mereka.

__ADS_1


Sedang sosok wanita itu tengah meringkuk di pojok kamar dengan kedua tangannya memeluk kedua lututnya. Dia adalah Sera.


Suara pesan masuk terus menerus terdengar. Dia sama sekali tak menghiraukan adanya pesan itu. Dia sudah tahu siapa pengirim pesan yang terus menerornya.


[Eh, ndut! Ini elo kan?]


[Kenapa gak di bales?]


[Woy! Mentang-mentang udah cantik terus jadi pacar artis aja songong nya minta ampun!]


Suara ketukan pintu kembali terdengar. "Sera! Sera! Buka pintunya! Kenapa daritadi pagi kamu terus menerus di kamar? Kamu gak makan?" Teriak Sarah dari luar kamar.


Dia mendapat telepon dari pembantu rumah yang mengatakan Sera tak makan dan mengurung diri dalam kamar sedari tadi pagi.


Raut khawatir jelas tampak di wajahnya, perubahan yang dialami Sera begitu tajam. Dulu dia adalah gadis ceria yang penuh dengan kasih sayang. Meski terkadang anak gadisnya itu begitu manja, namun tak pernah dia membuat masalah yang begitu berarti.


Ketika Sera semakin tumbuh, banyak hal yang terlewatkan oleh Sarah karena pekerjaan yang menyita banyak waktunya.


Tentang mengapa Sera yang dulu bisa makan junk food 3x porsi dari orang normal biasanya dan sekarang sama sekali tak minat.


Tentang mengapa Sera yang dulu gemuk namun tiba-tiba menjadi kurus dalam waktu yang singkat dan masih banyak hal tentang Sera yang terlewat olehnya.


Sarah tak pernah bertanya atau pun curiga, dia hanya berpikir Sera masih terlihat baik-baik saja.

__ADS_1


Namun saat Sera membuat ulah dengan mengaitkan seorang anggota konglomerat membuatnya terus memikirkan tentang anak gadisnya.


Sebenarnya apa yang telah dilalui oleh anak manjanya itu?


__ADS_2