Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
Amarah rendra 3


__ADS_3

setelah mereka kelelahan melakukan adegan panas itu ,akhirnya mereka tertidur rendra sepanjang malam terus memeluk tubuh istrinya takut istrinya kabur


Pagi hari shiera merasa nyeri sekali di bagian sensitifnya dia mengingat kejadian tadi malam yg sangat buruk bagi dirinya. Ingin dia kabur tapi dia masih belum cukup nyali meninggalkan presdir kejam yg bernama Rendra Liu ini.


ahhh sial aku membencimu suatu saat aku akn membalasmu rendra.


shiera berjalan mengangkang, kakinya benar benar lemas sekali dia benar kesakitan sekali


"uhhh sakit sekali, ini ulang ******** itu"


Rendra terbangun dari tidurnya dia melihat shiera yg berdiam diri seperti butuh pertolongan.


apa sesakit itu ya, apa aku terlalu kasar padanya. Tapi mengapa aku semarah itu padanya ???.


shiera dengan susah payah akhirnya bisa masuk kedalam kamar mandi, dia tidak kuasa menahan perihh yg tidak bisa dia jelaskan.


uhh hiksss hiksss biadab kamu rendra ,kamu iblis. Mengapa kau begitu kejam hiks hiks .


shiera tiada henti menangis shiera menengelamkan wajahnya di bathtub nya.


sepertinya aku harus mencari tau mengenai malam pertama untuk gadis.


mata rendra terus memandangi ponselnya heran, dia membaca bahwa malam pertama gadis itu harus dilakukan dengan lembut dan jika terlalu kasar si gadis akn merasakan sakit dan depresi hingga bisa kehilangan nyawa.


Duggh


jantung rendra berdebar kencang, dia segera beranjak dari ranjang menuju kamar mandi Karna dia merasa kahwatir dengan shiera yg sendari tadi belum keluar.


" ahhh sial"

__ADS_1


Rendra melihat shiera yg menengelamkan diri di bak mandinya, dia langsung mengangkat shiera keluar dari situ.


" hei wanita ,awas kau jangan coba coba untuk mati " rendra bergumam kesal berbicara kepada shiera yg tidak sadarkan diri.


Rendra langsung menghubungi dokter kepercayaannya.


Rendra langsung memakaikan shiera pakaian karna dia tidak mungkin membiarkan orang lain melihatnya seoerti itu.


tak beberapa lama ahkirnya , ikh dokter kepercayaan rendra datang dan langsung memeriksa shiera.


" apa dia baik baik saja? ceoat buat dia sadar!!!! kalau dia ingi. mati cepat sadarkan dia "


Rendra terus mengoceh pada ikh, dia tiada henti memegang tangan yg shiera yg kini dingin.


" hei shiera bangunlah cepat kau tau aku bisa marah padamu. kau tau kan. kalau aku sudah marah seperti apa " Rendra meyentuh pipih shiera dengan lembut.


" dan apa katakan !!!"


" dan hormonnya berlebih karena tindakan seksualitas yg membuatnya kaget "


ikh mengatakan nya dengan pelan dan berhati hati.


Sekarang aku presdir liu tercap kasar pada istri dalam seksual.ohhh rendara lihat sungguh biadab kau hingga membuat istrimu mau mati.


Dokter ikh memandangi rendra yg aneh, perlakuan rendra sekarang sangat penuh penyesalan padahal rendra sudah sering menyiksa orang tanpa ampun.


ihk minta izin pada rendra untuk pergi setelah dia memberi obat pada rendra agar di berikan. pada shiera.


Wajah rendra benar pucat karna menghawatirkan shiera, dia mengkrompes shiera dengan kain yg sudah di celup air hangat dia benar khawatir. Dia menjaga shiera sepanjang hari dan memutuskan untuk tidak berangkat bekerja.

__ADS_1


*mengapa wanita ini belum sadar juga, apa dia sudah mati. tapi tidak. mungkin perutnya masih kembang kempis. Bangunlah shiera aku khawatir.


rendra tidak tidur karna untuk menemani shiera bahkan dia tidak makan dan minum air sedikitpun karan tidak mau kehilangan perkembangan berita shiera.


" Rendra "


shiera akhirnya sadarkan diri, dia masih merasa lemas. Dia melihat rendra yg tertidur dikursi memegang tangannya*.


" sialan lepaskan tanganmu " shiera menepis tangan rendara membuat rendra terbangun.


" akhir nya kamu bangun " Rendra refleks memeluk shiera.


" jangan sentuh aku! lepaskan aku " shiera melepaskan pelukan rendra dan segera menjauh menepi kesudut ranjang.


" lepaskan aku, jangan sentuh aku, itu sangan sakit aku mohon "


kini shiera menagis padahal rendra belum. menyentuhnya. Shiera memegangi kedua kakinya menutupi wajahnya .Dia merasa sangat takut karena kejadian malam itu.


***jangan lupa :


* vote


* like


* komen


oks 👌


biar author semangat menulisnya 😍😍😘😘***

__ADS_1


__ADS_2