Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
Shiera dan Dia


__ADS_3

 


Pagi itu wajah rendra sangat kelihatan bahagia, mata nya berbinar, senyumnya sangat kelihatan. Orang pasti akan mengira bahwa rendra sedang menang Lotre atau sebagainya jika melihat wajahnya pagi itu.


Tapi wajahnya begitu bahagia karena bisa menakhlukkan istrinya semalam.


 


" shiera!!! "


 


Rendra mengetuk pintu kamar mandi, karena istrinya dari tadi belum keluar dari sana. Membuat perasaanya kini sedikit cemas.


 


" iya sebentar ,perutku sedikit sakit "


Sakit?? tapi kan semalam aku melakukannya cukup lembut. Tapi memang istriku ini memang lemah dalam bermain denganku.


Pikirannya sekarang sudah di penuhi hala hal mesum.


" sayang ,kalau kau tidak keluar aku akan melakukannya di dalam lohh "


 


nada bicara rendra bwnar benar menggoda shiera membuatnya jadi malu dan ketakutan.


Akhirnya pintu itu terbuka, tampak shiera memasang wajah cemberut dan acuh pada rendra yg berdiri di hadapannya.


 


" sayang ,kau tidak melihat aku menunggumu. karna aku ingin kau memasang dasi suami mu ini "


" kau kan bisa pasang sendiri, mengapa harus aku yg memasangnya "


shiera tidak mau melihat rendra, seperti dia masih kesal.


" kau kan istriku ,ini salah satu kewajiban istri "


" aku ngak mau "


" ohh ya udah, berarti kamu lebih memilih aku menghukum mu seperti kemarin malam. "


wajah nakal rendra terukir di wajah tampannya.


" uhhh okey okey, tuan liu menang "


 


Shiera melingkarkan dasi di kerah baju nya rendra. Perasaannya benar benar sangat gugup, dia mencoba menahan nafas nya karna nafas rendra yg berhembus sangat mengoda.

__ADS_1


Rendra hanya memandangi istrinya yg malu malu, dia menarik pinggul shiera karana terlalu jauh darinya. Membuatnya kini benar dekat dengan istrinya.


 


" sayang apa kau menginginkannya lagi "


 


shiera mengacuhkan perkataan rendra, dia hanya fokus memasang dasi suaminya itu.


 


" sayang bagaimana kalau kita melakukannya lagi nanti malam. "


Mati kau sialan!!! aku tidak tahan lagi.


Shiera menarik kencang dasi yg sudah di pasangnya ,membuat rendra tercekik hingga sulit bernafas.


" shieraaa apa kau ingi. membunuh suamimu "


 


Kini wajah rendra kembali berubah, seoertinya dia marah pada istrinya yg sedang kesal itu.


 


" Tuan, seharusnya aku yg marah. kau itu membuat ku kesal "


 


Wajah shiera yg kesal tampak sangat imut di mata rendra,sehingga dia tidak jadi marah kepada istrinya itu.


 


" baiklah ini salahku, bagaimana kalau aku menebusnya dengan cara memanjakanmu di kasur nanti malam? "


Rendra yg mencoba hendak mencium shiera langsung di lempar bantal oleh istrinya itu.


" tuan rendra kau ini mesum "


" sayang sudah dua kali kau melakukan percobaan pembunuhan kepada suamimu. "


Uhhh pria ini lebay sekali, di lempar bantal di bilang mau membunuhnya.


" Tuan sepertinya kau harus cepat pergi ,karna kau bisa telat. "


" jadi kau menghawatirkan suamimu ini "


Dasar rendra bodoh, aku ingin kau cepat pergi. kau membuatku sangat kesal huaaaaa.


" iiiya aku hawatir kau terlambat "

__ADS_1


shiera memasang senyuman paksanya di depan suaminya itu.


" Okey istriku,nanti kau boleh pergi berbelanja dengan kalisa. Tapi jangan terlalu lama ya "


" Benarkah ?"


" tentu " kini rendra tersenyum manis dan me. berikan shiera kartu debitnya pada shiera. karana dia merasa istrinya belum kemana mana semenjak menikah dengannya.


" terimakasihh "


 


shiera tersenyum dengan sangat manis hingga tampak bolongan kecil di pipih mulusnya yg membuat dia tampak lebih cantik untuk di pandang.


 


Rendra jadi gugup melihat istrinya tersenyum pada nya karna ini yg pertama kali baginya. Membuat rendra kembali berpikiran nakal.


" sayang jangan senang dulu, kau harus membayarnya nanti "


" dengan uang ?"


" bodoh! aku ini presdir Liu untuk apa lagi uang darimu. Kau harus membayarnya dia sana nantinya "


Dia menunjukkan Tempat tidur yg ada di kamar itu.


RENDRAAAAAA


" tapi.... "


belum sempat shiera melanjutkan perkataanya, tanpa diduga rendra mengevup keningnya dengan lembut.


" Sudah, aku pergi ya istriku "


Pria itu akhirnya keluar dari kamar setelah berpamitan dengan sang istri.


Shiera masih terpaku karana rendra sungguh berbeda, membuat perasaanya menjadi bingung.


***Jangan lupa ya


* Vote


* Like


* komen


* Tekan love


ok 👌👌👌***


salam dari shiera ❤❤🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2