Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
Heartbreak


__ADS_3

 ***jangan lupa


Vote


like


ok 😉😉😉***


Dia masih mengawasi gerak gerik shiera tanpa henti, pandangannya seperti masih belum puas dan tenang.


 


Tidak peduli dimanapun itu, kini restaurant itu pun menjadi tempat rendra menunjukkan keangkuhannya.


sedangkan istrinya hanya bisa pasrah menghadapi suami gilanya, dan mencoba tidak memperdulikannya saja.


" Kamu kemarilah !"


Rendra memerintahkan seorang pelayan wanita, yang tadi sedang sibuk melayani orang yang duduk di seberang meja mereka.


Pelayan itu hanya bisa menuruti perintah rendra, karna melihat matanya saja sudah membuat orang takut.


Apa lagi sih yang mau di lakukannya?


Shiera masih mencoba tidak peduli dan fokus pada jusnya saja,bagaimanapun dia tidak mau merusak momen kebebasannya meskipun dari tadi suaminya tidak membuatnya tenang.


" iya pak "


pelayan itu menundukkan kepalanya, memberi salam kepada rendra.


" saya mau kamu bawa semua menu terbaik restorant ini kemejaku, segera! "


Shiera masih mengelengkan kepalanya tidak mengerti apa yang di lakukan suaminya.


dan dengan cepatnya sudah ada beberapa pelayan yang membawa banyak makanan ditangannya,dan bahkan meneger sendiri yang mau melayani dengan tangannya sendiri.


" saya pikir siapa yang ternyata Presdir Liu sedang mampir di restaurant kecil kami ini, kami sangat senang bisa melayani anda tuan "


Manager itu tampak segan dan sepertinya tau siapa rendra, dia dengan sikapnyasangat memerhatikan agar tidak membuat kecewa sang tamu terhormat.


" Apa kamu tidak punya mata? apa kamu lihat aku duduk sendiri disini? "


Rendra menatap tajam sang manager, menekan agar tidak mengabaikan istrinya.


Orang itu menjadi serba salah dengan dirinya tadi, ternyata masih sangat kurang menyenangkan hati sang presdir karna mengabaikan wanita yang duduk dengan orang berkuasa tersebut.


" Nyonya maafkan saya, saya bukannya mau menyinggung nyonya "


Kepalanya menunduk penuh penyesalan kepada shiera, takut wanita itu juga memiliki sifat arogan seperti rendra.


" ehhh ehhh tidak usah sungkan, tidak apa apa "


shiera tanpa dia sadari memegang pundang sang meneger agar kepalanya tidak lagi menu nduk, dan dia tidak tau bahwa suaminya sedang memandanginya dengan wajah yang sangat seram.


" kamu kebelakang! saya mau pelayan wanita saja yang melayani saya makan! "


Rendra seakan sangat tidak ingin orang itu dekat dengan shiera, entah apa yang dipikirkan pria itu sekarang.Dia langsung pergi ke arah dapur belakang restauranta, karna tidak mau rendra marah.


kenapa ini manusia? nyuruh orang sembarangan aja, dia pikir restaurant dia.


" Terus pandang dia! itu artinya kamu tidak mau matamu lagi shiera! "


Rendra seperti menyelidiki istrinya mengapa memandang manager yang bahkan jauh kerennya dari rendra.


" Ngak jelas "

__ADS_1


spontan kata kata itu keluar begitu saja, shiera hanya tidak mau rendra yang sifatnya tidak jelas merusak mood makannya.


Shiera menatap heran karna banyak sekali makanan yang kini ada di hadapannya, dia masih benar bingung apakah suaminya serakus ini kalau makan.


" Rendra, apa kau akan makan semua ini "


mata shiera seakan bertanya pada rendra, yang acuh dengan makanan itu.


" Kamu kira aku apa? ini semua kamu yang harus habiskan, dan kamu tau aku tidak mau makan. makan sampah seperti ini "


Rendra melipat tangannya menyilang, tidak memperdulikan kalau pelayan restauran masih berdiri disampingnya. Dia bahkan sangat santai menagatai menu makan direstaurant yang kiniereka singgahi.


" Aku?? mana mungkin aku bisa habiskan semua ini. "


Tangan shiera mengisyaratkan dan menunjukan makanan yang ada dimejanya, masih seakan tidak percaya pada suaminya.


" Aku bilang habiskan ya habiskan! "


Kini rendra lebih memperbaiki cara duduknya kebih tegap, matanya melirik tajam pada shiera, dan mengangkat kepalanya agar terlihat tegas pada ucapannya.


" Rendra gila! "


" apa kau bilang? "


" Diam aku lagi makan! "


Wajah rendra yang tadinya marah mendadak takut juga karna melihat kejengkelan dan nada bicara istrinya yang tidak main main.


Shiera perlahan lahan memakan satu persatu makanan yang dihidangkan untuknya,mulai dari menu Seefood dan makan jepan sudah masuk kedalam perutnya. Rendra hanya terus mengawasi istrinya yang benar benar mematuhi perintahnya, dan dengan perasaan menang dihatinya.


Shiera kini tidak lagi memperdulikan rendra dan orang lain menatap dirinya, dia hanya fokus untuk menyelesaikan tugas dari suaminya yang konyol.


" Berhenti " Rendra mulai risih dengan shiera yang sangat patuh pada perintahnya,tapi dia kesal saat shiera tidak mendengar nya untuk berhenti makan.


" Aku bilang berhenti! "


Rendra membentak shiera, dan mengambil sumpit yang shiera gunakan untuk memakan mie yang menjadi menu untuk shiera juga.


" Apa sih maumu rendra? tadi kamu suruh aku makan, kamu suruh aku habiskan makan ini dan aku ingin kerjakan. Kenapa menyuruhku berhenti dan membentakku?, apa kau mau kasih tau semua orang kalau aku pesuruh mu, budakmu! Supaya kau bisa berbanga hati pada semua orang yang disini karna berhasil membuat aku seperti binatang yang menjadi mainan konyolmu!!!! "


Mata wanita yang tadinya sangat bersinar karna berpikir dia akan bisa mendapat ketenangan, kini mulai basah karna air mata yang mengalir dari bola matanya yang sayu.


"Ak... u "


belum sempat lagi rendra melanjutkan perkataannya shiera sudah lebih dulu bangit dari duduknya dan menatap tajam dirinya yang diam terpaku.


" Apa lagi rendra? apa kau ingin membentakku didepan orang yang ada disini. Ingin membuatku lebih malu lagi? "


Nada bicara istrinya membuat dirinya mendadak tersadar akan sifatnya, yang telah kelewatan pada shiera yang sepertinya malu didepan umum.


Belum lagi dia menjelaskan sesuatu, shiera sudah lebih dulu melangkah pergi. Kini rendra diam terpaku dan mencoba mengejar istrinya.


" Aku mau kau bereskan semua kekacauan ini ,jangan sampai aku menutup restauran ini "


kata rendra saat hendak pergi dan melihat manager tadi yang turut berani melihat kejadian presdir Liu.


Aku benci dia! aku benci! Aku tau dia tidak suka dengan ku tapi kenapa mempermalukan ku seperti ini di depan umum. Apa dia mau memberitahu dunia kalau aku hanya mainan nya. Hiks hiks ...Hiks.


Shiera melangkah dengan sedikit berlari, mencoba menutupi matanya yang basah dengan tangannya. Tapi air mata itu tak kunjung surut.


langkahnya mendadak terhenti saat dia tak sengaja menabrak seorang pria tinggi yang kini ada di hadapannya, pria itu menatap shiera dengan sangat heran dan simpati.


" shiera! "


kata pria itu dengan tatapan yang mengintrogasi keadaan shiera.

__ADS_1


" kamu siapa? ,minggirlah "


Shiera merasa ingin acuh pada pria itu karna merasa malu saat dirinya menangis seperti ini.


" Shiera ini aku "


Shiera menatap pria itu, mencoba mencari tau tentang pria itu di ingatannya.


" kamu! "


shiera terus heran dan tanpa dia sadari pria itu langsung menarik tubuhnya dalam pelukannya, mencoba menenangkan shiera dalam dada bidangnya yang hangat.


shiera belum sempat lagi memberontak melepaskan tangan yang memeluknya, matanya sudah lebih lagi merasa panik. karna pemandangan seram saat dia melihat rendra tengah berdiri dengan marah melihat dirinya berpelukan dengan pria lain.


" lepas! "


shiera meronta agar pria itu melepaskannya.


" Tenanglah shiera "


Dia terus memperkencang pelukannya karan dia tidak tau sedang ada bahaya yang mengincar shiera dan dirinya.


Rendra kini mempercepat langkah nya dan memisahkan shiera dari pria itu,pukulan aitu kini sudah mendarat di pipih pria itu. Kini amarah rendra memuncak nafasnya terdengar sangat beradu marah. Dan mata nya kini sudah tidak terkondisikan lagi melihat shiera dan pria itu.


" brengsek!!! berani kau menyentuh istriku "


sekali lagi rendra memukul wajah itu dengan tangannya, kali ini shiera menyaksikan sendiri amarah rendra yang sangat tidak seberapa di waktu yang lalu.


Dia mendadak tidak menangis lagi, dan malah sekarang ketakutan. kini dia memeluk suaminya dengan kencang saat hendak memukul pria yang kini telah terkulai lemas hanya dengan beberapa pukulan suaminya.


" Rendra aku mohon jangan! "


Shiera terus memeluk rendra, mencoba menahan emosi suaminya yang memuncak.


" SHIERA jangan menguji sabarku, kamu harus tau posisimu siapa!! kamu sekarang adalah istriku .Apa kamu paham? "


Rendra mendongkakkan kepala shiera dan menatap wajah dan mata istrinya yang ketakutan karna dirinya tadi.


" HAHAHA rendra rendra, apa sekarang kau mengakuinya istrimu "


pria itu terus menantang rendra, padahal dirinya sekarang dalam keadaan tak berdaya. Entah apa untung tidak ada orang yang melihat mereka, entah itu disegaja itupun tidak tau pasti.


" SIALAN "


rendra hendak memukul pria itu,mengangkat tubuhnya dengan menarik kerah bajunya dengan tatapan jijiknya.


" Aku mohon jangan! "


Perasaan shiera kini merasa takut, spontan dia berlari lagi memeluk suaminya dari belakang. mencoba menenangkan perasaan suaminya yang sangat benar kacau.


" Pukul lagi rendra!! ini tidak akan sebanding dengan penderitaan yang akan aku berikan padamu "


pria itu belum menyerah meskipun dirinya sebenarnya sangat kesakitan dan lemas.


"***JUUAANN "


Rendra berteriak keras, sekali lagi rendra menghantap pria itu dengan tinjunya yang kuat, membuat tubuh pria bernama juan itu tidak sadarkan diri.


Dan segera menarik paksa istrinya pergi meninggalkan pria tak berdaya itu sendiri.


* Hayo hayo mana ini


Vote dan Like nya


Authornya mau dong dukungan dari jempol kalian semua 😍😍😘😎***

__ADS_1


__ADS_2