Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
Hanya itu


__ADS_3

 


Shiera meringkuk dibalik selimutnya ,sesekali dia terus mengulang untuk mengintip dibalik gorden kamarnya .


 


Apa dia sangat marah sampai tidak mau pulang ,tidak biasanya dia seperti itu .


 


Belum.ada tanda tanda kepulangan suaminya dari tadi ,biasanya mobil itu akan memasuki pagar rumah mereka tidak lewat dari jam 8 malam.Tapi kini sudah jam 12malam dan mungkin bebrapa saat lagi maka akan berganti hari .


 


Mungkin ini yang dirasakan seorang istri ,dia tidak akan tenang kalau belum mendapati suaminya ada didalam rumah .Dia mengingat kejadian yang telah merusak harinya yang dimulai oleh kekonyolan dipagi hari .


*Tititttttttt


Dia melihat lagi dan ternyata orang yang dia tunggu sudah tiba ,tampak penjaga rumahnya sedang mebuka lebar pagar mempersihlahkan mobil tuannya masuk* .


Dia menutup kembali tirai itu ,dan mengacak acak rambutnya ,melatih wajahnya agar terlihat sedang lemas .


Apa dia akan datang kemari ? ,aku harus segera bergegas .


Shiera berbaring dan membuatnya nyaman sedemian mungkin ,diaturnya gerakan tubuhnya agar tidak berlebihan supaya terlihat dirinya mamang tidur .


Ternyata benar tebakannya ,tidak lama kemudian dia mendengar suara pintu kamarnya terbuka ,jantungnya berdebar saat mendengar suara langkah kaki orang itu .


Brukkk


Dia kaget saat ada sesuatu yang tiba tiba amb


ruk di sampingnya ,dan dari aromanya dia dapat tau kalau itu Rendra .Tidak ada suara sama sekali yang pria itu ucapnkan namun dia merasakan suara leguhan nafas yang panas mengenai lehernya .


Shiera membalikkan posisi tubuhnya ,dan menyampingkan dirinya yang saat itu langsung tepat diwajah suaminya .Hidungnya terganggu karna dia mencium bau alkohol yang tajam dari tubuh Rendra ,apalagi bau nafas yang bercampur dengan bau itu .


*Dia minum ? Aku baru tau kalau dia peminum ,bahkan aku tidak pernah melihatnya seperti ini sebelumnya . Batin shiera dalam hati.

__ADS_1


" Apa aku alasan kau seperti ini Rendra ? " tanyanya pada Rendra yang bahkan tidak sadarkan diri* .


Tidak sadar kalau tangannya mengelus wajah suaminya ,merapikan rambut yang berjebai diwajahnya .


" Jangan seperti ini ,aku sangat sedih melihatnya ." Tuturnya meskipun tidak ada reaksi sama sekali .


 


Shiera terus saja mengamati wajah itu ,dan entah bagaimana tangan Rendra telah melingkar dipinggangnya .Kali ini shiera menurut ,dia mendekatkan tubuhnya dan sekarang dialah yang mendekap suaminya .


 


Rendra memperapat wajahnya tengelam dibaling dada istrinya ,membuat dia merasa nyaman karena itu .


Kau orang yang paling egois yang pernah aku temui ,kau bilang aku keras kepala dan tidak menyadari kau melebihi itu .


" padahal kau sendiri yang bilang kalau kita berpacaran sekarang ,dan kau tidak boleh menyentuhku kalau belum izin dariku .Sekarang aku masih belum punya hak seutuhnya ." Shiera mengetis dahi Rendra dan terdapat kepuasan tersendiri melakukan itu .


Kesunyian dan ketenangan membuat Shiera terlena sendiri untuk segera memasuki alam mimpinya ,dan mereka sudah terlelap masih dengan posisi yang sama menanti terbitnya matahari yang hanya tinggal beberapa jam lagi .


🌻🌻🌻🌻🌻


Keberangan yang ada dihatinya tidak daoat tertolong lagi ,dia ingin melupakan kekonyolan yang membuat tidurnya tidak nyenyak .Bayangan itu selalu muncul disetiap dia memjamkan mata ,membuat dirinya bergudik ngeri.


Kalisa menjamah bibirnya ,sepertiasih terasa bagaimana sentuhan bibir orang itu .


" Arghhhh ...aku bisa gila kalau seperti ini ,tidak bisa dibiarkan ,aku harus minta pertangung jawabanya karna sudah melakukan tindakan pelecehan padaku ." celotehnya tidak jelas.


Kalisa sudah bertekat untuk harus bertemu dengan Arian ,dan tidak mau dia ganggu gugat lagi .


🌼🌼🌼


Kalisa sudah berdiri dideoan pintu ruangan arian dan eberanian yang membara pada dirinya langsung menciut setiba dirinya dekat dengan targetnya .


" Pak ,boleh menganggu waktu anda sebentar "


Yang terjadi pada kalisa kali ini bukan seperti dirinya ,dengan tutur kata dan sangat sopan untuk menghadap orang yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya .

__ADS_1


"Apa laporan desainmu sudah selesai ? kalau begitu letakkan saja disana " ucap Arian yang tidak melihat dirinya .


" Pak ,aku ingin mengatakan sesuatu ." tutur kalisa gugup .


Dan Arian belum melihat dirinya ,mungkin sekarang dapat dia lihat kalau Arian sangat sibuk untuk saat ini .Melirik dokumen yang ada dibawah matanya dan kembali melihat kearah laptopnya sekedar untuk memastikan saja .


" Aku sedang sibuk ,katakan saja langsung " tungkasnya .


" Pak aku ingin berhenti bekerja !" ucap kalisa mengagetkan arian yang sampai terbatuk .


Arian mencoba menyembunyikan rasa penasarannya ,mencari tau semuanya dibalik mata gadis itu .


" Mengapa ?" kata arian kembali betanya .


" Tidak ada alasan " ucap kalisa ,sambil mempergarahkan jari tangannya ,menjaili kakinya sendiri .


" Tidak masuk akal ,permohonanmu ditolak dan kembali bekerja " Tutur arian dan kembali fokus pada pekerjaannya .


" Pak anda tidak bisa menahanku ,itu adalah hakku " bantah kalisa .


" Dan sebagai atasanmu aku juga punya hak menolaknya " saut Arian .


" pak ..." rengeknya .


" Apa karna ciuman itu ?" Tanya Aria memastikan .


Hari kalisa langsung mendengar pertanyaan itu ,dia malu mengatakan kalau memang itu adalah alasannya .


" Kalau karna itu ,kau jangan menganggapnya serius karna waktu itu aku hanya menunjukkan rasa terimakasihku .Jadi jangan terlalu pikirkan !" ucapnya cuek .


Seketika darah panas keluar dari tubuhnya dan mengalir begitu saja menjadi hawa tubuhnya .


" Baik kalau kau menganggapnya seperti itu ,aku akan belajar memahaminya .Mengenai desain yang anda percayakan padaku akan segera selesai.


Rendra mengangguk dan memlersilahkan kalisa pergi ,langkah sepatu gadis itu terdengar lebih kasar saat berjalan meninggalkan ruangannya .


" Ohhh rasa terimakasih ,jadi dia seperti itu ." (menendang temlat sampah yang tepat disamping pintu arian )

__ADS_1


" Apa dia mencium semua orang saat berterimakasih ? bibirnya sudah terbiasa .****!" umpatnya .


Arian mendengar umpatan gadis itu atas dirinya ,hanya bisa bergudik ngeri karna kutukan dari mulut gadis itu .


__ADS_2